Pasukan Langit

Bangkitnya Shura!

Energi milik Denta seperti terus berkumpul dan semakin kuat, itu yang dilihat dengan kemampuan mata milik Gayatri. Aji pun demikian, dia terus menyerap energi alam tanpa takut akan meledak tubuhnya.

Keduanya adalah monster!

Di sisi lain, Gayatri lebih baik membantu para pasukan pertahanan dulu, karena pasukan kegelapan masih banyak jumlahnya.

Arion dan Sanjo juga telah berhasil mengalahkan Junta, kolaborasi mereka berdua membuat angin badai, tombak energi melesat dan ditahan oleh Junta dengan kekuatan gelapnya. Saat itu, Sanjo menambah serangan dengan dua trisulanya, dan mencabik-cabik tubuh Junta dengan cepat. Arion melihat peluang dan menggunakan segenap kekuatannya untuk membelah tubuh Junta dengan tusukan tombak yang dipenuhi energi besar.

Tubuh Junta pun hancur berkeping-keping dan musnah seperti kegelapan yang pecah.

Di pertempuran yang lainnya, Drisin dengan pedang besarnya sudah terpojok oleh kekuatan Nagada dan Alicia. Nagada mampu menggerakkan pedang energi yang jumlahnya banyak dengan kontrol pedang di tangannya. Pedangnya terus muncul dan menyerang Drisin, Drisin mampu menahan serangan itu dengan pedang besarnya.

Alicia menciptakan fatamorgana awan yang pekat di atas Drisin, halilintar menyambar tubuh Drisin bertubi-tubi. Drisin merasa terpojok dan kekuatan mereka berdua yang menyerangnya terus bertambah dan tidak berkurang, mereka seperti tidak kehabisan energi.

Mau tidak mau, Drisin meledakkan dirinya dengan kekuatan kegelapan dan menyelimuti tubuhnya dengan pelindung kegelapan. Dia meledakkan energinya dan berubah menjadi monster besar. Alicia tak memberi kesempatan dan mengarahkan pedangnya dengan kekuatan penuh, menciptakan energi sabetan yang sangat besar.

Drisin menahannya dengan pedang besarnya, sayangnya pedan gitu hancur berkeping-keping. Drisin menahan dengan energi dari tangannya. Namun, Nagada melihat peluang dan menghancurkan tubuhnya dengan kecepatan penuh dari arah belakang, dan pedangnya menembus tubuh Drisin. Pedangnya bertubi-tubi mengikis seluruh tubuh Drisin hingga tak bersisa

”HIIIIAAAAAA!”

Kecepatan serangan bertubi-tubi Nagada menembus tubuh Drisin hingga tak bersisa. Semua pasukan dari Denta sudah habis, kecuali pertarungan masih besar antara prajurit pertahanan dan pasukan kegelapan yang masih bertarung. Kini, semua melihat para pertarungan dahsyat antara Aji dan Denta, satu dari Lima Gerbang.

”Apanya yang pewaris Tiga Legenda! Bahkan, kau jauh lebih lemah! Kau mungkin tidak sekuat salah satu dari Tiga Legenda dan tidak perlu membual bahwa kamu adalah pewaris Tiga Legenda!” teriakan Denta membahana, dia kembali mengeluarkan energi tambahan dengan tubuhnya. Sejak serpihan Blood Supreme disuntikkan ke tubuhnya, pecahan itu mampu membuatnya menyerap energi siapapun yang dibunuhnya dari kalangan pendekar bela diri.

Semakin banyak yang diserap, tubuhnya semakin terasa berenergi. Energi gelap semakin pekat dan dia merasakan kekuatannya berlipat ganda setiap saat.

Denta membuka tangan kanannya, kilauan kegelapan yang pekat keluar dari depan tangannya. Ribuan energi tumpang tindih dan bargantian seperti meteor yang menyerang begitu banyak. Semuanya menghantam bergantian kearah Aji.

Aji pun siaga, dia menatap semua serangan yang jumlahnya tak terhitung lagi. Aji memutar kaki kanannya, dan tekanan diciptakan.

”Ghost Speed!”

Kecepatan yang luar biasa, saat sepersekian detik energi hitam hendak menabrak tubuh Aji, saat itu juga tubuhnya membayang dan menghilang. Dia muncul kemudian rentetan energi dari tangan Denta terus memborbardir.

Denta melihat kecepatan yang sangat tinggi diperlihatkan Aji dan dia mengikuti kecepatan Aji dan terus memborbardirnya dengan serangannya. Terus-menerus, Denta ingin melihat siapa di antara mereka yang akan bertahan dan tidak akan kelelahan atau kehabisan energi.

Serangan Denta tak ada yang mengenai tubuh Aji, serangan itu lurus dan ada yang ditangkis oleh Aji sehingga meledak di sisi kanan dan sisi kiri atau lurus melewati pepohonan. Apa jadinya, semuanya hancur dengan radius yang panjang dan ledakan terjadi dimana-mana.

