Kembalinya Magic Assassin
Misi Mengambil Alih Negara
”Saya sudah mengirim detailnya kepada para pemimpin kalian.”
Semua terdiam mendengarkan lelaki setengah baya itu, dia begitu tegas dan mampu menguasai rapat terbatas tersebut. Masing-masing rumah pembunuh, mengirimkan lima orang dalam pertemuan itu.
Bagas mencoba untuk tenang dan tak terpengaruh apapun. Dia harus tahu, apa yang dipersiapkan dalam misi gabungan.
”Satu hal yang pasti, selama persiapan misi selesai. Kalian semua harus mengurangi semua pesanan pembunuhan. Hal itu untuk mempersiapkan segalanya. Aku akan mengganti semua biaya kalian.”
Semua orang di sana mengangguk.
”Apa keuntungan kami setelah misi ini berhasil?” seorang bertanya dari arah seberang Alice. Bagas melihatnya sekilas. Seseorang dari Black Iron, dia adalah salah satu elit pembunuh. James pernah bertemu dengannya. Orang-orang penting ini, berkumpul di sini.
”Bagus, pertanyaan yang bagus.”
Lelaki tegar itu melihat berkeliling. Dia melihat semua orang, dia tersenyum.
”Kalian semua akan berada dalam bayang-bayangku. Kita akan menguasai negara ini, apapun yang kalian inginkan. Aku akan memenuhinya.”
[Waktu anda habis, mark terlepas]
Wooosh! Angin kencang menarik jiwa Bagas.
Hah! Hah! Hah!
Bagas tersedot kembali, dia kembali dalam tubuhnya di toilet. Kepalanya sedikit pusing, dia bisa mendapatkan informasi penting itu. Jadi, apakah ada hubungan dengan dirinya yang harus dibunuh oleh kelompoknya dalam hal ini? Kenapa ini begitu dekat waktunya?
Bagas teringat tentang jiwa James, saat itu ada rapat penting di Dark Head. Dan, Bagas tidak dilibatkan dan itu hanya rapat biasa. James diminta bertugas untuk membunuh seorang pemberontak paling terkenal. Bagas menargetkan pemberontak itu karena sudah banyak melakukan pembunuhan warga sipil. Pemerintah membayar sangat mahal.
James melakukan tugas itu, memburu dan bersembunyi hingga menghabiskan waktu dua bulan. Dan, saat tugas James berhasil. Dark Head mengadakan pesta keberhasilan untuk James. Saat itulah, James dibunuh.
Bagas mulai merangkai semuanya, jadi alasan apa yang dibuat oleh Dark Head untuk menghentikan James?
Ini semua semakin terhubung.
Bagas keluar dari toilet, dia sudah mendapatkan detailnya. Mereka semua ingin menguasai negara ini. Dan, satu orang yang bertanggung jawab penuh dalam misi ini adalah, Jenderal tertinggi di pasukan pertahanan negara.
***
Inspektur Jodi sedang duduk di ruang kerjanya. Malam ini, dia belum pulang. Akhir-akhir ini banyak sekali kasus kejahatan. Kriminalitas tinggi, apakah ini juga akibat dari resesi ekonomi? Kasus kriminal meningkat, sedangkan tugas polisi demikian banyak.
Selain itu, terkadang sebagai Inspektur Jenderal, dia paham bahwa banyak sekali pejabat yang melakukan korupsi. Mereka tak bisa disentuh, penyelidikan untuk mereka pasti akan berhenti. Itu sangat merepotkan!
Untuk menjadi polisi yang jujur, itu sangat sulit di saat seperti sekarang ini.
Drrrt! Drrrt!
Suara handphone milik Jodi bergetar, suara melodinya pelan. Siapa? Nomor baru, dan itu adalah panggilan dari telepon umum. Panggilan itu khusus untuknya, bukan nomor telepon kantor.
”Salam, siapa ini?”
Hening sebentar, Jodi mulai mendengarkan dengan seksama karena ada suara perlahan dari seberang.
”Dengarkan aku baik-baik, Inspektur Jodi. Aku tidak akan mengulangi informasi ini.”
Suara itu adalah, suara yang sama saat itu. Suara dari Shadow Eagle.
”Misi gabungan dari organisasi pembunuh sudah dibuat, mereka memiliki bos besar untuk mengambil alih negara. Aku belum mendapatkan informasi detailnya, tapi ini akan menjadi misi besar karena berhubungan dengan pemimin negara ini. Anda bisa percaya atau tidak, tapi inilah kenyataannya.”
”Tapi ...”
Tut! Tut! Tut!
Sambungan terputus. Shadow Eagle sudah mematikan sambungan. Irjen Polisi Jodi kebingungan, ini adalah kasus besar jika benar-benar terjadi. Kata-kata Shadow Eagle tidak memperlihatkan kebohongan. Namun, mengapa pembunuh Shadow Eagle ingin membongkar semua kasus para pembunuh? Apakah dia berkhianat?
Ah!
Jodi masih bingung dengan semua ini, kejahatan meningkat dan pasukan pembunuh sedang menargetkan negeri ini. Apa sebenarnya yang sedang direncanakan untuk mengambil alih negera ini?
