Legenda Tombak Halilintar
Penjaga Kunci Zephyr
Riki meyakinkan langkah kakinya, dungeon terakhir di Kaukatus. Ini adalah jalan menuju misinya, mencapai puncak dan menjadi legenda tombak.
Dungeon paling tinggi di Kaukatus, Riki pun percaya diri memasukinya.
Splash!
Riki melewati lorong ruangan serba putih, dia belum memasuki dimensi dari dungeon tingkat enam tersebut. Sepertinya, ada pengantar sebelum Riki memasuki dungeon. Hal itu normal terjadi pada game, ketika hendak memasuki dungeon yang sangat berbahaya.
[Syarat memasuki Dungeon 5 Kaukatus, Tinggalkan senjata anda. Syarat masuk adalah tanpa senjata. Anda tidak akan bisa memasuki Dungeon Zephyr jika masih membawa senjata]
[”Riki, bagaimana kamu bisa melawan musuh di dalam tanpaku?”] Tombak Halilintar nampak khawatir.
[Syarat masuk Dungeon 5 Zephyr, letakkan Senjata anda dan masuklah ke dalam pintu portal di depan anda. Anda tidak akan bisa mengakses pintu masuk jika memegang senjata]
”Aku harus masuk, Tombak Halilintar. Aku akan bertarung dan kamu harus percaya padaku,” Riki melihat ke tombaknya. Sepertinya, tidak ada jalan lain yang harus ditempuh Riki saat ini. Kecuali, mengikuti apa yang diinginkan oleh sistem game.
[”Baiklah, tapi ingat untuk kembali dengan membawa kemenangan!”]
”Tentu saja, Tombak Halilintar.”
[Syarat aktivasi diterima, silakan memasuki Dungeon Zephyr]
Riki menaruh Tombak Halilintar di sandaran dinding, dia pun masuk dalam sebuah Portal yang tercipta di depannya. Portal itu tercipta dan membentuk pintu dimensi, setelah Riki menaruh tombaknya tersebut.
[Memasuki Dungeon tingkat 5, Zephyr. Misi membebaskan Legenda Marsen karena jiwanya terkurung dalam tombaknya sendiri. Bebaskan dia dari Ksatrian Merah dan Ksatria Biru]
Apa!
Splash!
Saat Riki masih kaget dengan keterangan sistem game, cahaya silau mengganggu penglihatannya. Dan dia memasuki sebuah tempat, di mana itu adalah ruangan yang besar. Ruangan itu dikelilingi dengan ukiran, dan layar-layar seperti dalam dunia futuristik alat-alat canggih. Semua serba kabel dan layar yang menunjukkan data, berupa gambar objek makhluk yang berputar seperti sedang ada scan organ dalam makhluk tersebut.
Di salah satu ujung ruangan besar itu, dua orang sedang menjaga sebuah tabung. Dua sosok yang mirip setengah beast dan setengah manusia. Keduanya, memakai armor yang berwarna tembaga bercampur Merah dan Biru.
[Kunci Zephyr akan muncul dengan mengalahkan dua Ksatria Naga, Ksatria Merah dan Ksatria Biru]
”Jadi ..., apakah kamu akan mencoba mendapatkan Kunci Zephyr? Kami akan bertarung hingga mati untuk mempertahankan Zephyr!” salah satu sosok setengah Beast itu maju, dan diikuti dengan sosok Ksatria Biru di belakangnya. Mereka maju dan mengarahkan pandangan mereka pada Riki.
Jadi, ini pertarungannya! Riki bersiap dan mengumpulkan energi. Sepertinya, dungeon tingkat enam bukanlah dungeon lainnya yang sudah taklukkan Riki. Kali ini, mereka berdua pasti memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dari musuh-musuh Riki sebelumnya.
[Ksatria Merah dan Ksatria Biru, dua dari sepuluh pasukan terkuat yang dimiliki Rasson, Raja Kegelapan]
”Terbakarlah, wahai Manusia!” teriak Ksatria Biru, dia melompat melewati Ksatria Merah dan tangannya membara dengan energi besar. Cakar tajam terlihat muncul dari cakarnya. Keduanya adalah bagian dari Klan Naga yang memilih untuk menjadi jahat. Kekuatan Klan Naga terpecah dalam dua opsi, satu yang memilih tetap pada kebaikan dan satu lagi yang memilih kejahatan.
