Legenda Tombak Halilintar

Bertemu Dark Shadow

Riki hanya sibuk menaikkan levelnya, dia tidak paham dengan perkembangan berita di Sky Legend. Bahkan, Riki tak peduli soal itu. Soal Genos, Riki bahkan baru mendengarnya dari Evans. Sejak awal, Riki hanya sibuk menjadi kuli di dalam game. Setelah mendapatkan Tombak Halilintar, barulah Riki menjadi maniak untuk naik level dan menjadi yang terkuat di dalam Sky Legend.

Riki mendengarkan seksama cerita dari Evans.

Evans pun terus menjelaskan detailnya, semua tahu bahwa ada tiga benua di Sky Legend. Tiga benua itu adalah; Igris, Oracle, dan Azalea. Organisasi jahat bernama Genos telah menjadi lebih besar, karena banyak Player yang bergabung dengan mereka dan menjadi lebih kuat dengan leveling cepat. Jika bergabung dengan organisasi Genos, mereka harus menjalankan misi kejahatan.

Dalam peraturan pertandingan Battle Player antar negara nantinya, tidak peduli apakah itu Player yang memilih menjadi baik atau penjahat di dalam Sky Legend. Pertandingan Battle Player hanya menentukan siapa terkuat, dan membawa pulang hadiah dan kebanggan bagi negaranya. Maka, para Player tak peduli di dalam game menjadi jahat atau baik. Mereka hanya ingin menjadi terkenal, dan juga memiliki kekuatan yang besar.

”Kekacauan dan pertempuran terus terjadi. Banyak kota yang sudah dikuasai kelompok Genos!”

Meskipun dalam Game, tapi Riki merasakan bahwa kini Sky Legend menjadi tempat bagi kejahatan. Dan, Riki merasa hal itu sudah menyalahi dari game awal tentang petualangan. Bahwa, bermain game untuk bersenang-senang, dan bukan menjadi penjahat.

”Player terbaik dari seluruh dunia sudah bersiap, kita pasti akan menonton pertandingan mereka semua tanpa ketinggalan apapun!” teriak Evans kegirangan. Menyaksikan pertandingan antar Player dengan level tinggi, atau pro player sangat mendebarkan bagi Evans.

Pertandingan kali ini pasti sangat seru. Pertandingan kota akan dimulai seminggu lagi, jadi semua Player sudah mulai mendaftar. Termasuk, beberapa Player dari kampus mereka. Marcel bahkan ikut mendaftar, Ratmi dan Nadya juga ikut setidaknya untuk meramaikan.

Evans tidak bertanya pada Riki apakah dia akan ikut, karena hal itu pasti akan menyinggung sahabatnya itu.

”Aku sibuk untuk meningkatkan level, Evans. Jadi, aku tidak akan ikut dalam turnamen kota tersebut.”

Riki mengatakan itu, seolah agar Evans tidak merasa bersalah. Evans juga sama, jika dia ikut pasti akan terbantai dengan mudah di penyisihan awal. Dia sekarang memang telah naik level, dia sudah naik ke level 55. Namun, itu masih belum cukup untuk masuk pertandingan.

”Terima saja nasib kalian!” lagi-lagi Nadya dan Ratmi ikut bicara.

”Apakah ada berita selanjutnya?” tanya Riki tak peduli dengan Ratmi.

Evans sudah menceritakan soal kejahatan di dalam Sky Legend. Kejahatan telah menyebar ke semua kota, pasukan kebenaran yang dipimpin God of War terus menghadang kekuatan jahat. Jadi, di dalam Sky Legend perang besar terus terjadi.

Riki jadi teringat dengan God of War atau Dasatama. Pertarungan epiknya melawan Dasatama di ujung menara, telah membuatnya sadar kekuatan God of War. Hadiah darinya pun masih disimpan oleh Riki, Lencana Halilintar. Mungkin suatu hari dia akan membutuhkannya.

”Berita selanjutnya adalah, ada Player yang telah menembus semua ujian menara dan mendapatkan titel Raja Menara. Sayangnya, identitasnya ditutupi.”

Riki pun tersenyum, ternyata hal itu menjadi salah satu bagian dari berita pentingnya. Berita lainnya memang banyak, tapi tak terlalu penting. Berita yang sedang heboh adalah, persiapan para Player, untuk menyongsong champion dan battle player untuk membuat bangga negara mereka. Tentu saja, uang melimpah yang siap mereka dapatkan.

