Legenda Tombak Halilintar
Legenda atau Pecundang!
Rendra segera meminta Tank untuk menahan serangan para Orc tersebut. Alpha yang memang tank menyadari hal itu, Santi juga paham dengan tugas mereka.
Alpha dan Santi paham dan mereka maju dengan menggunakan senjata mereka. Mereka mengarahkan senjata pada Orc Spartan yang tingginya hampir 3 meter dan jumlahnya ribuan. Mereka menyerbu bersamaan.
Kekuatan Tank memang luar biasa, ketika mereka menggunakan kekuatan mereka. Maka, efek slow dan kurungan energi dilepaskan. Alpha menghantamkan pedangnya yang besar ke tanah, dan efek energi maju serta membuat bumi bergetar di depannya. Para Orc Spartan terkena efek Slow dan energi mereka berkurang karena efek tekanan.
Kekuatan Santi berbeda, dia menggunakan pedang dan perisai. Dia mengangkat pedangnya dan menggerakkan kedua senjatanya. Efek energi dilepaskan, ratusan Orc Spartan yang terkena efek slow ditabrakkan dengan kontrol energi, ketika pedang Santi diayunkan. Para Orc kehilangan kontrol diri mereka da mereka bertabrakan.
Brush! Boom!
[Efek kontrol, Player mengambil alih kontrol lawan dalam waktu 7 detik]
Orc Spartan dipaksa saling bertabrakan, dan ada sekitar seratus Orc Spartan yang kehilangan kendali dan saling bertabrakan.
”Serang!” teriak Alpha.
Lima orang Player pun memahami situasinya, saatnya untuk bertarung. Player Assasin, Joni, dia melesat dengan kecepatan tinggi dan menggunakan dua pisau di tangan kanan dan kiri. Dalam hitungan detik, puluhan Orc Spartan sudah dilumpuhkan. Rindi menciptakan energi kosmik di atas para Orc Spartan dan menghantamkannya ke bawah.
Slash!
Booom!
Pertarungan sengit berlangsung di semua sisi. Rendra yang levelnya paling tinggi, dia dengan mudah menghadang serangan para Orc, dia mementalkan beberapa Orc Spartan dan energi pedangnya diputar sambil melompat.
Booom!
Ledakan besar terjadi, dan beberapa Orc bahkan terbelah karena energi pedang milik Rendra. Mereka semua panen Experience, hal itu bagus untuk menambah kekuatan mereka serta membuat mereka semakin dekat dengan kenaikan level. Semua Player sudah terbiasa dalam pertarungan, sehingga mereka memiliki pengalaman bertarung yang baik. Mereka semua pasti Player yang sudah bermain lama dalam permainan Sky Legend.
Riki hanya masuk dalam tim raid ini untuk belajar bagaimana para Player bekerjasama. Jadi, dia menggunakan kekuatan bertarungnya secara normal. Ketika Player lain membunuh lima, maka Riki hanya membunuh satu atau dua Orc Spartan.
Pertarungan di semua sisi nampak sengit, para Player merasakan sensasi menjadi manusia super dengan menaikkan level dan kekuatan mereka. Skill yang kuat yang mereka pilih dengan fokus pada kekuatan khusus. Mereka telah menjelma menjadi orang kuat di dalam Sky Legend. Dan, mereka semua puas dengan kemampuan mereka.
Para Orc Spartan tersisa 20 saja, King Orc yang duduk kini mengambil tombaknya dan bersiap bertarung. Pasukannya sudah dihabisi dan saatnya bagi King Orc turun tangan. Semua Player tahu bahwa Bos Monster di suatu Dungeon, tentu jauh kekutannya dengan pasukannya. Mereka semua juga bersiap.
King Orc melompat ke arah para Player yang sedang bertarung. Tombaknya ditarik dan dia mengincar salah satu Player. Prilly adalah target utama, kecerdasan dalam sistem Bos Dungeon mungkin selalu diupgrade developer, dan dia mengayunkan tombaknya ke Prilly. Riki yang paling dekat dengan Prilly, Prilly tak bisa mengelak dan Riki mengambil inisiatif.
Klang!
Riki menangkis serangan tombak King Orc dengan tombaknya, refleksnya sangat tepat. Dia sudah tahu serangan itu mengarah pada Player Prilly.
Brush!
Kekuatan tekanan yang kuat, Riki tidak menduga bahwa tekanan dari tombak milik King Orc sangat kuat. Saat itu, para Player lainnya menghabisi Orc Spartan yang tersisa, dan sekarang hanya tinggal King Orc yang masih hidup di dalam Dungeon itu.
