Legenda Tombak Halilintar

Genom Sudah Datang!

Riki mengaktifkan kekuatan dari Jarum Halilintar keempat. Tombak Halilintar sudah mengkonfirmasi kekuatan tersebut, dan data kekuatan sudah masuk dalam diri Riki. Kekuatan dari Jarum Keempat digunakan, armor kuat menutupi tubuh Riki satu-persatu. Armor yang memiliki pecahan dari Jarum Halilintar, menempel dari kaki hingga ke leher Riki. Armor kuat pun terbentuk.

Armor serba hitam, dari bentuknya sangat megah dan berkilauan warnanya. Item yang menempel itu terlihat sangat kuat, dan memiliki keunikan dalam hal kekuatan dan buff yang diberikan pada pemakainya. Itu adalah hadiah dari Naga Crimson.

Riki melayang di udara dengan armor hitamnya, dia bersiap dengan tombaknya. Ada ukiran naga yang melengkapi ornamen, pada armor hitam berkilauan miliknya. Riki seperti seorang top player yang memiliki item mahal dan sangat kuat.

[Armor Black Dragon diaktifkan. Armor mampu menahan serangan kuat dengan basis pengurangan hingga 90 persen. Tahan serangan kosmik dan api, buff diberikan. Kecepatan dan kekuatan bertambah dua kali lipat. Setiap serangan yang ditahan Armor Black Dragon, akan dikembalikan kepada penyerangnya sebanyak 10%]

Ini benar-benar gila! Item sehebat ini didapatkan Riki. Jika armor ini diketahui Player di luar sana, tentu mereka akan melelang Armor Black Dragon ini dengan harga Milyaran. Bahkan, bisa laku hingga setengah Trilyun sekalipun. Ini benar-benar seperti cheat, bagaimana tidak. Bahkan, selain bisa menahan serangan lawan, armor ini juga bahkan mengembalikan serangan musuhnya.

Dalam mimpi sekalipun, Riki tidak pernah memimpikan memiliki armor yang hebat seperti ini. Dan, kini dia merasakan tubuhnya dialiri energi yang melimpah. Hadiah tak masuk akal ini, semua ini karena kesungguhannya dan kerja kerasnya. Dan juga, bantuan dari Tombak Halilintar tentunya. Ini adalah keberuntungan seorang Legenda yang sebenarnya.

Pasukan King Orc maju, saatnya menggunakan kekuatan kedua dari Jarum keempat.

[Pisau Tombak Halilintar, diaktifkan]

Cahaya berpendar di ujung Tombak Halilintar, yang diangkat Riki. Dan, kini Riki tidak hanya memiliki satu tombak. Jarum Halilintar membentuk energi tombak di sisi Tombak Halilintar. Energi tombak itu membesar sebagaimana tombak Riki. Empat Jarum Halilintar mengelilingi tombak yang asli.

 [Jarum Tombak, Booster untuk membuat kekuatan Tombak Halilintar menjadi dua kali lebih kuat untuk menghancurkan target yang dituju]

Pasukan King Orc melompat dan menyerbu ke arah Riki. Riki pun tersenyum dan menyambut mereka semua.

[Pusaran Badai diaktifkan]

Klang! Klag! Klang!

Semua serangan dari King Orc ditahan Riki, itu semua karena Riki sudah menggunakan Armor Black Dragon. Riki mampu menahan serangan mereka dengan baik, dan mereka semua terkena efek serangan dari damage serangan mereka sendiri. Mereka semua, para King Orc menerima damage sebanyak 10 %. Damage mengenai King Orc secara keseluruhan.

Saatnya untuk penghakiman!

”Sword Magic Thunder!”

Riki menggunakan energinya, memutar tombaknya di udara. Hal itu juga membuat jarum energi halilintar mengikuti gerakan tombak Riki. Dan, fusion dari Magic Thunder serta jarum Halilintar membuat ledakan energi. Spear magic meledak dan menyerang semua arah, sehingga mengenai para King Orc secara merata ke semua tempat karena ledakan energi Riki. Ledakan energi itu pecah dan menembus tubuh para King Orc.

[Anda membunuh 15 King Orc, 25/59]

[Anda membunuh 3 King Orc, 28/59]

[Anda membunuh 6 King Orc, 34/59]

[Anda membunuh 5 King Orc, 39/59]

Booom! Duar! Crash!

[Anda membunuh 7 King Orc, 46/59]

[Anda membunuh 2 King Orc, 48/59]

[Anda membunuh 1 King Orc, 49/59]

[Experience meningkat, seluruh stat dan kekuatan naik]

Riki melihat bahwa King Orc yang tersisa, tinggal 10 King Orc. Jadi, pertarungan ini sudah ditentukan, siapa yang akan menjadi pemenang. Setelah itu, giliran Riki yang akan berhadapan dengan Genom dan menyelesaikan Dungeon ini.

HIIIIAAAAAAAAA!

Riki menerjang, 10 King Orc juga menyambutnya. Pertemuan energi mereka akan bertemu kembali, Riki mengarahkan tombaknya. Kedua ujung tombak berputar kuat, lalu ujung tombak energi yang memiliki Jarum Halilintar diarahkan maju ke depan. Bersiap untuk menggunakan Tusukan Halilintar.

