Legenda Tombak Halilintar

Menyelamatkan Draken

Tidak mungkin!

Saat benturan senjata Riki dan Draken masih terjadi dengan sengit kembali. Riki melihat tak percaya, bahwa Albert menghilang dan terganti dengan data-data. Dia telah dibelah dari belakang dengan pedang berkilau, Pedang Penghancur milik Guratin.

[Player terlog out]

Tubuh Albert hilang, pecah bagaikan cahaya pudar. Di belakangnya, Guratin muncul dengan serangan kecepatan tinggi, dan menebaskan pedangnya ke bawah. Dia masih hidup.

Ha.. ha.. ha..!

Tawa Guratin membahana kembali. Semua menyadari, kematian Guratin sebelumnya hanyalah kamuflase dari kekuatannya. Dia pura-pura terbunuh.

”Tidak ada yang bisa membunuhku di sini! Aku adalah pemilik kunci dari Sky Legend. Artinya, aku menjadi dewa yang menentukan jalannya Sky Legend! Jika aku mati, maka Sky Legend juga akan musnah!”

Tawa Guratin membahana, dia menyadari sesuatu. Dia telah menjadi abadi di dalam Sky Legend, karena kunci akses Sky Legend ada dalam dirinya. Dia tidak akan bisa mati. Dan, itu jawaban kenapa saat terkena tusukan dari Albert sebelumnya, dia langsung terbangun oleh kekuatan dari akses kunci.

Guratin sempat khawatir saat tertusuk pedang, dia khawatir akan mati dan tidak hidup kembali. Dia telah dikhianati oleh Albert, yang merupakan mantan pasukan inti dari Genos miliknya. Dia memang tidak menyukai siapapun untuk direkrut, pada akhirnya bisa jadi semua orang terdekatnya akan berkhianat.

Itu sangat menyakitkan bagi Guratin!

Di sisi pertarungan antara Riki dan Draken, keduanya terpental dan sudah mulai kelelahan. Namun, mereka masih tetap akan meneruskan pertarungan.

Guratin melihat hal itu, dia belajar dari pengalaman. Analisa tentang pengkhianatan muncul dalam pikirannya. Sudah saatnya mengakhiri semua ini, proses akhir penyatuan hanya menunggu waktu yang cepat. Dia sudah tidak membutuhkan siapapun lagi, dia hanya memanfaatkan siapapun untuk tujuannya.

Kini, tujuannya sudah tercapai.

”Draken!” teriak Guratin dengan keras.

Draken kaget dan melihat ke arah Guratin, dia sudah kelelahan karena bertarung dengan Riki. Dia cukup lelah.

[Telekinesis sistem, akses kontrol terhadap tubuh item Draken dilakukan]

”Apa ini!” Draken tak bisa bergerak, tubuhnya terasa kaku. Tombak di tangannya terjatuh. Dia bergerak sendiri dan naik ke udara. Dia dikontrol oleh kekuatan Guratin. Guratin menggerakkan jarinya dan membuat tubuh Draken naik ke atas dengan kehendak telekinesis.

”Apa yang kamu lakukan, Guratin!” teriak Draken mencoba melepaskan kontrol telekinesis. Namun, dia tak bisa mengontrol tubuhnya sama sekali.

[Proses penyatuan dunia, 99,30 persen]

”Aku sudah belajar dari pengalaman. Aku tidak mau memiliki pengikut ataupun partner. Semua orang bisa saja berkhianat. Termasuk dirimu, Draken!”

Guratin sudah memutuskan. Pengkhianatan Albert sebelumnya adalah salah satu bukti. Di dunia ini, tidak ada dua raja. Bahkan, di dalam hutan tidak ada dua singa yang bertahan dengan dua kepemimpinan. Salah satu adalah rajanya. Guratin sudah memutuskan, dia akan memutus hubungan apapun dengan siapapun!

Saatnya mengakhiri siapapun yang berada di sisinya. Dia hanya akan bisa menjadi raja, dan memenuhi keinginannya dengan sendirian, dengan akses Sky Legend yang dimilikinya.

Tangan kiri Guratin bercahaya, tombak energi tercipta. Dia memutuskan untuk mengakhiri Draken, dia sudah tidak diperlukan. Proses penyatuan sudah hampir selesai. Draken bisa saja menjadi pengkhianat, hal itu diwaspadai oleh Guratin.

