Pasukan Langit

Lima Gerbang dan Shura

Energi suluran dari seluruh tubuh Denta yang keluar, kini berubah menjadi tameng seluruhnya. Kegelapan erlapis-lapis, dan menahan serangan dari Alicia yang begitu kuat, bahkan seolah mencabik-cabik tubuh Denta karena efek dari serangannya tersebut.

Serangan itu memang ditahan oleh Denta. Namun, seolah efek dari rasa sakitnya menembus seluruh perisai yang dibuatnya. Denta mati-matian mengerahkan kekuatannya kembali, untuk menahan serangan dari Alicia tersebut. Seluruh rasa sakit seolah menembus seluruh tubuh besar Denta dan membuatnya kesakitan.

Denta makin tidak tahan dan berupaya untuk mendorong Alicia dengan segenap kekuatannya. Wanita itu juga seperti sudah mengaktifkan kekuatan terbesarnya, dan mampu menekannya demikian jauh. Rasa sakit itu seolah mau meledakkan tubuhnya.

”HIIIIIIAAAAAA!”

Denta tak tahan lagi dan meledakkan seluruh kekuatan dalam tubuhnya, sehingga dia memiliki ide untuk memecahkan seluruh tubuhnya. Kemudian dia akan menyatukannya kembali. Dia harus melakukannya sambil terlepas dari jeratan dan dapat menyerang sekaligus.

Booommmm!

Tubuh Denta yang besar terpecah, dan seolah asap yang buyar karena angin. Asap hitam memudar menjadi serpihan dan memenuhi tempat. Itu semua terjadi ketika ketua Yarko, Gayatri dan lainnya mencoba menyerang Denta setelah melihat kesempatan emas.

Namun, Denta sudah meledakkan diri. Saat tubuhnya pecah menjadi serpihan-serpihan hitam kecil seperti pecahan dari lava gunung berapi. Saat itulah, serpihan-serpihan itu berada di ujung sisi yang lain. Serpihan itu mulai menempel satu-persatu lagi. Serpihan paling inti yang menyedot serpihan lain adalah sebuah jantung besar yang berdetak dan diselimuti dengan perisai.

Serpihan itu mulai menyatu, dan menutupi jantung yang besar sebesar gajah dewasa itu, dan serpihan terus mulai tersedot dan mencoba menyatu kembali membentuk tubuh Denta.

Serpihan terus menumpuk dan jantung Denta mulai tertutupi kembali, dan kembali membentuk jiwa raksasa milik Denta. Saat itu, semuanya sudah menyadari bahwa Denta menghindari dan mencoba lepas dari serangan mereka. Gayatri mengambil alih.

Makhluk energi yang dibentuk dari energinya bermunculan, tidak hanya empat bahkan 12 makhluk energi besar meuncul, dan menghancurkan serpihan-serpihan tubuh Denta yang mulai menyatu

Makhluk-makhluk energi menyerang serpihan, yang hendak menyatu dan sudah membentuk tubuh Denta sebanyak 30 persen. Namun, penggabungan itu tertunda karena 10 makhluk energi buatan dari Gayatri terus menyerang dengan pedang-pedang mereka, dan serpihan itu terburai kembali ketika akan menyatu.

Denta merasakan bahwa dia sudah dipojokkan demikian jauh. Kekuatannya dipusatkan saat ini untuk segera menyatu dengan cepat. Namun, makhluk-makhluk energi terus menyabetkan pedang-pedang energi mereka dan dia terus merasakan sakit.

Alicia mengambil peran, keningnya yang masih menyala dan memiliki tanda trisula itu membuat gerakan dengan pedangnya kembali. Dia mengayunan pedangnya seperti angin yang menggulung. Alicia terbang kearah serpihan-serpihan yang terus mencoba bergabung tersebut.

Alicia melesat dengan padang di belakang tubuhnya, kedua tangannya memegang pedang dengan kuat. Energi angin yang menggulung tercipta, dan hempasan pedang itu membentur tubuh yang belum sempurna bergabung dan membuat ledakan besar dan serpihan tubuh Denta membuyar kembali.

Jantung Denta sedikit terlihat, dan cahayanya penuh dengan kegelapan dan ditambah merah pekat di  detakan jantung besar itu.

Ketua Yarko mengambil peluang emas itu. Sudah saatnya menggunakan kekuatan terbesarnya. Gabungan dari energi swordmanship ditambah kecepatan saint Ganada yang sudah dilatihnya dari melihat gerakan Aji.

