Cinta Menyatukan Iman

David Minta Restu

Setelah sekian lama David akhirnya memberanikan diri untuk bercerita tentang hubungannya dengan Dinda dan meminta restu untuk melamar Dinda setelah wisuda nanti.

 

Namun David merasa takut akan keputusan orangtuanya apalagi Papahnya, pada akhirnya dia bercerita terlebih dahulu dengan Mamahnya agar kelak saat berbicara dengan Papah Mamahnya bisa membantunya untuk menjelaskan.

 

"Mau ngomong apa sih Dav, kayanya serius banget?" ujar Anggelia mengernyit bingung dia penasaran saat mendapatkan sikap David yang manja kepadanya hari ini.

 

David tersenyum manis kepada orangtuanya, "Aku mau ngomong serius Mah sama Mamah jadi tolong dengerin ya!" kata David pelan.

 

"Iya udah ngomong aja, ada apa?" kata Anggelia sedikit gereget saat David gak kunjung mengatakannya.

 

"Tapi... David takut Mah nanti jangan kaget ya kalau David ngomong," lanjut David dengan gugup.

 

"Iya sayang katakan saja!" Anggelia jadi penasaran apa yang sebenarnya ingin David katakan sampai anaknya ini nampak serius.

 

"Mah aku ingin melamar Dinda," ujar David dengan menatap wajah Mamahnya dalam.

 

Seketika Anggelia pun kaget mendengar pengakuan David kali ini, sejak kapan anaknya ini menyukai Dinda? batinnya berkata.

 

"Mah aku meminta restu Mamah dan Papah untuk ini," lanjut David saat Mamahnya terdiam.

 

"Sayang, sejak kapan kamu suka dengan Dinda?" tanya Anggelia dia penasaran berharap apa yang dipikirkan tidaklah benar.

 

"Sejak aku pergi ke Eropa aku dan Dinda saling jatuh cinta," sahut David dengan terus terang meski awal perasaannya ada adalah saat sebelum dia masuk islam namun dia hanya menganggap itu semua sebagai rasa kagumnya saja.

 

Anggelia menarik napasnya ternyata dugaannya salah tapi bagaimana dengan suaminya nanti jika mendengar kabar ini.

 

"Mah restui aku Mah, David mohon agar Mamah mau membantu David melamar Dinda." David memasang wajahnya yang melas dia berdoa agar semuanya bisa berjalan dengan lancar nantinya.

 

"Nak, kamu kan masih kuliah bagaimana jika nanti saja?" ujar Anggelia mengingat bahwa David harus menyelesaikan kuliahnya terlebih dahulu untuk bisa menikah.

 

"Mah dalam aturan islam kami tidak diizinkan untuk berpacaran maka dari itu aku akan melamarnya terlebih dahulu dan akan menikahinya setelah kami sama-sama lulus kuliah," jelas David dia sudah siap dengan berbagai macam pertanyaan yang pasti akan diajukan oleh ke dua orangtuanya.

 

Mendengar hal itu Anggelia tersenyum ternyata anaknya ini telah mengusai ilmu agamanya, "Ya kalau begitu Mamah akan restui tapi kamu juga harus izin kepada Papahmu nanti," kata Anggelia.

 

"Alhamdulillah terima kasih banyak Mah, iya Mah itu pasti yang terpenting David sudah bicara dengan Mamah terlebih dahulu," kata David senang hatinya tidak henti-henti untuk mengucap syukur meski ada satu orang lagi yang harus dilewati.

 

Anggelia membawa David ke dalam pelukannya rasanya dia sudah lama tidak memeluk anak laki-lakinya ini yang sudah tumbuh menjadi seorang remaja, Anggelia juga merasa sedih ketika mendengar kalau anak bungsunya akan melamar gadis orang.

 

Rasanya waktu berjalan dengan begitu cepat hingga tak terasa David sudah tumbuh besar dan akan menikah dan Anggelia pun akan segera menimang cucu dari David dan istrinya nanti.

 

"Ya sudah Mah aku pergi dulu ya mau ke rumah Hamdan," kata David berpamitan kepada Mamahnya.

 

"Hati-hati di jalan dan jaangan pulang malam-malam ya Nak!" pesan Anggelia kepada anaknya.

 

David pun berlalu pergi setelah mencium tangan Mamahnya denga lembut. "Siap Mah," katanya.

 

Ketika David keluar rumah ada Pak Bayu yang sedang bernyanyi sambil mencuci mobilnya membuat David ingin tertawa dan menghampiri supir pribadinya itu.

 

"Sore Pak, rajin sekali mau ditambahin gak gajinya?" ujar David dengan terkekeh.

 

Siapa sih yang akan menolak uang? Pak Bayu kaget saat mendengar ucapan David yang sepertinya bercanda. "Ah si Den David mah suka bercanda."

