Legenda Tombak Halilintar

Memilih Bertarung, atau Mundur!

Pasukan dari Genos, dari berbagai gabungan ras. Mereka menerjang dengan serangan kedua. Mereka menyerbu dan bertujuan untuk menghancurkan kota Genzone. Serangan sebelumnya hanyalah serangan pengantar, dan itu hanya sebagian kecil dari pasukan yang menyerang kali ini.

Wooosh!

Pasukan kedua yang menyerbu Kota Genzone berhenti tepat di depan gerbang, mereka terlihat begitu banyak dengan ukuran yang berbeda-beda. Mereka dari semua ras yang tergabung dalam organisasi kejahatan, Genos.

Serbuan kedua ini adalah puncak dari pasukan yang akan meratakan seluruh Kota Genzone. Mereka ditugaskan Guratin untuk menghancurkan kota Genzone, sebagai tanda invasi mereka dimulai di seluruh benua. Kota Genzone akan menjadi awal mula kekuasaan Genos untuk menguasai seluruh benua.

Seseorang maju dengan telinga yang besar, dia memiliki armor di kedua pundaknya yang runcing ke atas. Dia adalah Zigar, prajurit no 79 milik Genos. Dia maju lebih dahulu, dia ingin memberikan ultimatum bagi semua penghuni di kota Genzone.

”Wahai pemimpin Kota Genzone. Kami utusan dari Genos, menyampaikan pesan dari pemimpin kami Guratin. Kalian diberikan dua pilihan; Menyerah dan tunduk pada perintah Genos, atau kedua kalian semua dimusnahkan!”

Suara Zigar menggelegar. Semua pasukan di belakang Zigar berteriak dan bersiap berperang. Mereka sudah tidak sabar untuk menghancurkan penduduk Kota Genzone. Selama ini, pasukan Beast yang mengikuti Genos adalah korban dari para manusia. Hal itulah yang ditanamkan Guratin pada mereka.

Para Manusia mencari dan membunuh para Beast untuk meningkatkan kekuatan mereka. Inilah saatnya untuk menguasai manusia, dan beralih untuk menjadikan manusia sebagai ras yang harus dimusnahkan!

”HUUUUOOOOO! Hancurkan manusia!” teriak para Beast bersahutan.

”Pilihlah pilihan kalian! Kami tidak punya banyak waktu!” teriak Zigar sekali lagi.

Seseorang berkuda yang sejak tadi sudah bertarung dengan para Beast di serbuan pertama. Armor Ksatria yang dipakainya menandakan dia Ksatria yang kuat. Dia yang bertugas mengamankan Kota Genzone yang diminta langsung oleh pemimpin kota.

”Apa yang kalian inginkan, wahai pasukan Genos. Kami di sini, tidak akan memberikan apapun pada kalian. Kami akan memberikan pertempuran hingga akhir. Sejengkal tanah pun tidak akan kami berikan pada kalian!”

Angin berhembus, sosok berkuda itu adalah Guardian Langit. Salah satu pemimpin terkuat dari para Ksatria pahlawan di Sky Legend. Dia sangat dihormati di seluruh benua. Kepahlawanannya sudah terkenal hingga ke seluruh pelosok negeri di seluruh benua. Dia adalah putra dari salah satu legenda hidup di Sky Legend, Dasatama.

Angin berhembus cukup kencang, kata-kata dari Guardian Langit menandakan bahwa perang habis-habisan akan terjadi. Para Ksatria, baik itu NPC di dalam Game atau mereka para Player. Mereka semua sedang menghadapi krisis pertama. Jika Kota Genzone takluk di bawah Genos, maka mereka akan semakin berani dan menyerbu semua kota, hingga menguasai seluruh Sky Legend.

Angin mulai terasa panas, hembusannya saling bertabrakan. Itu adalah energi tekanan dari masing-masing energi dua kekuatan yang akan bertempuran.

Wooshh! Wooossh! Wooooossshhh!

”Serang dan habisi semua manusia!” teriak Solam yang memajukan ujung kipasnya ke depan. Ke arah di mana pasukan manusia mempetahankan Kota Genzone.

Brush!

”WOOOOO!” ”HIAAAAAA!” ”GROOOAARRRE!”

Bumi bergetar luar biasa, seperti gempa dengan goncangan kuat. Pijakan para Player dan Ksatria NPC mulai bergetar, mereka merasakan serangan mengerikan datang. Mereka yang memiliki Jiwa Ksatria, akan rela berjuang dan mendapatkan kehormatan. Meskipun mereka bersiap menghadapi resiko apapun, tetap saja musuh yang datang begitu banyak jumlanya.

