Legenda Tombak Halilintar

Riki Menolong Para Player!

Riki muncul dari portal simcal yang membawanya langsung ke kota Genzone. Dia muncul di tengah pertempuran besar, antara pasukan Genos dengan para Ksatria dan player yang memilih misi kebaikan.

Mereka yang sedang bertempur kaget dengan kedatangan player tersebut, dia datang begitu saja dan dia terlihat tenang dengan tombaknya. Satu hal yang menjadi pertanyaan para Player, sosok yang baru datang itu memiliki level yang masih rendah. Dan, dia tetap tenang pada situasi kacau peperangan.

Guardian langit yang melihat kedatangan Riki, dia harus segera memberitahu manusia itu untuk segera mundur ke belakang.

”Mundurlah di belakang Ksatria, di depan terlalu berbahaya! Bantu kami dengan bertempur di belakang, kami tidak bisa melindungimu saat bertarung melawan pasukan kejahatan Genos!” kata Guardian Langit kepada Player Riki, yang baru saja keluar dari portal simcal.

Guardian Langit benar! Mereka, Player Ksatria yang levelnya cukup rendah. Mereka harus di belakang. Guardian Langit tidak mau mengorbankan para Ksatria untuk menjadi umpan di depan, jika bukan Ksatria yang kuat dalam pertarungan.

Riki pun menyadari situasinya sekarang, pertempuran sudah berlangsung sengit. Dia pun tersenyum dan mulai memahami situasinya. di sebelah kanan, tentu saja para Ksatria dan mereka memakai armor yang terlihat megah. Di sebelah kirinya, para monster dari berbagai ras dan bahkan, dia melihat pemimpin dari invasi Genos. Tiga sosok yang salah satu dari mereka adalah manusia. Artinya, pertarungan melawan serbuan ke Kota Genzone dilakukan oleh mereka.

Syuuung! Wooosshh! Brush!

”Awas Ksatria!” teriak Guardian Langit yang melihat serangan dari sebuah senjata yang diarahkan pada Riki yang masih di udara. Serangan mendadak itu tentu saja dari pasukan Genos. Salah satu prajurit sudah tidak sabar dan menyerang Riki dengan cepat.

Riki sudah menyadarinya, dia mempersiapkan tombaknya. Tombak Halilintar menyala, dia bersiap untuk bertarung sekarang.

[Mengaktifkan magic defense, pertahanan dari Tombak Halilintar]

Klang!

Serangan itu ditahan dengan energi tombak Riki yang membentuk pelindung.

”Aku tidak suka, jika ada seorang yang menyerobot dan menyerang tiba-tiba. Itu bukanlah sikap seorang Ksatria, dasar! Siapa yang melemparnya barusan!” teriak Riki.

Para Ksatria cukup heran, karena Player itu sangat berani dan tidak takut. Player itu marah setelah diserang dari belakang. Dia tak takut meskipun melihat pasukan mengerikan dari organisasi Genos dalam jumlah banyak.

”Jangan diam saja! Serang kembali semua manusia itu, dan hancurkan mereka semua!” teriakan Solam kembali membuat pasukan Genos tersadar. Mereka bersiap dan menerjang kembali.

Di belakang Solam, Gayatri melihat sosok yang baru saja muncul. Dia sempat heran, sosok Player dengan level yang masih rendah. Dia berani dan tak takut sama sekali, melihat semua monster dalam jumlah banyak dari Genos. Gayatri merasa Player itu cukup menarik, dari avatarnya. Sepertinya, dia berasal dari asia. Apakah dia juga dari Indonesia! Itu sangat menarik.

Gayatri yang semula hendak diam saja, dia tertarik untuk melihat bagaimana Player tersebut bertarung. Apakah dia masih bisa sombong dengan serbuan para monster!

Pertarungan dimulai kembali, dinding kabut Solam masih terus menyedot perlahan kekuatan para Player dan Ksatria.

Guardian Langit memutar pedangnya, dia menghancurkan beberapa monster yang menghadangnya. Kekuatannya memang melegenda, anak dari God of War yang memilih di medan perang dan selalu berjuang.

Serangan dari monster belalang dengan delapan kaki datang, monster itu besar. Namun, Guardian Langit menghadangnya dan menembus tubuh besar monster itu. Guardian Langit membelah tubuh besar itu dengan kekuatan pedangnya. Semua mengakui bahwa kekuatan Guardian Langit sangat kuat. Dia dikepung pasukan monster dari banyak Ras.

”Serang Guardian Langit!” teriak Zigar dan pasukan monster cukup banyak yang menargetkan Guardian Langit. Zigar paham, jika pemimpin mereka dikalahkan dan dibunuh, maka pasukan lainnya akan kehilangan mental bertarung. Kalahkan pemimpinnya, maka kemenangan akan didapatkan!