Hutan terbakar dan bahkan menggores tanah dengan ledakan. Di bawah, pasukan pertahanan dan pasukan kegelapan yang sedang bertarung, bahkan menghindari serangan yang meledak dimana-mana tersebut. Mereka bukan lagi sibuk berperang, melainkan sibuk menghindari serangan dari dahsyatnya pertarungan dua orang yang tengah bertabrakan energi tersebut.

Alicia mendekati Gayatri sambil memasang defense, dan bahkan ketika ada serangan besar satu energi gelap mendekatinya, dia harus menghalaunya dengan sekuat tenaga hingga energi itu terpental dan menghancurkan suatu tempat disisinya.

Efek satu energi yang meledak bahkan sudah seperti ledakan besar, dan Aji tengah menghindari serangan ribuan energi yang bahkan bisa menghancurkan seluruh tempat di sekitar mereka kapan saja.

”Apakah kita akan membantu Aji?” tanya Alicia kepada Gayatri karena khawatir.

”Aku tidak tahu, kalau kita membantu, apakah akan menjadi beban atau memberi bantuan kepadanya. Kita tunggu sejenak dan melihat situasinya Alicia,” Gayatri sendiri merasakan bahwa energi yang terpancar dari Denta, merupakan energi besar yang belum tentu bisa dilawan oleh dirinya.

Apalagi, kekuatan dari Denta sudah disuntikkan dengan Blood Supreme milik Lord Demon. Kekuatan penyerapan yang dilakukan Denta pasti sudah banyak, dan itu menjadi nutrisi bagi energinya yang pekat untuk menambah energinya semakin kuat.

Hal itu terlihat dari energi milik Denta yang terus-menerus berkobar dan bertambah. Pertanyaannya, apakah ada tubuh yang terus bisa menahan kekuatan yang besar seperti itu? Apakah benar jika Blood Supreme, melakukan penyaringan sehingga energi mentah dari para pendekar disaring dan dinutrisikan dengan mudah dan diserap menjadi energinya sendiri.

Pertarungan itu semakin dahsyat, dan Aji masih saja menghindari semua serangan dari Denta dan terkadang menyambut dengan tongkatnya.

Saat para anggota Pasukan Langit berkumpul di sisi Gayatri dan Alicia. Ketua Yarko terlihat melesat kearah pertarungan Aji dan Denta. Sepertinya, dia ingin membantu Aji untuk mengalahkan Denta.

Saat serangan semakin gencar, ketua Yarko memasang dinding penghalang sehingga serangan dari Denta tertahan.

”Apakah tidak lebih baik bertarung di bawah, pendekar Aji?” ketua Yarko semakin kesulitan menahan ledakan demi ledakan kegelapan yang terus ditahannya dengan sekuat tenaga. Ketua Yarko sendiri dapat merasakan kekuatan besar yang dimiliki oleh Denta, sebagai salah satu dari Lima Gerbang.

Reputasinya memang tidak salah, ketua Yarko bahkan terdorong dan tak bisa bertahan lama.

”Kita turun ke bawah!” kata Aji.

Dinding pertahanan pecah dan mereka turun ke bawah. Saat mereka terbang turun, serangan energi gelap dari tangan Denta yang tak habis-habis itu terus meliuk dan mengikuti mereka, energi meledak di sepanjang jalur yang mereka lewati.

Pepohonan sudah habis di sekitar mereka, radius sekitar diameter  10 kilo meter sudah habis terbakar dan seperti tempat tandus yang dimana-mana terjadi ledakan. Denta menghentikan serangannya, dia masih kesumat dan melihat Aji serta ketua Yarko kini berdiri di atas tanah. Di belakangnya, ada banyak pasukan pertahanan dan juga Pasukan Langit.

Denta turun perlahan dari udara, dia juga turun ke tanah dan mereka mempersiapkan energi masing-masing untuk bersiap dengan pertempuran selanjutnya.

***

Seorang wanita yang nampak matanya tertunduk ke bawah masih menunggu perintah dari tuannya, Lord Demon.

Lord Demon bangkit dari semedinya, dia berdiri dan angin di sekitarnya seolah seperti putaran angin yang tersedot kearahnya. Wanita yang masih duduk dengan satu lututnya di bawah itu adalah Nesia, salah satu dari Lima Gerbang yang menunggu tuannya. Dia menyadari bahwa tuannya itu akan segera bangkit dari tidur panjangnya.

Pemulihannya sudah mencapai akhirnya, dan serangan untuk menguasai dunia akan kembali dipersiapkan olehnya. Untuk membuat pengalihan, Nesia membuat informasi soal Bunga Bulan agar semua pendekar bela diri berkumpul di hutan Tulisma.

