Aku Datang, Aeera!

Cylorg! Aku adalah Makhluk Terkuat!

”Manusia! Bukan, kamu bukan dari dunia ini! Siapa kamu?” kata Cylorg menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Dia merasakan makhluk yang baru datang itu memiliki bau yang berbeda.

Kenan maju ke depan, mendekati Cylorg yang kini mendarat di daratan. Tubuh Cylorg sangat besar. Kenan terus maju dan mengumpulkan energi di tangan kanannya, dia maju sambil tersenyum. Ini adalah sesuatu yang paling ditunggu olehnya, menjadi pahlawan di dimensi yang tak diketahui. Tak ada yang mengenalnya di sini, semua hanya tahu bahwa dirinya adalah makhluk yang kuat!

Itu sudah cukup.

”Apa kamu mau aku hancurkan rohmu!” teriak Cylorg karena merasa diremehkan.

Kenan terus maju.

”Aku tidak tahu siapa namamu, makhluk jelek. Namun, kamu memang berada di waktu yang tepat. Ada tempat yang bisa kugunakan untuk mengamuk! Aku sedang ingin mengamuk!”

”Sial! Maju semua!”

Sembilan monster yang memiliki sayap menyala api, satu monster sudah dikalahkan. Sembilan monster itu menerjang ke arah Kenan.

”Kalian ingin bermain kembang api? Aku akan melayaninya!” Kenan memejamkan matanya, nyala api! Menyalah!

Dan, tangan Kenan menyala, api yang mengitarinya tangan kanannya bagaikan sebuah kobaran api berwarna merah kebiruan. Serangan pertama, monster kelelawar datang dan menggunakan kedua kakinya yang menyala untuk mencengkeram Kenan.

Woooshh!

Semua penyihir dari Cyprus melihat hal itu, termasuk Blacksmith Kai yang keheranan dengan makhluk panggilan dari gadis Aeera.

”Apakah itu benar makhluk panggilanmu, Aeera?” tanya Kai.

”Benar, Blacksmith Kai. Dia adalah makhluk panggilanku, lebih dari itu semua. Aku percaya padanya dan menganggap dia adalah seorang dewa yang datang untuk menjawab semua doaku!”

”Dewa?” Blacksmith Kai heran dan melihat Kalandra. Bagaimana bisa seorang makhluk panggilan adalah manusia seperti mereka. Hal ini, belum pernah ditemui Blacksmith Kai seumur hidupnya.

Brush!

Kenan menekan kedua kakinya, dia meluncur terbang ke arah Monster yang menyerangnya.

”Saatnya membantai!”

Kenan menghadang Monster itu dari depan, cakar raksasa mengarah padanya.

Wooosh!

Tidak mungkin!

Kenan meliuk dan menghindari cakaran dari monster kelelawar besar. Dia sudah berada di sisi sayap monster itu yang menyala. Pukulan energi bercahaya langsung menghantam sayap monster itu.

Bang!

Monster itu terhempas, membentur sebuah bangunan dan meledak.

Boooom!

”Maju semuanya sekaligus!” teriak Kenan, dia terlihat sangat bahagia. Dan, dia tertawa membuka mulutnya, giginya terlihat menyeringai.

Delapan monster kelelawar, pasukan dari Cylorg menyerang Kenan bersama-sama. Dari semua sisi, para monster itu menyerang. Kenan memutar tubuhnya, dan energi besar ikut berputar.

”Pusaran Badai Api!”

Wooossh!

Berhasil!

Energi kuat menyebar dan membuat delapan pasukan Cylorg tak bisa mengendalikan diri. Mereka saling bertabrakan dan Kenan dengan kekuatan tangannya langsung menembus tubuh-tubuh mereka.

Bang! Bang! Bang!

Tersisa dua lagi, keduanya terlihat sudah bisa menguasai dirinya.

Kenan tersenyum, sebuah sisir. Untuk apa sisir yang dibawanya dari bumi? Imajinasi Kenan bermain, meskipun hanya sisir. Itu bisa menjadi sebuah pedang!

”Pedang bergerigi!”

Tangan Kenan menyala dan sisirnya berubah menjadi pedang bergerigi seperti liukan naga. Benar-benar indah.

