Pasukan Langit

Melewati Keterbatasan

Efek ledakan yang merupakan pertemuan energi defense dari Gayatri dan serangan super kuat dari Nesia membentuk areh kejut energi. Semua pendekar bela diri dan juga pasukan kegelapan dapat merasakan efeknya. Bahkan, mereka yang dekat dengan pertempuran itu merasa tubuhnya hampir saja terpental jika mereka tidak menguatkan dengan tenaga dalam dan energi dalam tubuh mereka.

Benar-benar pertarungan yang dahsyat.

Serangan dari Nesia meledak dan makhluk energi yang besar milik Gayatri juga meledak. Terang saja, kekuatan Nesia yang dikerahkan sangat besar sehingga makhluk energi yang dicipakan Gayatri juga menghilang.

Keduanya juga sama-sama sudah mengeluarkan kekuatan tinggi. Nesia kembali menyerap energi kegelapan, dia menggunakan semua sisa energi yang sudah diserapnya dari pemberian Lord Demon padanya yang merupakan kekuatan dari Lima Gerbang yang lain. Energi meluap dalam diri Nesia.

Ultimate Demon Transform!

Energi kegelapan menyelimuti tubuh Nesia di udara. Seperti biasa, Gayatri paham apa yang akan dilakukan Nesia sebagai jurus terakhir bagi mereka pasukan kegelapan yang ingin menggunakan kekuaan penuh dan jurus terakhir untuk menyelesaikan pertarungan yang berat bagi mereka.

Perubahan Iblis adalah satu-satunya senjata akhir mereka, kekuatan mereka akan ditingkatnya berlipat ganda dan mereka akan berubah menjadi sosok yang sempurna untuk menggunakan kekuatan iblis yang besar. Tubuh manusia mereka tidak akan sanggup menampung kekuatan besar dari kegelapan.

Maka, perubahan menjadi sosok iblis akan membuat mereka mampu menampung energi besar dari kekuatan kegelapan yang akan berlipat ganda memasuki tubuh mereka dan menjadikan mereka meningkat kekuatannya hingga berlipat ganda.

Tubuh Nesia diselimuti kegelapan yang pekat dan semakin pekat. Membesar dan terus membesar bagaikan lingkaran hitam yang diselimuti dengan asap gelap. Dalam kegelapan kabut itu, sebuah tangan keluar dengan kuku tajam dan panjang yang mengerikan. Tangan itu pun bersisik armor yang sangat kuat.

Satu tangan keluar dan akhirnya kepala dengan tanduk di tengah keningnya yang besar. Kepalanya menyeruak keluar dengan tubuh yang sangat besar. Sayap-sayap kegelapan yang menyerupai besi hitam yang sangat kuat muncul di punggung Nesia. Itu adalah delapan sayap kegelapan yang mengerikan dan empat di setiap sisi punggungnya.

Gayatri tahu, dirinya tidak bisa main-main lagi. Kekuatan penuh harus digunakan, bisa mengimbangi kekuatan dari Lima Gerbang adalah kekuatan yang besar. Benar kata Aji, jangan pernah membatasi kekuatan sendiri. Manusia sudah terlahir sejak awal kehidupan dan penciptaannya. Manusia memiliki kemampuan tak terbatas, jadi jangan pernah dibatasi oleh keadaan maupun fisik itu sendiri.

Gayatri membuka kedua tangannya. Puluhan makhluk energi berbentuk dirinya kembali muncul, tidak hanya puluhan, tapi ratusan. Semuanya muncul di setiap sisi mengelilingi Gayatri. Semuanya mempersiapkan kekuatan dan bergerak siaga untuk menghadang kekuatan dari Nesia yang sudah sepenuhnya menjadi monster dengan perubahan iblisnya.

Black Missil Booster!

Serangan tak terduga. Nesia memajukan tangan besarnya bergantian kanan dan kiri maju dan mundur. Setiap satu tangan maju dari telapak tangan itu serangan energi yang sangat kuat menyerang ke arah Gayatri. Serangan itu bergantian dan tiada henti. Pasukan Gayatri yang merupakan makhluk energi milik Gayatri mencoba menghadang serangan itu.

Wuushh! Booom!

Makhluk energi yang menghadang serangan Nesia bergantian dan mereka hancur meledak terkena serangan kuat yang merupakan serangan Nesia dalam bentuk Demon Transform level puncak. Kekuatannya tentu tak bisa dibandingkan dengan sebelum dia berubah menjadi perubahan Iblis.

