Legenda Tombak Halilintar
Lima Developer Turun!
Ganoa, Monster raksasa berbentuk Banteng dan memiliki tanduk di seluruh kepalanya, dia menyerang Riki dengan kecepatan tinggi. Energi yang kuat, tapi Riki tidak menghindar saat Ganoa menerjangnya. Dia tak akan lari lagi, dia menarik kekuatan tombaknya dan menggunakan kekuatan Tusukan energi Halilintar untuk menghadang serangan Ganoa.
[Tusukan Halilintar diaktifkan]
Brush! Booom!
Kekuatan energi pedang menembus Ganoa yang menerjang, dan tubuhnya hancur. Ketebalan tubuh Ganoa tak bisa menahan tusukan halilintar. Serangan itu menghancurkan beast Ganoa.
Tubuh Ganoa pecah dan tersisa data-data yang terbang ke langit.
[Anda mengalahkan Ganoa, experience dan stat meningkat]
Berakhir sudah!
Riki dan rekan-rekannya mendapatkan lencana mereka. Mereka juga berhasil mengalahkan puluhan beast kuat yang mengepung mereka sebelumnya. Riki yakin, bahwa banyak sekali beast yang menghalangi tim lainnya untuk mendapatkan lencana mereka. Hal ini pasti merupakan salah satu hambatan dalam mendapatkan lencana.
Hal selanjutnya yang harus mereka hadapi adalah tim player lawan. Namun, musuh berupa beast tetap masih banyak, karena ada 1000 beast kuat dilepaskan. Jika mereka semua bukan seorang player kuat, mereka semua pasti sudah dibantai oleh beast kuat yang dimasukkan dalam pertandingan final ini.
Woosh!
Ruangan memerah! Tanda lokasi menyempit sudah tiba.
Ada tanda bahwa ruangan mereka mulai ada gambaran siluet merah dari arah kejauhan. Ruangan di dalam putaran final mulai dipersempit. Riki menyadari bahwa mereka akan digiring di satu tempat, untuk bertarung dan memperebutkan lencana dari tim lawan. Hal itu agar semua tim bertemu kdi titik tempat yang sudah ditentukan. Jadi, lima tim player akan bertemu dan pertandingan lima tim akan menjadi puncak pertempuran.
Hal itu untuk menentukan, tim mana yang akan mendapatkan lencana terbanyak dan keluar sebagai pemenang dalam turnamen global kali ini.
”Tempat sudah dibatasi, sepertinya sudah saatnya untuk pertempuran akhirnya!” kata player Dinda. Mereka berlima bergerak untuk menjauhi arah warna merah yang mendekati mereka. Arah yang harus dituju adalah ke arah berlawanan. Pertempuran akhir sudah di depan mata, tapi mereka tetap menemukan beast kuat di setiap perjalanan mereka. Mereka pun mengalahkan banyak beast dalam perjalanan, mereka juga menghindari areal merah yang semakin menyempit.
[Hindari areal merah, areal yang menyempitkan ruang dimensi dalam putaran final. Jika anda terkena areal merah maka anda akan terlog out]
Tim Player tidak punya pilihan kecuali melanjutkan perjalanan mereka. Dan, mereka tetap saja bertemu dengan begitu banyak beast kuat. Pertarungan di setiap sisi terjadi. Empat tim player lainnya juga mengalami hal yang sama. Namun, mereka dapat mengalahkan para monster beast kuat tersebut. Meskipun, mereka juga mengalami kelelahan karena monster yang menyerang mereka sangat banyak dan juga kuat.
Bagaimana tidak kuat, mereka merupakan bos dungeon tingkat enam yang merupakan tingkat nomor dua tersulit. Tingkat tertinggi dari dungeon adalah tingkat tujuh, dan tingkat tujuh hanya sedikit atau langka di dalam Sky Legend.
Saat kelelahan mereka mulai di puncak, mereka keluar dari masing-masing bukit. Tiap tim player sudah berada di areal yang ditentukan sebagai penentuan dalam putaran final ini. Mereka semua masih utuh dalam tim masing-masing. Setiap tim menyadari bahwa mereka semua pasti sudah sangat kelelahan. Dalam perjalanan, mereka sudah menghadapi para monster kuat yang ada di putaran final ini. Mereka sudah bertarung untuk mencapai tempat ini.
Di tengah dari kelima tim player yang sudah berkumpul, sebuah tongkat yang menyala di bagian ujungnya. Itu pasti senjata sihir yang kuat. Item sihir yang memiliki berlian lonjong berada di atas tongkat itu. Tongkat itu melayang di udara.
Lima tim player penasaran, item apa yang melayang tersebut. Mereka belum ada yang berani bertindak. Mereka tengah dilihat oleh semua penonton dari seluruh penjuru dunia. Mereka tidak boleh salah melangkah. Ini adalah puncak, kemenangan di depan mata mereka.