[Anda menerima damage 50 energi power dari tekanan King Orc]
[Anda dipulihkan oleh regenerasi power dari kekuatan Healer]
Riki merasakan energinya pulih seketika, itulah kemampuan dari Player Healer yang mampu menambah energi power. Kekuatan Riki menjadi pulih seketika, maka Healer adalah Player pertama yang harus dilindungi dalam tim. Mereka adalah kunci bertahannya tim dalam pertarungan.
Para player menyadari Riki yang kesulitan, Santi yang merupakan Tank dan Joni Assasin, mereka melompat ke arah King Orc agar Riki bisa lepas dari tekanan tombak King Orc.
Wuushh!
Santi lebih dulu, dia menggunakan kekuatan perisai di tangan kirinya untuk menghempaskan tubuh King Orc dari belakang. Namun, mata King Orc melihat ke arah serangan di belakangnya. Dan, dia membuat tubuhnya mengeluarkan gelombang tekanan.
[Kekuatan serangan dikurangi hingga 90 persen, anti damage dari Tank diaktifkan]
Kekuatan King Orc sangat kuat, bahkan serangan perisai terbentur dinding energi.
”Speed Wind!” Joni tahu saatnya bertindak, dia membentuk zig zag, kecepatannya tak terlihat lagi. Joni menggunakan skill terkuat, dan ribuan serangan dari dua belatihnya membentuk ribuan serangan ke seluruh tubuh King Orc dan melewatinya.
[Kecepatan dan damage ditingkatkan maksimal]
Klang! Klang! Klang!
[King Orc, Armor Super Orc yang dimiliki King Orc menahan 90 persen dari serangan Player yang cepat]
King Orc marah, serangan dari dua orang sekaligus, baik Tank dan juga Assasin ditahannya. King Orc terpaksa melepaskan tekanannya pada Riki. King Orc menggunakan kekuatannya dan dia menguatkan dirinya, ledakan dari energi di tubuhnya dikeluarkan.
Tiga Player terpental beberapa meter dan didorong kekuatan yang kuat dari King Orc.
Luar biasa! Riki merasakan tubuhnya seperti terbakar.
[Anda menerima damage 200 energi power, Mantel Bajra otomatis diaktifkan. Anda menerima 100 damage power karena dikurangi dengan kemampuan item Mantel Bajra]
Kekuatan King Orc hanya selisih di bawah kekuatan Basilisk. Jadi, ini yang membuat Dungeon King Orc harus diselesaikan dengan kerjasama tim, dan membentuk tim dengan semua kelengkapan role player.
Rindi tahu apa yang harus diselesaikan saat ini, ”Kepung dengan Role Tank dan Fighter, sisanya berikan damage terkuat. Gunakan kombo saat King Orc terkurung!” Rindi memang ahli dalam strategi perang dengan menggunakan tim. Dan, sarannya itu memang sangat tepat.
Kekuata King Orc tidak bisa diremehkan. Dia memang raja yang kuat. Empat orang mengepung King Orc, Assasin bersiap. Dua penyihir dari arah belakang dan mempersiapkan ultimate serangan terakhir mereka.
Dua tank maju dan memberikan serangan terkuat mereka. Rendra melompat dengan pedang yang memiliki damage tertinggi. Riki membuka celah, dan menerjang dengan tusukan tombaknya. Dua Tank mengurung King Orc sekuat tenaga, meskipun King Orc mampu mengurangi damage dan efek dari serangan tank tersebut.
Rendra dengan damage kuat, pedangnya menghantam King Orc dari atas. King Orc menggunakan energi pusaran badai.
[King Orc menggunakan putaran badai, kekuatannya terus bertambah setiap kali dia memberika damage pada lawan dengan tekanan energinya]
King Orc memang terkena empat serangan dari para Player, tapi dia menggunakan senjatanya untuk berputar dan memberikan damage pada Player. Jadi, setiap energi yang dikurangi karena damage, menjadi seimbang karena dia juga mendapatkan tambahan energi power.
Tidak akan ada habisnya!
Joni segera menggunakan ultimatenya, dia melompat ke atas dan menggunakan semua kekuatannya. Semua Player tahu bahwa damage terkuat adalah Assasin ketika menggunakan ultimate terkuatnya. Namun, mereka biasanya hanya bisa menggunakan sekali dan cooldown atau jaraknya lama untuk bisa digunakan lagi.
”Mundur semua!” teriak Joni yang bersiap.
Empat Player yang sebelumnya menyerang bersamaaan paham dan segera melompat mundur. Energi dikumpulkan oleh Joni. Prilly paham akan hal ini, dia menggunakan kedua tangannya dan menargetkan King Orc yang masih berputar dengan skill badainya. Dia membuat segitiga dari jari telunjuk dan ibu jari, yang disatukan antara tangan kanan dan kiri, lubang tengah adalah King Orc yang ditargetkan. Ini adalah salah satu skillnya yang hanya bisa bertahan tiga detik.
