Aku Datang, Aeera!

Ancaman Cylorg!

Sepuluh murid sihir dari akademi Crypton sampai di daratan. Mereka semua selamat karena makhluk panggilan yang dipanggil oleh Aeera.

”Aeera, siapa nama Makhluk panggilanmu itu?” tanya Monica, dia merasa bersalah selama ini selalu membully Aeera. Namun, Aeera bahkan menyelamatkannya dari monster Grotai. Monica sendiri heran, dia belum pernah melihat makhluk panggilan dengan bentuk seperti manusia. Belum pernah ada sama sekali.

”Dia bernama Tuan Kalandra, dia memang hebat,” kata Aeera tanpa ragu lagi, dia selalu tersenyum ketika mengingat tuan Kalandra. Dan, bagaimana dia penuh gaya mengalahkan para monster dan juga iblis.

”Bagaimana kamu melakukannya, Aeera? Apakah kamu sudah mengenal makhluk panggilanmu itu sebelumnya?”

”Tidak Monica, aku sama sekali tidak mengenalnya. Mungkin saja, dia adalah seorang Immortal.”

Imortal adalah lawan kata dari mortal. Mereka seperti makhluk yang punya umur panjang dan kekuatan besar. Di dalam dunia ini, ada ras monster dan iblis yang menguasai daratan. Mereka semua ditakuti oleh manusia dan umur mereka panjang. Iblis dan monster juga disebut manusia sebagai immortal.

Jadi ..., apakah makhluk panggilan Aeera juga merupakan Immortal?

Mereka semua sedang menuju Blacksmith Kai, orang tercerdas di benua Toman. Dia tinggal di seberang lautan di sebuah benua yang dihuni oleh menusia yang melarikan diri dari kejaran monster. Di sana, ada penghalang yang dibuat oleh Kai agar monster dan iblis kesulitan menemukan pulau tersebut.

Ada banyak manusia yang sembunyi di sana. Di dunia ini, jika ingin selamat dan hidup tenang. Manusia harus menjadi budak monster atau iblis. Mereka membuat perjanjian untuk patuh pada mereka agar kerajaan atau kota mereka aman. Namun, ada konsekuensi yang harus mereka lakukan untuk berkorban dan memberikan tumbal pada para monster dan iblis yang menguasai wilayah mereka.

”Kita harus bergegas,” kata guru Brandon, mereka harus cepat. Meskipun sudah sampai di daratan dan sudah memasuki Pulau Karimata, mana divine mereka bisa dilacak oleh para monster dan iblis.

Sepuluh orang dan dua orang guru sihir itu pun segera pergi. Pemukiman ada di seberang hutan dan mereka hanya perlu memasuki pintu barier sihir yang dibuat oleh Blacksmith Kai.

Mereka sampai di ujung hutan, Rebeca merasakan adanya elemen sihir yang ada di depan mereka. Itu pasti merupakan pintu dimensi yang menutup dari kekuatan artefak Blacksmith Kai. Rebeca menatap Brandon.

”Ini pasti tempatnya, kita harus mengirimkan sinyal telepati.”

Brandon segera mengerti, mereka menggunakan sihir dengan kekuatan mana divine mereka. Mereka mengirimkan sinyal yang bisa dirasakan oleh Blacksmith Kai. Blacksmith Kai pasti akan merasakan pesan energi dari mereka berdua.

Benar saja, beberapa saat kemudian. Sebuah portal terbuka.  Itu adalah jalan masuk menuju dimensi dimana Blacksmith Kai bersembunyi. Sepuluh orang itu masuk, dipandu guru Brandon dan Rebeca. Delapan murid dari Akademi Cyprus masuk mengikuti dua guru mereka. Dan, mereka memasuki sebuah tempat yang terlihat damai dan indah. Ada bukit dan ada air terjun, kabut air dari hempasan air terjun menambah segar penglihatan mereka.

Mereka, delapan murid dari Akademi Sihir Cyprus tidak pernah menduga. Ada di dunia ini tempat yang begitu indah dan pastinya, ini akan membuat siapapun manusia betah untuk tinggal di sini. Namun, mereka juga mendapatkan cerita dari guru sihir mereka. Blacksmith Kai, dia tidak bisa menampung banyak manusia. Hal itu akan membuat dimensi sihir yang menutupi tempat ini akan segera ketahuan oleh ras Monster atau ras Iblis.

Mereka melihat ada beberapa rumah sederhana di dekat bukit. Saat mereka menuju pemukiman tersebut, seorang lelaki setengah baya dengan membawa tongkat menyambut sepuluh orang yang baru datang.

”Apakah kalian menemukan masalah saat datang kemari?” tanya lelaki tersebut. Dia adalah Blacksmith Kai yang sedang mereka cari. Beberapa orang mengikuti Blacksmith Kai di belakangnya.

”Kami beruntung bisa sampai ke sini, Blacksmith Kai. Di tengah lautan, kami diserang oleh Monster Grotai. Namun, kami berhasil selamat dan sampai di sini,” kata Brandon menjelaskan tentang perjalanan mereka yang cukup berbahaya untuk menuju ke tempat Blacksmith Kai.

”Tunggu, apa kamu bilang tadi kalian semua diserang oleh Monster Grotai?” tanya Blacksmith Kai masih penasaran. Bagaimana mereka bisa selamat dari Monster Grotai yang menguasai lautan?

”Benar, Blacksmith Kai. Kami selamat karena Makhluk Panggilan yang kuat dari salah satu murid kami,” jawab guru Rebeca.

