Legenda Tombak Halilintar
Kekuatan dari Langit, Itu Ibu!
Irma, wanita setengah baya yang merupakan ibu Riki. Dia tak bisa memejamkan matanya, meskipun malam sudah sangat larut. Sang Ibu merasakan gelisah dan hanya berpikir tentang salah satu puteranya. Riki.
Kenapa perasaan seorang ibu menjadi sangat gelisah? Hal itu yang dirasakan Irma. Sejak tadi, dia belum mendengar suara sendok atau pun piring yang bergesar. Artinya, Riki belum makan dan belum bangun dari kapsul gamenya. Beberapa kali, Irma juga melihat keadaan dapur, dan melihat apakah makanan sudah disentuh oleh Riki. Makanan masih utuh, Riki belum makan.
Irma semakin khawatir. Setiap kali ke dapur, Irma selalu menghangatkan makanan. Biasanya, Riki akan istirahat dari game dan makan. Ada apa dengan puteranya? Irma sangat khawatir dan bahkan perasaannya tidak karuan.
Irma melihat jam dinding, pukul 01.00 WIB. Tidak biasanya Riki belum keluar dari permainan. Dia selalu menuruti kata-kata Ibunya untuk keluar dari game, dan makan terlebih dahulu.
Apa ada sesuatu yang terjadi?
Tidak mungkin bukan! Ibunya berpikir dan mulai menenangkan dirinya. Namun, rasa khawatir semakin menyeruak di hatinya. Irma sudah cukup tua sekarang, dia tidak akan bisa menjaga putera-puteranya seperti dulu. Mereka semua sudah besar, tentu saja waktu yang akan memisahkan setiap manusia.
Sebentar lagi, Riki juga bahkan akan menikah. Seorang Ibu hanya bisa berdoa untuk kebaikan putera-puteranya.
Irma merasa haus, dia telah menaruh satu gelas air putih di meja, di dekat tempat tidurnya. Irma mencoba duduk, dia mengambil gelas tersebut untuk meminumnya. Setelah minum, dia akan melihat ke dapur sekali lagi, dan berharap Riki sudah makan di sana. Jika belum, Irma akan menghangatkan makanannya lagi.
Ya Allah, apa yang terjadi pada Riki!
Irma mendekatkan gelas itu ke bibirnya untuk minum.
”Ibuuuuuu! Ibuuuuuuuu! Ibuuuuuu!”
Prang!
Suara itu! Itu adalah suara Riki!
Gelas terjatuh dan air tumpah di lantai, Irma gemetaran pada posisi duduknya di tempat tidur.
Riki! Riki! Riki!
”Tidak, Riki dalam masalah!” suara pangilan itu sangat dirasakan oleh Irma. Seorang Ibu selalu dekat dengan puteranya, dia memiliki darah yang pernah mengalir dalam satu tempat. Suara Riki sedang meminta bantuan!
Irma tak bisa tenang lagi, dia mendorong sejenak pecahan gelas itu ke sudut kamarnya dengan sapu. Nanti saja membersihkannya. Naluri seorang Ibu, dia merasakan suara panggilan Riki yang meminta tolong padanya. Irma tak bisa lagi tenang, dia segera keluar dari kamarnya dan menuju kamar puteranya, Riki.
Sesuatu sedang terjadi pada puteranya, dia sudah mengandung Riki di dalam perutnya. Darah mereka pernah menjadi satu, apapun yang dirasakan seorang Anak. Seorang Ibu akan mampu merasakan apa yang dirasakan puteranya. Riki dalam bahaya!
Pintu kamar Riki terkunci, dia tak bisa berbuat banyak.
Sendi tahu! Benar, Sendi tahu di mana kunci duplikat rumah besar ini. Irma berlari ke kamar Sendi putera bungsunya. Sendi sudah tidur di kamarnya sendiri dan dia sudah sangat mandiri.
Irma mengetuk kamar Sendi, Sendi pun bangun dan kebingungan karena Ibunya terlihat sangat panik.
”Ada apa, Ibu?” tanya Sendi sambil mengucek matanya.
”Berikan kunci kamar Kakakmu, Ibu harus melihat Kakakmu!”
Sendi tidak mau banyak bertanya, Ibunya terlihat panik. Pasti ada sesuatu. Sendi segera menuju ruang belakang, di mana Kakaknya selalu mengatakan padanya tentang duplikat kunci seluruh rumah besar mereka. Sendi mendapatkannya dan segera berlari ke kamar Riki, Ibunya pasti memiliki alasan kenapa melakukan hal ini.
Kunci dimasukkan ke pintu kamar Riki.
Klak!
***
AAAAAAAAHHHH!
Serpihan jiwa-jiwa yang sudah diserap Riki dicerabut lagi oleh Naga Kemmin. Tombak Halilintar diam mematung, dan masih dalam jeratan akar Bunga Bulan. Riki merasakan sakit yang luar biasa seperti sesuatu yang dicerabut paksa dari dalam tubuhnya.
