Kembalinya Magic Assassin

Misi Terakhir untuk James

Beberapa bulan yang lalu.

Thomas dan Peter sedang berbincang di ruang tertutup.

”James bisa menjadi ancaman untuk Dark Head, dia terlalu berbahaya!” Thomas mengatakan hal itu sambil meminum soda di atas meja. Dia paling suka minuman soda tawar.

Tuk! Tuk! Tuk!

Peter menggerakkan jari tangan kanannya di meja, dia melakukan hal itu refleks ketika sedang memikirkan sesuatu. Dia menangkap apa yang dibicarakan oleh Thomas, sang pemimpin Dark Head. Bisa dikatakan, James saat ini memiliki segalanya. Kekuatan sebagai Assassin tidak diragukan lagi, bahkan mungkin kemampuannya setingkat dengan Thomas.

Jika James ingin mengambil tahta kepemimpinan Dark Head, maka dukungan untuknya mungkin saja ada karena kekuatan James bisa diandalkan. Saat menentukan pemimpin Dark Head, maka pertarungan memperebutkan kursi pemimpin adalah dengan pertarungan. Siapa yang menang, maka dia akan menjadi pemimpin Dark Head. Dan, Thomas merasa terancam jika James berambisi untuk mengambil kursi pemimpin Dark Head.

Saat ini, James sedang bertugas di luar negara untuk membunuh pemimpin pemberontakan di negara tersebut. Tugas itu sangat berat dan butuh waktu beberapa bulan hingga James belum berhasil.

”Lalu ..., apa yang harus kulakukan, Pemimpin?” tanya Peter.

”Habisi, James. Buat kematiannya dibunuh oleh organisasi lain.”

”Apa keuntungannya untukku?” tanya Peter.

Thomas mengerutkan kulit di keningnya, ”Kamu akan aku angkat menjadi wakil pemimpin, dan kamu akan memiliki kekuasaan yang setara denganku.”

Peter berpikir sejenak.

”Baiklah, aku terima. Kita akan buat pesta kematiannya saat dia pulang nanti.”

”Bagus!”

Keduanya tersenyum. Di satu sisi, Thoma memanfaatkan Peter untuk membunuh saingannya, dan di sisi lain. Peter juga mempersiapkan untuk menunggu giliran, bahwa Thomas yang kemudian akan menjadi targetnya.

Mereka saling memanfaatkan.

***

Saat ini

”Jangan meleset, Aulus. Bunuh Peter saat dia tak berdaya.”

Perintah dari Thomas segera dipahami oleh Aulus, mereka datang tepat waktu saat Bagas baru saja membunuh pemimpin organisasi pembunuh keenam. Tersisa, Shadow Eagle dan Peter yang sedang bertarung mati-matian.

Thomas dan Aulus datang dan segera menyembunyikan dirinya. Thomas meminta Aulus menyiapkan senapan sniper pendeknya. Aulus pun mengeluarkan senjata tersebut dan mengarahkan senapan pendeknya. Semula, Aulus hendak mengincar Shadow Eagle terlebih dahulu. Namun, Thomas menggerakkan ujung senapan itu ke arah lain. Target mereka adalah Peter!

Detik demi detik, Aulus mengarahkan senapannya dan menanti waktu yang tepat. James dan Peter masih bertarung dengan kecepatan tinggi. Hingga, mereka saling terpental karena saling menyerang. Mereka terlihat cukup lelah dari napas yang mereka hembuskan.

Saat itulah, mata Aulus menajam dari balik dinding dan menembakkan tembakan dengan tepat di bagian belakang kepala Peter.

DOR!

Kena!

Tubuh Peter terjatuh. Thomas sepertinya bahagia karena semua pemimpin organisasi pembunuh akhirnya jatuh semuanya. Tersisa Thomas sebagai pemimpin Dark Head dan sebentar lagi akan menjadi satu-satunya organisasi pembunuhan terkuat di seluruh negara ini. Satu lagi, mereka akan segera menyelesaikan misi dengan membunuh semua pejabat di dalam bunker. Setelah itu, dia akan bisa bersanding sejajar dengan Jenderal Bison.

