Legenda Tombak Halilintar
Kamu Harus Berhenti Sekarang!
Elena sudah tidak memiliki peluang untuk menghindari serangan dari Albert. Bahkan, empat rekannya sudah tidak mampu menghadapi serangan kuat dari Albert. Dan kini, serangan senjatanya diarahkan para Elena. Dia sudah pasrah, mungkin ini adalah akhir dari timnya di pertandingan turnamen global kali ini.
Woosh!
Klang!
[Skill kecepatan, God Speed diaktifkan]
Albert kaget, saat pedangnya hampir mengakhiri player Elena, ada senjata yang tiba-tiba menghadang pedangnya. Pedang penghancur miliknya, mampu ditahan oleh senjata tersebut. Dan, Albert baru menyadari ada player yang sudah berdiri di depan Elena dan memegang senjata untuk menahan serangannya.
Itu adalah ...
Ksatria Riki! Benar, dialah orangnya. Player yang dilaporkan pasukan Genos sudah membuat pasukan Genos kewalahan. Dia adalah ancaman bagi Genos, dan dia sangat kuat. Bahkan, dia juga yang sudah mengambil Gayatri dari Genos.
”Kamu rupanya, Player sombong yang ingin melawan Lord Guratin!” kata Albert sambil menguatkan tekanan pedangnya.
”Aku tidak peduli apa yang kamu katakan, selama kamu ingin membuat hal memalukan. Aku akan menghentikanmu!” kata Riki.
Wooosh! Brush!
”Matilah!” teriak Albert. Dia mengerahkan kekuatan pedangnya, Riki didorong begitu dalam. Dia terus menekan ke arah Riki, dia sudah memiliki item kuat yang diberikan Lord Guratin padanya.
Wooosh!
Serangan api abyss, serangan api itu menyerang ke arah Albert. Albert pun menarik kekuatan pedangnya. Dia mundur dan bergabung kembali dengan timnya. Riki pun terlepas dari tekanan Albert.
”Kamu tidak apa-apa, Nona player?” tanya Riki kepada Elena.
”Terima kasih atas bantuannya!” Elena mencoba berdiri, dia sudah menyerah, tapi player dari Jerman itu tetap ingin mengakhirinya.
”Ini lencana saya, anda berhak mendapatkannya, player dari Indonesia. Aku akan log out!” kata Elena. Dia menyerahkan lencana, dan Riki pun terpaksa menerimanya. Elena kemudian bersiap, tak ada lagi yang bisa diperjuangkan karena keempat rekannya sudah terlog out.
”Log out!” teriak Elena.
[Player tidak bisa melakukan log out, kecuali anda terbunuh dalam putaran final ini]
”Aku tidak bisa log out!” Elena kaget, dia tak bisa keluar dari Sky Legend. Riki pun kaget melihat hal itu.
[”Riki, itulah aturan yang berlaku saat ini. Player yang tersisa di Sky Legend hanyalah player yang mengikuti putaran final turnamen. Selain itu, ada lima developer yang melihat pertandingan ini. Satu lagi, tidak ada yang bisa keluar dari game, sampai pemenang ditentukan atau terbunuh dalam pertandingan ini”]
”Apa hal seperti itu mungkin?” Riki tak percaya dengan penjelasan Tombak Halilintar. Apa sebenarnya yang disembunyikan dari rahasia Genos, dan apa yang direncanakan Guratin? Apakah lima developer mengetahui tentang rencana yang disiapkan Guratin? Atau ..., bisa jadi ada developer yang memang menginginkan hal yang sama seperti Guratin!
Apakah hal itu mungkin!
21 player tersisa, mereka mulai memikirkan, apa yang harus mereka lakukan dalam kondisi seperti ini. Kekuatan Albert juga begitu kuat, tapi mereka semua adalah player yang memiliki kekuatan tak kalah hebat. Jadi, hanya tinggal mereka yang harus bertanding dengan kerjasama tim. Dari Amerika serikat, mereka sudah tidak punya harapan. Hanya tinggal satu orang saja, lencana juga sudah diberikan pada player dari Indonesia.
”Chin Ho, kita rebut lencana di pihak tim Jepang!” teriak Kim Nara pada Chin Ho. Chin Ho yang memiliki kecepatan pun segera paham. Mereka harus cepat bertindak, mereka harus berusaha mendapatkan lencana dari tim lainnya.