Jodi menata pena di tempatnya, dia harus pulang dan menemui isteri dan anaknya. Dia harus istirahat, dua hari lagi ada jadwal pertemuan para pasukan elit pertahanan negara. Untuk sementara, Jodi belum punya bukti. Jadi, dia akan menutup semua informasi tentang para pembunuh. Jodi akan menyelidiki lebih lanjut tentang rencana para pembunuh itu.
Kejahatan begitu banyak di kota ini, bahkan seluruh kota di negara ini. Seorang petugas keamanan, harusnya bertugas dengan keadilan dan bukan dengan sogokan uang.
***
Pesta masih berlangsung. Pejabat pemerintahan dan juga para pengusaha mendengarkan sedikit arahan dari Menteri ekonomi. Sambutan itu untuk memperkuat persatuan antara birokrat dan juga pengusaha, resesi ekonomi terjadi di negara ini. Jadi, mereka diharapkan untuk bisa saling bekerjasama menyelesaikan krisis ekonomi seluruh masyarakat.
Acara dilanjutkan dengan saling berbincang antar pengusaha, birokrat maupun para penegak hukum.
Mahmud bertemu dengan banyak pengusaha, mereka mengucapkan selamat karena Mahmud dapat sehat kembali dan bisa meneruskan roda perusahaan di bawah kendalinya. Mahmud belum bisa menyerahkan perusahaan-perusahaan kepada anak-anaknya. Sebelumnya, saat dia sakit, Romi adalah orang yang mengurus semua keuangan dari semua perusahaan.
Dan, semua tahu bahwa Romi kurang bisa mengatur perusahaan sehingga beberapa perusahaan mengalami kerugian di beberapa bidang. Mahmud segera mengambil alih, dan hanya butuh waktu 15 hari setelah dia sembuh. Perusahaan-perusahaan itu bangkit lagi dan meraup keuntungan yang melimpah.
”Anda sudah sehat kembali, kakek Mahmud?” seorang menyalami Mahmud.
Lelaki itu sangat dikenal oleh Mahmud. Mahmud pun memberikan salam balasan dan menyambut jabat tangan lelaki itu. Bagas berada di belakang kakeknya, bersama para pengawal dan juga Khalid.
Bagas tidak mengubah apapun dari sikapnya, dia tetap tenang. Lelaki yang bertemu dengan kakeknya itu adalah, Bison. Lelaki pemimpin pasukan pertahanan negara, jenderal tertinggi di negara ini. Dan, dialah sosok yang menemui perwakilan dari utusan para organisasi pembunuh. Bison dikawal oleh beberapa pasukan elit di belakangnya.
”Kami mohon pengamanan yang baik dari pasukan negara, tentu saja kami ingin agar usaha kami berjalan dengan aman,” kata Mahmud sambil membenahi tongkat yang dibawanya.
”Tentu saja, kakek Mahmud. Aku akan berusaha sebaik mungkin, agar ekonomi semua masyarakat berjalan baik dan sejahtera. Kami akan selalu menangkap penjahat yang mengganggu.”
Senyum Bison terlihat ceria, dia begitu kekar dan berwibawa. Sejak militer dipimpin olehnya sejak dua periode, keamanan sangat ketat dan pengusaha dapat menjalankan usahanya dengan baik. Namun, di balik itu semua. Semua pengusaha tahu, ada uang setoran rahasia yang disetorkan pada pemimpin militer, itu semua menjadi keharusan agar usaha tiap pengusaha dapat aman.
”Baiklah, kakek Mahmud. Nikmati pestanya, saya akan menemui pengusaha dan juga birokrat lainnya.”
Keduanya berpisah, Bagas mengikuti kakeknya melewati sang pemimpin negara tersebut.
Srak!
Bagas terjatuh, dia menyeimbangkan tubuhnya. Dia tersandung, dan menabrak pundak kiri Bison. Beberapa petugas penjaga di belakang Bison segera bertindak dan mengeluarkan senjata mereka. Keadaan sangaat tegang.
”Maafkan ..., maafkan saya. Saya tersandung.”
Bison hampir marah, matanya melotot dan dia melihat Bagas yang melepaskan pegangannya ke tangannya.
”Maafkan, maafkan cucuku Jenderal Bison. Dia masih pemula dan aku sengaja mengajaknya untuk belajar mengenal orang lain.”
Bison memberi kode para penjaga untuk menurunkan pistol mereka, keadaan kembali aman.
”Tidak masalah, cucumu terlihat sangat lucu, kakek Mahmud.”
Bison pun pergi, Mahmud dapat bernapas dengan lega. Hampir saja, untungnya ini dalam acara begitu banyak orang. Bagas cukup ceroboh untuk jatuh, Mahmud meminta maaf sekali lagi pada Bison, hingga mereka pergi.
Bagas ikut menunduk saat Bison pergi, dia juga meminta maaf. Senyumnya mengembang kecil saat kepalanya menunduk.
[Mark diberikan, anda memiliki dua mark pada tubuh orang yang sesuai dengan misi pembalasan dendam anda. Mark kedua, Bison]
[Kesempatan hidup anda, tersisa 39 hari]