Aku Datang, Aeera!

Kelicikan Monster 31

Beberapa menit sebelum Aeera tertangkap.

Pertarungan tim Aeera melawan para pemimpin monster dan pasukannya sangat sengit. Rasya dan Rania yang pernah bertarung melawan raja monster mengakui kekuatan mereka berdua tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan raja monster, Horus. Selain itu, Horus memiliki tujuh kekuatan terkuat, yaitu tujuh pemimpin beast yang menjadi tangan kanan Horus.

Kekuatan para komandan perang monster itu bukanlah lawan biasa, mereka elit nomor satu. Dan, pasukan tim yang bersama Aeera cukup kesulitan melawan setiap pemimpin beast. Di samping itu pasukan mereka juga membantu dan membuat mereka kewalahan.

Ini adalah pertaruhan hidup dan mati.

Sera bertarung melawan Obisia, tubuh Obisia membesar ekor-ekornya terlihat seperti akar menjalar dan terus menusuk Sera dari semua sisi. Sera menggunakan kekuatan sihirnya dan menahan setiap serangan ekor-okor tajam Obisia. Sera memanggil makhluk panggilannya, ukurannya sama besar dengan Obisia dan memiliki beberapa kaki. Sera naik ke atas tubuh makhluk panggilannya.

Boom! Serangan energi bertabrakan. Sera mengeluarkan pedangnya, mencari celah untuk memotong ekor-ekor Obisia.

Wosh!

Klang!

Energi kuat mengelilingi Obisia, sehingga senjata Sera masih belum bisa menembus pertahanan Obisia. Serangan ekor terus menyerang Sera, Sera memutar tubuhnya sambil mencari celah.

Sera menemukannya!

Sera melihat bahwa kulit tebal yang menyelimuti seluruh tubuh raksasa Obisia tidak seluruhnya tertutupi sisik-sisik besar. Ada beberapa bagian yang tidak terlindungi, mungkin senjatanya bisa menembus bagian yang terbuka. bagian itu terletak di bawah tubuhnya, Sera melihatnya saat ekor-ekor Obisia terus menyerangnya.

Serangan Obisia datang lagi.

”Habislah sudah kematianmu, manusia!” teriak Obisia dan menyerang Sera dari berbagai sisi menggunakan seluruh ekor besarnya.

Wossh!

Kesempatan bagi Sera.

Dia menciptakan energi kuat dan dari ujung pedangnya menyala energi menembus langit. Saat itulah, makhluk panggilan raksasa berbentuk burung raksasa mengapit tubuh Obisia dari belakang dan membelenggunya.

”Apa-apaan ini!” teriak Obisia kaget, dia terkekang oleh makhluk panggilan yang tiba-tiba muncul dari belakangnya.

Ekor Obisia menjadi tak beraturan, dan terbukalah bagian terbuka di bawah tubuh Obisia. Kesempatan itu langsung digunakan Sera dengan kekuatan penuh dan cepat. Sera menerjang dengan pedangnya bagaikan peluru yang melesat dan menusuk bagian terbuka di perut Obisia.

BRUSH!

AAAHHHHH!

Obisia menjerit, energi besar yang keluar dari pedang menembus tubuh Obisia hingga menghancurkan tubuh Obisia.

Apakah Sera berhasil?

Sera sangat kelelahan dan melewati tubuh Obisia yang meledak dengan dahsyat. Saat Sera melihat tubuh Obisia yang tersisa, sambaran energi menghantam tubuhnya dengan cepat dan membuatnya terjatuh ke tanah.

BOOOMM!

Itu adalah serangan dari Cyton yang sudah mengalahkan Regas, Cyton memang yang terkuat dan kini setelah melihat Obisia dikalahkan dia menerjang Sera yang kelelahan. Dan, Cyton segera melihat tubuh Aeera yang pelindungnya retak karena Sera tak bisa menjaga energi yang melindungi Aeera.

Cyton melesat dan menyambar tubuh Aeera, energi tipis masih menghalangi tangan Cyton. Namun, Cyton mampu menghancurkan penghalang itu dan mendapatkan tubuh Aeera dan menggenggamnya. Aeera kesakitan dan energi mana divinenya tak bisa dipertahankan. Saat itulah, Cyton melihat detik kekalahan seluruh iblis dan hampir saja Kenan membunuh pemimpin pasukan Iblis, Shodam.

Cyton tersenyum, tak mengapa satu pasukannya dikalahkan dan mati. Dia masih bisa mendapatkan pengakuan dari Horus jika mendapatkan dua item terkuat.

***

”Berhenti, atau aku hancurkan tubuh gadis malang ini! Ha.. ha.. ha..!”

Aeera merasakn tubuhnya dicengkeram dengan keras oleh tangan raksasa milik Cyton. Kini, tim yang sudah kelelahan hanya bisa menyaksikan Aeera tertangkap tanpa mereka sadari. Hal itu karena semua sedang sibuk dalam pertarungannya sendiri-sendiri.

Tim yang tersisa hendak menyelamatkan Aeera tapi mereka dihadang oleh pasukan monster yang begitu banyak. Tak ada yang bisa menolong Aeera karena mereka dihalangi oleh pasukan monster dan pemimpin yang tersisa.

Kenan menghentikan serangannya pada Shodam, hanya tinggal selangkah lagi untuk menyelesaikan pertarungannya dengan Shodam. Namun, tubuhnya terasa lemah sekarang. Kenan melihat Aeera yang kesakitan, mananya telah dikuras Cyton dengan menekan energi cengkramannya pada Aeera.

”Hentikan! Jangan sakiti Aeera!” teriak Kenan.