Energi yang kuat! Riki mampu merasakan tekanan yang kuat dan membuatnya terdorong dengan energi tersebut. Tekanan yang kuat sudah mampu membuat Riki waspada. Ini, bukan pertempuran biasa!
HIIIAAAAAA!
Brush!
***
Ksatria Merah dan Ksatria Biru.
Kedua kekuatan yang tak bisa dibilang kekuatan biasa, bahkan Rasson mengakui kehebatan dari keduanya. Rasson berlatih dengan kedua Ksatria tersebut. Saat latihan, Rasson bahkan tidak bisa menjebol pertahanan mereka untuk waktu yang cukup lama. Jika keduanya sudah bersatu, sulit bagi Rasson untuk menembus pertahanan keduanya.
Ketika Ksatria Merah dan Ksatria Biru bergabung dalam pertarungan. Maka, peningkatan buff yang terjadi sangat signifikan. Mereka mampu saling melengkapi dan menutup kelemahan mereka.
”Kalian Hebat, Dua Ksatria Terkuatku! Aku memberikan kalian tugas yang sangat penting untuk kalian kerjakan!” perintah Rasson pada Dua Ksatria. Saat itu, Rasson harus pergi untuk mengumpulkan kekuatan lagi dan mempersiapkan diri untuk menjadi penguasa seluruh Benua. Dia terpecah dari dua Saudaranya yang juga memiliki kekuasaan di masing-masing Benua.
”Apakah ..., Tuan akan pergi lagi?” tanya Ksatria Biru.
”Benar, Biru. Aku harus pergi dan mengumpulkan kekuatan lagi. Aku memberi tugas pada kalian untuk menjaga Zephyr. Kunci itu, jangan pernah diambil oleh siapapun. Aku belum bisa menggunakan kekuatannya. Jadi, kalian yang harus menjaganya hingga aku memiliki cara untuk menguasai kekuatan Zephyr!”
Dua Ksatria; Merah dan Biru bergerak dan menekuk lutut kiri mereka bersamaan.
”Kami akan menjaga Zephyr dengan nyawa kami, Tuan Rasson!”
”Bagus! Kalian berdua memang bisa aku andalkan. Dengan ini, aku serahkan kunci Zephyr pada kalian. Jaga dan jangan biarkan siapapun selain aku, untuk mengakses Zephyr!”
”Siap, Tuanku Rasson!”
Wusshhh!
Rasson pergi dan mundur melayang, menghilang dalam angin dan dia membuka jubah di belakangnya. Saat itu pun dia menghilang, tinggallah Ksatria Merah dan Ksatria Biru. Mereka menunggu kunci Zephyr dengan nyawa mereka.
Sejak itu, mereka hanya menjaga Zephyr. Ratusan tahun berlalu, dan mereka tidak akan pernah baranjak dari Dungeon Zephyr. Mereka menunggu kedatangan Tuan Rasson kepada mereka kembali. Mereka yakin, tuan Rasson akan datang untuk menyerap kekuatan Zyphyr. Saat itu, tuan Rasson akan menjadi lebih kuat dan tak terkalahkan.
Lalu ..., klan Naga akan menguasai seluruh benua dan ras lainnya akan tunduk pada ras Naga. Mereka akan menjadi penguasai dunia yang sesungguhnya.
***
Brush!
Ksatria Biru menggunakan kekuatan tangannya, energi dari cakar naganya mengarah pada tubuh Riki. Namun, Riki mampu menghindar dan serangan itu menghancurkan batu di bawah Riki. Ledakan terjadi, dan pecahan batu terpental ke semua sisi. Getaran kuat membuat bumi bergoncang. Gempa terjadi.
[Skill God Speed diaktifkan]
Riki menghindari serangan itu dengan cepat, kekuatan kecepatannya mampu digunakan dalam waktu yang tepat. Jika tidak cepat, mungkin tubuhnya sudah hancur dengan pukulan dan cakar dari Ksatria Biru yang dahsyat tersebut.
Woosshh!
Kecepatan dan serangan kuat dari Ksatria Biru mampu dihindari Riki. Refleksnya sudah sangat bagus. Meskipun begitu, Riki juga terkena efek damage dari serangan ksatria Biru. Serangan dari jarak jauh saja, mampu memberikan damage. Riki pun harus waspada mulai sekarang.