Legenda Tombak Halilintar

Perpisahan dan Upgrade

[”Aku tidak akan meninggalkanmu, Riki. Apa maksudmu dengan melepaskan ikatan antara kita?”] Tombak Halilintar bertanya heran.

Riki melihat ke arah gelangnya, dia sudah tak memiliki semangat lagi. Dia hanya ingin menunggu ibunya. Dia tak mau kehilangan lagi, setelah kehilangan Suci. Kini, Riki hanya tinggal memiliki Ibunya dan juga adik lelakinya, Sendi.

”Update game sedang berlangsung. Aku memutuskan berhenti, Tombak Halilintar. Setelah ini, meskipun aku masuk aku hanya akan menjadi user biasa. Kamu bebas untuk memilih jalanmu sendiri, Tombak Halilintar. Aku tahu, kamu memiliki kehendakmu sendiri, dan kamu hanya terkurung karena ikatan magic dengan penguncian sign pada Player sepertiku.”

[”Riki ....!”]

Suara Tombak Halilintar terlihat pelan, dia seperti bimbang.

”Pergilah, dan masuklah ke dalam Sky Legend. Kamu bisa memilih jalanmu sendiri seperti Guratin yang memilih jalannya sendiri. Aku sudah mengetahui bahwa Guratin adalah salah satu NPC game yang dibekali AI seperti dirimu. Aku juga tahu kamu pernah berkomunikasi secara langsung dengan Guratin. Jadi ..., pergilah Tombak Halilintar. Kamu bebas sekarang!”

[”Riki ...!”] suara Tombak Halilintar kini terdengar sangat pelan.

”Pergilah segera, Tombak Halilintar. Jika kamu terlambat dan tidak memasuki Sky Legend, kamu akan kehilangan kekuatanmu. Aku sudah tahu akan hal itu. Kamu sekarang bebas memilih, jika bertahan di duniaku. Kamu, hanya akan menjadi senjata biasa. Pergilah!” suara Riki di akhir pembicaraan terlihat tegas, dan cukup memberikan penekanan pada Tombak Halilintar.

Suasana hening untuk beberapa detik.

[”Riki, aku tidak akan pernah melupakanmu. Sudah banyak yang kita lalui bersama. Sepertinya, ini memang jalan takdir yang berbeda untuk kita,”] suara Tombak Halilintar kini terlihat lebih tenang.

”Aku juga tidak akan pernah melupakanmu, Sahabatku!” kata Riki tersenyum pada gelang yang dipakainya tersebut.

[”Kamu ..., memanggilku sahabat? Apakah selama ini, kamu memang menganggapku sahabat?”] tanya Tombak Halilintar masih penasaran.

”Kamu benar, Tombak Halilintar. Aku tidak memiliki teman dan selalu dibully, selalu dihina dan kesepian. Sejak bertemu denganmu, aku kembali ceria dan bersemangat. Semua kisah kita, aku akan mengingatnya.”

[”Terima kasih, Riki. Aku juga akan mengingatmu sebagai sahabat!”]

”Sudahlah! Cepat pergi. Waktumu tidak lama lagi di dunia ini. Selamat tinggal, Tombak terhebat.”

[”Aku pergi, Riki. Jaga dirimu dan keluargamu. Jika kita bertemu lagi nanti, aku akan selalu mengingatmu.”]

”Tentu saja, berisik! Cepatlah pergi, kamu akan kehilangan kemampuanmu jika terus di sini!”

[”Kamu memang berisik, Riki! Baiklah, aku pergi sekarang!]

Perlahan, gelang yang dipakai Riki mulai memudar, hilang perlahan bagaikan data yang tersisa dalam permainan. Riki sendiri masih belum memahami semua ini dengan baik, dunianya dengan dunia Sky Legend. Seperti, sudah tidak memiliki batas mana yang asli dan mana yang palsu. Riki sekarang sudah tak peduli akan hal itu. Satu-satunya yang dipikirkannya adalah, tentang Ibunya.

[Tombak Halilintar melebur, membentuk data energi dan masuk ke dalam salah satu dimensi kapsul game di sekitar. Dia memasuki Sky  Legend dengan kemampuan yang dimilikinya. Dia mengucapkan salam terakhir untuk Player Riki!]

[Pesan terakhir dari Tombak Halilintar; Jangan pernah menyerah Riki, ingatlah untuk menjadi Legenda dan mencapai puncak. Apapun yang terjadi, jangan pernah menyerah!]

