Legenda Tombak Halilintar
Melawan Para Naga
Para Naga selalu menyebut, bahwa mereka adalah ras terkuat di seluruh benua. Para Naga, mereka selalu saja mengatakan bahwa mereka menguasai api dan kekuatan mistis yang ada di bumi. Naga selalu menunjukkan kekuatan dahsyat di semua tempat, maka mereka selalu dijuluki sebagai sumber kekuatan ketika siapapun mencapai puncak. Predikat kekuatan selalu menjadikan naga sebagai patokan kekuatan besar.
Kekuatan naga harus dilawan dengan kekuatan naga. Riki yang melihat tiga prajurit kuat menerjang ke arahnya, Riki menggunakan kemampuan dari legenda Crimson. Kekuatan dari Jarum Halilintar keempat yang mampu mengaktifkan kekuatan armor naga. Riki tak mau menunda waktu lagi, dia harus bergegas untuk menuju naga Kemmin.
[Jarum keempat diaktifkan, Armor Black Dragon diaktifkan]
Woosh! Brush!
Kekuatan dari Tombak Halilintar bercahaya, energi pecah berpendar dan tubuh Riki diselimuti armor Black Dragon. Mata Riki terbuka, semua tubuhnya diselimuti armor hitam ukiran naga, hingga ke bagian lehernya.
[Armor Black Dragon, Armor yang terbentuk dari Jarum Halilintar dari item yang diberikan Legenda Naga Crimson. Setiap Musuh menyerang maka damage dikembalikan sebanyak 10 persen dari serangan. Dan, Serangan yang mengenai pengguna dikurangi hingga 90 persen saat terkena serangan lawan]
Riki lebih suka menggunakan Armor Black Dragon, jika melawan musuh yang sedang dan tidak terlalu kuat. Hal itu akan memudahkan Riki dalam mengalahkan mereka dengan cepat.
”Siapa kamu, Manusia! Bagaimana kamu bisa menggunakan Armor Naga?” tanya Samoa hampir tak percaya dengan pandangannya. Dia heran, kenapa ada manusia yang bisa menggunakan kemampuan Ksatria Naga?
”Aku tidak punya banyak waktu meladeni pembicaraan tak penting ini! Jika kalian mau pergi, pergilah sekarang juga! Dan, Tombak Jiwa ini menjadi milikku! Namun, jika kalian tetap melawan, maka kematian adalah jalan yang kalian pilih! Aku akan dengan cepat menyelesaikan kalian semua!” kata Riki, dia sudah bosan berlama-lama.
[”Kamu sekarang terlihat keren, Riki! Memang, begitulah kalau sudah mulai kuat. Berlagak sekarang dan yakin dengan kemampuan. Ha.. ha.. ha..!”] Tombak Halilintar tertawa, tidak ada yang mendengarnya kecuali Riki.
”Berisik!” Teriak Riki yang membuat Lima sosok yang sedang melihatnya menjadi heran. Kini, mereka mulai yakin bahwa manusia di depannya hanya berlagak atau gila saja. Dia bahkan bicara sendiri dengan gaya seolah-olah dia adalah manusia yang kuat.
Riki tidak suka mendengar Tombak Halilintar mengejeknya.
”Manusia gila! Ayo kita selesaikan dia dan rebut kembali Tombak Jiwa!” teriak Annuki, dia memajukan ujung pedang ke depan, dan bersiap merebut Tombak Jiwa. Sebelumnya, dia sempat kaget bahwa ada manusia yang mampu menggunakan kekuatan Naga. Mungkin saja, itu hanya item tipuan atau bahkan ilusi untuk menakuti mereka.
Bahkan, Annuki yang merupakan salah satu dari 12 kekuatan terkuat Kemmin, hampir tertipu oleh manusia rendahan. Sungguh bodoh! Dia marah karena bisa ditipu dengan trik murahan, sekedar bermodal armor yang memiliki kemiripan dengan kekuatan ksatria naga.
”Hati-hati, Annuki. Dia bukanlah lawan yang mudah. Aku dihempaskan dengan mudah!” kata Meria memperingatkan Annuki. Dia sudah mendapatkan pengalaman dengan pertarungan sebelumnya. Energi manusia itu sangat kuat.
”Kalian terlalu lama berpikir. Aku akan mengambil alih!” teriak Sabeq yang menerjang dari balik pohon, ”Nortas, kita ambil Tombaknya dan segera tinggalkan tempat ini!”