[”Selesaikan mereka semua, Riki!”]

”Berisik kau, Tombak Halilintar!” teriak Riki bersemangat.

Saat serangan pedang dan kapak dari para King Orc hendak mendekat. Dentuman suara yang sangat dahsyat terdengar menggelegar, kerajaan itu bahkan bergoncang kuat.

[Genom sudah tidak sabar lagi menunggu perintah Raja Kegelapan, dia menggunakan kekuatannya]

Sepertinya Genom akan segera turun tangan. Itu lebih bagus, Riki tidak perlu menunggu terlalu lama untuk beradu kekuatan dengan raja dungeon tersebut. Sepuluh King Orc masih tersisa, Riki harus menyelesaikan mereka semua agar dia bisa segera menghadapi Genom. Riki melesat maju, mengarahkan Tombak Halilintar dan energi Jarum Halilintar.

Woosh!

[God Speed diaktifkan]

Serangan super cepat ditambah tekanan dari Tombak Halilintar. Riki menghabisi empat King Orc sekaligus. Dan dia memutar tubuhnya, dua King Orc mengarahkan senjatanya pada Riki. Riki menghindari dengan cepat, dan muncul di belakang keduanya. Tombak diayunkan dan keduanya sudah hancur.

Brush! Wooosh!

Tersisa empat lagi. Riki terus maju dan menghantamkan tombaknya lagi.

[Anda membunuh 1 King Orc, 56/59]

Brush! Tersisa tiga.

Dua King Orc menyerang dari kedua sisi kanan dan kiri Riki. Riki menggunakan tombak dan energi jarum halilintar. Menjadikan serangan berganda ke dua sisi berbeda, dan menembus tubuh dua King Orc tersebut. Tersisa satu sekarang.

Saat itulah, sebuah gerakan besar muncul dari arah belakang King Orc dengan kecepatan tinggi. Genom sudah turun tangan.

Dua kapak sudah dipegang Genom, dan Genom menerjang di belakang King Orc yang tersisa.

Genom mengorbankan salah satu pasukannya, dia menghantamkan dua kapaknya dengan menyilangkannya ke depan.

Wooosh!

Tubuh salah satu King Orc hancur karena serangan Genom. Dia menerjang sekaligus ke arah Riki. Riki yang mengetahui hal itu, dia pun menggunakan tombaknya untuk bersiap menghadapi dua kapak kuat milik Genom. Ayunan tombak Riki langsung menghantam dua King Orc di depannya sekaligus. King Orc sudah habis dikalahkan, dan serangan Riki bertemu dengan serangan dua kapak milik Genos.

Brush! Klang!

Kedua serangan bertemu, ledakan energi tercipta dan kerajaan bergetar karena tabrakan energi dari keduanya.

Wooossh!

Keduanya terpental kembali ke belakang. Mereka ingin mengukur kekuatan lawan dengan  beradu kekuatan. Mereka saling menyadari, musuh memiliki kekuatan yang sama-sama kuat.

 [King Orc terbunuh, 1 King Orc Musnah! 59/59. Lapisan ketiga pasukan Genom sudah dikalahkan]

Apa-apaan Bos Dungeon bernama Genom itu. Bahkan, dia menghabisi sisa pasukannya sendiri. Setelah beradu kekuatan, Riki menjadi paham bahwa kekuatan Genom jauh lebih kuat dibandingkan puluhan King Orc yang sudah melawannya.

Genom adalah raja dari dungeon ini, kekuatannya pasti sangat kuat. Riki pun harus bersiap mulai sekarang. Pertarungan yang sebenarnya dimulai. Saat sedang bersiap, serangan yang sangat cepat kembali dilepaskan oleh Genom. Dia sudah berada di depan Riki dengan energi yang kuat. Dua kapak hebatnya mengarah pada Riki, Riki pun menahannya dengan kekuatan energi pusaran badai dari tombaknya.

Syuungg! Brush!

[Damage diterima, Armor Black Dragon menahan 90 % damage dari dua kapak Genom]

Brush!

Bang!

Riki menahan sekuat tenaga, dia menahan dengan semua energi. Kekuatan defensif digunakan, Mantel Bajra dan juga Perisai Basilisk. Namun, Riki tetap terpental puluhan meter dengan serangan kuat Genom. Kecepatan dan damage serangan yang kuat. Riki harus berhati-hati. Genom nampaknya akan menjadi musuh yang sulit dihadapinya.

[Genom mengeluarkan semua kekuatannya. Dia tak lagi menunggu perintah Raja Kegelapan. Dia sudah tidak tahan lagi! Segel dalam tubuhnya terbuka dengan kemarahan Genom]

”Bersiaplah untuk mati, Manusia!” Genom membuka mulutnya lebar-lebar, dia telah marah.

Riki mencoba berdiri tegak setelah terpental serangan Genom, dia mengatur napasnya dan mengumpulkan energi kembali. Dia menghembuskan napasnya perlahan, mencoba untuk tenang.

[”Apakah kamu sudah siap, Riki?”] tanya Tombak Halilintar.

”Huft! Tentu saja, musuh yang kuat adalah cara kita untuk menjadi legenda!”

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!