Lima Gerbang juga ditugaskan yang lain untuk kesana, dan membunuh para pendekar murid perguruan bela diri dan menyerap energinya. Serpihan dari Blood Supreme sudah disuntikkan kepada mereka, sehingga mereka dapat menjadi sosok-sosok baru dengan kekuatan yang melimpah untuk mempersiapkan penghancuran dunia dalam kekuasaan Lord Demon.

Lord Demon berbalik, jubahnya nampak kehitaman dan ada corak merah. Dia melangkah perlahan dengan kaki kanannya. Saat kaki kanannya menyentuh lantai getarannya saja membuat seisi gua tersebut bergetar.

”Ha... ha... ha..., saatnya sudah tiba. Nesia, siapkan semua pasukan kita dan beri sinyal bahwa penghancuran dunia segera akan dilakukan!”

Suara itu memecah keheningan dalam gua tersebut. Nesia tak bisa melakukan apapun karena kekuatan dari Lord Demon, bahkan mampu membuatnya gemetar dan takjub, dia kemudian hanya menuruti sang dewa kegelapan tersebut.

”Baik, Tuanku!” masih ada pertanyaan yang membuat Nesia tertahan, ”Tuanku! Bagaimana dengan yang lain, apakah mereka akan saya panggil untuk pulang?”

Nesia menanyakan hal itu karena ketiga rekannya sedang berada di hutan Tulisma, untuk menghabisi para pendekar yang sudah dijebaknya disana. Soal Bunga Bulan bahkan, Nesia tidak yakin kalau artefak itu benar-benar ada. Itu semua hanya rekayasa yang dibuat oleh intel dari pasukan kegelapan, dan menyebarkannya agar nampak seperti benar-benar ada.

”Apakah kamu tahu Nesia! Tiga rekanmu kini pasti tengah bertarung dengan ganas dan juga akan menghancurkan segalanya di hutan Tulisma. Artefak Bunga Bulan hanya akan mekar dan muncul, jika ada aktivitas energi yang tinggi sehingga artefak itu akan muncul disana!”

Nesia kaget mendengar itu, Lord Demon menyebut bahwa memang harus ada benturan energi untuk memancing Bunga Bulan muncul.

”Apakah artefak Bunga Bulan benar-benar ada Tuanku!”

Lord Demon tersenyum, ”Benar Nesia! Maka dari itu, aku meminta rekan-rekanmu untuk bertarung di sana dan meledakkan semuanya untuk memancing Bunga Bulan keluar. Semakin banyak pertarungan, maka semakin banyak energi akan tumpah dan membuat Bunga Bulan akan mekar! Ha... ha... ha...”

Nesia kaget mendengar hal itu, itu baru baginya. Jika memang yang dikatakan oleh Lord Demon benar, maka ketiga rekannya bisa jadi hanya menjadi tumbal entah mereka menang atau kalah dalam pertarungan itu. Lord Demon hanya ingin Bunga Bulan muncul, sebagai akibat dari peperangan yang dilakukan oleh ketiga rekannya.

”Kamu tidak usah khawatir dengan mereka Nesia! Aku sudah menyimpan sedikit DNA mereka. Jika terjadi sesuatu pada mereka, aku bisa membangkitkan mereka kembali!”

Nesia semakin kaget dengan apa yang dikatakan oleh Lord Demon. Dia masih saja menunduk, ”Bawahan ini tidak mengerti Tuan, tolong jelaskan!” Nesia sangat penasaran.

”Baiklah!” Lord Demon kemudian lurus menatap kearah Nesia, dia mengangkat kedua tangannya dan memberi isyarat. Saat itulah, dua wujud makhluk keluar dengan energi yang meluap yang menyelimuti kedua sosok yang muncul di depan Lord Demon.

”Lihatlah Nesia! Angkat kepalamu!”

Nesia mengangkat kepalanya perlahan, saat itu juga dia yang tadi merasakan ada kehadiran dua sosok tersebut akhirnya melihat dua sosok yang tengah berdiri di depan Tuannya tersebut. Dua sosok yang membuat mata Nesia membelalak tak percaya.

Artinya, kemampuan Tuannya itu bisa membuat dan membentuk makhluk yang sudah mati, dan dihidupkan kembali dengan kekuatan kegelapannya?

”Kamu benar Nesia! Aku bisa melakukan hal ini karena jiwa kegelapan sudah menyatu denganku. Kekuatan kegelapan dan Blood Supreme telah membuat aku sempurna dalam penyatuannya. Ha... ha... ha...”

Tawa Lord Demon memenuhi ruangan gua tersebut. Dua sosok di depannya masih diam dan hanya menunggu perintah dari Lord Demon. Nesia bahkan tak percaya jika tuannya benar-benar seorang dewa!

”Hidup Lord Demon, Shura yang agung!”

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!