Legenda Tombak Halilintar
Shadow Spear
Legenda Lotus hampir tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Dua sosok itu muncul begitu saja, saat dia melepaskan ultimate dari serangan terkuatnya. Serangannya pun dialihkan ke tempat lain. Saat suara putrinya itu memanggil dirinya, Lotus tahu bahwa itu benar-benar puterinya.
”Puteriku ...,” Legenda Lotus mendekat ke arah Riki, dia memeluk puteri kecilnya. Mereka sudah lama tidak bertemu sejak Nemia diculik, oleh pasukan Genos dan juga pasukan Naga Kemmin.
”Ayah ...,” Nemia menangis dan meneteskan airmatanya dalam pelukan Ayahnya.
Legenda Lotus melihat manusia yang memakai Armor Naga tersebut, di belakangnya ada Dasatama yang mendekat dan berada di belakang pemuda tersebut.
”Terima kasih telah menyelamatkan, puteriku. Aku tak akan bisa membalas kebaikanmu itu, pemuda,” kata Lotus pada Riki. Tidak ada yang bisa membuatnya bisa tenang dan bertahan di dunia ini kecuali melihat putrinya masih hidup. Dia adalah bulan bagi Lotus, tak ada yang bisa menggantikannya setelah isterinya meninggalkan mereka terlebih dahulu.
Riki tersenyum, ”Aku hanya melakukan tugasku, Legenda Lotus. Jika saja, kamu berada di posisi saya, pasti kamu juga akan melakukannya.”
Lotus melihat ke arah Dasatama, dia mengangguk, ”Maafkan aku, Rekan perjuangan!”
Mereka berbincang sejenak. Dasatama segera memanggil semua pasukan Ksatria dan Player yang tersesat. Mereka harus segera menuju ujung Hutan Zamrud. Mereka semua harus bisa kembali dengan simcal dan menyelamatkan mereka. Legenda Lotus ikut mengamankan para Ksatria dan Player untuk menuju ujung hutan yang hanya tinggal lima kilo meter lagi.
Mereka sampai di ujung Hutan Zamrud. Para Player gembira dan mereka berterima kasih pada pasukan Ksatria. Mereka pun segera melakukan Simcal dan pergi dari sana.
[Simcal diaktifkan]
[Simcal diaktifkan]
[Simcal diaktifkan]
....
Para Player level rendah itu telah kembali ke kota yang aman, atau mereka Logout dan langsung keluar dari Game. Tersisa di sana, Riki dan juga para Ksatria lainnya. Riki memang memiliki tujuan lain datang ke gunung Opus. Tujuannya adalah Naga Kemmin!
Di depan sana, Kerajaan kastil yang sangat besar terlihat. Itu adalah tempat dari Naga Kemmin berada. Kerajaan itu sangat besar bahkan,itu seperti sebuah kota atau desa dan ditutupi gerbang yang sangat panjang di depan Gunung Opus.
”Ksatria Riki, tugasku sudah selesai. Kami akan pergi dari sini. Tugas kami para Ksatria masih banyak,” kata Dasatama kepada Riki. Semua Ksatria yang bersamanya berjumlah ribuan itu juga mengikuti perintah dari Dasatama.
Riki menyadari akan hal itu, mereka semua harus menjalankan tugas lainnya. Dan, mereka sebagai NPC akan menjalankan tugas developer untuk mereka. Riki harus menyelesaikan masalahnya sendiri. Misi utamnya, menanti di depan sana.
”Lotus, kita akan minum teh bersama lagi. Aku akan menghubungimu lagi setelah ini!” teriak Dasatama dan bersiap melakukan perpindahan tubuh dengan Simcal. Para Prajurit ksatria di belakangnya juga bersiap.
”Tentu saja, Dasatama. Siapkan saja teh terbaik untukku!”
Splash! Splash! Splash!
Riki melihat para Ksatria yang dipimpin oleh Dasatama menghilang satu-persatu, hingga tak tersisa. Kini, hanya tersisa Riki dan dua orang dari ras Elf.
”Apakah kamu ingin memasuki Kastil itu, Ksatria Riki?” tanya Legenda Lotus di sebelah putrinya.
Riki melihat ke arah Kastil besar dan ditutupi oleh pintu gerbang tersebut.