[Lock Target, menahan target tiga detik]
King Orc berhenti berputar, dia memaksa tubuhnya untuk bergerak tapi tetap tidak bisa. Dia terkena segel.
Satu detik berjalan dan detik kedua, Joni bagaikan sebuah meteor yang sangat cepat dan jutaan energi berkilauan menghempas tubuh King Orc yang terkunci. Kedua belati Joni berubah menjadi energi pedang raksasa dan ada dua. Keduanya bergantian dan dilepaskan bersamaan dengan tubuh Joni yang melewati tubuh King Orc.
Damage diberikan maksimal.
Brush! Boom!
Joni kelelahan dan melompat ke sisi lain. King Orc terbakar dan tubuhnya terkena serangan tersebut, sehingga menimbulkan kerusakan pada tubuh King Orc. Kekuatan serangan yang dahsyat. Dan, giliran Rindi yang merupakan level tinggi pada penyihir. Ini adalah serangan penutup. Sebuah bulatan energi besar muncul besar di atas tangannya yang terbuka ke atas.
Energi Rindi Semakin besar dalam waktu sekejap, dan dilemparkan ke arah King Orc, saat King Orc tengah terkena damage kuat dari Joni, yang memberikan serangan assasin terkuat. Serangan dari Rindi adalah serangan penutup.
Booom! Duar!
Ledakan energi dan tubuh King Orc pecah. Mereka menang, tim raid tujuh orang berhasil dan hanya tersisa tubuh King Orc yang pecah.
[Tim Alpha mengalahkan King Orc, hadiah kristal 100.000 diberikan pada tim. Hadiah Item, dua senjata tipe rank Epic. Pedang Badai dan Putaran Kapak]
Hadiah yang menggiurkan dan mereka berhasil. Mereka berkumpul, mereka bingung untuk membagikanya sekarang. Apakah mereka akan membaginya rata, karena ada juga Player yang levelnya paling rendah yaitu Riki. Jika dibagi rata maka itu akan membuat Riki paling beruntung, hal itu karena partisipasinya dalam mengalahkan Bos Monster adalah yang paling kecil.
Tapi, Rindi berbeda dan meminta tetap dibagi adil. Rendra dan Alpha masih belum menerima. Agak lama mereka memikirkan hal itu. Mereka terlihat sedang berdebat.
Crop!
Crop!
”Apa yang kalian lakukan!” Prilly tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Saat mereka tengah berpikir jalan yang terbaik untuk membagi hadiah kristal dan item. Dua orang Player sudah dibuat logout. Terjadi PK, dan yang melakukannya adalah Alpha dan Rendra yang menusuk dua player dari belakang dengan tiba-tiba. Jadi, perselisihan mereka hanya untuk membuat hal ini?
Kakak beradik, Santi dan Joni tak menduga, mereka ditusuk dari belakang dan langsung Logout dari Sky Legend. Mereka pasti akan berhenti bermain untuk satu hari dengan kematian Player di dalam permainan.
Tersisa Riki dan Prilly yang kini mundur ke belakang perlahan. Tiga orang Player melihat mereka dengan pandangan yang seolah akan melumat keduanya. Mereka maju langkah demi langkah. Jadi sebelumnya, mereka seolah bingung hendak membagi tapi mereka sudah punya keinginan untuk mendapatkan hadiah itu khusus mereka bertiga.
”Biarkan kami pergi. Dan, hadiahnya silakan kalian ambil sendiri. Kami tidak membutuhkan hadiahnya lagi,” kata Riki yang mencoba mengambil jalan tengah untuk melindungi Prilly.
”Ha.. ha.. ha..!” tawa Rindi, ”Kalian tetap harus menikmati rasanya log out oleh kami. Jadi, kalian pilih melawan, atau menyerah saja dan kami tetap akan membunuh kalian!”
Pandangan ketiga player tetap saja seperti iblis, mereka melihat dengan mata melotot dan puas. Mereka terus maju.
Klap!
[Lock Target diaktifkan]
Itu adalah kekuatan dari Player Prilly, dia menahan ketiga Player dengan kekuatannya yang tersisa!
”Pergilah Riki, aku akan menahan mereka. Selamatkan dirimu!” kata Prilly.
Riki merasa dikasihani sekarang. Player yang lemah, sampah dan pecundang. Selamanya selalu dianggap lemah! Dan kini, dia harus dilindungi oleh seorang wanita!
Riki harus memutuskan, dan dia memilih menjadi legenda! Matanya menyala dan saatnya untuk memulai debutnya sebagai Legenda!