Legenda Tombak Halilintar

Dua Dimensi, Saling Bersinggungan

Sesaat sebelum pertempuran akhir Riki melawan naga Kemmin.

Riki mengalami hal tak terduga. Dia menyadari sesuatu yang berbeda dalam dirinya. Hal itu terjadi saat Riki dimasuki energi jiwa yang diserapnya melalui kamuflase Tombak Halilintar. Energi yang terus masuk ke tubuh Riki membuat pikirannya terbuka. Ingatan tentang banyak jiwa yang masuk dalam tubuhnya. Sisa ingatan mereka pun masuk dalam pikiran Riki.

Ingatan-ingatan aneh terus masuk dalam pikiran Riki. Seperti memori dari tiap serpihan jiwa itu terbaca secara samar pada pikiran Riki. Ingatan aneh yang bukan berasal dari perjalanan hidup Riki. Ingatan itu mengganggu pikiran Riki, tapi dia sedang menghadapi ancaman dari Naga Kemmin.

Riki melupakan hal itu untuk sementara waktu, dia harus fokus para pertempuran akhir melawan Naga Kemmin.

Kemmin melihat manusia di depannya, dia tahu bahwa sudah tak bisa lagi membiarkan Riki untuk hidup. Manusia itu terlalu berbahaya karena memiliki kekuatan besar, manusia itu bahkan mampu menyerap energi serpihan jiwa dari Bunga Bulan. Dia bisa menjadi ancaman besar bagi ras Naga di kemudian hari.

Kemmin pun menarik senjatanya, tongkat dengan senjata sabit pada salah satu ujungnya. Kemmin bersiap dengan kekuatannya. Dia mengayunkan tombak sabit itu pada Riki. Riki juga melesat dengan cahaya berkilauan. Mereka telah mendapatkan energi yang melimpah di dalam tubuh mereka.

Wooosh!

Klang!

Riki memutar tubuhnya, bagian sabit yang tajam berkilau dari kekuatan Kemmin di tahan ujung Tombak Halilintar. Benturan itu menghancurkan kerajaan Kemmin yang sudah mulai retak dengan pecahan jiwa yang menyebar. Dan kini, benturan energi Riki dan Kemmin membuat  sebagian besar bangunan hancur, array yang dipasang dengan sihir defensif sudah hancur dan pecah.

Benturan itu menciptakan gempa yang besar di Pegunungan Opus, dan bahkan dirasakan di benua yang mereka tempat. Getaran pertarungan yang mampu menggoncang sebagian dari Sky Legend.

Ini adalah pertarungan yang sangat kuat.

Booom! Booom! Boooom!

Kecepatan dan damage yang sudah di atas pemahaman Player, benturan terus terjadi dengan kecepatan tinggi. Di sisi serangan, semua tempat, semua sisi, benturan kekuatan mereka menghasilkan percikan damage yang menyerbar. Benturan yang membuat istana Kemmin hancur total dan hanya tinggal puing-puing semata.

”Kamu hanyalah Manusia, tak mungkin tubuhmu bisa menahan begitu banyak energi Jiwa. Jadi, lebih baik kamu  menyerah sebelum tubuhmu hancur!” teriak  Naga Kemmin dan mengarahkan sabitnya lagi. Riki melihat dengan fokus tinggi, kekuatan energi tak terbatas melingkupi dirinya.

Klang! Brush!

Mereka saling memberikan tekanan ketika senjata mereka beradu dan saling mendorong senjata lawan.

HIIIIIIIAAAA!

Energi berpendar bagaikan sinar matahari yang menyala. Mereka juga memberikan tekanan energi lebih besar lagi untuk dikeluarkan dari senjata mereka. Tubuh mereka menyala, serangan damage tingkat tinggi berbenturan. Pertarungan ini dari kejauhan seperti dua cahaya berpendar yang saling berbenturan, dan menghasilkan percikan energi yang memecahkan apapun di sekitar mereka.