[Kastil Kemmin, Misi dari Crimson untuk menyelesaikan Kemmin dan membuat perdamaian di seluruh Benua]
[Kemmin berdiam di istananya, dia sedang menunggu Tombak Jiwa dibawa di hadapannya]
”Aku akan ke sana, Legenda Lotus. Aku memiliki misi yang harus diselesaikan dan aku harus menghentikan Kemmin. Itulah misiku,” Riki menguatkan pijakan kakinya, dia harus bergerak ke Kastil Kemmin. Dia harus bertemu dengan Kemmin dan mengalahkannya, dia juga harus melihat ada apa sebenarnya rahasia tersembunyi dari kekuatan Genos.
Sejak Gayatri datang ke rumahnya untuk mengingatkan Riki soal bahaya Genos. Riki semakin ingin tahu, apa yang sedang direncanakan oleh Genos sebenarnya.
”Sebelum kamu ke sana, aku akan memberikanmu pelatihan, Ksatria Riki. Aku tidak bisa membalas kebaikanmu yang telah menyelamatkan puteriku. Hal itu akan kukenang sepanjang hidupku. Namun, musuhmu kali ini bukanlah lawan biasa. Aku akan memberikanmu pelatihan agar bisa membantumu mengalahkan musuh-musuhmu,” kata Legenda Lotus.
[Apresiasi yang tinggi dari Legenda Lotus, hal itu karena Anda menyelamatkan putrinya. Legenda Lotus tidak akan melupakan kebaikan anda seumur hidupnya]
”Pelatihan?” tanya Riki penasaran.
”Benar, Ksatria Riki. Aku sudah melihat kemampuanmu, dan aku akan menambahkan padamu, agar kamu bisa menggunakan tombakmu dengan skill yang berbeda.”
[”Dia seorang Legenda, bukan tanpa sebab Riki. Kamu harus memanfaatkan kesempatan ini,”] kata Tombak Halilintar.
[Apakah Anda akan menerima pelatihan dari Legenda Lotus?]
[Menerima] Riki menekan tanda menerima di bawah peringatan Game.
”Aku akan mengajarkanmu untuk membuat Shadow Spear, Ksatria Riki. Aku juga menggunakan bayangan panahku untuk mengalahkan musuh-musuhku. Skill ini merupakan Skill terkuatku yang jarang aku gunakan. Hal ini karena, serangan ini bisa menghancurkan apapun dengan sangat dahsyat,” kata Lotus.
[Pelatihan Anda dimulai, skill terkuat Shadow Spear dibentuk]
”Pegang tombakmu seperti kamu akan melemparkannya, Ksatria Riki. Panah dengan menggunakan anak panah, dan kamu menggunakan tombakmu. Cobalah untuk melempar pohon besar itu dengan menggunakan energi tombakmu.”
Riki mengikuti kata-kata Legenda Lotus. Dia menarik arah tombaknya ke belakang, Fokus didapatkan. Hal ini berbeda ketika Riki menggunakan kemampuan Tusukan Halilintar. Fokus dari serangan ini berbeda karena Riki harus memisahkan dirinya dari kontrol energi tombaknya yang dilepaskan. Saat menggunakan tusukan tombak, maka energi terpusat. Berbeda dengan ayunan energi tombak, hal itu akan menyebar luas.
Riki menyiapkan energi dan menggunakan lemparan energi tombak untuk menghantam pohon yang sudah ditunjukkan Lotus.
Brush! Klap!
Tombak Halilintar mengalirkan energi dan membuat pohon itu meledak dan terputus. Kekuatan energi yang kuat dan mampu menghempaskan pohon. Menembus kayu tersebut.
”Lakukan sekali lagi, Ksatria Riki. Kamu harus bisa mengalirkan energi bersamaan saat kamu melempar energi tombakmu.”
Riki menuruti perkataan Legenda Lotus.
Riki menarik kembali tombaknya, mempersiapkan energi dan menghantam salah satu pohon dengan kekuatan yang dilepaskan. Tidak seperti biasanya, Riki menggunakan tusukan halilintar dengan mengarahkan ujung tombak dan fokus dengan kekuatan penuh. Kali ini, serangan panjang dan lurus, itu adalah sesuatu yang lebar dan sulit dikontrol. Riki hanya mampu manghancurkan sebuah pohon saja.
Percobaan ketiga, Lotus meminta Riki untuk menggunakan segenap skillnya untuk digabungkan. Riki menggunakan magic thunder bersamaan dengan ayunan tombaknya, hasilnya cukup berbeda. Riki dapat menebang beberapa pohon dan jangkauan energi ayunan tombaknya semakin kuat dan terarah.
