Pasukan Langit

Rapat Penting Pasukan Langit

Alicia masih sedikit bingung dengan apa yang baru saja terjadi, dia tiba-tiba pingsan dan energi cukup menyilaukan sempat dilihatnya. Apa yang sebenarnya terjadi. Alicia masih berjalan di belakang Aji yang sudah memulihkan kekuatannya.

Alicia masih mengingat apa yang sudah terjadi padanya hingga dia seperti tak sadarkan diri, dan bahkan Aji menunggunya saat dia pingsan. Alicia pun mencoba mengingat sambil berjalan, benar. Saat itu, dia sedang membantu membuka titik-titik energi milik Aji dan setelah itu Alicia mencoba memasuki lautan kekuatan Aji. Dia melihat sebuah bola api raksasa seperti sebuah planet yang bercahaya di atas lautan yang dia singgahi saat itu.

Apakah itu ..., adalah energi yang dimiliki oleh Aji. Jika itu benar, maka kekuatan Aji sungguh tak bisa diperkirakan. Bagaimana bisa ada kekuatan seperti itu? Atau, dia hanya sekedar berhalusinasi sehingga seolah-olah melihat kekuatan energi yang begitu besar. Itu bisa saja terjadi dan sepertinya sulit mempercayai ada energi yang sangat besar seperti itu.

Alicia pun sedikit tertinggal dari Aji. Dia pun mulai mempercapat langkahnya, dan bergegas untuk segera melakukan koordinasi dengan semua anggota Pasukan Langit. Sepertinya, ada berita penting yang dibawa oleh Aji, bahkan dirinya sampai terluka dan cukup lama harus memulihkan dirinya.

Aji terus melangkah menuju ruang rapat anggota Pasukan Langit. Di belakangnya, Alicia mengikuti langkah Aji yang tergesa-gesa.

Di pintu ruangan yang lain yang dilewati oleh Aji dan Alicia, seorang wanita tengah bersandar pada daun pintu. Dia melihat keduanya berjalan dengan cepat menuju arah ruang diskusi. Wanita itu adalah Barsha.

Dia merasakan ada suatu hubungan khusus antara Aji dan Alicia, entah kenapa dia merasa keduanya sepertinya cocok. Barsha bahkan seolah mengepalkan tangannya, apakah dia cemburu dan berharap bahwa Alicia menjauh dari Aji?

Barsha mencoba menyingkirkan segala perasaan dan masalah hati yang bergejolak. Dia harus lebih mengutamakan keamanan dunia saat ini. Pasukan kegelapan sebentar lagi akan bergerak, dan semua sudah menyiapkan diri dan memfokuskan kekutan persatuan dan melihat strategi Lord Demon dalam mempersiapkan penyerangan mereka.

Benar!

Tidak ada gunanya memikirkan sesuatu soal perasaan. Kali ini, peperangan di depan mata. Kedamaian dunia sedang terancam dan perang besar mungkin tak akan bisa dihindari. Jadi, hidup atau mati saja merupakan sesuatu yang lebih penting saat ini.

Barsha harus membawa nama baik kakeknya, dia harus berjuang dan bersatu melawan pasukan kegelapan dan mempertahankan keadilan dunia.

Saatnya sekarang adalah fokus pada kekuatan melawan pasukan kegelapan. Benar, Barsha pun bergerak dan menuju ruang rapat. Sepertinya ada pesan baru yang dibawa Aji karena dia sudah menghilang sejak mereka berkumpul di kota Samarkan, dan Aji hanya berpesan ada sesuatu yang harus diselesaikan.

Aji berpesan dari Gayatri, dia pergi begitu saja hanya karena menurutnya itu urusan yang penting. Dia memang selalu bertindak tanpa butuh pertimbangan rekan-rekannya. Dia selalu melakukan apa yang dia mau. Sungguh berat jika harus mengatur sosok bernama Aji itu. Meski begitu, semua orang tidak menutup mata bahwa dia sudah membawa perkembangan sejauh ini, dan selalu memberikan kontribusi besar dalam setiap penumpasan pasukan kegelapan.

Barsha melompat dan melesat, dia segera ke ruang diskusi. Semua anggota Pasukan Langit sudah berkumpul kecuali dirinya. Dia mencoba berjalan tenang dan duduk di kursinya sebagai ketua Pasukan Langit. Di sebelahnya, Aji sudah duduk dan tetap tenang seperti biasanya.