Tombak Halilintar masih dalam Shut down paksa dengan pengaruh kekuatan Bunga Bulan.
”Akhirnya! Inilah awal kejadian dimana Aku, akan menjadi penguasa yang sebenarnya. Aku telah memiliki kekuatan yang sempurna. Bahkan, jika aku melawan Guratin. Mungkin aku akan bisa mengalahkannya! Aku adalah Ras Naga terkuat sepanjang sejarah dunia ini! Ha.. ha.. ha..!”
Wooossh!
Serpihan jiwa keluar begitu banyak dari tubuh Riki, mereka berputar-putar bagaikan jutaan lebah bercahaya yang berputar dan terkurung di sekitar naga Kemmin dan Riki.
Serpihan energi jiwa-jiwa itu berhenti keluar dari tubuh Riki, Riki sudah lemah dan menundukkan kepalanya. Sementara naga Kemmin masih kesulitan untuk menyerap begitu banyak serpihan energi jiwa. Dia hanya mampu menyerap satu persatu, hal itu tentu saja untuk membuat tubuhnya mampu menyerap seimbang, dan tidak hancur dengan energi yang begitu melimpah.
Masih banyak waktu!
Naga Kemmin akan menyerap semuanya perlahan, itu semua demi kekuatan yang sempurna. Tidak salah bagi Guratin untuk memberikan Bunga Bulan dan Tombak Jiwa pada dirinya. Hal itu sangat besar pengaruhnya bagi kekuatan Naga Kemmin.
Dengan transformasinya menjadi Super Ksatria Naga, kemampuan Naga Kemmin mencapai puncak bagi Ras Naga. Itu form terkuat dari Kemmin, dan kini dia akan terus menyerap energi dari pecahan jiwa dari energi Bunga Bulan dan Tombak Jiwa. Kedua senjata itu telah bergabung menjadi Gelang Penghancur Naga.
Naga Kemmin melihat Riki yang mulai bergerak, kepala manusia itu terangkat perlahan. Wajahnya sangat lemah, dia pasti merasakan sakit luar biasa, setelah jiwa-jiwa itu dicabut lagi dari tubuhnya. Satu hal yang dipikirkan Naga Kemmin sekarang, dia harus menyingkirkan manusia itu.
”Wahai Riki! Terima kasih telah membawakan takdir Tombak Jiwa ke sini. Aku sudah menunggu waktu terlalu lama untuk hal ini. Kamu juga sudah menjadi saksi dari kekuatanku yang melimpah tak terbatas. Kamu telah memusnahkan pasukanku, tapi aku tidak akan khawatir. Aku bisa mengumpulkan kekuatan lagi dengan lebih mudah karena kekuatanku saat ini.”
Kilatan serpihan jiwa energi masih terus berputar di sekitar mereka, masih terlalu banyak. Naga Kemmin melayang mendekati Riki yang masih dalam jeratan akar kegelapan dari kekuatan Kemmin.
”Sudah cukup sampai di sini! Aku akan menghabisimu di sini. Kamu terlalu berbahaya, aku tahu kamu memiliki potensi yang hebat di masa depan. Dan, aku akan menghentikan langkahmu sampai di sini. Selanjutnya, kamu harus mati!”
Kemmin memutuskan untuk mengakhiri kehidupan Riki. Hal itu karena, potensi manusia itu sangat hebat. Di masa depan, dia bisa menjadi ancaman bagi ras naga, maka menghentikan potensinya saat ini juga merupakan keputusan yang tepat menurut Kemmin.
Tangan Naga Kemmin bercahaya, kegelapan menyelimuti tangannya. Tangan besar itu mendekati kepala Riki.
”Kamu tidak akan mendapatkan apapun dengan keserakahanmu itu, Naga Kemmin. Tidak ada yang abadi di dunia ini, bahkan di duniaku yang sebenarnya. Ada Tuhan yang tidak akan pernah tidur, mereka yang disesatkan keserakahan akan hancur oleh kekuatannya sendiri!” kata Riki terbata-bata, dia juga terlihat sangat lemah.
”Omong kosong! Mereka yang memiliki kekuatan akan menjadi dewa yang akan menguasai seluruh benua. Tidak hanya benua di dunia ini, aku akan datang ke duniamu yang indah itu, dan akan menguasai seluruh manusia dari tempat asalmu berada!” teriak naga Kemmin marah.
”Hal itu tidak akan terjadi, Naga Kemmin. Kamu tidak akan bisa keluar dari dunia ini, kamu akan hancur jika memasuki ke duniaku!”
”Aku tidak peduli! Dan aku tidak butuh omong kosongmu. Matilah sekarang juga!”
Woossh!
Tangan naga Kemmin maju lebih dekat ke kepala Riki, energi kehitaman mulai mengitari kepala Riki. Dan, energi itu mulai menusuk kulit wajah Riki.
AAAAAAHH!
”Matilah sekarang, Riki!” teriak Naga Kemmin.
***
”Riki! Bangun Riki! Bangun Riki! Aku akan melakukan apapun, ambil jiwaku jika hal itu bisa membuatmu bangun, Anakku!” teriak Irma.