***

Bruk!

[Waktu anda tersisa 00.09 menit]

Bagas bersiap kembali, dia melihat dua orang keluar dari persembunyian. Keduanya melompat dan mendekat ke arah Bagas dan Peter yang terjatuh.

”James...,” suara Peter tercekat, kepalanya bersimbah darah. Namun, dia memaksakan matanya untuk menatap James untuk terakhir kalinya.

”Maafkan, aku..., kawan. Thomas adalah orang ... yang menginginkan nyawamu!”

DOR!

Tembakan meletus lagi, kali ini adalah tembakan dari Thomas ke punggung Peter. Dan, kepala Peter pun terjatuh ke lantai dan tak lagi bergerak.

”Sudah cukup dramanya, dan kamu ..., James. sebaiknya terima takdirmu dan matilah dengan tenang sekarang!”

Mata Thomas dan Bagas saling berpandangan. Thomas menilai bahwa James tidak akan mampu bertahan lagi. Tangan kirinya sudah putus dan dia sudah bersimbah dengan darah. Jadi, ini adalah peluang terbaik bagi Thomas untuk menyelesaikan semuanya dan memulai lagi dari awal. Dia melihat sekeliling dan melihat semua pemimpin organisasi gelap dalam pembunuhan sudah tidak ada lagi.

[Waktu tersisa untuk anda, 00.08 menit]

Bagas melihat waktu dalam layar di depannya, dia sudah tak memiliki banyak waktu. Dia mempersiapkan dirinya untuk membalas dendam terakhir kalinya. Dia akan membunuh Thomas bersamanya, dia mempersiapkan kemampuan akhir dari keinginan balas dendamnya.

”Aku tidak tahu, trik apa yang kamu gunakan, James? kamu bahkan bisa hidup kembali dan menyamarkan kematianmu.”

Bagas masih mendengarkan kata-kata dari Thomas.

”Aku sudah katakan, bahwa aku ingin berhenti setelah tugas terakhirku selesai, tuan Thomas. Namun, kamu tetap saja serakah dan menginginkan nyawaku!”

”Ha.. ha.. haa..!”

Thomas tertawa, dia merasa di atas angin karena pertarungan ini sudah tidak imbang. Assassin yang sudah terluka dan hanya menunggu kematiannya.

”Akan kukatakan terakhir kali, James. Kematian apa yang kamu inginkan. Apakah kamu ingin mati dengan peluru atau dengan senjata?”

Thomas benar-benar meremehkan Bagas yang sudah terluka dan hanya dengan satu tangan kanannya. Aulus pun bersiap dengan baik, Aulus mempersiapkan pistol yang diarahkan pada Bagas dan satu pedang di tangan kirinya.

[Target tujuh pembunuh berhasil di selesaikan]

[Hadiah pencapaian, vitalitas anda kembali meskipun tubuh anda terluka]

Oh benar juga! Tubuh Bagas terasa bertenaga dan dia merasakan bahwa kekuatannya pulih. Meskipun, tangan kirinya putus tapi dia masih memiliki kekuatan normal.

[Misi terakhir untuk anda, target dua Assassin untuk anda bunuh]

Sistem bertambah lagi?

”Katakan, James! apa yang kamu pilih! Aku akan melayanimu sesuai dengan pilihanmu!”

[Waktu tersisa untuk anda, 00.06 menit]

Drap! Drap! Drap!

Suara riuh terdengar dari arah lain, sepuluh orang datang dan melihat semua mayat yang bergelimpangan. Salah satu dari mereka adalah Jenderal Bison. Dia kaget karena semua pembunuh yang sudah dibayarnya mati mengenaskan. Tersisa tiga orang yang saling berhadapan; satu sosok bertopeng burung di sisi lain, dan dua orang memegang senjata adalah pemimpin Dark Head sebelumnya.