”Wakil ketua Pasukan Langit sudah datang dan dia melakukan sesuatu seorang diri lagi. Lalu, kabar apa yang kamu dapatkan wakil ketua?”

Nada ucapan Barsha tampak berbeda, sepertinya dia sedikit kesal. Semua anggota Pasukan Langit yang sudah berkumpul dan duduk di kursinya masing-masing, merasakan perubahan cara bicara Barsha. Apakah ada sesuatu yang baru saja dialami oleh ketua Pasukan Langit itu? Apakah dia sedang kesal pada seseorang, atau sedang marah karena Aji tidak memutuskan sesuatu bersama-sama dan bergerak seorang sendiri?

Aji paham dengan sikap marah dari Barsha, mungkin karena dirinya selalu berbuat sesuatu sesuai kehendaknya, sehingga seolah-olah tak bisa bekerjasama dengan baik bersama anggota Pasukan Langit yang lainnya.

”Aku minta maaf pada ketua jika aku selalu bertindak sendiri. Hal ini karena aku melihat semua anggota Pasukan Langit sudah sangat lelah. Aku hanya memantau pergerakan musuh setelah mendengarkan penjelasan Gayatri, soal kekuatan tempur mereka yang kata Gayatri  begitu banyak dan semua sudah bersiap untuk berperang.”

Aji mencoba menjelaskan hal itu pada Alicia dan agar semua anggota Pasukan Langit mengerti, bahwa dia bergerak sendiri untuk memantau kekuatan lawan. Dia juga menatap Gayatri dan berhadap Gayatri memahaminya dengan isyarat darinya itu. Seolah dia meminta izin pada Gayatri sudah mengatakan hal tentang kekuatan energi yang dilihat Gayatri sebelumnya.

Alicia hanya diam saja memperhatikan diskusi itu, dia masih memikirkan soal pertemuan dengan Aji tadi. Dia bahkan kaget kalau Aji bisa menggunakan portal teleportasi dan membuat bullet dimensi. Itu artinya, dia mempelajarinya dan tahu banyak soal energi sihir. Dia juga seorang warior dan bahkan juga seorang pengguna tongkat.

Aji memang penuh dengan misteri, jika dia benar adalah penerus dari Tiga Legenda maka semua itu bisa saja terjadi. Lalu, apa yang terjadi dengan Tiga Legenda sebenarnya dan apa yang terjadi dengan peperangan dua puluh tahun yang lalu, yang membuat Tiga Legenda menghilang secara misterius. Bagaimana Aji bisa bertemu dengan ketiganya dan menjadi pewaris kekuatan mereka bertiga?

Semuanya terasa aneh bagi Alicia, dia pun memikirkan hal itu dan bahkan kurang fokus pada rapat kali ini. Dia semakin yakin bahwa ada yang disembunyikan dari Aji. Kekuatan besar yang sebesar bumi yang sangat besar menyala di atas lautan di dalam alam bawah sadar itu. Kekuatan yang diserapnya dari titik-titik energi di tubuh Aji yang terus menyerap energi.

Siapa dia sebenarnya?

”Baiklah,” Barsha mencoba memberikan toleransi pada Aji. Dia pun penasaran dengan apa yang dibawanya dan informasi apa yang didapatkannya.

”Katakan, informasi apa yang kamu bawa sehingga kamu tidak pulang bersama anggota Pasukan Langit yang lain. Apakah itu sesuatu yang penting? Ini semua karena kita semua sedang bersiap dengan pasukan kegelapan. Mereka sebentar lagi bergerak dan kita belum tahu bagaimana strategi penyerangan mereka, dan akan menyerang benua mana yang menjadi target utama mereka.”

Aji benar-benar paham, Barsha sudah sangat khawatir dengan berita penyerangan dari Lord Demon dengan kekuatan besar. Sayangnya, Aji sudah mengetahui kekuatan besar yang disembunyikan oleh Lord Demon. Saat dia melawan dua dari Sepuluh Iblis Pemusnah, Aji menyadari masih ada delapan kekuaan lagi yang berada di sisi Lord Demon.

Kali ini, Aji tidak ingin menyembunyikan apa-apa lagi. Semua anggota Pasukan Langit harus mengetahui, bahwa mereka berada dalam ancaman besar yaitu kekuatan besar Lord Demon dan semua pendekar harus bersiap untuk serangan yang kuat sekalipun.