Puluhan monster menyerang Guardian Langit. Semua menargetkan dirinya; serangan senjata, sihir, energi, kosmik dan jeratan segel. Semua serangan mengarah padanya. Pasukan Ksatria yang dekat dengan Guardian Langit, langsung membantu Guardian Langit.

Brush! Brusshh! Bruusshh!

Serangan dari depan, dari belakang, dari atas dan dari bawah. Monster besar dan kecil, semuanya mengarahkan serangan pada Guardian Langit.

Klang! Brush!

Guardian Langit tidak gentar sama sekali, beberapa Ksatria di bawah komandonya menghalangi serangan para Monster. Mereka berjuang bersama, Guardian Langit menghindari puluhan serangan dan menghadangnya. Namun ada satu atau dua serangan yang mengenai armor dan tubuhnya.

Brush!

Serangan dari para monster itu terlalu banyak, mereka juga bukan beast biasa. Semuanya seperti sudah diorganisir dengan baik untuk penyerangan pada umat manusia. Guardian Langit mengoptimalkan kekuatan armornya.

[Kekuatan Armor Guardian Langit, menahan 80 % damage serangan lawan]

Serangan para Monster, mereka melewati Ksatria yang melindungi Guardian Langit. Saat mencapai Guardian Langit, maka Guardian Langit menghancurkan mereka semua. Dia benar-benar Ksatria yang kuat. Mayat para monster bahkan bertumpuk dan di semakin naik ke atas, di pungung-punggung para monster yang sudah dikalahkannya.

Di sisi pertempuran lain, baik Player Basten, Player Reyna yang menggunakan panah dari tempat jauh. Mereka semua sedang bertarung dan minimal puluhan monster untuk dilawan satu orang Ksatria. Mereka benar-benar kalah dalam jumlah, magic power yang mereka miliki terus terkuras. Ditambah dengan efek dinding energi Solam yang terus menguras magic power tiap Ksatria.

Player Narini, salah satu Assasin di Gatot Kaca. Dia meliuk dan membersihkan lima monster sekaligus. Namun, ada juga monster cepat dan kuat yang menghadang dirinya. Monster besar itu menyabetkan empat sayap di kanannya.

Brush!

Narini tak bisa menghindari serangan itu, dia terpental dan mencoba memulihkan kekuatannya. Dia berusaha tetap stabil dan ingin berdiri kembali. Dua monster laba-laba sudah ada di atasnya, mereka menerjang dari arah belakang. Capit besar mereka mengarah pada punggung Narini.

”Tidaaak!” dari jauh, Dinda melihat hal itu. Dia kesulitan menghadapi begitu banyak serangan, dia mencoba untuk menolong Narini dengan kekuatan kosmik yang dilemparkan. Namun, serangan itu mengenai monster yang menutupi pandangan dirinya dengan Narini.

”Awas Narini!” teriak  Dinda yang tak lagi bisa melihat Narini, hal itu karena serangannya tadi mengenai monster yang besar, dan monster itu jatuh menutupi pandangannya kepada Player Narini. Tak ada yang bisa dilakukan Dinda, jika tidak ada yang menolong Narini, dia pasti terlog out.

Bruk!

Saat monster besar yang diserang Dinda jatuh, saat itulah dia melihat ada Player yang menahan dua monster laba-labat yang akan mencapai punggung Narini. Player yang memakai tombak itu, menahan empat capit raksasa milik dua monster laba-laba besar yang mengincar Narini.

Klap!

HIIIIAAA!

”Kalian ..., para Monster pecundang! Kenapa kalian menyerang dari belakang dan bahkan menyerang seorang wanita! Itu benar-benar pengecut!” teriak Riki yang menguatkan kekuatannya dan mendorong mundur dua monster besar tersebut. Tombak kuat dikelilingi lima jarum energi itu, dengan mudah menghempaskan monster-monster tersebut. Namun, serangan monster yang lain datang lagi dalam jumlah yang banyak.

Riki menggunakan tombaknya lagi untuk menahan serangan tersebut.

Narini melihat ke belakang, dia tertolong. Seorang Player menolongnya dan dia sedang menahan kedua capit dari dua monster itu sekaligus.

[Skill Pusaran Badai, diaktifkan]

Wooosssh!

Riki memutar dengan cepat tiga monster laba-laba dan juga beast besar bertanduk. Semua monster terdorong dan berputar, Riki menodorongnya dan melompat untuk menghancurkan mereka dengan pedangnya sekali serangan.

Brush!

Dinda bersyukur dari kejauhan melihat hal itu, Player yang baru datang itu. Dia memang levelnya masih rendah, tapi dia bertarung dengan gagah berani. Dia juga menolong rekan Player yang sedang membutuhkan pertolongan. Dia adalah player yang kuat!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!