 

"Wkwkwk Pak Bayu pandai bernyayi juga ya ternyata hebat nanti daftar ke Lida dandut saja Pak biar jadi artis top," ujar David masih dengan tertawa dia tidak habis pikir ternyata punya supir yang pintar bernyayi dandut.

 

"Hehehe Pak Bayu mah sudah tua Den, mana bisa daftar gituan yang ada langsung ditolak," jelas Pak Bayu menyadari bahwa umurnya sudah tidak bisa untuk melakukan pendaftaran ke Lida dandut.

 

"Hehehe ya sudahlah Pak saya mau pergi dulu ke rumah teman," kata David yang akhirnya pergi menaiki motornya dia tidak bisa terus-menerus bercanda dengan supir pribadinya ini.

 

"Ya Den, hati-hati!" teriak Pak Bayu dengan kencang.

 

Ketika keluar gerbang David tidak sengaja bertemu dengan Wilda yang hendak pergi.

 

"Sore Tante," sapa David dengan tersenyum ramah.

 

Wilda menoleh ke arah sampingnya dan mendapati David yang berada di motornya, "Eh sore juga Nak David."

 

"Mau ke mana Tante?" tanya David melihat Wilda yang membawa tas dan mengarah ke jalan raya.

 

"Mau ke depan beli sayuran si Dinda kepengen makan sop," sahut Wilda dengan tersenyum simpul.

 

David kaget mendengarnya sore-sore begini Dinda menginginkan sop ada-ada saja tuh anak, kan kasihan Umminya kerepotan, batin David berkata.

 

"Ya sudah Tante bareng David saja kebetulan David mau pergi ke rumah temen," seru David seraya mengajak Umminya Dinda untuk ikut bersamanya naik motor.

 

"Tidak apa Nak Tante jalan kaki saja takut merepotkan lagi," tukas Wilda menolak tawaran David secara halus pasalnya dia merasa tidak enak takut merepotkan David.

 

"Tidak kok Tante, gak baik loh menolak kebaikan orang." Kini David mulai merayu Wilda agar mau ditolonginnya.

 

"Kamu nih bisa saja ya sudah antar Tante sampai depan saja ya!" kata Wilda akhirnya menerima tawaran David.

 

David tersenyum senang mendengar jawaban Wilda, "Siap Tante silahkan naik!" David pun membantu Wilda untuk naik ke motornya.

 

Di perjalanan Wilda pun menanyakan hubungan David dan keseriusan cowok itu terhadap anaknya Dinda.

 

Mendapatkan pertanyaan langsung dari orangtua Dinda membuat David gugup tapi sebagai laki-laki dia harus berani jujur dan bertanggungjawab atas apa yang telah dijanjikan kepada Dinda waktu itu.

 

"Insya Allah Tante David serius dengan Dinda," terang David akhirnya berterus terang.

 

"Apa yang membuatmu jatuh hati kepada Dinda?" tanya Wilda ingin tahu alasan David.

 

"Wkwkwk sebenarnya David tidak butuh alasan untuk jatuh cinta dengan Dida Tante, namun siapa sih yang tidak jatuh hati kepada Dinda Tante hanya saja tidak ada yang berani dekat dengan Dinda karena mereka katanya belum siap untuk menikahi Dinda, anak Tante adalah wanita yang baik dan sholeha dia telah menarik perhatian laki-laki dengan akhlak dan sikapnya," jelas David panjang lebar untuk menjelakan alasannya mengapa bisa jatuh cinta kepada Dinda karena dia tulus menyayangi cewek itu.

 

Jawaban David telah membuat Wilda tersenyum senang karena David memang laki-laki yang baik hati dan bertanggung jawab buktinya dia siap untuk menikahi Dinda atas rasa yang telah tumbuh di hatinya untuk Dinda.

 

Dan yang pasti Dinda pun telah jatuh hati kepada David membuatnya tidak bisa melarang hubungan mereka berdua.

 

Karena sedang membahas hubungannya David pun mengambil kesempatan untuk bertanya kepada Wilda. "Lantas bagaimana pendapat Tante? Apakah aku direstui dalam menjalin hubungan ini?" ujar David dengan gemetaran karena gugup.

 

"Insya Allah kalau Allah sudah menghendaki Tante tidak bisa menolak takdir Allah jadi ya Tante akan restui hubungan kalian dan Tante akan mendoakan yang terbaik buat kalian."

 

Subhanullah David tercengang ketika mendengar ucapan Wilda yang sama mulianya, ternyata sikap Wilda turun kepada Dinda sehingga wanita itu tumbuh menjadi orang yang menginspirasi bagi semua wanita kalangan remaja.

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!