Chin Ho yang merupakan assassin segera menarik pedangnya, dia mengarahkan serangannya pada tim Jepang. Mereka harus bergerak, Jerman sudah lebih dulu bergerak meskipun belum mendapatkan lencana.
Wooosh!
Booom!
”Tidak semudah itu menaklukkan tim kami!” teriak Naomi yang melayang di udara. Dia menggunakan serangan sihir yang kuat. Chin Ho bahkan harus salto ke belakang kembali, karena serangan tenpa celah dari kekuatan sihir Naomi.
Pertempuran tim terjadi, antara tim Jepang dan Korea Selatan. Sementara, Elena sudah tak ada gunanya bertarung seorang diri. Riki memintanya untuk di belakang tim dari Indonesia, dia harus hidup hingga pemenang ditentukan. Setidaknya, hal itu yang bisa dilakukan Riki untuk menolong Elena.
Tim dari Jerman, dipimpin oleh Albert. Empat tim dari Jerman tak berani membantah, mereka berhadapan dengan tim dari Indonesia. Saat pertempuran masih terjadi, pertunjukan mengejutkan kembali dimulai.
[Tiga beast, bos dari Dungeon tingkat tujuh dilepaskan. Pertarungan menakjubkan akan menjadi tontonan yang luar biasa]
Apa lagi yang diinginkan oleh para Developer itu sebenarnya? Semua Player bingung, dan penonton di seluruh dunia, bahkan tidak bisa berkedip melihat semua hal di dalam putaran final. Para penonton, bahkan tidak mau beranjak di depan layar ponsel maupun televisi. Mereka benar-benar terhipnotis, untuk melihat pertarungan hebat dalam final turnamen global yang disiarkan secara langsung.
[Dark Seid raja dari dungeon tingkat 7 dipanggil ke dalam pertandingan putaran final turnamen global]
Dari arah ujung arah lain, data muncul dan membentuk monster besar dengan dua tanduk yang meruncing ke depan. Dia adalah Dark Seid, makhluk yang mengerikan. Sejarah tentang dungeon tingkat tujuh pun berada di depan para player. Dungeon yang hanya bisa diselesaikan dengan gabungan dari beberapa tim player kuat, dan juga memiliki level tertinggi dari Sky Legend.
[Behemoth dimunculkan, dia dipanggil dari dungeon tingkat tujuh]
Di sisi yang lain, Behemoth muncul dengan pedang besar yang bahkan terlihat ujung pedangnya menembus awan karena panjang pedang tersebut. Suaranya bahkan mampu membuat tanah berguncang dan membuat pepohonan seperti ditiup angin yang kencang.
[Yunai, Beast yang merupakan beast wanita, yang memiliki delapan tangan penghancur. Dia hadir untuk menghabisi player yang tersisa dari turnamen global]
Satu lagi di sisi yang lain, beast yang menyerupai manusia kadal, tapi berdiri seperti manusia. Tingginya puluhan meter, dan memiliki delapan tangan. Dia juga memakai mahkota dan lidahnya sesekali menjulur panjang.
Dan, tidak menunggu waktu lama. Para Player kini diserang oleh tiga beast kuat yang merupakan bos dari dungeon tingkat tujuh. Mereka bertiga, tidak bisa dikalahkan oleh player top global sekalipun, karena mereka berada di puncak kekuatan beast yang ada di Sky Legend. Bahkan, dungeon tingkat tujuh jarang muncul dan tempatnya sangat tersembunyi.
Seranngan datang, pedang besar milik Behemoth dihantamkan ke arah player.
Brush! Boooom!
Bayu mencoba menahan dengan energi defensifnya. Namun, defensif hancur. Bayu hampir saja tertebas, tapi Dark Shadow dengan cepat menarik Bayu. Keduanya terjatuh.
Riki melesat ke arah Dark Shadow, dia tidak apa-apa dan masih bisa bangun. Bayu sudah bangun dan mulai memulihkan diri. Tak beda dengan player yang lain, mereka semua juga kesulitan menghadang serangan dari Dark Seid dan Yunai. Bahkan, satu player lagi dari Korea Selatan terlog out. Itu adalah Dae Hyun.
Brush!