Kuliah selesai, Riki bersiap pulang. Di koridor kampus, seorang wanita berkerudung biru menunggunya. Wanita itu adalah ..., wanita pendiam yang pernah bertabrakan dengannya, dan juga pernah ditolongnya saat itu.

”Aku ingin bicara, apa kamu punya waktu?” kata wanita itu langsung menghadang Riki.

Riki pun bingung, ”Apakah aku mengenalmu?”

”Tidak, tapi aku membutuhkan bantuanmu.”

Mereka pun berbincang di kantin kampus. Wanita adalah, Suci. Kedua orangtuanya meninggal dunia, dan dia hidup bersama dengan Adik perempuan dari Ayahnya. Suci menceritakan tanpa ekspresi, sepertinya hidupnya sangat sulit dijalani. Suci memiliki warisan yang cukup banyak dari orangtuanya. Namun, selama dia belum menikah maka dia menjadi tanggungan Bibinya, atau yang merawatnya hingga sekarang dengan menggunakan uang peninggalan Ayah dari Suci.

Bibinya menginginkan hartanya dari peninggalkan orangtua Suci. Namun, dia hanya menggunakan uang sedikit dan terbatas saat ini. Dan, seluruh aset menjadi milik Suci sepenuhnya. Semua harta akan diberikan kepada Suci setelah Suci menikah. Suci juga tidak peduli dengan harta itu, tapi satu-satunya cara adalah dengan pernikahan. Maka, kuasa hukum akan memberikan harta itu pada Suci sepenuhnya. Setelah itu, Suci baru bisa mengalihkan hartanya itu pada siapapun yang dia mau.

”Aku sudah muak dengan Bibiku, jadi menikahlah denganku meskipun itu hanya bohongan!” kata Suci meminta bantuan pada Riki. Namun, itu bukan meminta bantuan tapi seolah memaksa, karena sorot matanya yang tajam.

”Tapi ...,” Riki hendak menjawab, tapi terhenti karena Suci kembali memotong ucapan Riki.

”Aku tak peduli dengan cinta, kamu bisa menceraikanku setelah kita menikah! Aku hanya ingin berpisah dari Bibiku itu!”

Sorot mata Suci sangat tajam pada Riki. Riki mendeteksi tidak ada kebohongan dalam mata wanita itu. Hanya saja, dia tidak bisa mengungkapkan segalanya dengan lembut. Mungkin, dia terlalu banyak menerima beban, atau bahkan siksaan dari Bibinya itu. Riki bingung akan menjawab apa, pernikahan bukanlah hal main-main dalam hidupnya.

”Aku mohon, aku tidak kenal pada lelaki manapun. Aku hanya ingin lepas dari masalahku!”

Meskipun meminta tolong, tapi wajahnya nampak seolah menekan. Dia seperti seorang wanita kejam, tapi juga memiliki campuran bahwa dia sudah tak tahan lagi pada hidupnya.

[”Dia adalah Player di Sky Legend dengan level di atas 150, Riki!”] kata Tombak Halilintar tiba-tiba melalui gelang Saka.

”Apa!” Riki bahkan sedikit kaget.

”Apa maksudmu dengan Apa? Aku sudah menjelaskannya bukan? Aku tak peduli kamu punya pacar, atau bahkan wanita yang kamu sukai. Aku hanya ingin lepas dari Bibiku itu. Aku takut jika aku harus membunuhnya di dunia nyata!”

Riki mendapatkan penjelasan lagi dari Tombak Halilintar, bahwa dia tahu tentang manusia yang bermain Sky Legend. Level mereka pun, Tombak Halilintar bisa mendeteksinya. Soal wanita itu, memang dia terlihat sangat keras dan tertindas di dunia nyata. Bahkan, dia menyebut takut jika harus membunuh bibinya. Dia hanya ingin lepas dari Bibinya tersebut.

”Baiklah! Baiklah! Tapi aku harus meminta izin pada Ibuku terlebih dahulu. Aku tidak mau jika Ibuku tidak mengizinkannya.”

”Apa perlu aku yang meminta izin pada Ibumu?” tanya wanita itu dengan polosnya.

”Tidak perlu, biar aku saja!” Riki pun mencegah.

