Legenda Tombak Halilintar

Petualangan Akhir di Menara

Menara Sky Legend berguncang, serangan kuat dari dari Riki dan God of War bertemu. Serangan itu merupakan kekuatan ultimate dari serangan Riki. Riki sudah mencapai batas kekuatannya, dan dia terpaksa mengeluarkan kekuatan Tusukan Halilintar dengan segenap kekuatannya.

Angin tampak berderak, debu beterbangan dan asap energi mengelilingi Riki dan God of War. Kabut tebal tercipta dan menyisakan bayangan sosok setelah benturan energi besar itu terjadi. Riki menancapkan ujung tombaknya ke lantai untuk menahan tubuhnya, dia cukup lelah. Riki berdiri kembali dan berusaha memulihkan dirinya.

Sudah begitu panjang perjalanannya melewati semua rintangan di dalam menara Sky Legend. Hingga, dia mencapai lantai 100 dan melewati 28 ronde di lantai 100 tersebut. Namun, dia tidak menyangka menemukan sosok lawan yang sangat kuat dan kini sedang berdiri di depan Riki. Dia terlihat masih tenang, dia adalah Dasatama.

Dasatama sendiri masih santai dalam sikap berdiri, dia tersenyum dari balik helm armornya. Dasatama lalu menyarungkan pedangnya kembali.

Tring!

Dasatama tidak terluka sama sekali, dan wajahnya masih tertutupi dengan armor helm yang kuat. Dia masih tenang.

”Apakah kamu masih ingin melanjutkannya, Player Riki? Aku tahu dari Kamish penjaga menara, kamu tidak istirahat dari ronde pertama hingga sekarang. Jadi, apakah kamu masih mau melanjutkannya?” tanya Dasatama.

Riki mengatur napasnya, dia mencoba memulihkan dirinya. Konsentrasi dipusatkan.

”Aku masih bisa melanjutkannya, mari bertarung dan bersenang-senang lagi, Tuan Dasatama!”

Riki mempersiapkan tombaknya, meskipun tangannya sedikit bergetar. Riki tahu bahwa dirinya tidak mungkin menang melawan Dasatama. Hal itu karena serangan terkuatnya tidak menggores apapun, dan dia yang sudah kelelahan.

”Tidak perlu diteruskan, Riki. Aku sudah mengakuimu.”

Riki kaget mendengar perkataan dari Dasatama. Dasatama bahkan menggerakkan kedua tangannya, dan menaruh pedangnya di pinggangnya. Dia melepaskan helm armor dengan tanduk di kening. Dan, wajah lelaki setengah baya nampak terlihat berwibawa, dan tersenyum pada Riki.

”Aku datang atas permintaan Kamish, temanku. Aku diminta untuk bertanding denganmu, bukan untuk menang atau pun kalah. Namun, aku hanya akan menilaimu. Apakah aku mengakuimu atau tidak! Apakah kamu tahu, aku tidak menggunakan lebih dari 25% kekuatanku. Jadi, aku menyesuaikan dengan kemampuanmu, Riki.”

Riki paham sekarang, dia merasakan bahwa Dasatama menekan kekuatannya dengan sangat rendah. Jika Dasatama menggunakan semua kemampuannya, mungkin Riki tidak punya kesempatan sama sekali.

”Baiklah, aku mengakui kekalahanku. Tuan Dasatama,” kata Riki.

”Tidak, bukan seperti itu. Aku yang mengakui dirimu, kamu layak menjadi seorang pendekar sejati. Kamu akan berkembang jauh melampauiku di masa depan, jika kamu berusaha dan terus melakukan latihan. Aku yakin akan hal itu.”

”Lalu, bagaimana dengan tes kelanjutan saya di pertandingan ini?” tanya Riki.

”Kamu lulus, itu adalah penilaianku. Sebagai hadiah dariku,” God of War mengambil sesuatu dari balik bajunya. Sebuah lencana emas.

[Item Lencana Halilintar diperolah]

”Ini untukmu, Player Riki. Aku hanya memberikan ini padamu dan puteraku, Guardian Langit. Puteraku sedang berperang menumpas kejahatan di benua Igris. Siapapun yang menunjukkan Lencana Halilintar, maka pasukan kebaikan di seluruh dunia akan mengikuti perintahmu!” tegas Dasatama.

Riki menerimanya dan menekuk satu lututnya, ”Terima kasih God of War.”

”Berdirilah! Aku berharap suatu hari nanti, aku akan bertarung bersamamu menumpas kejahatan di Sky Legend. Kejahatan kini semakin merajalela, butuh Player sepertimu untuk melindungi seluruh benua. Jadi, selamat tinggal. Player Riki.”

Splash!

Riki menyimpan Lencana Halilintar, dan Dasatama menghilang sambil tersenyum.

[Anda lulus Ronde 28, apakah anda ingin melanjutkan?]

Riki sudah sangat kelelahan, tapi jika dia mengatakan berhenti. Maka, Riki akan mengulangi melakukan ujian menara dari lantai 1 kembali. Riki memulihkan energinya sambil harus terus berjuang.

”Lanjut!”

Splash!

