Legenda Tombak Halilintar

Mengejar Level 100, Misi Kaloeng

Tombak Halilintar memberikan semangat kepada Riki. Riki akhirnya menyadari bahwa Tombak Halilintar adalah mentorny saat ini.

[”Itulah Riki sang Legenda. Ayo lanjutkan leveling, kita akan mengambil misi yang berat. Kita harus mencapai level seratusmu terlebih dahulu. Hal itu penting untuk dilakukan, karena kamu harus bisa memasuki Dungeon sendirian saat kamu berada di level 100!”]

Berkali – kali Tombak Halilintar menyebutkan tentang dungeon Sky Lord. Belum ada Player yang menyelesaikannya. Di sana, ada rahasia terpendam yang diketahui oleh Tombak Halilintar lewat analisis data. Dan, untuk memasukinya. Riki harus minimal di level 100.

Riki bingung dan dia membuka informasi tentang Dungeon Sky Lord. Syarat memasuki dungeon adalah, Level 100 dan dapat masuk untuk raid seorang diri. Jika ingin masuk di bawah level 100, maka dia harus ikut dalam raid kelompok Player. Dalam Sky Lord, belum pernah ada Player manapun yang menyelesaikan Dungeon itu. Bahkan, Pro Player dengan level tinggi sudah mencobanya, tapi sejak adanya Sky Legend hingga sekarang. Belum pernah ada yang bisa menyelesaikan Sky Lord.

Ini benar-benar sebuah tantangan!

Riki berpindah ke Kota Mercury dengan Simcal. Melihat misi-misi yang sulit, dan dia mengambil misi Grade A. Misi Grade A masih di bawah Misi Grade S, atau SSS. Hal itu cukup bagi Riki, untuk levelnya sekarang. Riki mengambil misi yang sudah diarahkan oleh Tombak Halilintar. Misi membebaskan kerajaan Green Ford karena serbuan Kaloeng.

Monster raksasa yang berbentuk Kelelawar yang sangat besar, bahkan besarnya seperti gedung hotel bintang empat.

Dan, Riki sudah berada di kerajaan Green Ford. Sang Raja tergopoh-gopoh menemui Riki yang mengambil misi darinya.

”Anda datang sendiri?” tanya sang Raja yang sedikit ragu dengan kemampuan Riki. Hal itu karena dia juga tahu bahwa Riki masih level di bawah 100. Sebelumnya, dia sudah menerima ratusan Player untuk membantu kerajaannya. Mereka sudah berada di depan gerbang untuk menunggu Kaloeng yang selalu datang, dan menghancurkan gedung-gedung di Green Ford.

Riki pun tersenyum, ”Raja, jangan pernah menganggapku lemah! Aku akan mengalahkan Kaloeng tersebut!”

Sang Raja masih ragu, tapi dia akhirnya memberikan stempel tugas yang artinya membuat Riki menerima misi tersebut. Sang raja bergumam ketika Riki sudah bergabung bersama Player yang lain yang juga menerima misi itu. Ada beberapa Player lainnya yang mengambil misi Kaloeng bersama timnya. Raja berpikir, Jika Riki gagal, mungkin dia hanya tinggal dipanggang oleh semburan Kaloeng. Apa pedulinya! Begitu gumam Raja.

Para Player dengan level 100 dan juga di atasnya, mereka bersiap dan bersantai. Mereka sedang menunggu Kaloeng sambil minum di toko-toko di pinggir jalan. Namun, Riki menyadari dengan sensenya yang kuat. Kekuatan monster yang kuat sedang menuju kerajaan. Saatnya untuk bertarung!

[”Dia datang, Riki!”]

”Aku tahu.”

KUAKKK! KUAAAKKKK! KUAAAKKKK!

Suara gemuruh, tanah bergetar dan makhluk bersayap besar sedang membubung terbang di udara. Dia terbang sambil menyemburkan api yang sangat besar dan membakar apapun. Para Player yang semula santai kaget karena melihat makhluk besar itu. Mereka pun bersiap dan ragu apakah bisa mengalahkannya.