”Aku akan melaporkan hal ini. Ini juga berdasarkan laporan dari pasukan intelejen yaitu Aaman,” benar, Aji sudah menghubungi Aaman dan memintanya untuk menyelidiki pasukan kegelapan terutama Sepuluh Iblis Pemusnah. Aaman sudah mendapatkan detailnya dari laporan Aji dan dia segera mencari informasi soal kekuatan Iblis Pemusnah.

”Pasukan Lord Demon memang memiliki Lima Gerbang. Mereka adalah pasukan khusus di samping kekuatan dari Lord Demon. Satu hal lagi yang tidak diketahui oleh kebanyakan para pendekar,” Aji kembali menjelaskan detailnya, ”Ada pasukan khusus yang lain yang disembunyikan oleh Lord Demon. Mereka adalah pasukan yang hanya dipersiapkan untuk peperangan besar untuk menguasai dunia.”

Anggota Pasukan Langit merasa kaget mendengar penjelasan dari Aji. Itu semua tidak ada dalam pikiran mereka soal kekuatan besar Lord Demon yang disembunyikan. Jika itu memang benar, artinya peperangan habis-habisan akan terjadi dan kekuatan seluruh pasukan bela diri harus dikerahkan untuk menghadang kekuatan pasukan kegelapan.

Ini bukanlah perkara main-main, ini adalah sebuah berita besar yang akan menggoncangkan seluruh perguruan bela diri.

Para anggota Pasukan Langit seolah tak percaya. Aji pun menjelaskan bahwa dua puluh tahun yang lalu, saat pasukan Lord Demon berkumpul dan akan menyerang pasukan bela diri. Saat itu, Lord Demon sudah memanggil Sepuluh Iblis Pemusnah yang bersembunyi dalam sebuah persembunyian rahasia. Mereka sudah dipanggil dan bersiap untuk berkumpul bersama.

Setiap satu dari Iblis Pemusnah memiliki pasukan kegelapan yang berjumlah seratus ribu pasukan kegelapan. Itu semua jika digabungkan menjadi satu, kekuatan mereka menjadi pasukan dengan jumlah satu juta pasukan kegelapan. Itu semua belum termasuk kekuatan yang dipimpin sendiri oleh Lima Gerbang dan Lord Demon itu sendiri.

Sebelum pasukan dari Sepuluh Iblis Pemusnah berkumpul dengan pasukan Lord Demon. Tiga Legenda mencoba menggagalkan kekuatan penyerangan itu. Tiga Legenda tidak mau kekuatan pasukan kegelapan berkumpul. Mereka meminta bantuan pada orang-orang kuat, tapi tidak ada yang membantu mereka, karena mereka masih sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Saat itu, Tiga Legenda pun berjuang seorang diri sebelum Pasukan Iblis bergabung dengan pasukan Lord Demon.

Malam bersejarah itu pun dikenang oleh semua pendekar sebagai bentuk pengorbanan dari tiga saint, untuk menunda penyerangan pasukan kegelapan. Pasukan yang dipimpin oleh Lord Demon dapat dipukul mundur, dan mereka menunda penyerangan mereka pada pasukan bela diri. Hal itu karena Lord Demon mengalami luka dan belum sempurna mengekstrack kekuatan dari Blood Supreme.

Perintah dari Lord Demon pun muncul. Semua pasukan dari Sepuluh Iblis Pemusnah diminta untuk kembali dan belum saatnya untuk menyerang. Kekuatan mereka, Sepuluh Iblis Pemusnah kemudian kembali dan tidak ada lagi yang mendengar keberadaan mereka. Mereka benar-benar menghilang. Saat ini, mereka dipanggil kembali oleh Lord Demon untuk menyerang dataran pada pendekar dan sudah mulai berkumpul di masing-masing titik.

Energi itulah yang dilihat oleh Gayatri bahwa ada pasukan kegelapan dalam jumlah yang sangat besar bergerak. Karena itu, Aji memutuskan untuk melihat kekuatan mereka dan Aji mengkonfirmasi bahwa itu adalah benar.

Jadi sekarang, bisa jadi. Hari ini adalah hari penyerangan yang akan dilakukan oleh Lord Demon, karena Sepuluh Iblis Pemusnah sudah muncul seperti dua puluh tahun yang lalu.

Begitulah Aji menjelaskan pada Pasukan Langit, mereka semua merasa bahwa itu adalah sesuatu yang di luar nalar mereka. Satu juta pasukan dan belum ditambah dengan pasukan Lord Demon yang asli. Itu merupakan bayangan paling gila yang bisa mereka bayangkan.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!