Kembalinya Magic Assassin
Siapa yang Membunuh James?
Dua orang lelaki di ujung jalan, mereka menunggu sesuatu. Mereka memakai baju buruh.
”Siapkan semuanya! Kita harus membuat suasana semakin kacau!” kata salah satu di antaranya.
”Tenang saja, aku sudah mempersiapkan sebaik-baiknya. Teman-teman kita di barisan para demonstrasi. Mereka juga akan menjadikan suasana semakin kacau.”
”Baiklah, jangan buat kesalahan.”
”Tentu saja!” keduanya menunggu, salah satu dari mereka memakai tas.
Dan, dari arah jalan yang lain. Barisan dari para pendemo datang, mereka begitu banyak dan membawa spanduk besar. Mereka menginginkan tuntutan begitu banyak. Salah satu yang mereka usung adalah, selamatkan para buruh. Mereka semua kebanyakan adalah para buruh yang menjadi korban dengan pemecatan dari banyak perusahaan.
Perusahaan tak bisa membayar mereka lagi, mereka sedang dalam kondisi pailit. Maka, perusahaan-perusahaan besar terpaksa melakukan pemecatan di saat kondisi perusahaan mereka mengalami defisit yang besar.
Dua orang yang sebelumnya bersiap, mereka masuk dalam rombongan. Rombongan itu semuanya berteriak, menuntut keadilan ke kantor presiden di pusat kota. Barisan pendemo begitu banyak, mereka semua datang dan menuntut pemerintah untuk membantu mereka dalam ekonomi sulit dan mereka tak lagi memiliki pekerjaan.
Gedung istana negara, mereka semua tertahan dengan barisan pasukan pertahanan yang dijaga dengan ketat. Mereka saling dorong, mereka memaksa ingin bertemu dengan presiden. Beberapa waktu kemudian, utusan dari kepolisian memberitahu bahwa Presiden akan memanggil beberapa utusan dari mereka.
Saat itulah, suara ledakan terjadi di gerbang istana negara. Salah seorang yang sudah memiliki rencana melemparkan tas dan meledak cukup kuat di gerbang istana presiden.
Booooom!
”Mereka hanya mencari alasan, mereka tidak mau memberikan kita kesempatan!”
”Mereka hanya bisa memakan pajak kita saja!”
”Mereka tidak ingin membantu kita!”
”Benar! Itu benar!”
Kekacauan pun terjadi, bentrokan di tengah asap yang mengepul. Banyak korban berjatuhan, dan hal itu memulai hal baru dari pemerintahan dan rakyat.
Pemerintah tidak berpihak pada rakyat kecil.
Berita dibuat semakin panas, pemerintah terpojok. Dan, demonstrasi terjadi di seluruh kota. Semuanya menuntut keadilan. Langkah untuk operasi siaga satu semakin didengungkan, rakyat sudah merasa tidak aman lagi hidup. Mereka butuh kejelasan soal keamanan dan masalah ekonomi yang menjerat.
Operasi Siaga Satu menjadi trending topik, dan itu dimulainya kekacauan di seluruh negara.
***
”Harold! Apakah kamu sudah mempersiapkan semuanya besok malam?” tanya jenderal Bison sambil membenahi lambang bintang di bajunya.
”Semua sudah siap, Jenderal. Semua pemimpin rumah pembunuh sudah dihubungi. Mereka semua akan datang dan menunggu instruksi dari Jenderal,” jawab Harold yang merupakan salah satu dari tiga pasukan terkuat Bison. Ketiga kekuatan itu adalah; Ricky, Nicon, dann Harold. Ketiganya adalah pasukan khusus yang dilatih sejak bergabung dalam pasukan militer.
Ketiga orang yang memiliki kemampuan tempur tinggi, mereka diberikan kekhususan oleh Bison dan dilatih secara terus-menerus. Ketiganya, pasukan khusus yang direkrut dan dilatih ketat oleh Bison. Ketiganya, bisa dibilang adalah pasukan elit seperti para pembunuh yang dilatih secara khusus dan rahasia.
Bahkan, identitas ketiganya dirahasikan dan mereka tidak pernah menemui keluarga mereka. Mereka ditugaskan secara tersembunyi dan mungkin hanya bisa menemui keluarga dalam beberapa tahun sekali.
”Bagus Harold. Aku akan mengubah negara ini menjadi tempat yang aman dan sejahtera, tidak seperti hari ini yang semua orang hanya mementingkan dirinya sendiri. Ini adalah mimpiku, Harold.”
”Tentu, Jenderal. Kami akan selalu mendukung anda.”
Jenderal Bison tersenyum dan menepuk pundak Harold yang masih menundukkan kepalanya.