Woosh!
Sabeq melesat dengan pedangnya. Dia meremehkan manusia itu, dia berpikir untuk maju di saat para Pasukan Kemmin itu ragu melangkah. Dia akan menebas manusia itu dan mendapatkan tombaknya. Raja Naga Rasson akan sangat senang dengan hadiah tersebut! Ha.. ha.. ha..! Sabeq tertawa puas di dalam hatinya. Dia bersiap dengan Long Sword. Mengalirkan energi ke pedang dan bersiap menghempaskan manusia tersebut.
Di belakangnya, Nortas sudah memahami situasinya. Dia menyusul dengan cepat. Lagi-lagi, Nortas lebih marah karena didahului gerakannya oleh Sabeq. Maka, Nortas mengeluarkan dua cakramnya, memutar dan melemparkannya membentuk cembung di sisi kanan dan kiri. Dua cakram melesat dan melewati Sabeq, dari kedua sisi kanan dan kirinya.
Woosh!
Kedua cakram itu melesat lebih cepat dari Sabeq, saling menghimpit dan hendak menyatu. Sabeq menyerang ke satu titik, mengarahkan cakramnya pada Riki yang masih tenang memegang dua senjata; tombak jiwa dan tombak halilintar.
Syuuunng!
”Matilah kamu manusia!” teriak Sabeq, dia melihat serangan cakram di kanan dan kiri, mengarah pada manusia itu. Dia menerjang dengan pedang panjangnya. Dia mengarahkan ujung pedang ke arah Riki. Dia pasti mati kali ini! Tinggal mengambil Tombak Jiwa dan bahkan tombak milik manusia itu yang memiliki rank item yang bagus. Dia beruntung hari ini, dua senjata hebat akan didapatkan.
Woosh!
Beberapa detik menuju serangan tiga arah ke tubuh Riki. Saat itulah, senyuman kecil terukir dalam bibir Riki. Saatnya menunjukkan, siapa Legenda sebenarnya!
Serangan tiga penjuru datang, dua cakram dan satunya adalah senjata pedang yang langsung diarahkan pemiliknya. Riki memutar tombaknya, energi defensif tercipta dari Tombak Halilintar. Sedangkan, Tombak Jiwa ditancapkan di tanah. Riki harus fokus ke pertempuran dan Tombak Jiwa harus ditancapkan ke tanah.
[Perisai Basilisk diaktifkan fusion Perisai Halilintar]
Wuuunnng! Wooosh!
Booom!
Apa yang terjadi, ledakan energi yang cukup kuat. Dua cakram berbalik arah dan tak bisa dikendalikan, hingga memantul di antara pohon dan berakhir menancap di batang pohon besar. Lebih parah adalah Sabeq dengan pedangnya. Dia menyerang dengan ujung pedangnya, dia mencoba menembus perisai manusia itu. Selain tidak bisa menembus perisai, dia terkena damage serangan dari pantulan energinya sendiri.
Brush!
[Sabeq menerima 10 persen dari damage kekuatannya]
”Arrrrgghhh!”
Sabeq terpental, Riki bahkan tidak bergerak sama sekali dari tempatnya.
[Damage serangan dikurangi 90 persen dari seluruh serangan. Serangan yang mengenai anda ditahan oleh Perisai Basilisk dan Mantel Bajra. Anda tidak terkena serangan damage sama sekali]
Riki pun tersenyum, benar-benar mendapatkan cheat! Riki merasa bahwa game ini, dialah developernya sehingga mampu berbuat apapun yang diinginkan.
[”Riki! Cepat akhiri mereka!”] teriak Tombak Halilintar.
”Dasar berisik! Aku tahu apa yang harus aku lakukan!”
[”Namun kenapa lama, kamu seperti sedang menikmati kekuatanmu dan merasa ingin bergaya!”]
”Dasar berisik kau, Tombak Halilintar!” Tombak Halilintar kembali mengomel.
Riki menjadi kesal, dia memegang tombaknya dengan kuat. Dia melesat untuk menyusul Sabeq yang terpental.