[Lencana terbanyak yang dimiliki tim player akan menjadi pemenang dalam kompetisi ini. Durasi waktu sebagai permulaan 300 detik]
Lima menit! Mereka diharapkan untuk bertindak. Tim player bisa saja melakukan penyerangan pada tim player lainnya untuk merebut satu lencana yang mereka pegang. Namun, mereka juga berhitung dengan cermat. Jika mereka bertarung dengan salah satu tim player, mereka akan kelelahan dan tim lainnya akan mengambil peluang dan mengalahkan pemenang dengan mudah.
Ini sesuatu yang sulit untuk dipikirkan lima tim player. Mereka tidak boleh asal bertindak. Hal itu karena ini bukan tim battle, melainkan champion yang terdiri dari lima tim player. Semua tim bisa memikirkan strategi apapun untuk menang dan mendapatkan lencana terbanyak.
Tak ada yang bergerak, mereka semua masih saling mengamati.
”Kita tidak perlu bergerak,” kata Bayu, ”Kita akan menunggu apakah ada tim player lainnya yang berani menyerang kita atau tim lainnya lebih dahulu.”
Dan, hingga waktu berakhir. Belum ada yang bergerak, lima tim player yang bertanding itu merupakan tim terkuat di seluruh dunia. Jika mereka salah melangkah, mereka akan kehilangan kesempatan emas dan menjadi juara turnamen ini. Mereka pun menunggu waktu habis.
[Waktu habis, 300 detik yang disia-siakan. Hukuman diberikan, sanksi atas diamnya player dan tidak ada lencana yang berpindah dari tim player lain]
[Hukuman diberikan]
Woooosh!
Apa itu! Tongkat di tengah para tim player menyala. Ada energi yang dilepaskan ke langit dengan sangat kuat. Cahaya itu menembus awan dan pecah di langit, seketika cahaya itu menyebar ke seluruh penjuru langit. Langit dipenuhi cahaya, lima tim player tak percaya melihat hal itu dan kagum dengan cahaya yang sangat menyilaukan mata.
Penonton di seluruh duia yang menyaksikan secara streaming juga takjub. Baru kali ini ada kejadian luar biasa di dalam game.
[Semua player di dalam Sky Legend, terlog out kecuali player yang sudah ditentukan untuk berada di dalam game]
[Player terlog out]
[Player terlog out]
[Player terlog out]
.....
Kejadian aneh terjadi, semua player di seluruh dunia tiba-tiba dipaksa untuk log out oleh sistem. Seperti terjadi lag atau bug dalam game, atau terjadi maintenance game. Semua kehebohan terjadi di seluruh dunia. Tidak ada yang tersisa dari player yang sedang bermain Sky Legend. Mereka semua terpaksa keluar karena sistem game mengeluarkan mereka semua.
Mereka bukan terbunuh di dalam game, melainkan seperti player yang sedang log out atas kemauannya sendiri. Semua player yang terlog out paksa, mereka mencoba login namun mesin kapsul Sky Legend eror, ketika mereka semua ingin login ke dalam game kembali.
Hanya ada pemberitahuan kepada semua player di dalam kapsul mereka, sebuah layar di depan kapsul menyala. Itu adalah alat pemberitahuan dari developer.
[Saksikan pertandingan final yang melegenda, mereka yang tidak menonton akan menyesal seumur hidupnya]
Tulisan itu sama dalam berbagai bahasa di seluruh dunia, pada akhirnya semua player yang berjumlah lebih dari dua milyar penduduk di bumi. Mereka melihat pertandingan final turnamen global. Saat itulah pemberitahuan muncul di dalam final pertandingan.
[Sejarah Sky Legend dimulai, Developer memberikan akses]
[30 Player yang tersisa di dalam Sky Legend, tidak ada yang lain selain mereka yang sedang berada di Sky Legend]
30 player yang tersisa. Semua player lainnya terlog out. Para player dari tim masing-masing negara semakin heran. Ada apa dengan pemberitahuan, dan juga keganjilan yang terjadi saat ini.
[30 Player yang ada di dalam Sky Legend, 25 adalah player yang sedang menyelesaikan final pertandingan global. Dan lima lagi, adalah developer game yang juga berada di Sky Legend, untuk menyaksikan secara langsung pertandingan final turnamen global kali ini]
Wooosh! Splash!
Langit bercahaya di pertandingan final.
Lima orang turun dengan sebuah alat seperti pelindung yang kuat, mereka turun berbaris dan menjadi penonton khusus pertandingan final tersebut.
Tongkat yang melayang terus berpijar dan cahayanya menembus langit.
[10.000 beast terkuat dilepaskan di arena final]
Apa!
Apakah ini pembantaian?