”Ha.. ha.. ha.. ternyata kelemahanmu adalah wanita ini. Dia yang memanggilmu, pasti kalian terhubung. Aku memang cerdas. Ha.. ha.. ha..! tidak seperti para Iblis bodoh itu. Mereka bahkan hancur tak tersisa kecuali pemimpinnya yang bodoh!”

Kata-kata Cyton membuat Shodam geram. Keduanya pernah bertarung dan berakhir seri, Shodam tak menyangka bahwa Cyton akan membuat musuh tak berani melakukan apapun dengan menyandera penyihir yang memanggilnya.

”Lepaskan Aeera! Aku akan mengampunimu!” teriak Kenan, dia juga merasakan energinya menipis. Hal itu karena mereka antara Kenan dan Aeera berbagi mana energi.

”Kamu masih berani mengancamku, manusia! Jika kamu mengancamku sekali lagi, aku akan meremukkan tubuh mungil penyihir ini!”

AAAAAAHHHH! Aeera menjerit.

Cyton menggertak dan sedikit mengeraskan genggaman tangannya yang mencengkeram tubuh Aeera.

”Iya! Iya! Aku tidak akan mengancammu lagi. Lepaskan Aeera, kamu boleh membunuhku, tapi jangan pernah sakiti Aeera!” teriak Kenan.

”Ha.. ha.. ha.. menarik! Memohonlah manusia! Memohonlah padaku, berlututlah dan mintalah baik-baik agar aku melepaskan penyihir ini!”

Diam! Kenan tahu dirinya sedang dipermainkan. Benar! Kenan sudah kenyang dipermainkan dan dibully oleh teman-teman sekolahnya. Dia teringat apa yang sudah terjadi dan membuatnya mengalami gangguan mental. Diminta berlutuh, diinjak, dipukuli, dihina. Semua hal itu terbayang kembali.

Namun, dia melakukannya saat itu karena terpaksa dan ketakutan. Hari ini, dia akan melakukan hal itu untuk menyelamatkan seorang wanita yang harus ditolongnya. Mimpi Aeera adalah menjadi penyihir terkuat di seluruh dunia. Kenan tak mau menghancurkan mimpi Aeera, meskipun sebentar, Kenan sudah mampu mengobati lukanya dengan menjadi orang yang sangat dipercayainya.

Di udara, Kenan yang melayang menurunkan dua lututnya.

”Tidak! Tidak! Jangan lakukan itu tuan Kalandra!” Aeera menjerit dan menangis. Sosok yang akan membantunya menyelamatkan dunia ini dan memberi harapan agar manusia bebas dari perbudakan iblis dan monster. Kini, dia memohon untuk keselamatan dirinya.

”Biarkan aku mati, tuan Kalandra! Tapi anda harus menyelamatkan dunia ini!” Aeera menjerit dan meneteskan airmatanya.

Kenan tersenyum, ”Tidak Aeera! Dunia ini tidak lebih penting dari dirimu. Aku berjuang bukan untuk menyelamatkan duniamu. Namun, aku datang ke sini untuk bisa melihat senyummu. Kamu adalah tujuanku datang ke dunia ini, Aeera!”

”Ha.. ha.. ha..! Sungguh mengharukan. Manusia memang selalu bodoh, mereka ditipu oleh perasaannya. Memohonlah manusia, atau aku hancurkan tubuh penyihir ini!”

Kenan menundukkan kepalanya.

”Tidak tuan Kalandra!”

Cyton mencengkeram Aeera, tapi Aeera menahan rasa sakit itu agar tidak terdengar Kenan. Namun, Kenan merasakan hal itu. Mereka telah berbagi mana energi dan juga perasaan. Kenan tak bisa menahan airmatanya dan tak bisa melawan ketidakberdayaannya.

Kepala Kenan tunduk dan memohon dengan lemah.

”Aku mohon selamatkan Aeera, aku berjanji tidak akan kembali ke dunia ini. Aku hanya memohon agar Aeera bisa hidup dengan baik!”

”Manusia pintar! Manusia pintar. Aku suka dengan gayamu, ha.. ha.. ha..!”

Aeera menangis melihat tuan Kalandra dihinakan, ”Tuan Kalandra, kumohon jangan lakukan itu. Kamu harus menghancurkan para iblis dan monster!”

Kenan tak bisa menjawab hal itu, dia meneteskan airmatanya.

”Kalian semua lihat, makhluk panggilan itu sudah menyerah. Jika kalian ingin anak ini selamat, serahkan dua item yang kalian bawa. Maka, aku akan mengampuni mereka semua!” suara Cyton menggema.

Tim Aeera berhenti dan mereka menyerah. Mereka tak mungkin bisa menang, Aeera masih meneteskan airmatanya, perjuangan mereka tak membuahkan hasil. Semua kepercayaannya hancur.

Putri Kalya mengeluarkan Kompas Emasnya, dia juga memilih untuk tidak membiarkan Aeera terbunuh. Regas yang terluka juga mengeluarkan Kunci Langit.

Ramau sang beast mengambil kedua item itu dan menyerahkannya pada Cyton. Cyton gembira dan akan menjadi kesayangan dari raja Horus.

Ha.. ha.. ha..! Dia tertawa dan melihat pemimpin iblis yang tersisa, Shodam. Dia memiliki ide.

”Aku punya permainan menarik. Shodam, kalahkan makhluk panggilan itu dengan kekuatanmu. Aku akan memberikanmu satu item. Sedangkan kamu manusia, berusaha bertahanlah dari tiga serangan Shodam. Jika kamu selamat, maka aku akan melepaskan gadis ini!”

Tidak!

Monster itu mengkhianati janjinya.

Permainan pun dimulai.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!