Cincin Bulan Persahabatan

Akhlak yang Baik

Aku agak tenang kini. Aku duduk di pinggir kursi yang memanjang di depan pintu tes masuk, untuk mengikuti tes masuk pesantren Darussalam. Di atas daun pintu tempat tes terdapat tulisan ”Tempat Tes,” di pintunya ada tempelan kertas, ”Harap tertib berdasarkan urutan pendaftar, waktu tes 10 menit,” kutengok nomor tesku, nomor 25. Aku harus sedikit bersabar.

Kusempatkan mengambil mushaf dan membacanya lirih, kuteruskan membaca buku yang dipinjamkan Kak Nugroho kemarin. Buku ‘Semulia Akhlak Nabi’ karya ulama dari Mesir, Amru Khalid. Bahasannya begitu indah, sambil sesekali kulihat setiap orang yang keluar dari ruang tes, selalu kembali dan memanggil nomor berikutnya sambil berbincang dengan para peserta tes yang lain yang telah lebih duluan menyelesaikan tesnya, kuperhatikan percakapan mereka tampak menegangkan.

Aku kembali menekuri buku,

”Akhlak. Saat berbicara tentang kemuliaan, tanyailah diri anda: mana shalat tahajjudmu? Mana puasamu saat siang yang terik menyengat? Mana sumbangan terhadap anak yatim? Namun Nabi bersabda, ”Sesungguhnya sesuatu yang paling berat timbangannya adalah budi pekerti yang agung.

Apa tujuan kita mempelajari akhlak?

”Karena akhlaklah Nabi saw diutus”

”Saya lihat anda begitu terperanjat!”

Innamaa bu’its tuli utammima makaarimal akhlaq, sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak. Jadi, apa hubungannya antara akhlak dan pengutusan Nabi saw?

Sekarang saya bertanya kepada anda, ”Mengapa Nabi saw diutus?”

Allah ’Azza wa Jalla berfirman, Wamaa Arsalnaa Ka Illaa Rahmatal Lil ’Aalamiin: Dan kami tidak mengutusmu kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta renungkanlah..., sungguh, demi Allah, ada pertautan yang kuat antara hadits dan ayat di atas. Coba kita lihat shalat. Shalat dapat memperbaiki akhlak anda

Allah SWT berfirman : ”Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar.” Subhanallah, jika shalat seseorang itu belum mampu mencegah dari perbuatan keji dan munkar, maka shalatnya baru sebatas olah raga. Ia telah shalat, namun shalatnya belum memperbaiki akhlaknya.

Dalam hadits qudsi Allah ’Azza Wa Jalla berfirman: ”Sesungguhnya Aku menerima shalat dari seseorang yang mengerjakannya dengan khusyuk karena kebesaranKu, dan ia tidak mengharapkan anugerah dari shalatnya karena sebagai hambaKu (makhlukKu), dan ia tidak menghabiskan waktu malamnya karena bermaksiat kepadaKu, menghabiskan waktu siangnya untuk berdzikir kepadaKu, mengasihi orang miskin, ibnu sabil , mengasihi anda, dan menyantuni orang yang sedang terkena musibah.” dapatlah anda menyaksikan adanya hubungan antara ibadah (shalat) dan akhlak? Ingatlah, jika shalat anda belum memberikan nilai-nilai kasih sayang terhadap sesama manusia, maka anda belumlah memetik buah shalat anda secara sempurna.

Demikian pula dengan sedekah, Allah ’Azza Wa Jalla berfirman: ”Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka.” Subhanallah, ternyata tujuan zakat adalah membersihkan diri dalam rangka proses perbaikan akhlak! Tahukan anda, bagaimana bisa tujuan zakat bertumpu pada moral?

Demikian pula dengan puasa. Nabi saw bersabda, ”Jika salah seorang di antara kamu melaksanakan puasa, maka janganlah berkata kotor dan menipu. Jika seseorang mencelamu atau hendak membunuhmu, maka katakanlah, ”Sesungguhnya saya sedang berpuasa”. Subhanallah, tiada kata kecuali mengagungkan nama Rabb Semesta Alam. Di saat sedang menjalankan puasa, hari-hari anda dipenuhi dengan nilai moral, sampai-sampai anda tidak dibenarkan berbuat fasik, mencaci, bersikap pandir (pelit), dan sebagainya.