Di atas gerbang, Monster besar Kaloeng itu mencakarkan cakarnya dan membuka mulutnya. Dia menghancurkan lagi gedung-gedung dengan apinya yang membara. Riki melihat lebih dulu, para Player itu saling membantu dan bertarung dengan Kaloeng. Mereka melompat dan menyerang dengan senjata mereka. Ada yang memberikan Buff pada rekan timnya, dan ada yang saling memberikan serangan Sihir. Mereka bekerja dalam tim dan ada juga yang sendiri.

Serangan api kuat, bahkan membakar para Player di bawah level 100 dengan mudah. Saat mereka hendak menyerang, Api besar seperti ratusan meteor menghancurkan mereka. Mereka terlog out. Para Player yang level di atas 100 mereka mampu bertahan. Sungguh misi yang sulit diselesaikan, pantas saja hadiahnya juga besar.

Jika monster itu dikalahkan, maka mereka para Player akan mendapatkan hadiah berdasarkan kontribusinya dalam mengalahkan Kaloeng.

Brush! Brush! Booom!

Kaloeng marah karena serangan dari beberapa sisi, baik serangan energi maupun senjata. Dia mengangkat sayap kanannya dan menghentak, bangunan hancur dan gerbang roboh. Para Player yang terkena tekanan terpental jauh, dan ada yang langsung terlog out. Mereka tidak menyangka kalau Kaloeng itu sangat kuat.

Seorang penyihir terbang di atas, melancarkan serangan api. Kaloeng terkena serangan itu, dan sedikit terhempas ke bawah. Kaloeng menjadi marah lagi, dan dia menyemburkan api kepada Player di atas tersebut. Namun, penyihir itu mampu melesat dan menghindarinya. Player itu turun lagi di sisi bawah. Dia sudah cukup menggunakan kekuatannya.

KUAAAKKK! KUAAAKKKK!

Kaloeng semakin marah, dia menggerakkan kedua sayapnya yang besar dan menghempaskan banyak prajurit kerajaan. Para Player mulai kewalahan, dan saatnya bagi Riki untuk maju.

[Mantel Bajra menahan efek tekanan angin]

[Perisai Basilisk diaktifkan]

Ada perisai energi yang muncul di depan Riki, membantu Riki dalam menghilangkan efek serangan dari monster Kaloeng. Riki terus maju di saat para Player menahan energi tekanan tersebut. Mereka semua  melihat Riki yang melewati mereka satu-persatu. Siapa dia? Apakah dia Pro Player? Atau Player yang mencari maut!

Riki terus berlari dengan cepat, Kaloeng kini di depannya.

[Aktifkan Tombak Halilintar]

Riki mempersiapkan tombaknya, tiga item Jarum Halilintar mengelilingi ujung tombak. Riki terus berlari dan semakin dekat dengan Kaloeng. Perisai di depannya masih portabel dan mampu menahan tekanan dan energi yang dilepaskan Kaloeng. Semakin dekat dengan monster tersebut. Monster itu semakin marah dan dia menyemburkan api yang begitu besar ke arah Riki.

Riki melompat ke arah api yang mengarah padanya, para Player mengira bahwa Player itu pasti akan musnah dengan api yang begitu besar. Benar-benar Player yang menyerahkan nyawanya.

Serangan api datang. Riki menerjang.

[Skill Pusaran Badai fusion Slow Thunder]

Riki mengayunkan tombaknya, angin besar muncul dan menghempaskan api yang disemburkan Kaloeng. Riki menemukan momentum, dan dia melompat ke arah kepala Kaloeng yang besar.

”Tusukan Halilintar!”

Boom! Brussh!

Tak ada ampun, energi yang besar dan fokus latihan tiada henti. Fokus pada satu titik, dan Riki tidak akan pernah menyerah!

[Anda mengalahkan Kaloeng, Misi diselesaikan. Hadiah diberikan]

[Anda Naik level]

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!