”Kalian akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan pengorbanan kalian, Harold. Aku sangat percaya pada kalian.”
Harold tidak pernah bekerja sendiri, dalam misi-misi, mereka bertiga selalu mendapatkan tugas khusus. Kalian kata Bison, mengacu pada tiga pasukan terkuat yang tersembunyi yang dimiliki Bison di belakang layar.
”Kami akan selalu mengikuti anda, Jenderal. Apapun yang Jenderal perintahkan, kami akan selalu menjadi tangan dan kaki anda.”
”Bagus, Harold.”
Bison pergi, Harold masih di dalam. Bison harus kembali ke aktifitasnya. Mempersiapkan segalanya, hingga misi mereka dijalankan. Dia harus tetap terlihat tunduk pada pemerintah, mendukung mereka. Bison sudah melihat negara ini sangat kacau di tangan para pemegang kekuasaan yang hanya haus pada kekayaan dan kekuasaan.
Bison menginginkan semua tunduk padanya, hingga semua orang mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Pemberontakan ini adalah untuk kesejahteraan semua rakyat, membuat mereka bisa merasakan hal yang sama. Tidak ada lagi kekayaan dimiliki segelintir orang, itulah mimpi Bison.
***
”Tuan Bagas!” suara Khalid setelah sambungan telepon diangkat oleh Bagas.
”Ada apa, paman Khalid?” Bagas paham, pasti ada sesuatu yang penting.
”Malam ini, semuanya akan dimulai. Rapat persiapan untuk mengambil alih negara, jenderal Bison hanya memanggil tujuh petinggi dari organisasi pembunuh. Sepertinya, semua akan dimulai.”
Bagas tersenyum, ”Baiklah, Paman. Aku akan segera menyampaikan hal itu pada Shadow Eagle. Terimakasih untuk semuanya.”
Klik!
Bagas membuka lemarinya, jaket dan topeng Shadow Eagle disembunyikan dengan baik. Tinggal selangkah lagi untuk membalaskan dendamnya. Hanya ini yang ditunggu oleh Bagas, pertempuran akhir yang akan menyita semua hal. Bagas juga tidak tahu, apa ujung dari semua ini.
Apakah dia bisa mengalahkan para pemimpin dari tujuh organisasi pembunuh? Mereka bukanlah musuh yang bisa dihadapi dengan mudah. Bagas tahu hal itu, mereka adalah para Assassin dengan kekuatan terkuat.
Namun, Bagas harus membereskan mereka semua. Ini semua demi balas dendam dan juga tugas yang diberikan sistem padanya.
[Title Anda; Mesin Pembunuh para Assassin]
[Selesaikan tugas anda, ini adalah imbalan dari kehidupan yang anda terima. Hadiah penyelesaian dipersiapkan untuk anda]
[Waktu kesempatan anda di dunia tersisa 3 hari, anda sudah menggunakan 57 hari. Jika anda belum menyelesaikan tugas hingga waktu berakhir, anda akan menghilang dari dunia ini]
Bagas tak peduli apapun sekarang. Kesempatan hidup ini, entah berapapun yang tersisa. Bagas akan membunuh Peter dan menghapus Dark Head.
Tunggu saja!
Kehancuran kalian akan tiba! Bagas mengepalkan tangannya. Malam ini, dia akan mendapatkan informasi penting tentang misi Bison dan para pemimpin pembunuh.
***
”Apakah semua sudah berkumpul?” Bison duduk dan menopang dagunya dengan kedua tangannya.
Bison meliht bergantian pada tujuh orang terkuat di organisasi pembunuh. Ini adalah pembicaraan paling penting dan tentu saja, tujuh orang itu adalah orang-orang yang sangat menjaga rahasia. Mereka semua ada hingga saat ini, karena mereka adalah para penjaga rahasia terbaik.
Dalam hukum Assassin, mereka memiliki panduan yang selalu ditaati untuk bisa bertahan sebagai mesin pembunuh. Rahasia siapa yang memesan dan juga target, mereka akan menjaga rahasia itu bahkan dengan nyawanya sendiri.
Tujuh Assassin tertinggi yang memiliki tujuh organisasi pembunuh yang tersisa. Tentu saja, hal itu karena rumah pembunuh yang lain sudah dihapuskan oleh seseorang yang mengaku sebagai Shadow Eagle.
Di sisi lain, Bagas mendapatkan informasi penting dari sistem.
[Mark pada target Bison dapat anda gunakan, dia sedang melakukan pertemuan rahasia dengan tujuh pemimpin dari rumah pembunuh]
Bagas mengunci pintu kamarnya, saatnya untuk mendapatkan informasi. Bagas duduk di atas kasurnya, dia memejamkan mata.