Boooom!

Mereka terpental ke belakang, ledakan kuat membuat mereka harus mundur kembali.

”Jangan pernah menganggap musuhmu lemah, Naga Kemmin. Hal itu akan membuatmu merasa angkuh. Keangkuhan hanya akan membuat dirimu hancur, sadarlah Kemmin! Naga dan Manusia bisa hidup berdampingan dengan damai!” kata Riki sambi terus mengarahkan tombaknya untuk menghadang serangan Kemmin.

”Omong Kosong! Kalian manusia adalah ras lemah, tapi selalu merasa kuat dan menjajah ras lainnya. Hari ini, aku akan membuktikan hal itu!”

HIIIIIIIA!

Sky Destroy!

[Skill Sky Destroy membuat energi terpusat dan energi yang dikeluarkan, bisa membelah sebuah kota menjadi dua wilayah. Energi melengkung dilepaskan, energi yang sangat besar dan menciptakan gemuruh kuat yang menggetarkan daratan di tempat pertarungan mereka.

Riki melihat serangan kuat itu, tekanan yang sangat kuat. Awalnya, itu adalah salah satu skill yang dimiliki Naga Kemmin. Namun, setelah mendapatkan kekuatan serpihan jiwa Bunga Bulan. Energi damage skill menjadi meningkat kekuatannya. Riki pun menggunakan kekuatan skillnya. Dia harus bisa meledakkan energi serangan dari Naga Kemmin.

[Pusaran Badai diaktifkan]

Riki mengayunkan Tombak Halilintar, kekuatan energi yang meningkat kuat dan pusaran energi menghadang serangan Naga Kemmin. Energi serangan Kemmin dihantam dengan energi pedang dari Riki.

Brush! Woosh!

Boooooooom!

Serangan Naga Kemmin yang awalnya terpusat menjadi pecah dan menyebar. Angin menjadi kacau, serpihan dari benturan itu membuat angin menjadi memiliki damage yang kuat. Kehancuran yang besar terjadi. Sepanjang radius di sekitar mereka hancur seperti tak ada hutan maupun gunung. Di sekeliling mereka seperti lahan tandus, karena bukit bahkan hancur dengan kekuatan benturan energi mereka.

Wooossh!

Keduanya masih saling melihat, udara benar-benar menjadi panas. Tersisa asap dari ledakan yang terjadi. Keduanya melayang di udara, bersiap untuk bertarung kembali.

”Katakan padaku, siapa namamu Manusia? aku mengakui tentang kekuatan dan keteguhanmu. Namun, kamu telah mengaku mendapatkan misi dari Ayahku, Crimson.”

Asap menipis, keduanya terlihat saling melihat. Mereka masih mempersiapkan kekuatan mereka untuk bertarung kembali.

”Namaku adalah, Riki. Aku mendapatkan kekuatan dari Legenda Naga Crimson. Dia berpesan untuk melindungi Naga dan Manusia, apapun harus dilakukan untuk menyatukan mereka kembali agar Benua ini tidak hancur karena pertempuran antar Ras.”

”Ha.. ha.. ha..! kamu bicara seolah kamu adalah Dewa, Riki! Kamu tidak akan bisa melakukannya. Bahkan, Ayahku Crimson telah dikhianati oleh Manusia padahal dia telah membela manusia! ayahku! Dia dibunuh oleh Manusia!” teriak Naga Kemmin dengan marah.

”Kamu salah, Naga Kemmin! Ayahmu, dibunuh oleh Naga. Mereka para Naga yang dibutakan oleh keserakahan telah membunuh Crimson, dan membuat seolah-olah manusia yang melakukannya. Sama halnya dengan Legenda Marsen!”

Naga Kemmin membuka matanya, perkataan manusia itu membuat dirinya berpikir sejenak. Apa yang selama ini dia yakini kebenaran, mungkinkah itu adalah sebuah ilusi kebohongan?

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!