Legenda Tombak Halilintar
Kepercayaan Genos, Utusan Rahasia!
Apa yang diragukan Annuki memang dirasakan juga oleh naga Kemmin. Apa ada di dunia ini, mereka yang memiliki kekuatan tapi memberikan segalanya pada orang lain? Itu adalah sebuah kemustahilan. Mereka yang mencapai puncak kekuatan, pasti ingin menguasai kehidupan orang lain.
Apakah Guratin yang menjadi pemimpin dari Genos juga memiliki tujuan yang disembunyikan? Itu memang benar! Hanya saja, apa yang menjadi tujuan Guratin masih samar dan tidak jelas.
”Kamu benar Annuki, aku memang curiga pada mereka. Namun, mereka memang tidak mau bergerak dan mereka memberikan kekuasaan penuh pada kita. Misi kita untuk menjadi ras terkuat di seluruh Benua sudah tercapai bukan?”
Kemmin hanya berpikir untuk mengembalikan kejayaan ras Naga. Tak peduli apapun di kemudian hari. Jika setelah naga menjadi yang terkuat, maka dia akan melawan Guratin jika mereka mengubah keinginan mereka dan melawan ras naga.
”Benar Rajaku. Hanya saja, aku melihat mereka memiliki maksud yang lain yang lebih besar dari sekedar menguasai seluruh Benua,” kata Annuki sambil menangkupkan kedua tangannya. Dia takut salah bicara.
Raja Kemmin mengerutkan dahinya, ”Sesuatu yang lebih besar dari menguasai tiga Benua?” Raja Kemmin pun berpikir cukup serius, ”Apa sesuatu yang lebih besar dari menguasai tiga Benua itu, Annuki?” Kemmin kaget dengan analisa Annuki. Bukankah, semua yang ada di dunia ini hanya ada kekuatan dari tiga benua? Apa gerangan ada tempat yang lain selain tempat yang mereka ketahui.
”Hamba tidak tahu, Rajaku,” kata Annuki, ”Namun, hamba merasakan bahwa Lord Guratin memiliki misi yang jauh lebih besar!”
”Rajaku! Rajaku!” seorang prajurit lain dari pasukan Raja Kemmin datang terburu-buru, ”Ada tamu yang datang dari utusan Lord Guratin.”
Raja Kemmin memerintahkan prajurit tersebut untuk membawa tamu itu masuk ke ruangan tamu. Annuki menyertai Raja Kemmin. Di ruang tamu, Raja Kemmin duduk di singgasananya dan Annuki berdiri di samping bawah.
Utusan dari Genos itu datang bersama prajurit sebelumnya, Prajurit itu undur diri. Utusan dari Genos datang seorang diri dan dia adalah sosok dari Ras Dwarf, telinganya lebar dan tingginya sekitar 1,5 meter.
”Raja Naga Kemmin, saya ingin bicara khusus dengan anda seorang,” kata sosok dari ras Dwarf tersebut.
Naga Kemmin mengerti, dia memberi isyarat pada Annuki untuk pergi. Annuki mengerti dan keluar dari ruangan tersebut. Namun, dia sepenuhnya tidak pergi. Dia melihat dari sudut lain karena ingin mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan Genos pada Ras Naga.
Dan percakapan antara Raja Kemmin dan sosok dari Ras Dwarf itu tertangkap oleh Annuki meski tidak penuh.
Tombak Jiwa dibuat khusus oleh utusan tersebut, tujuannya untuk memperkuat Naga Kemmin agar bisa bersaing kuat dengan saudara-saudaranya. Lord Guratin tahu kalau Kemmin lebih lemah dibanding Naga lainnya. Maka, dia memberikan Tombak Jiwa untuk menyerap energi manusia dalam jumlah besar dan dapat diserap oleh Raja Kemmin.
Tidak ada bayaran dan alasan apapun dari utusan Lord Guratin. Dia hanya ingin semua anggota Genos menjadi kuat. Hal itu karena, mereka memiliki misi untuk melakukan penaklukan yang lebih besar.
Sosok itu menyebutkan kepada Raja Kemmin, ”Kita hidup tidak hanya dengan Tiga Benua yang ada dalam peta! Kita hidup di alam semesta yang luas. Kita akan menguasai seluruh dunia baru yang belum pernah terjamah oleh bangsa kita!”