Kening Blacksmith berkerut, seolah dia masih belum bisa mempercayai sepenuhnya. Dia juga melihat delapan murid yang datang bersama kedua guru Akademi Cyprus tersebut. Bagaimana bisa salah satu murid tersebut memanggil Makhluk Panggilan yang mampu mengalahkan Monster Grotai? Mereka semua masih dalam tahap Summoner tingkat satu, bahkan paling tinggi tingkat tiga. Hal itu dapat dilihat dari pandangan sihir yang dimiliki oleh Blacksmith Kai.

”Sebenarnya, kami juga masih bingung dengan hal itu. Namun, Makhluk Panggilan dari murid kami, Aeera. Itu adalah keajaiban yang bahkan dia mampu mengalahkan Iblis Roksan, Blacksmith Kai,” Brandon tahu bahwa Blacksmith Kai masih belum percaya, maka dia berusaha untuk meyakinkannya lagi.

”Aeera? Apakah dia adalah puteri dari pelayan Meera?” tanya Blacksmith Kai. Dia ingat bahwa ada salah satu pelayan yang melahirkan anak dari kerajaan Hanmus. Seorang anak perempuan yang kemudian dititipkan di Akademi Cyprus. Dia adalah anak dari pelayan yang mengandung dan tidak tahu siapa ayahnya, dia bahkan menjadi bahan cemoohan karena tidak memiliki ayah. Dia diusir dan ada yang kasihan sehingga mengirimnya ke Akademi Cyprus.

”Benar Blacksmith Kai, dia adalah puteri dari Meera,” jawab guru Rebecca.

Blacksmith Kai tahu tentang wanita bernama Meera yang sudah meninggal itu. Gadis itu, Aeera, dia memiliki rahasia tersendiri yang tidak diketahui oleh orang banyak tentang siapa ayahnya dan juga selalu mendapatkan perundungan dari orang-orang di sekitarnya.

Tapi, meskipun begitu. Bagaimana mungkin dia bisa memanggil Makhluk Panggilan yang kuat dan bahkan bisa mengalahkan Monster Grotai dan juga Iblis Roksan? Apakah ini sesuatu yang berlebihan dan hanya dibesar-besarkan.

Lebih dari itu, Blacksmith Kai harus menjaga tempat yang sedang dia jaga. Di Pulau Karimata ini, tempatnya menampung cukup banyak manusia yang bersembunyi di balik perlindungannya. Jika ada seorang manusia yang masuk dan menyusup, lalu mengirimkan sinyal dengan menunjukkan keberadaannya. Maka, tempat persembunyian ini akan dalam bahaya.

Jadi, Kai harus berhati-hati dan waspada pada siapapun yang masuk dalam teritorial tempat yang dilindunginya dengan artefak kuat yang dibuatnya.

”Jadi ..., di mana gadis bernama Aeera itu?” tanya Blacksmith Kai.

Brandon dapat mengerti, Blacksmith Kai memang pasti penasaran dengan sosok yang mampu membuat sihir pemanggilannya dengan kekuatan Makhluk Panggilan yang kuat. Hal itu jarang terjadi, bahkan Brandon yang memiliki tingkat sihir pemanggilan tingkat 5, dia masih belum bisa memanggil makhluk panggilan yang sangat kuat. Bahkan, dia masih kalah dengan Iblis Roksan saat pertarungan tempo lalu.

Hari ini, mereka memberanikan diri datang ke Pulau Karimata dan bertemu Blacksmith Kai untuk membuatkan artefak dan bahkan melengkapi item sihir mereka semua.

”Aeera ..., majulah karena Blacksmit Kai ingin melihatmu ...!”

Brusshh

Booomm!

GROOARRRR!

Bumi bergoncang sangat kuat, pulau yang terisolasi dan ditutup dengan artefak kuat. Namun, bagaimana bisa ruang yang disembunyikan itu ditembus?

Crak!

Crak!

Kratak!

Pelindung energi yang menutupi di atas mereka, pecah  seperti langit yang terbuka. Dan, Monster besar masuk melalui pelindung yang pecah tersebut. Makhluk besar seperti kelelawar dan kedua telinganya mengeluarkan api.

”Iblis Cylorg!” teriak Blacksmith Kai, dia kaget karena pelindungnya hancur. Semua orang di belakang Blacksmit Kai berteriak. Dari celah pelindung yang pecah, beberapa makhluk lainnya juga turn yang merupakan prajurit dari Iblis Cylorg. Iblis Cylorg sendiri yang paling depan dan turun ke bumi, kibasan sayapnya menghancurkan pepohonan.

Blacksmith Kai menatap Brandon dan Rebeca, dia terlihat geram, ”Kalian yang membocorkan lokasiku! Kalian benar-benar keterlaluan!”

Rebeca dan Brandon menggelengkan kepala, bagaimana hal ini bisa terjadi. Mereka bahkan tidak tahu apa-apa.

”Kai! Kai! Hari ini, ajalmu akan tiba bersama dengan semua orang yang kamu lindungi! Ha.. ha.. ha..!” teriak Iblis Cylorg dan giginya yang tajam terlihat hendak melumat semua manusia di bawahnya. Sepuluh prajuritnya masih beterbangan mengelilingi semua manusia dan seolah mereka mengepung agar tidak ada manusia yang bisa lari dari mereka.

Semua manusia yang ada di bawah, mereka semua mengeluarkan item sihir mereka. Dan, Aeera juga gemetaran melihat hal itu. Matanya berkeliling melihat makhluk-makhluk Iblis yang mengerikan itu.

Apakah sudah saatnya untuk memanggil Tuan Kalandra lagi?

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!