Irma memeluk kapsul game puteranya, dia bahkan sampai jatuh tubuhnya ke bawah. Sendi memeluk Ibunya, Ibunya terlihat khawatir dan meneteskan airmatanya. Sendi juga heran, tubuh Riki di dalam kapsul nampak berkeringat begitu banyak. Hal itu terlihat dari kaca penutup kapsul game. Padahal, dalam kapsul dilengkapi dengan alat kesehatan yang sudah ditanamkan di dalamnya.
Ada sesuatu yang terjadi dengan Kakaknya!
Hal itu juga menjadi hal kenapa Ibunya begitu khawatir kepada Riki. Kapsul game Sky Legend tidak bisa dibuka dari luar, hal itu tersegel. Hanya Player di dalam yang bisa membukanya dengan akses miliknya.
”Riki! Bangun Riki!”
Irma kembali berdiri dan meneteskan airmatnya di kaca kapsul game, dan tiba-tiba aliran energi astral bercahaya. Keluar dari tangan Irma, meresap ke dalam kapsul game. Sendi melihat hal ajaib tersebut. Dan saat itulah, Ibunya, Irma tak sadarkan diri dan jatuh terduduk lemah. Dia pingsan, Sendi menahan tubuh Ibunya agar tidak jatuh.
Apa yang terjadi sebenarnya?
Sendi kebingungan dan melihat ke dalam kaca kapsul game. Dia berharap, Kakaknya itu segera bangun!
***
”Matilah sekarang, kau manusia!” teriak naga Kemmin.
Wuuunnngg! Woooossshh! JEGLAR!
Apa itu!
Suara dari langit begitu memekakkan telinga, di antara serpihan jiwa energi yang masih mengitari naga Kemmin dan Riki. Ada sebuah cahaya berpendar dari langit sebuah cahaya yang begitu besar muncul. Lingkaran cahaya muncul di atas langit.
”Apa yang terjadi?” Naga Kemmin bingung dan melihat ke langit, cahaya besar itu mulai bergerak dan dengan kecepatan tinggi mulai mengarah pada mereka. Energi cahaya itu begitu cepat, bagaikan meteor super besar yang akan menghantam ke arah Kemmin dan Riki.
Naga Kemmin gemetar dan menjauh dari arah serangan cahaya itu. Dia mundur dan energi cahaya itu menghantam dengan cepat ke arah tubuh Riki yang masih terjerat energi akar hitam.
Ledakan energi cahaya besar terjadi.
Brush! Boooomm!
Naga Kemmin bahkan terpental ke belakang, dan dia segera menggunakan energi defensif agar tidak terpental terlalu jauh. Matanya masih silau dan cahaya berpendar-pendar di depan Naga Kemmin tepat di tempat energi besar itu menabrak Manusia bernama Riki. Apa itu! Energi apa yang begitu besar turun dari langit? Kemmin kebingungan.
***
”Riki! Riki!”
Riki berada di ruangan serba putih, dia terduduk dan kebingungan karena tidak melihat apapun. Dan, sebuah panggilan atas namanya terdengar dari atas. Riki melihat ke atas, itu sketsa Ibunya dalam bentuk astral dan tembus pandang. Pakaiannya serba putih dan memakai jubah serta penutup kepala yang berwarna putih juga.
Ibunya nampak bercaya dan melayang di udara.
”Ibu ..., apa yang terjadi?”
Ibunya, Irma tersenyum. Dia menghulurkan kedua tangannya yang bercahaya ke arah Riki, Riki tak paham hal itu. Namun, dia selalu percaya pada Ibunya, apapun yang terjadi. Riki juga ikut menghulurkan kedua tangannya dan menyambut kedua tangan bercahaya Ibunya.
”Bangunlah, Riki! Jadilah Legenda dan selamatkan umat manusia!”
Splash!
***
Wooossh! Booom!
Ledakan energi terjadi, sisa serpihan jiwa energi yang melayang dengan cepat di udara. Serpihan jiwa itu seolah tertahan oleh kekuatan cahaya yang besar.
Apa yang terjadi!
Naga Kemmin melihat hal itu sambil menutupi sedikit pandangannya, karena angin energi yang begitu kuat. Tekanan yang sangat kuat terjadi di tengah ledakan energi besar. Dan, energi besar itu pecah.
Booom!
Nampaklah Riki yang melayang di udara, matanya bercahaya menatap ke arah Naga Kemmin. Serpihan jiwa yang tersisa diserap seluruhnya oleh Riki.
”Bagaimana kamu bisa melakukannya lagi! Siapa dirimu sebenarnya, Manusia!” teriak Naga Kemmin bersiap bertarung.
Riki menajamkan matanya pada Kemmin, saatnya penghakiman yang sebenarnya.
Ibu ...! aku akan menyelamatkanmu segera!
[Segel kekuatan dari mata Light Speed Crimson diaktifkan! Segel ketiga diaktifkan]
[Legenda Ksatria Naga]
Woosshh!