[Ronde terakhir, Penjaga menara datang untuk anda. Kamish datang]

Kamish yang merupakan penjaga menara sejak berdirinya menara, dia hadir. Dia memiliki senjata kapak yang besar, dan memiliki wajah yang besar. Dia mirip naga, ada ekor yang panjang di belakangnya.

”Aku tidak berharap kamu melanjutkan pertarungan di ronde ini setelah berhasil lulus di ronde 28. Bahkan, Dasatama temanku telah mengakuimu, Player Riki.”

Riki bersiap, dia sudah sangat kelelahan. Sepertinya, ini adalah akhir dari petualangannya di menara. Namun, dia akan berusaha sebaik mungkin dalam pertandingan ini. Dia sudah siap untuk mati sekalipun.

Riki sudah bertekad untuk tidak lagi menjadi pecundang!

Riki mempersiapkan tombaknya kembali, dua item mengelilingi ujung senjatanya. Dia bersiap untuk pertarungannya kembali.

”Hehh! Dasar maniak pertarungan! Aku datang bukan untuk bertarung, Player Riki!”

Riki tak percaya, dia melongo dan terheran. Lalu, jika dia bukan untuk bertarung, maka untuk apa penjaga menara datang ke sini?

Kamish tersenyum, ”Kamu sudah lulus hingga ujung menara.”

Kamish menjelaskan bahwa, dia bingung untuk menentukan dengan siapa lagi Riki harus bertarung. Di ronde 28, Kamish akhirnya memanggil teman baiknya yang sedang berperang melawan kejahatan. God of War yang memiliki jutaan pasukan pemberani di seluruh dunia.

Ronde selanjutnya, Kamish tidak tahu harus memanggil siapa lagi. Dia datang untuk memberikan hadiah kepada Riki, yang sudah mencapai tingkat tertinggi di menara.

”Tugasku hanya menjaga menara, aku hanya akan bertarung jika dunia ini dalam masalah genting. Kekuatanku hanya  melindungi menara dan dunia Sky Legend. Aku pun sudah mengakuimu, aku berharap kamu akan menjadi pahlawan baru dan legenda baru. Kamu akan menjadi sosok yang akan memimpin kebaikan di seluruh Sky Legend.”

Riki tak bisa berkata apa-apa, dia tersentuh dengan perkataan Kamish.

”Kamu satu-satunya orang yang berhasil menemuiku di menara, Riki. Kamu telah menyelesaikan menara ini, dan bertarunglah di Sky Legend untuk menjadi legenda baru!”

Riki bahkan meneteskan airmatanya, dia sangat terharu.

”Aku akan melakukannya, Tuan Kamish!”

[”Dasar lelaki cengeng! Kenapa seperti itu saja kamu menjadi menangis?”] ucap Tombak Halilintar yang tak mengerti, kenapa Player kadang menangis dengan hal-hal sepele?

”Berisik kau Tombak Halilintar!”

Kamish tersenyum, ”Aku tahu kamu memiliki tombak yang bisa bicara. Sejak awal, aku sudah tahu bahwa dia adalah item Legendary. Maka dari itu, aku sudah mempersiapkan hadiah terbaik untukmu, Player Riki,” kata Kamish yang mengeluarkan sebuah kotak di depannya. Kamish merasakan, bahwa senjata yang dimiliki Riki adalah bagian dari klan naga.

[Anda menerima hadiah dari penjaga menara]

[Jarum Halilintar Penghancur]

[Anda menerima 5.000.000 kristal]

[Kristal Justice sebanyak 1.000.000 sebagai tambahan, karena Player Riki menjunjung tinggi keberanian sebagai ksatria]

[Pengakuan dari Kamish, Penjaga Menara. Anda menerima Pengakuan dari keturunan Naga. Kamish adalah keturunan Naga yang pemberani. Anda mendapatkan gelar, Son of Dragon. Kekuatan Gigantic mengalir dalam tubuh anda]

[Anda naik level]

[Anda naik level]

[Anda naik level]

[Anda naik level]

[Anda naik level]

Riki tak bisa lagi menahan airmatanya, dia menangis dan dia akan menjadi sosok yang baru dan bukan lagi pecundang.

[”Jangan menangis, Cengeng!”] teriak Tombak Halilintar

”Berisik! Aku tidak menangis, aku hanya bahagia!”

[”Kamu hanya membuat alasan saja!”]

”Berisik!”

Kamish pun tertawa, namun di balik tawanya. Dia menaruh harapan besar pada sosok Player Riki. Dia tahu, bahwa bencana besar sedang mengintai Sky Legend. Kekuatan kejahatan semakin kuat, dan bisa jadi Sky Legend akan musnah, jika tidak ada pahlawan yang akan menghentikannya.

Riki ..., Jadilah Legenda dan selamatkan Sky Legend! Kamish pun pamit pada Riki, dan Riki pun keluar dari Menara.

[Anda sudah menyelesaikan semua ujian di menara]

[Titel baru diberikan, Raja Menara]

Dengan hadiah sebanyak itu, Riki akan menjadi kaya. Lalu, apa yang akan dilakukannya dengan kristal sebanyak itu. Riki juga sekarang memiliki level sudah cukup tinggi. Level 81. Riki siap untuk leveling kembali dan memulai petualangan barunya.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!