Gerakan ketua Yarko bahkan tak terlihat dan sudah melesat sambil mengarahkan pedangnya lurus menuju jantung besar milik Denta.

Kecepatan yang tinggi bahkan mengagetkan semua pendekar disana dan melewati Gayatri dan juga Alicia. Gerakan itu cepat dan melesat dengan aura serangan yang sangat kuat.

”HIIIIAAAAa!”

Denta bahkan sudah kehabisan energinya, dan baru menyadari adanya ketua Yarko yang sudah berada di inti tubuhnya. Dan sekejap kemudian, ketua Yarko melewati inti tubuhnya, jantung kehitaman yang berdetak mempertahankan energinya.

Serangan pedang ketua Yarko menjebol jantung Denta, dan jantung itu pecah dan darah kehitaman pecah ke segala arah.

Ketua Yarko melewati tubuh Denta dengan tusukan yang cepat dan kuat. Saat melewati tubuh Denta ledakan tubuh Denta menyembur ke semua arah. Tubuh serpihan yang tersisa langsung meleleh begitu saja dan terjatuh di semua tempat dan hilang berasap.

Ketua Yarko menjejakkan kakinya di tanah, dan memasukkan pedangnya kembali ke sarungnya. Napasnya mulai teratur dan perlahan normal. Sudah berakhir! Asap kehitaman dari sisa hancurnya tubuh Denta menguap dan meleleh di tanah. Energi yang tersisa dari Denta sudah tidak dirasakan lagi.

Alicia turun perlahan ke tanah dan menyarungkan pedangnya kembali. Dia juga merasa bahwa perjuangan di sini sudah selesai. Mereka harus bergerak kembali dan memastikan para pendekar dapat keluar dari hutan Tulisma dengan selamat.

Pelatihan neraka, penyerapan Heart Dragon dan juga warisan dari kakeknya saint Yonan telah membuahkan hasil. Alicia mulai kelelahan dan mulai menstabilkan energinya lagi melalui jalur pernapasannya.

Tanda di kening Alicia mulai memudar dan hilang. Kekuatan itu harus digunakan pada saat pertarungan yang besar dengan musuh yang besar. Tidak bisa sembarangan mengeluarkan kekuatan sihir terkuatnya tersebut. Hal itu cukup menyita energinya meskipun sudah dibantu dengan energi alam yang diserap dan dikontrol.

Tetap saja, itu sangat melelahkan. Namun, semua terbayar ketika mereka mampu mengalahkan salah satu dari Lima Gerbang. Alicia bahkan tak pernah berpikir dan bermimpi bisa melawan Lima Gerbang bahkan mengalahkannya.

Kekuatannya sudah meningkat dengan pesat, setelah ini, Alicia berharap bisa pulang setelah perang melawan pasukan Lord Demon berakhir. Dia ingin menyapa ibunya dan membawa kebanggaan keluarga dan mengambalikan kejayaan keluarganya.

Di samping itu, dia ingin dapat membuat saint Yonan tersenyum dari atas sana dan bahagia melihat dirinya meneruskan perjuangannya.

Di sisi lain, Gayatri memulihkan energinya sambil menghilangkan makhluk-makhluk energi yang sudah diciptakan dan dikontrolnya untuk bertarung tadi. Kerja sama yang baik telah ditunjukkan rekan-rekannya dan mereka mampu mengalahkan Denta dengan baik.

Ada airmata yang menetes di pipi Gayatri. Airmata kebahagiaan karena mampu membalas kematian kedua orangtuanya yang dibunuh oleh pasukan kegelapan.

Dia akan bisa meneruskan hidup dengan tenang dan dapat membalas kematian orangtuanya sehingga mereka bisa tenang di alam sana. Salah satu dari Lima Gerbang sudah dikalahkan, tinggal bagaimana melawan Lord Demon selanjutnya.

Perjuangan Gayatri belum berakhir, dia akan terus berjuang bersama Lao kakaknya untuk membersihkan pasukan kegelapan hingga ke akar-akarnya. Lord Demon adalah tujuan akhir dari perjuangannya, dan mereka akan bisa tenang selama bisa membalaskan kematian kedua orangtuanya.

Tim Pasukan Langit yang lain pun mendekati Gayatri dan Alicia. Mereka tersenyum dan merasa lega sudah dapat mengalahkan, dan menyelamatkan para pendekar yang terjebak di hutan Tulisma dan mengalahkan Denta bersama-sama.

Ini pencapaian yang besar bagi Pasukan Langit. Ketua Yarko juga tersenyum pada mereka semua, ketua Yarko juga mengakui perjuangan keras mereka.

