Legenda Tombak Halilintar
Pelatihan Penyucian Jiwa
Pertempuran dahsyat masih terjadi di Benua Azalea. Para ksatria yang sudah datang membantu Riki masih bertarung melawan klan Naga. Pasukan Genos berada di pihak klan Naga, para Ksatria tak gentar dan mereka masih bertarung. Namun, para pasukan Genos sudah mengetahui bahwa mereka sudah kehilangan jejak Riki, titik koordinat yang muncul sebagai tanda keberadaan Riki telah menghilang.
Target mereka adalah Riki, dan kini Riki sudah menghilang.
Permusuhan para ksatria dan pasukan Genos memang sudah sangat lama terjadi. Korban kematian ada pada kedua belah pihak. Pertarungan ini juga merupakan pertarungan yang besar, setelah lama mereka tidak bertemu dalam pertarungan. Saat itu, Dark Shadow dan Gayatri datang ke tempat tersebut. Hal itu karena Gayatri mendapatkan titik koordinat, di mana Riki berada saat penyerbuan, dan misi untuk membunuhnya.
Pertempuran dahsyat terjadi di semua sisi, Dark Shadow segera masuk ke pertempuran dan membantu para Ksatria. Gayatri bingung hendak melakukan apa, dia adalah anggota Genos. Namun, dia juga ingat nasehat Riki, untuk memilih yang terbaik meski dalam game. Gayatri pun memutuskan untuk tidak akan menjadi jahat lagi mulai sekarang.
Dia juga akan mewakili negara dalam turnamen global. Dia sudah memiliki keyakinan untuk berhenti dari Genos. Dia melihat bagaimana Riki juga menjalani hidupnya sebagai ksatria di dalam game.
Benar! Gayatri akan menjadi sosok yang baik sekarang meskipun di dalam game. Dia akan melepaskan dirinya dari jeratan Genos. Pemerintah juga sudah menjamin kesehatan adiknya, jadi tidak ada lagi alasan yang membuatnya harus bertahan di Genos.
Woosh!
”Hujan Api!” teriak Gayatri, dia mengarahkan serangan sihir kuatnya pada pasukan Genos. Dia tersenyum, baru kali ini dia merasakan pertempuran dengan penuh semangat. Dia mengambil misi kebaikan, dan tak lagi memikirkan kejahatan dan misi dari Genos.
Gayatri melayang di udara, dan dia bertarung bersama para Ksatria. Dari pertarungan, Dark Shadow mengayunkan pedangnya dan menghancurkan begitu banyak pasukan jahat dari Genos. Bahkan, Dark Shadow juga menebas Player yang memilih misi kejahatan. Dia melihat ke arah Gayatri yang kini berada di pihak Ksatria, dan ikut menumpas Genos.
Dareen melihat pengkhianatan dari Gayatri, dia pun melesat dengan kedua pedangnya. Dia melesat ke arah Gayatri. Serangan kuat dari Dareen yang terkenal dengan Player assassin dan warrior. Kecepatan dan damagenya kuat. Dia menyerang dan dihadang energi penghalang yang kuat yang tercipta dari kekuatan Gayatri.
Woosh! Boom!
”Pengkhianatan akan berakhir dengan kematian!” teriak Dareen dan serangan kuatnya masih membentur perisai energi yang kuat.
Klang! Klang! Klang!
***
Riki sudah bersiap untuk melakukan pelatihan apapun, dia melihat ke atas. Sosok yang berada di atas adalah legenda Rebecca, dia sedang melayang di udara dan rambutnya menyala merah dan terbakar.
”Bersiaplah menahan serangan energimu sendiri, Ksatria Riki!” kata Legenda Rebecca. Sebelumnya, Rebecca sudah mengajarkan pada Riki untuk mengeluarkan energi yang ada dalam tubuhnya. Energi dari ribuan pecahan energi yang terkumpul dalam tubuhnya. Energi itu masih tersimpan dalam tubuh Riki, dan belum menyatu dalam kekuatan Riki secara penuh.
Riki sudah diajarkan bagaimana caranya membuka segel kekuatan energi dari luar yang belum menyatu. Riki harus mengeluarkan pecahan energi dari ribuan, atau bahkan ratusan ribu energi itu agar keluar dari tubuhnya. Saat itulah, Riki harus menggunakan kekuatan internalnya, untuk mengikat energi yang besar itu menjadi bagian dari kekuatannya.