[Player terlog out]
Satu lagi player terlog out, itu adalah player dari Jepang, Ichiro.
Brush! Booom! Brush!
Serangan dari delapan tangan dengan senjata berbeda milik Yunai. Serangan itu datang ke arah semua player.
Riki harus bertindak!
[Pusaran badai diaktifkan]
[Armor Black Dragon diaktifkan. Booster orb menyala]
Klang! Klang! Klang!
[Spear Magic diaktifkan]
Kekuatan tombak energi menghadang serangan dari Yunai. Dari sisi lain, serangan Dark Seid datang. Dia menggunakan kekuatan tangannya dengan armor kuat di tangannya. Serangan datang. Beberapa Player menghadang serangan itu.
Brush! Serangan itu dihadang dengan perisai bersama yaitu gabungan para Player.
Brush! Booom!
Beberapa player terpental.
Dan ... Behemoth datang menghantamkan pedangnya sangat cepat.
[Player terlog out]
[Player terlog out]
Dua player terlog out sekaligus, player dari Jerman dan dua sekaligus terkena pedang besar Behemoth.
Woooosh! Sekelebat bayangan super cepat menerjang ke arah Behemoth. Dia melesat, siapa yang bergerak melawan Behemoth?
Ternyata itu adalah Albert. Dia menggunakan kecepatan energinya, berada di belakang kepala Behemoth dan mengarahkan serangannya.
Para Player melihat hal itu, Albert memang kuat. Dia pasti berhasil sekarang!
[”Tidak, Riki! Albert bukan mau membunuh Beast itu, dia mau mengendalikannya!”]
”Apa?” Riki kaget mendengar penjelasan Tombak Halilintar.
[Player Albert, mengontrol kekuatan Behemoth dengan kekuatan jeratan energi]
Albert tersenyum, dia mengarahkan tangannya ke leher belakang Behemoth. Dan, Behemoth menjadi patuh padanya.
”Aku menunggu perintahmu, Tuan!” kata Behemoth. Albert segera turun ke pundak kiri Behemoth. Dia tersenyum dan melihat para Player yang tersisa.
”Aku adalah pemenang, serahkan lencana kalian, dan kalian akan selamat dari serangan Behemoth!” teriak Albert.
Beberapa player kaget, mereka tahu sekarang. Player masih ada peluang dan melakukan serangan, dan mereka bisa menang dengan mendapatkan lencana.
”Serang!” teriak Hanzo pada rekan-rekannya. Mereka harus menjatuhkan Albert dan Behemoth.
Wooooshh!
Semburan energi dari Behemoth menghadang para player dari Jepang, dan mereka terhempas jatuh dan ada yang mundur dan menghilang karena terlog out.
Di sisi lain, tim dari Indonensia masih melawan Yunai dan Dark Seid. Dark Shadow menyerang dengan kecepatannya. Dia terpental dan jatuh.
Riki mendekati Dark Shadow, Riki tahu kalau Dark Shadow sedang sakit.
”Kamu harus istirahat, kamu harus menyingkir dari pertempuran, Dark Shadow!” kata Riki mengingatkan Dark Shadow untuk beberapa kalinya.
”Tidak Riki, ini adalah waktu kita. Kita harus pulang membawa kebanggaan dan tanggung jawab di pundak kita!” kata Dark Shadow.
”Kamu harus berhenti, Dark Shadow. Percayalah padaku!” Riki masih belum terima, Gayatri dan yang lain masih menghadang serangan Yunai.
Woooosh!
”Awas Riki!” teriak Dark Shadow. Dari belakang, serangan Behemoth atas perintah Albert datang. Dark Shadow melesat dan menghadang serangan itu.
Brush!
”Matilah kalian semua, dan aku akan mendapatkan lencana kalian semua!”
Boooom!
”Dark Shadow!” teriak Riki yang melihat Dark Shadow terhempas karena ingin melindungi Riki.
God Speed diaktifkan, Riki menangkat tubuh Dark Shadow dengan kecepatan dan kekuatan ruangnya.
Klap!
Riki turun sambil menahan tubuh Dark Shadow. Riki menurunkan satu lututnya ke tanah, dia meneteskan airmatanya. Dia melihat wajah Dark Shadow yang tersenyum.
