Legenda Tombak Halilintar

Aku Tidak Mau Digendong!

Riki sedang berada di kampusnya, sebentar lagi dia akan menyusun tugas akhir. Kuliah hanya di semester akhir, jadi hanya tinggal sedikit saja. Riki juga harus melewati masa pendidikannya, dia harus membuat bangga ibunya.

”Hey, Riki!” Evans kembali menyapa. Riki sudah berada di kelas kuliah. Jam mata kuliah saat itu sedang kosong.

”Kenapa, Evans?” Riki menangkupkan kedua tangannya ke depan, menjadikannya sandaran kepalanya. Dia sangat mengantuk siang ini.

”Tebak aku sedang dilamar siapa?” tanya Evans.

”Dilamar wanita kaya?” tanya Riki bicara asal.

”Apa-apaan kamu ini, Riki! Tentu saja, aku dilamar oleh salah satu Guild terkuat ketiga di negara kita!” cerita Evans, sambil matanya berbinar dan menggoyang kedua pundak Riki, ”Aku harus berterima kasih padamu, karena kamu yang dulu memperkenalkanku pada Game hebat Sky Legend. Sebentar lagi, aku akan memulai debutku sebagai Pro Player, Riki!”

”Memangnya kamu dilamar Guild apa?”

”Guild Doboss! Guild yang masuk tiga besar terkuat di negara kita.”

”Doboss!” Riki memikirkan hal itu lagi. Benar, ada Lima Guild terkenal di Indonesia; Gatotkaca, Harimau Putih, Doboss, Kuda Terbang, dan Rajawali. Lima Guild kuat itu, mereka menjadi harapan negara Indonesia. Guild diharapkan menjadi lahirnya pro Player yang dipersiapkan untuk ajang turnament global.

Dengan kata lain, Evans kini memiliki peluang besar untuk bisa menjadi salah satu pro player di Indonesia. Meskipun, persaingan sangat-sangat ketat.

Nadya dan Ratmi, keduanya masih saja mengganggu Riki dan Evans.

”Baru direkrut Doboss saja sudah seperti masuk surga, Player seperti kalian itu selalu saja hanya menjadi sampah dalam Game,” kata Nadya.

Ratmi pun menimpali, ”Benar kata Nadya, tapi setidaknya Evans sudah mengalami peningkatan. Dan kamu, Riki. Selalu dan hanya menjadi pemburu Big Rabbit. Entahlah, sampai kapan hidupmu akan berubah. Jika hidupmu berubah dan menjadi Pro Player, mungkin aku akan gila dan rela antri menjadi calon isterimu! Ha.. ha.. ha..!”

”Cukup! Ini kan hanya permainan, kenapa kalian selalu membully kami sih!” kata Evans kesal karena mereka juga menghina Riki kembali.

Riki menghentikan tubuh Evans, saat hendak bangkit dari duduknya, ”Sudahlah, kamu tidak perlu meladeni mereka. Biasa, skill rendah selalu banyak bicara bukan?” kata Riki sambil tersenyum.

Kini, Nadya dan Ratmi menjadi sewot. Ya, mereka memang levelnya cukup tinggi dan sekarang mendekati angka level seratus. Namun, mereka mendapatkannya memang terkadang karena menyewa Pro Player, dengan membayar jumlah uang yang tinggi. Sama seperti dalam permainan. Dan mereka disebut, digendong dalam permainan. Mereka memiliki uang, tapi uang itu juga akan kembali cepat jika mereka mencapai level tinggi. Mereka akan mampu menyelesaikan misi atau bahkan ikut raid.

”Jadi ..., apakah kamu menerima tawaran mereka, Evans?” tanya Riki setelah dua wanita itu berhenti mengejek mereka.

”Aku akan menerimanya Riki, kamu juga harus semangat seperti dulu. Aku ingin kamu semangat seperti dulu dan menjadi Pro Player. Aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu, kamu harus semangat!” kata Evans sambil mengepalkan tangan kanannya.

”Tentu saja, aku akan selalu bersemangat Evans!”

Keduanya memang sahabat baik, tapi Evans belum tahu apapun tentang perkembangan Riki. Terlalu banyak informasi berita di jejaring sosial, dan video trending soal Sky Legend. Semua hal berbau konten, dan juga rekaman tentang perjuangan pro player dan Top Global. Riki hanya menjadi berita sampingan, karena misi tersembunyi tidak bisa direkam dalam permainan Sky Legend.

Riki membiarkan hal itu. Mereka pun hendak berpisah.

Riki ditunggu oleh Suci, wanita berkerudung yang sudah menunggunya di koridor kampus.

”Sepertinya, kamu ditunggu oleh Mahasiswi itu, Riki,” kata Evans.

”Baiklah, saya akan menemuinya. Kamu pulang saja, aku ada perlu dengannya.”

”Baiklah Riki, besok kita bertemu lagi. Semangat ya!” Evans mengangguk dan pergi lebih dulu dengan mobilnya.

Riki mendekati Suci. Mereka pun duduk di salah satu kursi, di kantin kampus.