[Proses Penyatuan Jiwa membutuhkan proses yang menyakitkan, menguatkan mental dan juga membutuhkan keyakinan yang tinggi bagi Player. Keberhasilan penyucian jiwa akan membuat Player melebihi kekuatan Legenda]
[Mental terkuat Player dinyalakan, tittle Player Mental Player Terkuat]
”Aku sudah siap, Legenda Rebecca. Tolong bantu aku!” kata Riki, dia memejamkan matanya. Konsentrasi tingkat tinggi didapatkan, dari atas Legenda Rebecca membuka kedua tangannya untuk bersiap membantu Riki.
Sementara, Legenda Thorgus melihat dari sisi cukup jauh. Kali ini, biarlah Rebecca yang memberikan arahan pada Ksatria Riki terlebih dahulu. Thurgus juga melihat bahwa, mungkin takdir kali ini berpihak pada kebenaran. Mungkin, Riki adalah takdir langit untuk dapat menghancurkan Genos.
Mata Riki terbuka, dan tubuhnya mengeluarkan energi yang berpendar-pendar. Energi seperti bayangan makhluk bercahaya. Jumlahnya, ribuan atau bahkan puluhan ribu, atau ratusan ribu. Terus berputar di atas tubuh Riki, dan terus keluar dari tubuhnya.
Saatnya bagi Legenda Rebecca untuk membantu. Dia mengalirkan energi merah terbakar dari kedua tangannya.
Wuunngg!
Woossh!
Sebuah dinding melengkung menutup Riki dalam ukuran yang besar. Mengurung semua energi pecahan jiwa yang terus keluar dari tubuh Riki. Tidak ada yang boleh keluar, saatnya bagi Riki untuk melakukan penyucian jiwa sebagaimana Rebecca sudah mengajarinya.
Rebecca cukup kaget, betapa energi yang begitu banyak disimpan oleh Ksatria Riki dalam tubuhnya. Dia bisa menahan energi sebanyak itu tanpa merusak tubuhnya. Pantas saja, Dasatama dan Lotus memberikannya kepercayaan. Mental dan keyakinan yang kuat! Dia adalah ksatria yang dipilih oleh langit.
[Penyatuan dilakukan, Penyucian Jiwa untuk menjernihkan energi]
Riki menguatkan tangan kanannya, dia fokus untuk mendapatkan semua pecahan energi jiwa. Dia menggunakan kekuatan kontrol pada tangan kanannya. Memaksa semua pecahan energi itu menjadi satu dalam penyucian. Berat, dan sangat berat. Mereka, masing-masing pecahan energi jiwa seperti memiliki keinginan masing-masing dan tidak mau disatukan.
[”Ingat Riki!”] suara dari Tombak Halilintar yang menyemangati Riki, [”Ada pepatah yang mengatakan, seorang pemimpin sejati adalah mereka yang bisa menyatukan perbedaan!”]
Menyatukan perbedaan?
Tombak Halilintar sedang mengajarkan pada Riki, tentang ketulusan untuk menyatukan perbedaan. Benar apa yang dikatakan oleh Tombak Halilintar. Hanya ketulusan yang dapat menyatukan perbedaan.
[Kekuatan kesungguhan dan pantang menyerah, Mental Player diperkuat]
HIIIIIAAAAAAAAA!
Slap! Slap! Slap!
Cahaya di tengah muncul dari putaran pecahan energi jiwa. Satu-persatu pecahan jiwa itu tersedot, dan menyatu dalam lingkaran cahaya yang dibentuk Riki. Energi terus-menerus dari pecahan jiwa menyatu ke dalam lingkaran cahaya. Cahaya itu semakin besar dan berpendar-pendar karena pecahan jiwa terus masuk. Riki mengontrol dengan tangannya. Mempertahankan bola cahaya agar tidak pecah. Konsentrasinya diperkuat.
Slap! Slap! Slap!
Gelombang penyatuan terus terjadi, hingga pecahan jiwa itu habis dan terbentuklah bola bercahaya berpendar-pendar.
”Serap energi itu dan satukan dengan kekuatanmu, Riki!” teriak legenda Rebecca.
Riki paham, dia menarik energi bola berpendar itu mendekat ke arahnya. Bersiap untuk penyatuan, Legenda Rebecca mengatakan bahwa penyucian cukup menyakitkan bagi tubuh seseorang.
Namun, Riki sudah membulatkan tekadnya. Energi itu pun ditarik perlahan dan mendekat ke arahnya. Apapun akan dilakukannya untuk mencapai puncak dan mengalahkan Genos.
Rasanya mulai panas, seperti berada di depan api yang membara.
”Jadilah kekuatanku!”
Riki menariknya, dan tubuhnya fokus menerima energi besar tersebut.
Splash! Brush!
Wooosh!
Booom!
AAAAAAAAAAHHHHHH!