Kali ini, serangannya sangat kuat dan mampu menghancurkan makhluk energi satu persatu milik Gayatri. Boom! Boom! Boom!

Serangan energi booster kegelapan milik Nesia bahkan tidak berhenti dan terus menerjang dengan sangat cepat. Kekuatannya juga tidak menurun dan terus-menerus dihadang oleh setiap makhluk energi milik Gayatri dan setiap itu pula makhluk energi itu hancur pecah karena menahan setiap satu serangan.

Sungguh kuat! Gayatri sudah berkonsentrasi sekuat tenaga untuk menahan serangan itu dan mengorbankan setiap makhluk energinya tersebut. Jika terus begini, maka tidak berguna kekuatan besar yang digunakan dalam menciptakan makhluk energi itu. Setiap serangan menghancurkan makhluk energi dan hanya tinggal menunggu makhluk energi itu habis dan dia yang selanjutnya harus menahan serangan kuat itu.

Lalu, bagaimana menghadapi serangan kuat milik Nesia, gabungan dari Lima Gerbang yang sangat kuat.

Gayatri harus melakukan sesuatu karena makhluk energinya tinggal sedikit dan terus-menerus dihancurkan dengan cepat. Gayatri tentu tidak mau dia kehabisan energi meskipun dia dapat menyatu dengan alam dan menyerap energi alam. Namun, penyerapannya juga butuh proses dan tidak bisa langsung masuk dalam waktu sekaligus besar.

Gayatri teringat sesuatu, itu benar!

Entah kenapa, dia teringat perkataan Aji saat sebelum perang dengan pasukan kegelapan terjadi. Saat itu, mereka tengah berbincang di depan perairan yang tenang dan dengan angin yang terasa mengipasi mereka dengan sangat segarnya.

”Setiap manusia memiliki potensi tak terbatas Gayatri, kamu pun demikian. Potensi manusia itu bisa menjadikannya sebagai pondasi kekuatan yang sangat dahsyat. Energi alam itu tak terbatas, dengan menyatu dengannya akan membuat kita sangat kuat. Namun, kekuatan penyerapan alam atau energi lainnya yang bukan berasal dari tubuh kita sendiri tentu memiliki keterbatasan.”

Benar apa yang dikatakan Aji, Gayatri pun merasa sedang dicerahkan oleh Aji.

”Lalu ..., bagaimana kita bisa membuat keterbatasan pada energi penyerapan itu optimal jika kita memilik waktu yang terbatas dalam menggunakannya?”

Gayatri bertanya hal itu karena jika memang kekuatan penyerapan dari alam ataupun artefak, itu tetap bukan tenaga kita melainkan hanya energi yang kita pinjam. Kita itu adalah energi pinjaman tentu harus kembali dan punya durasi waktu yang singkat dalam memakainya. Lalu, bagaimana cara untuk menghilangkan keterbatasan itu. Tetunya, Gayatri ingin mendapatkan jawaban memuaskan dari Aji.

”Tidak ada! Semua kekuatan yang kita serap dari luar diri kita semua memiliki batasan untuk digunakan. Bukankah kamu tahu itu Gayatri. Jika musuhnya melakukan penyerapan energi kegelapan dari luar tubuhnya, itu akan memiliki durasi waktu. Kamu hanya perlu menghabisinya dengan mengulur waktunya dan membuat dia menghabiskan energi itu.”

Penjelasan Aji memang benar, tapi bukankah itu seperti kita pasrah pada keadaan dalam pertempuran. Kita harus mengulur waktu, lalu bagaimana jika kita tak bisa melakukannya dan tak bisa mengulur waktunya.

”Mengulur waktu adalah cara paling efektif Aji, tapi jika kita selalu melakukan hal itu. Kita akan kesulitan menolong rekan kita yang sedang dalam bahaya misalnya. Kita tak akan bisa menyelamatkan orang lain karena kita lemah dalam hal kekuatan dan hanya bisa mengulur waktu.”

Aji tersenyum, ”Itulah kelemahan manusia, Gayatri. Ketika ilmu yang dia pelajari membatasi dirinya bahwa kekuatan dari luar mereka dibatasi oleh kemampuan dan waktu. Mereka sudah terkena sihir dari pemahaman orang-orang sebelum mereka yang gagal dalam melakukan terobosan.

Orang-orang yang gagal dala melakukan terobosan, lalu mereka menyebarkan kepada orang lain bahwa mereka semua tetap saja dibatasi waktu dan hanya bisa pasrah mengulur waktu. Orang seperti ini tidak akan bisa mencapai langit.”