[Magic Soul Exchange digunakan, mark didapatkan. Target: Bison]
Splash!
Dan, mata Bagas terbuka sekarang. Dia sedang duduk dan menggunakan tubuh jenderal Bison. Sedangkan, jiwa Bison sendiri tak sadarkan diri. Bagas melihat dengan matanya, dia tidak boleh terlihat berbeda dari Bison. Dia melihat di depannya, tujuh orang yang duduk saling berhadapan dan meja panjang di depan Bison.
Bison melihat kertas di tangannya, dan itulah yang sedang dicari oleh Bagas. Di kertas itu tertulis,
RENCANA BISON UNTUK KEADILAN!
Di bawah tulisan itu, ada beberapa skema yang telah dibuat. Bagas membacanya dengan cepat, dan dia paham tentang misi ini.
Tujuh orang masih terdiam dan menunggu apa yang akan dikatakan oleh Bison yang tubuhnya sudah diambil alih. Dan, Bagas memiliki hal lain untuk disampaikan sebelum membahas misi mengambil alih negara.
Bagas juga melihat, tujuh pemimpin itu sudah memegang semua kertas tentang misi yang diberikan Bison sebelumnya.
”Peter, pemimpin Dark Head,” Bagas bicara dan nada bicaranya adalah suara dari Bison. Suaranya tidak berubah dan masih dengan nada bicara Bison.
”Ada apa, Jenderal Bison?” tanya Peter dengan tenang. Dia memakai topi koboi seperti biasanya.
”Kenapa beberapa hari ini, Shadow Eagle banyak mengganggu urusanku. Bukankah, dia bagian dari Dark Head?” tanya Bison sambil membuka matanya lebar-lebar.
”Dia bukan Shadow Eagle,” jawab Peter dengan tenang.
”Apa maksudmu, Peter?”
Peter tersenyum, ”Ada seseorang yang memiliki dendam pada Dark Head dan ingin terkenal. Shadow Eagle sudah mati dan aku sendiri yang melihat jasadnya.”
Bison diam sejenak.
”Apa kamu sudah memastikan kematian Shadow Eagle?”
Peter kembali tersenyum, ”Anda tidak perlu ragu, Shadow Eagle sudah mati dan akulah yang merencanakan kematiannya. Dia adalah orang yang terlalu sombong dan harus dihentikan olehku dan juga pemimpin Dark Head sebelumnya!”
Brak!
”Apa!” Bison terlihat kaget, dia gemetaran.
Dan, hal itu membuat tujuh pemimpin itu kaget dengn sikap Bison yang menggebrak meja dengan tangan kanannya.
Bison menutupi kedua matanya, dia tahu dia sudah terbawa emosi. Dia menutupi matanya dan akhirnya tertawa.
Ha.. ha.. ha..
Tujuh pemimpin itu menunggu apa yang akan dikatakan Bison.
”Menarik! Menarik! Jadi, inilah yang terjadi. Para pembunuh memiliki musuh dan mereka saling bertarung! Ini menarik! Dan tentu saja, setelah misi kita berhasil. Kalian semua akan memiliki otoritas tinggi bersamaku, untuk membuat keadilan di negara ini menjadi sebuah kenyatan!”
Ha.. ha.. ha...
Sambil tertawa, Bagas mengingat dengan baik tujuh pemimpin dari organisasi pembunuh itu. Dan, dia sudah mengenal mereka semua meskipun ada yang belum bertemu secara langsung.
Bagas berakting dengan baik, dia sudah mempelajari dengan baik, bagaimana sifat dan sikap Jenderal Bison.
Bison berdiri.
”Jadi ..., mari siapkan semua kekuatan kita. Negara ini akan menjadi milik kita!”
Tujuh pemimpin pembunuh pun ikut berdiri, mereka semua mengambil gelas yang berisi wine murni berwarna ungu.
”Kita akan berjaya!” suara tujuh pemimpin rumah pembunuh.
Klang! Mereka bersulang, dan Bagas tersenyum. Dia tersenyum pada tujuh orang tersebut, dia akan membunuh mereka semua pada saatnya.
[Magic Soul Exchange dibatalkan]
Splash!
Wooooshh!
Hah! Hah! Hah!
Bagas membuka matanya, dia kembali ke tubuhnya. Dia mengatur napasnya, dan berdiri. Saatnya semakin dekat, dan rahasia terbaru sudah didapatkan. Pemimpin Dark Head sebelumnya, dia juga mengincar nyawanya?
Jadi begitu! Tunggu saja!