”Pedang Naga Menari!” Kenan menariknya ke belakang, dan mengayunkannya pada dua monster Kelelawara yang tersisa. Kenan menembus tubuh dua monster itu dan, energi pedang menembus tubuh kedua monster itu.

Brush! Booom!

Cylorg kaget, pasukan kuatnya, semua dihancurkan.

”Jangan bangga dulu, makhluk rendahan! Aku adalah Cylorg yang Agung!”

Cakar Cylorg mengeluarkan energi. Dia pedang besar muncul di kedua tangannya. Cylorg akan menghancurkan semua kota York sekaligus.

”Rasakan ini!”

Wooosh!

Dua pedang menyerang Kenan dari dua sisi, seperti sebuah gunging raksasa. Energi aliran listeri saling terhubung. Mengarah pada Kenan. Angin menerpa sangat kacau, beberapa bangunan hancur terkena energi besar dari serangan Cylorg.

”Tuan Kalandra, kalahkan dia!” teriak Aeera dari kejauhan.

Kenan yang melayang di udara, dia tersenyum dan kemudian mengarahkan pedangnya untuk menghadang serangan Cylorg.

Brush! Booom!

Angin ledakan, rumah hancur dan bumi bergetar. Pedang bergerigi Kenan sedang menahan dua pedang raksasa milik Cylorg. Keduanya  masih saling menekan, Kenan berusaha untuk menahan energi serangan Cylorg agar tidak mengenai para penyihir di bawah. Kenan harus melindungi Aeera.

Serangan Cylorg sangat kuat, Kenan tak menduganya. Dia kesulitan untuk mengembalikan serangan kuat dari dua pedang monster itu.

”Kamu baru tahu, makhluk sombong! Pasukanku itu hanya kekuatan kecil yang kumiliki. Kamu telah memilih musuh yang salah!”

Kenan masih menahan serangan dari dua pedang Cylorg.

”Tuan Kalandra, bertahanlah!” teriak Aeera.

”Makhluk jelek! Aku tidak akan kalah. Aku adalah makhluk terkuat!” teriak Kenan.

”Makhluk terkuat! Jadi ..., terima seranganku ini, makhluk Bodoh!”

Energi bercahaya muncul di depan mulut Cylorg. Energi itu terus memadat dan membulat.

”Hei, makhluk jelak! Apa yang sedang kau kunyah?” tanya Kenan.

”Rasakan ini!”

Wooosh!

Semburan energi dari mulut Cylorg menyerang Kenan dengan cepat, saat Kenan masih menahan dua pedang energi Cylorg.

Belum sempat Kenan menghindar, serangan energi itu menghantam tubuhnya. Kenan terhempas dengan energi kosmik yang besar dan serangan itu memanjang, menghancurkan sisi tempat lain. Gedung hancur dan ledakan besar terjadi. Kenan terhempas bersama dengan energi yang menyerangnya.

Booom! Booom! Booooooooomm!

Cylorg tertawa keras.

Ha... ha.. ha..

Di sisi bawah, Aeera tak percaya. Kedua lututnya jatuh ke tanah.

”Tuan Kalandra ..., Tuan Kalandra ...,” kedua mata gadis kecil itu berair. Dia tak percaya bawa tuan Kalandra akan dijatuhkan.

Kepala Cylorg yang besar segera mengarah pada para penyihir.

”Makhluk lemah seperti itu mau melawanku! Sekarang, giliran kalian yang akan aku musnahkan!” suara Cylorg amat menakutkan, para penyihir dan Blacksmith Kai gemetaran.

”Bersiaplah untuk mati!” kata Cylorg lagi, suaranya menggelegar.

”HEI ....! Makhluk Jelek!”

Semua kaget, melihat ke arah ledakan besar sebelumnya.

Makhluk bercahaya keluar dari kobaran api dan melayang di udara, itu adalah ... makhluk panggilan Aeera, Tuan Kalandra.

Aeera tak bisa menahan tangisnya, dia menghapus airmatanya. Benar, tuan Kalandra tidak mungkin kalah!

”Kamu masih hidup, makhluk bodoh!”

HAAAHHH!

Kenan menggerakkan kepalanya.

”Seharusnya, kalau kamu mau menyerang dengan semburan api. Kamu harus bilang dulu, biar aku bisa siap! Dasar makhluk kelelawar jelek!” Kenan tersenyum, saatnya membantai.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!