Aji pun berjalan mendekati mereka dan ikut tersenyum. Satu orang yang melihatnya curiga dari tadi, dia adalah Gayatri. Sejak pertempuran dan para Pasukan Langit mulai bersama menghadapi Denta. Aji tak mengeluarkan energinya, Gayatri tahu mungkin saja Aji tengah melihat perjuangan para Pasukan Langit menghadapi Lima Gerbang.

Pasti ada sesuatu yang dia pikirkan dan putuskan. Gayatri menyadari itu setelah pertarungan Denta dan Aji sebelumnya.

Saat pertarungan semakin pecah, energi Aji seolah ditahan dan dia tak ikut dalam pertarungan besar. Gayatri hanya menerka, bahwa Aji membiarkan mereka melawan sendiri untuk melawan Denta. Seolah, Aji paham bahwa mereka sudah cukup kuat untuk mengalahkan Denta tanpa bantuannya.

Lalu..., apa yang sedang dia pikirkan dan apa yang sedang diputuskan dalam peperangan besar ini melawan pasukan kegelapan?

Gayatri merasakan ada sesuatu yang disembunyikan Aji, mungkin dalam peperangan besar nanti semua akan terungkap. Apa misi dari Aji sebenarnya dalam perang yang hampir pecah ini, sebentar lagi Lord Demon pasti akan muncul. Itu adalah firasat dari Gayatri, biasanya firasatnya selalu benar.

Gayatri akan mengawasi Aji, dia benar-benar masih mempertanyakan apakah benar dia adalah murid dari Tiga Legenda. Ataukah, ada misi tersendiri yang dibawanya dan dia tidak ingin mengungkapkan jati dirinya.

***

Lelaki berjubah merah dan gelap itu menghadapkan kepalanya ke atas. Tangannya yang sebelah kanan terangkat di depan wajahnya. Tangan itu terbuka dan dia merasakan energi dari bawahannya menghilang.

Itu adalah Shura, dia merasakan energi dari Denta dan Zagar menghilang. Sama seperti sebelumnya saat Gultron menghilang energi kegelapannya dan tak pernah muncul lagi. Kali ini, Denta dan Zagar energinya menghilang. Mereka sudah berhasil dikalahkan, artinya benturan energi besar pasti sudah terjadi di hutan Tulisma.

Senyuman Shura terlihat menyeringai sendirian, dia tak merasa bersedih atas kematian dari tiga orang bawahannya tersebut. Mungkin, mereka mengira bahwa mereka adalah orang yang berbakat dan dibutuhkan oleh Lord Demon. Mereka semua merasa bahwa mereka penting di sisi Lord Demon, Shura.

Sayangnya, tidak demikian dengan Shura. Shura sama sekali tak peduli dengan Lima Gerbang, meskipun mereka semua mati. Shura tidak akan bersedih dan kehilangan. Semua hal adalah kesenangan, dan Shura tak peduli dengan orang lain selain dirinya.

Impian Shura adalah menghancurkan semua kehidupan di dunia ini, dan menciptakan kehidupan sendiri dengan kekuatannya sehingga tidak ada lagi yang berani melawan perintahnya. Semuanya akan tunduk di seluruh benua tidak ada lagi kehidupan, kecuali semua dibangkitkan dan menjadi budak-budak yang patuh.

Shura melihat dua orang yang sudah diciptakannya dengan energi kegelapannya. Serpihan dari jiwa mereka didapatkan oleh Shura dan disimpan. Mereka dihidupkan kembali dengan energinya dan menyisakan kekuatan yang terhubung dengannya.

Itu adalah sebuah kenikmatan ketika semua orang tidak ada yang melawan dan hanya menuruti perintahnya semata. Kematian dari pasukan Lima Gerbang hanya menjadi tahap dalam perjuangannya untuk membuat semua manusia dalam genggamannya.

”Mimpiku akan menjadi kenyataan, Segera! Ha... ha... ha...!”

Tawa Lord Demon nampak memenuhi tempat sunyi tersebut, dan dua sosok yang sudah diciptakan dari serpihan yang ditemukan oleh Lord Demon, tampak hanya tertunduk kepalanya dan mereka pun berdiri.

Keduanya adalah sosok yang menghancurkan banyak rencananya, mereka akan menjadi kartu yang mengagetkan para pejuang aliran putih. Mereka semua akan kaget dan itu pasti akan menyenangkan dalam pikiran Lord Demon.

Dan..., saatnya bersiap untuk menghancurkan dunia!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!