”Apakah kamu berhasil menyelesaikannya?” tanya Suci sambil meminum jus alpukat.

”Iya, aku menyelesaikannya.”

”Sudah kuduga. Aku telah salah menilaimu hingga saat ini, kamu memang pantas menjadi Pro Player. Hanya saja, kamu tidak memiliki sponsor. Aku yakin, jika kamu mendapatkan sponsor, kamu bisa melangkah menjadi Top Global, Riki.”

Pujian itu, hanya pernah diterima Riki dari Suci. Dark Shadow bahkan memujinya.

”Aku tidak peduli dengan Top Global atau apapun itu. Aku hanya ingin mencapai Puncak Sky Legend dan tak peduli dengan popularitas. Aku hanya memiliki mimpi untuk membahagiakan keluargaku, dan menjadi legenda puncak di Sky Legend. Aku suka game sejak kecil, aku sudah mencapai semua level tertinggi pada setiap permainan. Dimulai dengan game menata bata dan ular-ularan di zaman dulu.”

Suci mendengarkan cerita Riki dengan seksama.

”Sejak dimulainya Sky Legend. Aku bersumpah pada diriku untuk menjadi puncak dari permainan itu. Namun, pada akhirnya. Aku terjebak pada kejatuhan keluargaku, dan aku hanya bisa mencari uang melalui game ini dan menjadi kuli. Tidak ada yang bisa aku lakukan, hingga aku sadar kembali pada mimpiku saat pertama bermain Sky Legend.”

Keduanya terlihat semakin akrab. Suci juga menceritakan soal dirinya, dia tak lagi memiliki siapapun di dunia ini. Bibinya hanya mengejar harta peninggalan ayah dan ibunya. Namun, harta itu belum bisa diambilnya, selama Suci belum menikah. Beberapa kali, Bibinya itu meminta untuk Suci menikah dan dicarikan calon, tapi Suci selalu menolak.

Kini, dia menemukan Riki dan memintanya untuk menikahinya. Hal itu dilakukan Suci karena hanya Riki yang dia kenal, sebagai lelaki yang menolongnya saat di koridor kampus. Dia tidak ingin menikah dengan semua lelaki yang sudah dikenalkan Bibinya. Suci juga tak peduli dengan pernikahannya nanti, apakah Riki akan menceraikannya setelah itu. Suci tak peduli, dia hanya ingin bisa lepas dari cengkeraman Bibinya, yang selalu membuatnya tak betah.

[”Dia wanita yang baik, Riki. Aku dapat melihat ketulusan dari matanya,”] suara Tombak Halilintar membuyarkan fokus Riki. Riki menggelengkan kepalanya, Tombak Halilintar yang berkamuflase menjadi gelang. Bahkan, dia pun ikut campur urusan hal seperti ini.

”Aku akan menolongmu, minggu depan aku akan melamarmu bersama keluargaku. Setelah itu, aku tak peduli apakah kamu mau melakukan apapun. Kamu bisa bercerai jika mau setelah Bibimu memilki hartamu. Toh, kamu bisa mendapatkan uang yang banyak sebagai Dark Shadow bukan?” kata Riki.

”Terima kasih atas semuanya, Riki,” pandangan keduanya bertemu. Ada desir di hati mereka yang tak bisa mereka tutupi. Namun, hubungan mereka belum dapat mereka terka, semacam hubungan dalam bentuk apa. Saling membantu, ataukah memang saling mencintai? Mereka juga tak paham akan hal itu.

”Sebagai rasa terima kasihku, aku akan membantumu untuk leveling dan mencapai level tinggi di Sky Legend,” kata Suci.

”Tidak perlu untuk hal itu. Karena ..., aku akan mencapai level tertinggi di Sky Legend dengan kemampuanku sendiri. Aku tidak akan mau digendong dalam permainan ini. Hal itu bukan merupakan bantuan, tapi penghinaan bagiku.”

”Lelaki yang keras kepala!” ada senyum kecil dari mulut mungil Suci. Dia terlihat tertawa, dan baru kali ini sejak bersama Ibunya dia bisa tertawa.

Senyuman itu bahkan membuat Riki bergetar hatinya. Wanita yang cantik, sekaligus penuh dengan luka. Ah! Riki tidak tahu lagi, apakah pernikahan itu sebuah permainan atau untuk membantu Suci lepas dari penderitaan.

Semuanya ..., biarlah berjalan sesuai dengan kehendak Allah.

”Baiklah, saatnya berpisah. Aku akan leveling dengan jalanku sendiri. Ingat untuk selalu jaga kesehatanmu, Suci!”

Senyuman mereka berbarengan, mereka berpisah. Riki segera pulang, saatnya untuk bermain Sky Legend dan melihat kekuatan barunya. Kekuatan dan skill tempo hari belum dipelajarinya. Dan lagi, misi dari Crimson yang belum dimulai.

Misi itu, pasti memiliki hadiah yang sangat besar. Apakah Riki akan menjalankan misi itu atau tidak? Namun, Misi itu pasti memiliki hadiah yang besar karena berhubungan dengan leluhur Naga yang merupakan ras yang kuat.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!