Bison kaget dengan pemandangan yang dilihatnya. Dia beristirahat cukup lama di luar dan mengira bahwa semua pembunuh itu sudah melakukan tugasnya. Namun, semua salah! Kini, bahkan ruangan menuju bunker belum terbuka liftnya.

”Thomas! Apa yang sudah terjadi di sini?” Bison bertanya pada Thomas. Pemimpin Dark Head yang sebelumnya, Bison paham akan hal itu.

”Tidak ada yang tersisa dari semua pembunuh, mereka semua dikalahkan oleh Shadow Eagle. Dialah penghalang semua ini. Aku datang untuk membantumu membunuh James dan juga membunuh semua pejabat di dalam bunker.”

Jenderal Bison kaget, dia baru memahami semuanya. Semua prajurit intinya juga mengatakan bahwa James atau Shadow Eagle sudah banyak mengacaukan semua rencananya. Pada akhirnya, lelaki itu berhadapan dengannya. Dan, tiga orang pasukan khususnya juga sudah dikalahkan oleh Shadow Eagle. Bison sudah melihat mayat ketiga prajurit intinya.

Intinya, dia harus menghabisi lelaki bertopeng yang kini sudah terluka parah tersebut.

”Baik, kita akan bekerjasama mulai sekarang. Waktu kita tidak banyak sebelum Presiden menghubungi satuan khusus untuk melindunginya!”

Bison memberi anggukan setuju pada Thomas. Dua belas orang bersiap menyerang Bagas dengan senjata lengkap.

[Misi terakhir yang anda miliki, selesaikan 12 orang musuh di sekitar anda. Misi selesai dan hadiah akan menanti anda]

Bagas sudah tidak peduli dengan misi, dia harus membunuh semua musuhnya. Balas dendamnya harus terpenuhi!

[Waktu tersisa untuk anda 00.05 menit]

”Tembak!”

Thomas memerintah Aulus, dia pun menembakkan pistolnya.

Peluru berhamburan ke arah Bagas. Bagas tersenyum, saatnya untuk menggila.

[Magic Exchange aktif]

Splash!

Bruk!

Tubuh seorang tentara pasukan Bison menempati posisi Bagas, dia tertembak dengan beberapa peluru.

Semua mata tak percaya. Namun, Bagas sudah berpindah di antara pasukan Bison. Dia sudah bertukar tubuh dan menggunakan kekuatan assassin tercepat.

[Kekuatan Magic Assassin dimaksimalkan]

Slash!

Slash!

Crop!

Tujuh orang prajurit kuat yang dibawa Bison sudah dikalahkan dalam waktu yang cepat. Saat mereka sedang bingung, Bagas meliuk dan menghancurkan mereka semua. Tersisa satu saja prajurit Bison.

Wosh!

Bagas mengincar Bison, tapi prajurit terakhir menghadangnya. Bagas meliuk, melewati prajurit dan menusuk punggungnya.

Slap!

Bagas dan Bison berhadapan, matanya Bagas menyala. Jika dia membunuh Jenderal Bison, maka kekacauan di negara ini akan berhenti. Dialah dalang dari semua kerusuhan ini.

Wosh!

Klang!

Bison mengeluarkan pedang dari pinggangnya, pedang beradu. Bison menarik pistolnya, dia menggunakan pedang dan pistol.

DOR!

Bagas menghindarinya, seseorang datang dari belakang Bison. Dia adalah Aulus dengan pedangnya, mencoba membelah tubuh Bagas dari atas.

”Matilah, James!”

Aulus, salah satu rekan James saat bertugas menjalankan misi. Namun, James selalu menjadi pemimpin saat menjalankan misi. Aulus selalu berada di bawah komando James.

”Jadi, itu keputusanmu Aulus!”

Bagas mengelak, dia mundur. Dua orang menyerangnya bersamaan, Bison menyerang Bagas dengan cepat sambil menembakkan pistolnya. Bison adalah jenderal yang sudah lama terlatih sebagai prajurit. Kekuatannya tak kalah dari kekuatan seorang Assassin.

Wosh!

Bagas cukup kewalahan meskipun mampu menahan serangan cepat dua orang yang menyerangnya. Di sisi lain, Thomas mempersiapkan diri untuk menyerang Bagas saat dia lengah.