”Kita harus pergi, kita harus keluar dari game!” kata Riki panik. Dia tahu sesuatu, penyakit jantung Suci terkena efek. Dia kelelahan, napasnya kelihatan lebih berat. Dia harus membawa Suci keluar untuk pengobatan.
”Aku akan membawamu pergi, apapun yang terjadi!” Riki mencoba bangun untuk segera melesat pergi. Semua player sedang bertarung dengan monster-monster kuat itu.
”Tidak, Riki! Tidak! Kita tetap tidak akan bisa keluar dari game sebelum pemenangnya ditetapkan. Kita harus menang dan membawa Indonesia ke puncak! Riki, kita harus tetap bertarung! Hhhh!” Dark Shadow mulai berat napasnya.
Riki tak bisa menahan airmatanya.
”Tunggu di sini, Suci! Tunggu di sini, kamu jangan bergerak. Aku akan menyelesaikannya, dan aku akan segera membawamu kembali. Aku akan mengalahkan mereka dan mengambil lencananya. Maukah kamu menunggu di sini?” kata Riki.
Dark Shadow tersenyum, napasnya mulai sulit.
Riki harus cepat. Dia menyandarkan Dark Shadow pada batu besar. Dia pun berdiri, dia harus cepat. Dia membuat pelindung kuat untuk melindungi tubuh Dark Shadow.
”Tunggu di sini, Suci! Aku janji akan cepat!”
Dark Shadow mengangguk, ”Aku percaya padamu, hanya kamu yang aku percaya seumur hidupku!”
Riki melangkah ke arah para monster, dan juga Albert yang masih menyerang player dari tim lain.
”Tombak Halilintar, kita akan menggunakan kekuatan puncak!”
[”Baiklah, Riki!”]
Riki berlari dan melesat cepat, mengarahkan tombaknya dan menerjang.
***
”Ingat, Riki. Gunakan kekuatan ini, hanya ketika kamu benar-benar terdesak!”
Itulah pesan dari Legenda Marsen. Riki harus menggunakan kekuatan itu.
[Aktifkan kekuatan Tombak Penghancur Langit]
[”Riki! Kekuatan apa ini. Aku belum pernah mendeteksinya!”]
Tombak Halilintar kaget, tubuh Riki dipenuhi dengan armor hitam bercahaya. Tombak Halilintar memang tidak tahu tentang kekutan, dari jarum halilintar keempat yang didapatkan dari Legenda Marsen.
Orb menyala di bagian depan dan punggung Riki. Menyala dan berputar, semua mata silau melihat kekuatan Riki saat ini. Armor kuat itu, sangat luar biasa.
Riki menerjang ke arah Behemoth yang dikendalikan Albert.
”Kamu berani ke sini! Matilah player sombong!” teriak Albert dan memerintahkan Behemoth dengan kontrolnya. Pedang diarahkan ke arah Riki dengan cepat.
[Orb Booster menyala, double orb]
Riki mempersiapkan tombaknya, ujung tombaknya diarahkan ke depan.
[Tusukan Halilitar fusion Pukulan Cahaya Bulan]
Brush!
Crak! Crak! Crak!
Tidak mungkin!
Pedang besar Behemoth hancur dan tak bisa menahan serangan dari Riki.
Brush! Booom!
Tubuh Behemoth bahkan hancur oleh serangan Riki. Riki mampu menembus tubuh Behemoth yang besar. Albert terjatuh dari pundak Behemoth, dia mencoba untuk menstabilkan tubuhnya. Dia harus bisa bertahan.
Brush! Boom!
Serangan kilat datang, dari atas. Riki sudah menggunakan pukulan tangannya dari langit, dan menghantam Albert yang masih melayang. Albert menahan dengan pedang penghancurnya. Brush!
”Cahaya Bulan!” Riki melesat dengan kecepatan tinggi.
Wooosh! Booom!
Crak! Brush!
Tidak!
Albert dihantam dan tubuhnya dihempas ke tanah. Ledakan besar pun terjadi.
[Behemoth dikalahkan]
[Player Albert terlog out]
Dan, senyuman Dark Shadow tercipta bersama matanya yang menutup perlahan. Riki harus segera menyelesaikan pertarungannya dengan cepat. Dia harus segera membawa Dark Shadow keluar dari game.
Suci! Bertahanlah!