Gayatri belum memahami perkataan Aji. Namun, Aji meneruskan kata-katanya, ”Untuk bisa mencapai langit dan mencapai puncak. Kamu harus mendaki gunung dan terbang ke langit. Tidak peduli apakah orang lain mencapainya atau tidak. Kamu harus memiliki cara untuk mencapai puncak tanpa perlu bertanya dan mempertimbangkan orang yang gagal.”

Jadi begitu? Kata-kata Aji tempo hari menyadarkan Gayatri pada satu hal. Benar! Kita selama ini terlalu percaya pada naskah dan catatan dari orang-orang yang gagal melakukan pelatihannya. Dan orang selanjutnya juga berpikir demikian. Itu seperti kita hanya percaya hal itu benar dan bukan menggunakan kemampuan kita sendiri untuk menjebol keterbatasan itu.

Benar! Kini Gayatri mengerti.

Patahkan keterbatasan, biarkan energi alam mengalir dan energi dirinya menyerapnya dengan menjadikannya kekuatan internalnya. Apakah itu mungkin? Bagi kebanyakan orang memang tidak mungkin. Tapi, Gayatri punya keyakinan satu hal. Di dalam tubuh manusia itu sebenarnya adalah keajaiban. Luasnya semua organ dan sel di dalam tubuh manusia adalah tak terbatas dan itu semua mampu menampung kekuatan.

Manusia selama ini hanya tidak percaya untuk melakukannya. Circle tingkat puncak dibuka sepenuhnya melalui semua pori-pori kulit Gayatri. Energi masuk melalui semua pori-porinya. Saat itu, makhluk energi yang diciptakan Gayatri tinggal puluhan saja jumlahnya.

Gayatri semakin memfokuskan kekuatannya dan menyerap dengan kuat. Apakah tubuhnya akan meledak karena kelebihan menyerap energi alam? Kebanyakan orang memang berpikir demikian, tapi tidak untuk Gayatri untuk saat ini.

Pemahamannya akan energi sudah mencapai tingkat tinggi. Semua itu terbuka wawasannya karena penjelasan dari Aji. Energi yang masuk dalam diri Gayatri tidak sepenuhnya mentah dan hanya diserap. Gayatri membuat saringan terhadap energi itu dan membuatnya seperti tubuh yang memproses makanan dan memisahkan antara nutrisi dan kotoran yang harus dibuang.

Kali ini, pemahaman Gayatri mencapai itu. Saat energi terserap masuk ke tubuh. Gayatri menyaring energi alam yang dahsyat itu. Energi yang dimurnikan masuk ke tubuh Gayatri dan beresonansi dengan energi internal Gayatri. Sedangkan, energi yang kotor atau energi yang kasar tidak dibuang oleh Gayatri melainkan digunakan untuk membentuk armor kuat dalam luar tubuh Gayatri.

Itu adalah pemahaman baru baginya, Gayatri merasakan dia bisa melakukannya. Ini belum pernah dilakukannya, namun pemahamannya menyatakan bahwa hal itu mungkin karena itu hanya tinggal kita dapat menjebol keterbatasan diri kita dan mampu memanipulasi kekuatan energi dari alam dengan baik.

Satu-persatu energi yang masuk dipisahkan di penyaringan di kulit dan pori-pori. Energi yang dimurnikan langsung masuk ke tubuh dan menyatu dengan energi internal. Energi yang kasar lansung menyatu dan bergabung dengan energi kasar lainnya dan menempel di luar tubuh Gayatri. Armor cahaya mulai membentuk seperti nano-nano kecil yang saling terikat dan menempel satu demi satu.

Energi kasar itu membentuk armor dan menutupi tubuh Gayatri mulai dari kaki dan ke atas hingga kepalanya. Semua tubuh Gayatri kini diselimuti armor dari cahaya dan membentuk perisai yang kuat dengan cepat. Tangan, badang, pundak dan semuanya. Pipi Gayatri bahkan terdapat armor yang menempel, kecuali dari pipi keatas dan ada mahkota mengelilingi keningnya dan menambah kuat hingga ke telinganya yang terbentuk armor melingkari kedua telinganya.

Kekuatan penuh tercipta, keterbatasan pun dapat ditembus oleh Gayatri. Dan saat itu, makhluk energi terakhir pecah karena serangan beruntun dari Nesia. Kini, energi sisanya yang terus keluar dari tangan Nesia menuju ke arah Gayatri.

Matilah kamu, wanita sombong!  Nesia tersenyum dan merasa kemenangan sudah di tangannya. Energi itu beberapa sudah meluncur ke arah Gayatri dengan cepat.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!