Bagas mundur dan terdesak dari serangan dua orang yang mengejarnya.

[Waktu anda tersisa 00.02 menit]

Waktuku tidak banyak lagi!

Aulus menghunuskan pedangnya, Bagas menahan dengan tangan kanannya. Satu tangan yang harus menghadapi empat tangan sekaligus.

Klang!

Klang!

Bagas terdesak.

DOR!

Tembakan Bison mengenai tubuh Bagas, serangan itu membuat Bagas terpental. Bison tersenyum karena berhasil menembakkan peluru dengan tepat saat Bagas terdesak.

[Tubuh anda akan mampu bertahan hingga waktu anda selesai]

[Waktu tersisa untuk anda 00.01 menit]

Bagas terjatuh dan seseorang melompat dengan kecepatan tinggi, itu adalah Thomas yang sudah menanti waktu yang tepat. Dia tidak ingin membiarkan James untuk bangkit sekali lagi. Dia melompat tepat saat Bagas terjatuh dan menusukkan pedangnya ke jantung Bagas.

Wosh!

Slap!

Namun, Bagas sudah menanti hal itu. Bibirnya tersenyum dan mengucapkan mantranya di waktu yang tepat.

[Magic Exchange]

Wosh!

Crop!

Dan, tubuh yang ditusuk oleh Thomas adalah Jenderal Bison sendiri. Bagas sudah mengincar tubuh Bison untuk bertukar dengannya di saat yang tepat.

AAAAAAHH!

Bison menjerit dan tak tahu apa-apa, tubuhnya kejang. Bagas sudah berada di sebelah Aulus. Aulus kaget karena dia merasakan aura membunuh yang kuat.

Slap!

Crash!

Dagger milik Bagas sudah menghunjam ditubuh Aulus, tepat di dadanya.

”Kamu ..., bukan manusia!”

Bruk!

Aulus terjatuh.

[Misi belum selesai, tersisa satu musuh untuk dibunuh]

[Waktu anda tersisa 00.30 detik]

Thomas masih gemetaran memegang pedang yang menancap di tubuh Bison yang masih meregang nyawa.

Dan, dari jauh Shadow Eagle melesat ke arahnya, menyerang dengan daggernya. Thomas terpaksa menarik pedangnya dari tubuh Jenderal Bison. Dia berlari menyerang Shadow Eagle. Ini adalah penentuan, semua yang sudah dilakukannya, dihancurkan dalam sekejap oleh James.

”Sialan kau, James!” teriak Thomas dan berlari dengan mengarahkan pedangnya.

”Majulah, Thomas!”

Wosh!

Mereka semakin dekat.

[Waktu anda tersisa 00.15 detik]

HIAAAAAA!

HIIIIIAAAAAA!

Keduanya mengerahkan semua kemampuan mereka sebagai Assassin.

[Waktu anda tersisa 00.12 detik]

Wosh!

Bagas tersenyum, sepertinya waktunya menghirup udara di dunia ini akan berakhir.

[Magic Exchange, full skill]

Splash!

Cahaya menyala, Thomas tak tahu kepalanya tiba-tiba pusing. Dia seperti ditarik oleh kekuatan aneh.

Slap!

Crop!

Crop!

Saat mata Thomas terbuka dan sadar, dia gemetar. Dia mampu menusuk James tepat di jantungnya. Namun..., kenapa dia kehabisan napasnya? Ternyata, mereka sama-sama tertusuk. Serangan yang sama-sama menjatuhkan mereka.

”Aku ... tidak mungkin ... mati!”

Bruk!

Tangan Thomas mencoba bergerak, tapi jantungnya berhenti dan tangannya terkulai.

Bagas terjatuh, tubuhnya sudah hancur.

[Misi anda berhasil, anda menyelesaikan semua tugas anda]

[Waktu tersisa untuk anda, 00.01 detik]

[waktu anda selesai]

TUUUUT ... TUUUTT... TUUUUTT

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!