Jika anda masih ragu, maka ritual ibadah haji dapat menghilangkan keraguan tersebut. Karena puncak tertinggi akhlak adalah haji Allah ’Azza Wa Jalla berfirman: ”(Musim) Haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh Rafats , berbuat fasik, dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah taqwa, dan bertakwalah kepadaKu, hai orang-orang yang berakal. ” ingatlah ketika akan bermukim selama 20 hari dalam rangka mengerjakan haji dan memperbaiki akhlak karena disana, dilarang berbicara kasar, mencaci, mencela, dan mendzalimi seseorang.

”Tujuan kedua mempelajari akhlak adalah menghindari dikotomi antara akhlak dan ibadah dalam praktiknya. Kita harus dapat menghindari pemisahan antara agama dan dunia (sekulerisme, ed). Sebab banyak dijumpai orang berada di dalam masjid bertujuan memperbaiki akhlak, sedangkan ketika di luar bertolak belakang. Tentu ada motto yang berkembang, ”Agama hanya ada dalam masjid. Adapun mengenai kehidupan, saya akan bekerja sebagaimana saya kehendaki.” Ini merupakan kesalahan yang fatal!

Pemisahan antara ibadah dan akhlak ini akan melahirkan dua tipe manusia, yang pertama hamba yang rajin beribadah namun buruk akhlaknya, yang kedua hamba yang baik akhlaknya tapi buruk ibadahnya. Dua tipe ini amat tidak terpuji. Keduanya bukan dari Islam. Saya takut anda termasuk golongan ini! Rasulullah saw bersabda, ”Demi Allah ia tidak beriman, demi Allah ia tidak beriman, demi Allah ia tidak beriman, Para sahabat bertanya: Siapakah mereka wahai Rasulullah? Rasulullah menjawab: Orang yang tidak dapat menyimpan rahasia kejelekan tetangganya.” renungkanlah orang yang suka mengebutkan cuciannya yang masih basah sehingga percikan air cuciannya mengenai cucian tetangganya yang tinggal di bawahnya.

Renungkanlah orang yang memarkirkan kendaraannya di depan garasi tetangganya, renungkanlah ketika seseorang membuang sampahnya ke lahan milik tetangganya, renungkanlah ketika kita memencet klakson kendaraan yang dapat mengganggu tetangga kita, hendaknya kita memperhatikan hadits ini.

Sebaliknya sesuatu itu akan jelas, Rasulullah bersabda, ”Banyak orang berbondong-bondong mendatangi Rasulullah saw, mereka bertanya: ’Wahai Rasulullah Fulanah menjadi buah bibir karena rajin shalatnya, puasanya dan zakatnya padahal ia menyakiti para tetangganya. ’Rasulullah menjawab, ’Tempatnya di neraka,’ kemudian disebutkan pada Nabi wanita lainnya yang juga menjadi buah bibir karena sedikit shalatnya, puasanya dan zakatnya sedangkan ia tidak pernah menyakiti para tetangganya. Maka jawab Nabi saw, ’Tempatnya di surga’.”

Kita tegaskan, bahwa tidak ada pemisahan antara akhlak dan ibadah! Perhatikanlah, hal ini dapat mengurangi iman anda! Rasulullah saw juga bersabda, ”Iman itu sebanyak 73 tingkatan, tingakatan tertinggi mengucapkan, ’Laa Ilaahaillallaah,’ sedangkan tingkatan terendah adalah menyingkirkan rintangan dari jalan.” menyingkirkan rintangan di jalan merupakan bagian dari iman. Apa pendapat anda tentang orang yang membuang sisa makanan di jalan, apakah anda sempat berpikir bahwa hal itu termasuk menghilangkan sebagian dari iman?

Apa pendapat anda tentang seseorang yang membangunkan anaknya di pagi buta seraya mengatakan, ’Buanglah kantong sampah itu ke jalan, dan jangan sampai seorang pun melihatnya!” apa pendapat anda tentang orang yang meninggalkan mobilnya karena macet yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas maupun penyeberang jalan, sementara ia tidak berupaya memperbaiki kendaraannya? Apakah anda tidak berpikir bahwa hal itu dapat menghilangkan sebagian dari imannya?!

Ada satu contoh yang sarat dengan kandungan moral. Suatu saat, ada pemuda bernama Yasir sedang mengendarai mobil di jalanan sepi. Tiba-tiba di tengah jalan menjumpai spion tergeletak di jalan tersebut, kemudian ia menghentikan mobilnya dan turun, setelah itu ia meletakkan spion tersebut di pinggir jalan. Selamat buat Yasir...! sesungguhnya perbuatan tersebut adalah tanda-tanda keimanan.

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!