”Matilah, Draken! Aku sudah tidak membutuhkanmu. Aku tahu, kamu memiliki tujuan yang lain, dan kamu bisa saja berkhianat! Matilah sekarang juga!”

Teriakan Guratin, menandai dengan tombak energi yang melesat dengan cepat ke arah Draken yang terkurung energi di udara. Guratin memang sudah memutuskan dan merasa dirinya tuhan di dalam Sky Legend. Dia tak butuh siapapun!

Woooosshh!

Mata Draken tak bisa lepas dari energi yang menuju ke arahnya. Serangan itu, adalah serangan untuk mematikan dirinya. Mungkin, hanya ini batas dirinya untuk bisa menikmati tubuhnya, sebagai makhluk hidup dan bergerak bebas. Mungkin, Guratin sudah menyadari bahwa dirinya memang tidak dibutuhkan!

Brush!

[Skill God Speed diaktifkan]

”Minggir Tombak Halilintar! Kamu harus tetap hidup!”

Mata Draken melihat ke sisi arah lainnya, dua kecepatan sedang mengarah padanya dengan cepat. Satu dari serangan Guratin yang ingin mengakhiri jiwanya, satunya kecepatan sosok yang mendekat ke arahnya. Dan, Draken tahu siapa yang melesat ke arahnya. Itu adalah, Riki! Apa yang akan dia lakukan?

”Menjauh, Riki! Kamu harus melanjutkan perjuanganmu!”

Brush! Slap!

Mata Draken tak bisa lepas dari Riki. Tubuhnya terdorong demikian kuat oleh kekuatan dorongan energi. Riki datang padanya dan menolongnya. Riki Mendorong dan melepaskan jeratan telekinesis magic yang dikontrol oleh Guratin.

[Draken terlepas dari telekinesis magic, menggunakan kekutan pecahan jiwa untuk melepaskan kunci telekinesis]

Slap!

Draken terpental, dia mampu bergerak kembali. Namun, matanya tak bisa berkedip. Riki! Dia telah tertembus tubuhnya dengan tombak energi yang dilemparkan Guratin.

”RIKI!”

Riki hanya bergerak untuk menyelamatkan Tombak Halilintar, dia tak bisa menghindari tombak energi yang menembus punggungnya. Pandangannya buyar, tubuhnya terasa dialiri setrum yang sangat kuat.

Apakah pada akhirnya, ini adalah akhir dari perjuangannya?

Riki kehilangan kontrol pada tubuhnya, semuanya terasa membeku.

Wooooshh!

Tubuhnya jatuh dari atas.

”Riki!”

Teriak Draken. Dia menggunakan kekuatan kecepatannya, dan melesat menangkap tubuh Riki yang terjatuh.

Dapat!

Draken turun dan menahan tubuh Riki, Riki mulai bercahaya. Tubuhnya mulai bercahaya dan mulai pudar energinya. Magic power yang ada dalam tubuh Riki mulai memudar, seperti saat Player akan terlog out dari dalam game.

”Tidak Riki! Tidak! Apa yang kamu lakukan!” teriak Draken, dia memang seorang senjata. Namun, dia telah memiliki tubuh dari item yang dimilikinya saat ini. Dan, airmatanya tak bisa ditahan.

Draken meneteskan airmatanya.

”Riki .....!”

Teriakan Draken memecah langit. Semua Player yang melihat hal itu kaget. Riki telah pergi? Mereka tak percaya akan hal itu.

Tawa Guratin membahana. Dia tak menyangka bahwa Riki, seorang manusia mau berkorban untuk sebuah senjata. Itu tidak masuk akal baginya!

Di sisi lain, Fang Yin mampu menembus pertahanan Kariga dan membunuhnya dengan kekuatan sihir yang kuat. Empat Developer lainnya juga mampu mengalahkan Pasukan inti Genos. Namun, mereka harus mendapatkan pil pahit.

Mereka baru menyadari, Riki sudah dikalahkan oleh Guratin.

”Aku raja yang akan memimpin dunia, Akses Sky Legend telah menjadi milikku. Aku bisa melakukan apapun pada kalian semua!”

Ha.. ha.. ha..

Apakah masih ada harapan?

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!