Woosh!
”Kekutanmu sangat bagus, Ksatria Riki. Serangan dalam jangkauan panjangmu sudah mampu kamu kembangkan. Tidak beda dengan serangan jarak jauhku yang mampu menjangkau hingga beberapa kilometer. Pada intinya, serangan jarak jauh membutuhkan konsentrasi tinggi dan penyatuan dengan senjata kita!”
Riki masih mendengarkan arahan dari Lotus.
Kali ini, Lotus mengeluarkan energi dari tangannya. Dia memunculkan energi dan membentuk tombak di tangan kanannya. Dia meminta putrinya untuk menjauh beberapa jarak, hal itu karena Lotus hendak mengajarkan skill terkuatnya pada Riki. Lotus berharap bahwa Riki akan menemukan formula yang tepat untuk dia miliki dan dapat dikembangkan.
”Riki, jangan pernah meremehkan posisi kuda-kuda. Bergeser sekian inci merupakan kesalahan jika tidak tepat dalam menggunakan serangan. Hal itu berpengaruh besar pada kekuatan serangan kita.”
Riki mengerti dan mencoba mengikuti cara posisi Lotus mempersiapkan serangan. Saat Riki meniru gerakan Lotus. Lotus melihat posisi Riki dan bergerak di dekat Riki untuk membenahi.
Kaki kanan Riki di belakang dibenahi posisinya, ujung kaki menyamping dengan lurus seperti membentuk huruf L dari tubuh asli. Di kaki kiri yang depan, Lotus membenahi posisi menekuk kaki tersebut. Pijakan Riki menjadi kuat dan mampu menyangga tubuh tetap stabil, hal itu kata Lotus akan membuat lemparan energi menjadi maksimal.
Serangan jarak jauh akan semakin kuat.
”Saat kamu menarik tombak untuk melempar energi. Tak peduli apakah itu dalam lemparan cepat atau lambat, energi yang kamu tarik akan membuat lemparanmu memiliki energi besar atau tidak.”
Lotus membenahi posisi Riki saat menarik tombaknya ke belakang, posisinya harus tepat. Hal itu seperti kita sedang menarik karet untuk melepaskan, atau menarik anak panah untuk dilepaskan. Hal itu tak beda dengan pedang, saat menarik maka alirkan energi untuk mempersiapkan kekuatan lemparan yang kuat.
”Sebelum kamu melemparkan energi tombakmu, berilah kontrol pada tombakmu. Kamu harus bisa menjadikan tombak yang kamu lemparkan, sebagai bagian dari dirimu yang bisa kamu kendalikan dari jarak jauh.”
[Anda mendapatkan pencerahan, skill Shadow Spear bisa berkembang sebagaimana perkembangan kekuatan dari Player]
”Fokus pada seranganmu, Riki! Apapun seranganmu, baik itu ayunan maupun tusukan maka kamu harus menjadikan seranganmu itu bagian dari dirimu!” kata Lotus.
”Baik!”
Wooossh!
Angin berderak kuat, gelombang angin menciptakan gemuruh dan udara seperti topan mengikuti arah serangan tombak Riki.
Brush! Brush! Brush! Boom!
Tidak mungkin!
Riki bahkan tak percaya dengan hasil latihannya. Pemandangan di depannya, adalah pemandangan yang menakjubkan. Serangan energi dari lemparan tombak, membuat daya serangan tajam dan membuat apapun di depannya terbelah. Bumi terbelah dan pepohonan sepanjang mata memandang hancur terbakar.
”Kamu berhasil, Ksatria Riki. Kami akan pergi, kamu bebas melakukan apapun untuk dipilih selanjutnya.”
”Terima kasih, Legenda Lotus!”
Wooosh!
Seperti angin, Lotus dan Putrinya pergi meninggalkan senyuman. Bangsa Elf, mereka menyatu dengan alam, menghilang dengan cepat bersama angin.
Saatnya untuk pertempuran selanjutnya. Riki berbalik dan melihat istana kastil besar yang tertutup dengan gerbang tinggi. Riki pun tersenyum.
”Naga Kemmin! Aku datang!”
[Misi dimulai, Crimson menunggu tugas penyelesaian anda dari Surga. Kalahkan, Naga Kemmin]
[Kastil Naga Kemmin, Bunga Bulan menunggu mekar]
Saatnya melangkah untuk menuju legenda baru. Riki melangkah dengan mantap.
Klap! Klap! Klap!