Mereka semua merasakan bahwa hawa kematian hampir mendekati mereka. Namun, sebagai seorag ksatria. Mereka semua rela mati untuk berjuang membela keadilan.

Namun, tidak sedikit di antara para Player yang memilih mundur. Mereka tidak akan mendapatkan 10 juta kristal Justice, atau bahkan 1 juta kristal Justice. Satu juta kristal Justice diberikan ketika mereka berjuang hingga akhir, meskipun mereka kalah. Jika mereka memilih mundur atau cancel, maka hadiah ditiadakan.

Mereka yang memilih mundur, mereka gemetaran melihat musuh yang begitu banyak jumlahnya. Mereka yakin bahwa mereka akan kalah, jadi memutuskan untuk mundur adalah yang terbaik menurut mereka. Mereka lebih mencintai nyawa mereka ketimbang uang. Jiwa ksatria mereka telah kalah ketika melihat musuh yang jumlahnya begitu banyak.

Mereka akan mundur dan tentunya, kehancuran Kota Genzone akan terjadi juga.

[Player Log out dan memilih mundur]

[Player Log out dan memilih mundur]

[Player Log out dan memilih mundur]

Guardian Langit melihat hal itu, sudah banyak para Ksatria yang mundur. Tapi, dalam dirinya yang sudah tertanam jiwa Ksatria. Ajaran dari Ayahnya, Dasatama. Lebih baik mati di medan perang demi kehormatan dan menjaga keadilan, daripada melarikan diri dan menjadi pecundang.

Hampir separuh para Player yang mengambil misi melindungi Kota Genzone yang bertahan. Mereka mengambil pilihan mundur dan memilih aman. Sebagian dari Mereka tidak mau bertempur dan tidak mau mati, mereka telah mengkhianati jiwa ksatria mereka.

Bagi Player yang memilih mundur, mereka memilih hal itu karena ini hanyalah game. Mereka tidak mau mengambil jalan rasa sakit, untuk membela sesuatu yang hanya permainan. Sok menjadi pahlawan saja, pada akhirnya mereka mati dan merasakan sakit. Jadi, mundur merupakan jalan terbaik bagi mereka yang memilih log out.

”Ksatria akan selalu bertarung! Siapkan kekuatan kalian semua dan lindungi semua penduduk Kota Genzone!” teriakan Guardian Langit didengar oleh semua pasukan kerajaan, pasukan Ksatria dan juga para Player. Mereka bersiap dan menghadang serangan pasukan Genos yang terlihat bagaikan air bah dan mencoba mendekati gerbang masuk Kota Genzone.

Pertempuran tak bisa dihindarkan, para Player pun berjuang. Meski ini game, mereka tidak ingin membiarkan sebuah kota di dalam Sky Legend hancur. Mereka terpanggil untuk berjuang bersama. Guardian Langit adalah salah satu legenda pemimpin Ksatria, dia bertarung dengan gagah berani di barisan depan.

10 anggota Guild Gatot Kaca juga bergabung, Player Top dari beberapa negara juga datang. Namun, ada juga Top Global yang tidak datang karena mereka memiliki misi lainnya atau sedang melakukan raid Dungeon.

Aji menggunakan kekuatan pemukulnya, bersama dengan para pasukan Ksatria. Dia menghantamkan tangannya ke tanah, retakan tanah terjadi dan membuat beberapa monster kehilangan keseimbangan, Surya segera menghabisi beberapa monster beast dengan kekuatan dua belatinya. Para Player harus bekerjasama dengan baik. Pertarungan di semua sisi nampak sengit.

Peperangan menyebar, gedung-gedung hancur dan mereka bertarung dengan terpisah di beberapa tempat. Pertarungan adu skill dan kekuatan telah menjadi tontonan yang begitu dahsyat di semua sisi.

Booom! Duarr!

Pertarungan besar pun terjadi, pertarungan yang terjadi dari dua kekuatan yang memiliki energi yang besar. Maka, kehancuran pun tercipta di mana-mana. Para ksatria dan pahlawan, nama mereka dipanggil oleh penduduk Genzone. Mereka butuh diselamatkan.

Portal simcal muncul, Riki sudah datang di antara pertempuran.

Riki merasakan peperangan yang sangat besar, dia telah melakukan simcal dan mampu merasakan. Perang besar di depannya, dan dia bersiap bertarung kembali.

”Ayo bertarung, Tombak Halilintar!”

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!