Raja Kemmin bergetar mendengarkan kata-kata tersebut, utusan itu memiliki pengetahuan yang banyak dari Guratin. Mungkin, dia adalah pasukan khusus dari Genos. Raja Kemmin pun menerima Tombak Jiwa itu.
Dan ..., Annuki menjadi paham. Tiga Benua yang selama ini dalam pemahaman mereka, hanya bagian kecil dari alam semesta yang begitu luas! Ada tempat dan peradaban yang tidak pernah didengar dan dilihat oleh kebanyakan makhluk. Dunia tersembunyi.
***
[Transfer informasi dari Annuki dan Naga Kemmin diakhiri]
Wooossh!
Apa yang sebenarnya terjadi? Riki merasakan bahwa itu sangat nyata, dia memperoleh sebuah informasi yang sangat berharga. Dunia yang tersembunyi, itu adalah dunia yang diinginkan oleh Genos.
”Tombak Halilintar, apakah kamu tahu apa yang barusan aku lihat?” tanya Riki pada tombaknya. Dia seperti baru sadar dari sesuatu dan masuk ke dimensi lain.
[”Apa maksudmu, Riki! Kamu tertidur lebih dari satu jam. Aku bahkan harus menunggumu dengan memberikan defensif energi dan menghilangkan keberadaanmu. Kamu kehilangan serpihan energimu dalam waktu cukup lama.”]
Apa yang sebenarnya terjadi? Riki tak bisa memahami, bahkan Tombak Halilintar melindungi dirinya dengan kekuatan energinya. Jadi, dia pergi ke dimensi lain cukup lama, untuk melihat apa yang terjadi pada Annuki dan Raja Kemmin.
Entahlah.
”Tombak Halilintar, aku butuh istirahat sejenak. Aku akan log out terlebih dahulu.”
[”Baiklah, Riki. Kita akan meneruskan jika kamu sudah lebih baik.”]
”Baik, Tombak Halilintar.”
”Log Out!”
Splash!
Clap!
Riki membuka Helm dan pintu Kapsul terbuka. Tombak Halilintar kembali menjadi gelang di tangan Riki. Kepala Riki sedikit pusing. Tombak Halilintar menjelma dalam bentuk cincin di dunia nyata.
[”Riki, aku akan shutdown program. Aku juga ingin istirahat.”]
”Baiklah, Tombak Halilintar.”
[Tombak Halilintar, Shutdown]
Riki keluar dari kapsul, dia masih memikirkan apa yang terjadi sebelumnya. Dia pun keluar dari kamar, dia ingin makan dan minum terlebih dahulu. Saat dia berada di dapur dan meminum air putih. Sendi, adiknya datang dari arah depan.
”Kakak sudah keluar dari Game? Ada tamu di luar menunggu kakak, seorang wanita.”
”Tamu ..., wanita?” tanya Riki berpikir. Siapa wanita yang mencarinya?
”Benar Kak, dia sudah menunggu kakak lebih dari dua jam. Katanya dari properti rumah. Tadi sempat berbincang dengan Ibu, dan menawarkan perabot rumah. Dia rela menunggu kakak keluar dari game.”
Seorang sales yang rela menunggu dirinya keluar dari game?
”Baiklah, Kakak akan segera menemuinya.”
Riki pun menuju ruang tamu, dan dia melihat seorang wanita yang sedang duduk dan berbincang akrab dengan Ibunya. Wanita yang masih muda, memakai kerudung dan juga tersenyum pada Riki.
Ibu Irma pun mengerti, anaknya sudah keluar dari game. Ibunya pamit dan Riki duduk di kursi berhadapan dengan wanita itu. Dia sangat cantik dan terlihat sangat bersahabat.
”Maaf, kenapa anda menunggu sangat lama hanya untuk menawarkan perabotan rumah?” tanya Riki penasaran.
Wanita itu tersenyum, ”Itu hanya alasan agar aku menemukanmu, Ksatria Riki. Aku sudah mencari semua data tentang dirimu. Aku datang karena aku berjanji di dalam Sky Legend, kalau aku akan menemukanmu,” wanita itu tersenyum santai.
Riki mengerutkan dahinya, ”Siapa kamu sebenarnya?”
Wanita itu tersenyum, ”Aku datang untuk mengenalmu lebih jauh, dan tentu saja untuk memberikan peringatan padamu. Aku adalah salah satu pasukan dari Genos!”
Genos ...?