[Tombak Halilintar menjadi senjata yang bebas, tidak terikat sign dengan player. Dia memilih jalannya sendiri]

Pesan yang membuat Riki pada akhirnya tersenyum. Dia mengingat semua perjalanannya bersama Tombak Halilintar. Menjadi player lemah dan payah, selalu dihina dan dikorbankan. Berburu Rabbit dan Big Rabbit, atau Burung Pencakar. Dia selalu melarikan diri ketika sudah mendapatkan salah satu buruan. Menjualnya dan mendapatkan uang dalam jumlah kecil.

Semua hal diingatnya, bertemu Tombak Halilintar membuatnya menjadi sangat kuat. Dia adalah  mentor terbaik yang dimilikinya, hingga dia menyandang banyak titel di dalam Sky Legend. Bahkan, dia membawa tim dari Indonesia mencapai puncak dan memenangkan pertandingan turnamen global. 

Semua itu, tidak akan terjadi tanpa bantuan item legendary, Tombak Halilintar atau Spear Dragon.

”Selamat tinggal, Tombak Halilintar. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, jika kita bertemu lagi. Aku tidak tahu apakah kita saling mengenal. Atau, bahkan kita akan menjadi musuh!”

Riki berdiri, dia melihat Ibunya yang masih di rawat di ICU. Riki melihat dari jendela, hingga adiknya Sendi datang, dari lorong Rumah Sakit membawa makanan yang dia beli.

”Kak Riki, apakah Ibu ada perkembangan?” tanya Sendi masih terlihat sedih.

”Belum ada perkembangan, Sendi. Kita akan menunggu Ibu hingga Ibu sadar kembali.”

Mereka berdua melihat dari balik jendela kaca tersebut, tidak ada yang bisa mereka lakukan kecuali memberi motivasi pada Ibunya melalui doa mereka. Riki akan menunggu ibunya dan tak akan pergi lagi kemana pun, dia bahkan tak peduli ada apa di dalam Sky Legend. Riki tidak peduli setelah apa yang terjadi padanya.

Jadi, ada apa di dalam Sky Legend?

***

Lima menit tinggal sebentar lagi, sembilan puluh persen lebih dari player yang memiliki user dan memiliki kapsul game sudah memasuki permainan Sky  Legend. Mereka semua, setiap player yang bersiap melakukan upgrade game. Mereka memasuki ruangan awal, mereka hanya sendiri dengan dimensi user player yang merek daftrkan saat bermain Sky Legend.

Ruangan per player mirip dengan ruangan pertama, saat mereka pertama memainkan Sky Legend. Mereka kini sedang nostalgia dengan keadaan pada saat pertama mereka memasuki permainan game reality ini.

Mereka semua menunggu instruksi sistem di ruang tutorial mereka masing-masing. Mereka sudah tidak sabar menghabiskan waktu 300 detik yang diberikan sistem, untuk para player memilih. Jika waktu sudah habis, maka mereka semua pasti akan segera melakukan upgrade game dan mereka akan segera bisa bermain seperti biasanya.

Harta kristal dan item kuat, mereka sudah tidak sabar untuk menjelajah dungeon-dungeon tingkat tinggi. Mereka menantikan hal itu.

[Waktu habis, 1.999.929.001 Player sudah terhubung dengan Sky  Legend. Sisa Player yang tidak memasuki Sky Legend. Pinalti diberikan]

[Pinalti Player yang tidak memasuki game; Penghapusan skill dan level]

[Pinalti diberikan]

Woooshhh!

[Player yang memasuki Sky Legend, Selamat! Anda merupakan bagian dari perubahan besar dari Sky Legend. Bersiaplah untuk mendapatkan bagian terpenting dari Sky Legend, yang akan menguasai seluruh dunia dengan kemajuan dan kekuatan]

[Bersiap untuk upgrade besar-besaran, anda akan menjalani kemajuan dan semua hal menjadi nyata dalam permainan]

[Upgrade terbaik Sky Legend, Terima X Menolak]

Tentu saja, tombol menerima adalah tombol yang dipilih oleh semua player yang memasuki game Sky Legend.

[Menerima]

[Menerima]

[Menerima]

....

[1.999.929.001 Player menerima upgrade Sky Legend]

[UPGRADE DIMULAI]

Woooosshh!

AAAAAAHHHH!

AAAAAAHHHHH!

AAAAAAAAAAHHHHHHHH!

Teriakan dan suara para player saat ugrade dimulai, dan tersisa senyuman salah satu sosok yang tengah duduk bersama empat rekan developer lainnya. Empat developer, mereka semua terlihat cemas dan ketakutan.

Ambisi Edmon, dan empat developer lainnya yang melotot dan tak percaya dengan semua yang terjadi saat ini.

Permainan yang mereka rancang bersama, akan menjadi musibah untuk dunia ini!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!