[God Speed diaktifkan fusion Pusaran Badai]
Angin berhembus kencang dan memiliki tekanan kuat. Riki melesat bagaikan kecepatan jet, dia menerjang ke arah Sabeq yang belum bisa mengendalikan dirinya. Riki melesat cepat ke arahnya. Sabeq segera menyadari hal itu, dia merasa bodoh karena meremehkan manusia tersebut. Serangan dari manusia itu datang dengan cepat.
Dia pikir bisa mengalahkan Sabeq dengan mudah! Itu bodoh sekali.
Sabeq melihat pergerakan cepat dari Riki, dia menarik pedang yang masih dipegangnya. Energi dengan cepat dikumpulkan. Kekuatan seorang Elf ada pada energi mereka yang kuat. Sabeq mengalirkan energi hingga ke pedangnya, dia menyambut serangan dari Manusia itu.
”Jangan pernah bermimpi mengalahkanku, Manusia! Butuh seribu tahun lagi bagimu untuk berlatih lagi!”
HIIAAAA!
Energi long sword milik Sabeq sangat kuat. Dia mengayunkan pedang kuat tersebut. Pusaran badai milik Riki dihempaskan dengan energi pedang Sabeq. Benturan energi terjadi. Riki tertahan tak bisa menembus serangan energi kuat dari Sabeq.
Riki melihat kekuatan Sabeq cukup kuat, karena mampu menahan serangan tombaknya. Riki menarik tombaknya ke belakang. Saat itu, dia bersiap menggunakan kekuatan Tusukan Halilintar. Dia tidak mau berlama-lama dan harus segera menghabisi musuh-musuhnya. Energi diperkuat ketika menarik tombaknya. Dia bersiap, dan ...
”Selamat tinggal, Sabeq si Elf. Ini adalah hari terakhirmu!”
[Tusukan Halilintar diaktifkan]
Latihan yang tak pernah berhenti di dunia nyata, latihan menusuk. Melihat arah tusukan, konsentrasi pada ujung tombak. Melakukan latihan tanpa henti dan mengumpulkan semua serangan.
”Tusukan Halilintar!”
Brush!
Sabeq meningkatkan kekuatannya, dia menahan dengan defensif dari sabetan pedangnya. Serangan manusia itu sungguh kuat, dia mulai terdorong ke belakang. Dia terlalu meremehkan manusia itu. Manusia itu memang seorang petarung yang kuat!
Crak! Crak! Bruusshh!
Sayangnya, meremehkan musuh merupakan salah satu kelemahan fatal. Sabeq menjadi salah satu contohnya. Dia selalu membanggakan dirinya, dan juga kaumnya, Ras Elf. Mereka bahkan memandang sebelah mata pada manusia. Itulah sebabnya, kali ini dia kalah telak.
Brush!
Pedang Sabeq hancur dan energi kuat menghempaskan seluruh tubuhnya. Hal terakhir yang dilihat Sabeq, adalah cahaya dan tubuhnya pecah menjadi banyak bagian. Saat itu, kesadarannya pun hilang.
[Anda mengalahkan Sabeq, satu dari sepuluh pasukan rahasia milik Rasson]
[Pengalaman – Experience meningkat, refleks dan skill bertarung anda semakin tajam]
Riki cukup menguras tenaga untuk mengalahkan Sabeq, tentu saja dia adalah pasukan terkuat yang dimiliki Naga Rasson. Dia bukanlah prajurit atau penjahat biasa.
[”Awas Riki!”] teriak Tombak Halilintar. Namun, hal itu terlambat. Nortas menggunakan kedua cakramnya dan mengikat tubuh Riki dengan dua cakram. Cakram itu mampu membentuk nano dan pecah. Dua cakram melilit bagian kaki atas dan bagian tubuh atas. Riki terjerat dengan Cakram Pengikat.
”Menyerahlah, Manusia. Cakram Pengikatku memiliki kekuatan yang mampu menekan kemampuan magic power dari makhluk yang terkena jeratannya.”
Sejak awal, Nortas sudah mengincar Riki. Riki masih melayang di udara dan sulit bergerak. Bagaimana Riki akan bisa lepas dari belenggu Cakram Pengikat?
”Ksatria Riki!” seorang manusia datang dan melayang di udara, dia diikuti oleh pasukan yang sangat banyak di belakangnya. Lelaki yang melayang itu adalah God of War.
”Aku datang untuk membantu!” kata Dasatama.
Riki tersenyum, ”Tidak Tuan Dasatama, biarkan aku yang menghadapi mereka! Aku belum kalah!”