Legenda Tombak Halilintar
Mengalahkan Api Sakhor
Riki sedang dibakar dengan kekuatan api kuat milik Sakhor. Riki merasakan panas yang luar biasa, tapi saat itulah dia merasakan kekuatan dalam dirinya muncul. Kekuatan yang sudah ada dalam dirinya, kini menyala dan keluar keterangan dengan skill baru yang terlihat di depan Riki.
[Mata Light Speed berevolusi. Mata Halilintar dari berkah yang diberika legenda Crimson menyala dan memberikan anda pemahaman. Player kini mampu membuka segel kekuatan pertama dari leluhur naga. Kekuatan skill, name title: Light Megamagma]
Api dari Sakhor menyala, Sakhor tertawa karena merasa bahwa dia bisa mengalahkan penantangnya. Namun, mata Light Speed milik Riki kini menyatu dengan api Sakhor. Riki yang terbakar mencoba menguasai kekuatan matanya dan melawan balik api milik Sakhor. Kekuatan baru dari mata Light Speed, mampu menyerap api dari Sakhor dan menjadikannya sebagai energi yang bisa dikonsumsi oleh skill tersebut.
[Kontrol energi, evolusi Light Speed, Mata Halilintar dari Crimson menyala. Membuka segel kekuatan pertama dari warisan Leluhur Naga. Light Megamagma]
[Skill dibentuk dari segel pertama dari kekuatan Mata Halilintar]
[Light Megamagma diaktifkan]
”Megamagma!” teriak Riki yang menyadari bahwa skillnya bisa digunakan saat terdesak. Saat terbakar dengan api yang menyakiti tubuhnya.
Kini, seluruh api yang ada di tubuh Sakhor mulai menghilang.
”Ada apa ini! Aku kehilangan apiku. Manusia! apa yang kamu lakukan!”
[Menyerap api membara milik Sakhor, dan menyerapnya dalam Light Megamagma]
Riki dapat mengambil kekuatan api milik Sakhor. Dia merasakan api Sakhor menjadi bagian dari kekuatannya, dia tahu sekarang. Mata dari Light Speed adalah mata dengan kekuatan api, itu segel pertama.
”Selamat tinggal, Sakhor. Istirahatlah dengan api yang lebih kuat dari apimu!”
[Light Megamagma diaktifkan]
Sakhor kaget. Apinya menghilang. Bersamaan dengan itu, kekuatan api menjalar dari tubuh manusia itu dan memenuhi tubuhnya.
”Panas! AAAAHHHH! Tidaaakk!” teriak Sakhor. Dia melihat mata milik manusia itu menyala, dan sekejap kemudian tubuhnya terbakar dengan api hitam yang membakar seluruh tubuhnya. Hingga, tidak berbekas sedikitpun. Serpihan data terlihat, Sakhor mampu dikalahkan Riki dengan kekuatan barunya.
[Kekuatan segel pertama, Light Megamagma. Api hitam yang mampu menyerap api di sekitarya, kekuatan penyerapan disaring dan menjadi tambahan kekuatan megamagma]
[Sakhor dikalahkan, Dungeon diselesaikan]
[Sakhor pernah mengepung Legenda Marsen bersama pasukan dari ras beast lainnya. Saat itu, dia ketakutan melihat kekuatan Legenda Marsen dan memilih bersembunyi. Kekuatan Legenda Marsen mampu membuat Sakhor ketakutan]
[Hadiah item; Pedang Magneto. Pedang item Epic yang mampu mengeluarkan api yang membara, dari magma kerak bumi]
Riki tersenyum. Kekuatannya sudah bertambah lebih cepat dari apa yang dia duga. Mental yang kuat telah membawanya untuk menyelesaikan dungeon tingkat lima sendirian. Namun, Riki tidak akan bergembira atau merasa bangga berlebihan. Cukup sebagai pemicu untuknya agar lebih bersemangat lagi.
Jalan mencapai puncak masih terlalu dini untuk dirayakan.
[”Riki, apakah kita akan terus maju dan menyelesaikan dungeon selanjutnya?”] tanya Tombak Halilintar.
”Tombak Halilintar, tak perlu kamu bertanya hal seperti itu padaku. Kita datang, untuk menyelesaikan semuanya!”
Tombak Halilintar tertawa mendengar Riki yang bersemangat. Pedang Magneto adalah hadiah penyelesaian dan ada di depan Riki, pedang dari Sakhor melayang di atas tanah. Pedang yang bagus, Riki melihat bahwa pedang itu memiliki energi api yang membara. Kekuatan energi dari pedang itu terlihat memiliki tekanan kuat. Riki hendak memasukkan pedang itu ke inventorinya. Pedang itu akan sangat mahal jika dimasukkan ke dalam pelelangan senjata.
[”Riki, pedang itu adalah makananku!”] teriak Tombak Halilintar.
Hah! Riki bahkan lupa kalau Tombak Halilintar selalu lapar dengan senjata item, yang memiliki rank tinggi. Apa boleh buat, selama ini Tombak Halilintar selalu menjadi temannya dan membantu dalam misi apapun. Dia juga menjadi mentor dan mendorong Riki, hingga mampu mencapai pencapaian tinggi hingga sekarang.
”Baiklah, itu bagianmu. Makanlah dengan lahap!”
[”Tentu saja, berisik!”] kata Tombak Halilintar.