Sungguh wanita yang memusingkan. Meskipun, Riki melihat wajah itu tidak kalah dari Nadine, pacar yang meninggalkannya. Bahkan, Suci lebih cantik dari Nadine. Namun, Riki tidak mau membahas wanita, dia ingin menjadi legenda di Sky Legend. Jika memang harus terpaksa menikahi Suci, maka itu hanya sementara seperti katanya barusan. Hanya untuk bisa lepas dari Bibinya yang kejam.

Mereka pun berpisah. Ada-ada saja yang terjadi padanya, huh! Merepotkan sekali. Riki pun pulang dengan motornya. Sesampainya di rumah, Riki belum berani bicara pada Ibunya soal permintaan Suci. Saat akan bercerita, Riki jadi bingung hendak mengatakan apa.

Riki jadi teringat uangnya yang kini sangat banyak, untuk apa uang sebanyak itu? Apakah untuk membeli rumah yang besar agar keluarganya nyaman? Atau kendaraan? Uangnya tersebut ketika menjual sebagian kristal, maka dia akan mendapatkan dua milyar lebih.

Riki pun makan dan kembali dalam gamenya, sudahlah! Bisa dipikirkan nanti lagi. Dan, Riki akan membicarakan baik-baik dengan Ibunya. Saatnya bersenang-senang terlebih dahulu. Sudah lebih dari sebulan Riki bermain Sky Legend, dan di dalam menara dan belum mulai berpetualang lagi di luar menara.

[Selamat datang di Sky Legend]

[Selamat datang di Kota Mercury]

Seperti biasanya!

Sebuah chat masuk.

”Riki, kita harus bertemu. Aku akan memperkenalkanmu pada temanku, dia adalah Player dengan level tinggi dan kemampuan bertarungnya sangat hebat.”

Pesan dari nyonya Prilly. Riki tak bisa menolak karena tempo hari, Riki menemani Ibunya berobat ke tempat Dokter Prilly tersebut. Bahkan, Dokter Prilly tidak mau menerima bayaran darinya. Terpaksa Riki harus membayarnya dengan menyanggupi permintaan nyonya Prilly di dalam game. Lagian, tidak akan lama bukan?

”Baiklah, Nyonya Prilly. Namun, aku tidak bisa lama.”

”Tidak masalah!”

Chat terputus. Prilly memberikan koordinat titik lokasi yang harus dituju Riki, tempatnya adalah sebuah rumah makan di pinggir kota. Riki menggunakan beberapa kristalnya untuk menggunakan Simcal, dan menuju tempat di mana nyonya Prilly berada.

Splash!

Riki berada di depan rumah makan, dua orang wanita terlihat. Salah satunya menghadap ke nyonya Prilly. Prilly melambaikan tangannya. Riki tidak akan lama, dan dia pun segera datang ke sana. Dari arah belakang, wanita yang merupakan teman Prilly sedang minum. Dia membawa dua pedang yang ditaruh di dekatnya, pedang itu bersandarkan meja makan. Riki belum melihat wajahnya karena dari arah belakang.

Riki pun duduk di samping kanan Prilly, dan di samping kiri temannya.

”Maaf saya terlambat, Nyonya Prilly,” kata Riki meminta maaf.

”Tidak masalah, Riki. Kebetulan aku bersama temanku, jadi aku ingin kalian saling kenal.”

Prilly melihat ke arah rekannya, ”Perkenalkan, dia adalah Dark Shadow yang terkenal. Dia pengguna kecepatan pedang di Sky Legend. Dia adalah Player role Assasin.”

Riki melihat ke arah teman dari Prilly, dan dia pun langsung kaget. Sosok wanita yang merupakan teman Prilly juga kaget melihat Riki. Keduanya sama-sama menggunakan avatar yang sama dengan wajah mereka di dunia nyata.

”Kamu!”

”Kamu adalah ...!”

Keduanya hampir berbarengan.

”Kalian saling kenal?” tanya nyonya Prilly, ”Oh benar, aku ingat sekarang. Kalian dari kampus yang sama bukan?”

Dan, itu menjadi obrolan Riki kedua, setelah hari ini diminta menikahi wanita itu. Ya benar, wanita itu adalah Suci yang memintanya menjadi suami palsunya. Suami yang hanya sebagai formalitas untuk Suci bisa lepas dari Bibinya. Mereka bertemu lagi di dalam Sky Legend, dan Riki tahu bahwa levelnya sangat tinggi di dalam game.

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!