[Tombak Halilintar melahap Pedang Magneto item Epic. Konsumsi dilakukan, penyerapan membuat Tombak Halilintar terus memperkuat kekuatannya. Penyerapan pedang Magneto menjadi bagian dari kekuatan Tombak Halilintar]
Item pedang magneto milik Sakhor kini diserap kekuatannya oleh Tombak Halilintar. Membutuhkan waktu cukup lama bagi Tombak Halilintar untuk melakukannya. Biasanya, Tombak Halilintar akan diam untuk beberapa saat karena penyerapan tersebut. Tombak Halilintar tidak akan berisik dan mengganggu Riki, setelah selesai barulah biasanya Tombak Halilintar akan kembali berisik. Riki sudah sangat paham akan hal itu, dia membiarkan Tombak Halilintar melakukan tugasnya.
Sambil menunggu Tombak Halilintar melakukan proses penyerapan. Riki melanjutkan perjalanannya untuk menyusuri dungeon selanjutnya. Dia bergegas untuk memasuki dungeon tingkat lima setelah dungeon Sakhor. Dungeon keempat di Kaukatus, dia terus mendapatkan informasi tentang Legenda Marsen. Riki menuju Dungeon keempat, meskipun Tombak Halilintar masih berdiam diri melakukan penyerapan.
Dungeon keempat terlihat, ada di depan Riki saat ini. Saatnya untuk memasukinya, kekuatan baru sudah didapatkan. Riki bersiap untuk menyelesaikan Dungeon keempat tersebut. Dia lebih dulu meminum potion healing, dia membelinya dari shop Player. Healing dipulihkan dengan magic power yang utuh kembali. Saatnya untuk pertarungan selanjutnya.
Kristal kembali digunakan oleh Riki, hadiah dari tiga Dungeon sebelumnya cukup banyak.
[Konsumsi kristal diberikan, anda diizinkan memasuki Dungeon]
Akses sudah diterima, dimensi dungeon menyala dan pintunya terbuka. Riki memasukinya dan tak lagi ragu.
Splash!
[Dungeon Kaukatus tingkat lima, Dungeon Beast Genom. Pemimpin yang sangat dikagumi pasukannya]
[Genom dan puluhan ribu pasukannya sedang merencanakan penyerangan terhadap manusia. Dia menunggu perintah dari Raja Kegelapan yang memerintah mereka. Mereka sedang bersiap untuk menginvasi manusia]
Riki sedikit bingung dengan sistem di dalam game Sky Legend. Jadi, mereka bersembunyi dalam Dungeon ini sambil menunggu perintah dari tuan mereka semua? Mereka ingin menyerang manusia. Cukup bagus cerita yang dibuat oleh Developer game Sky Legend. Kisah yang tidak monoton dan membawa cerita segar yang baru. Petualangan yang dialami Riki, seolah-olah hidup dan dia menjalani petualangan yang sebenarnya. Kisah perjalanan yang sulit ditebak.
Mungkin hal itu yang menjadi alasan, kenapa Sky Legend benar-benar diminati di seluruh dunia. Dan, menjadi satu-satunya game yang paling banyak dimainkan di seluruh dunia. Bahkan, banyak pesaing game yang akhirnya tak berdaya dan gulung tikar atau tutup.
Benar sekali. Sky Legend sudah dimainkan oleh hampir sepetiga dari seluruh penduduk bumi. Bisa disebut satu dari tiga orang di dunia ini, punya username di permainan Sky Legend. Benar-benar luar biasa. Tentu saja, Developer terus berpikir kreatif agar para pemain Sky Legend betah berada dalam permainan menakjubkan ini.
Dan, Riki juga menikmati semua petualangan di dalam game ini.
Riki berada di tanah lapang, ada jalan yang terbuka di antara padang ilalang yang cukup tinggi. Jalan itu lebarnya sekitar 7 meter, cukup luas. Jalanan masih tanah dan bukan di jalan raya seperti perkotaan. Satu-satunya yang kini dilihat oleh Riki adalah, apa yang ada di ujung jalan. Satu sisi jalan hanya jalan tanpa ujung, dan sisi lainnya yang membuat Riki melihat bahwa itu tujuannya.
Sebuah benteng besar, seperti ada kerajaan di dalam benteng tersebut. Riki pun berjalan menuju gerbang tinggi besar itu. Lebar gerbang cukup panjang, tinggi gerbang sekitar 8 meter. Nampaklah, beberapa Beast memegang senjata baik itu tombak maupun pedang. Mereka berjaga dengan baik di atas gerbang. Para beast itu, seperti tengah menjaga tempat ini dengan baik. Pasti ada hadiah besar di dalam Dungeon ini.
[Kalahkan Genom, dia bersembunyi di dalam kerajaan. Benteng dan pasukan melindungi dirinya dari siapapun yang berusaha memburunya]
”Apa tujuanmu ke sini, Manusia!” suara itu dari salah satu makhluk dengan tanduk di keningnya, dia sangat kurus dan memegang tombak. Dia melihat dari atas gerbang, dia menanyakan hal itu pada Riki yang mendekati pintu gerbang.
”Aku datang untuk bertarung melawan Genom. Aku diutus untuk menaklukkannya!” teriak Riki.
Beast kurus yang bertanya itu kaget, dia pun mengambil gading besar di pinggangnya. Ujung dari gading itu berlubang kecil, dan sudah menjadi item peringatan bagi mereka semua. Itu adalah alat untuk memberikan pengumuman penting, pada semua pasukan di dalam dinding kerajaan.
WUOOOONGGG! WUOOONNGGG!
Dua kali suara terompet dari gading raksasa itu berbunyi. Itu adalah suara tanda bahaya bagi kerajaan tersebut. Pasukan dari atas pun bermunculan, dan segera bersiap mengarahkan senjata mereka pada Riki.
Riki pun tersenyum, pasukan musuh sudah bersiap melawan dirinya. Saatnya untuk bersenang-senang kembali.