Pasukan Langit

Penyerapan Energi Alam oleh Makhluk Energi

Lord Demon masih belum bergerak, pasukan kegelapannya sudah dapat menekan pasukan bela diri. Dia masih menikmati pertempuran yang dahsyat itu sebagai penonton. Belum tiba saatnya baginya menunjukkan kekuatannya dan membuat kehancuran sehancur-hancurnya pada semua musuh-musuhnya.

Dia melihat sebuah lingkaran energi hitam dan dinding hitam kuat itu. Sebuah ledakan besar terjadi di dalamnya karena cahaya kebiruan pecah dalam dinding hitam yang membulat itu. Nesia! Dia sedang menghancurkan musuhnya. Sehebat apa wanita dari Pasukan Langit itu hingga Nesia sampai mengeluarkan kekuatan ledakan seperti itu?

Lord Demon pun dibuat penasaran. Apakah wanita itu masih bisa bertahan dengan serangan kuat dari Nesia tersebut? Atau, dia akan hancur sebagaimana abu yang terbakar habis oleh api yang sangat kuat itu.

Tiba-tiba senyuman sinis Shura terukir, Lord Demon adalah keabadian itu sendiri. Dia menikmati semua pertunjukan ini, dari dalam dirinya terdalam. Dia senang dan terhibur. Sama seperti apa yang ditakutkan oleh Jonas pada saat menceritakan soal Lord Demon pada Alicia dan Barsha di Dunia Cermin.

Bagi Lord Demon, semua orang yang patuh padanya hanya sekedar hiasan dan semuanya untuk sebuah pertunjukan. Karena pada akhirnya, Lord Demon ingin menguasai seluruh dunia sendiri dan mengubah semua manusia menjadi sebuah boneka dan budaknya semata. Semuanya akan dijadikan sebagai budak tanpa kehendak dengan kekuatan kegelapannya.

Itulah yang dipesankan oleh Jonas pada Alicia dan Gayatri.

Di sisi pertarungan antara Gayatri dan Nesia. Ledakan besar terjadi dan seolah dinding hitam yang mengelilingi mereka berdenyut dan seolah hendak pecah. Di dalamnya, Nesia memajukan kedua tangannya dan api hitam kebiruan terus membakar seluruh sisi di dalam lingkaran hitam itu. Api yang sangat panas dan membinasakan. Dipenuhi kegelapan yang tiada akhir.

Nesia sekuat tenaga mengeluarkan kekuatannya dan terus-menerus menguatkan pembakaran di dalam dinding lingkaran hitamnya. Panasnya bahkan membuat dirinya juga merasakan energi kegelapan itu sendiri. Nesia merasakan panas itu karena dia berlebihan menggunakan kekuatan kegelapannya. Dia pun menyelimuti seluruh tubuhnya dengan defensif dari energi kegelapan dan mampu menahan efek dari api hitam yang memenuhi semua sisi di dalam lingkaran hitam tersebut.

Energi kegelapan yang menyelimuti dinding yang dibuat Nesia semakin panas, bahkan orang yang sedang berperang di bawah mampu merasakan hawa panas yang luar biasa terpancar dari lingkarah besar yang menyelimuti dua orang di dalam lingkaran hitam itu.

Lingkaran besar itu semakin berdenyut dan seolah hendak pecah, panasnya maksimal menembus seluruh tempat. Itu bagaikan matahari yang mendekat dan panasnya luar biasa. Mereka merasakan dari luar panas yang luar biasa, bagaimana dengan dua orang di dalam lingikaran tersebut dapat menahan kekuatan api yang berkobar tersebut.

Beberapa saat kemudian, energi dalam lingkaran hitam itu semakin tidak stabil ada yang menyembul dan bentuknya seperti tertekan disana sini. Sepertinya, itu seperti sebuah balon yang akan meledak. Dan benar saja, beberapa detik kemudian ledakn besar dan hawa panas menyebar dengan sangat kuat akibat lingkaran hitam itu meledak.

Udara panas langsung mengisi semua tempat dan semua pendekar dapat merasakan hawa panas tersebut menyebar. Entah apa yang menjadi hasil dari pertempuran dua wanita kuat tersebut.

***

Aji dan rekan-rekannya yang mengelilingi pejuang Jiro saat melakukan pemulihan. Satu menit seperti yang diberikan waktu oleh Aji. Jiro sudah memulihkan kekuatannya dengan membuka semua kunci circle dan penyerapan alam untuk mempercepat proses pemulihan.

Aji dan lainnya masih menghadang serangan dari para pasukan kegelapan dalam melindungi pejuang Jiro. Tidak lama, hanya satu menit.

”Aku sudah selesai,” kata pejuang Jiro yang sudah berdiri di tengah empat orang yang membantunya dalam proses menenangkan diri dan melakukan pemulihan kekuatannya, ”Terima kasih untuk semuanya.” 

Pertempuran masih berlangsung, sepertinya kekuatan bela diri sudah sedikit bisa bertahan karena pasukan dari benua Emeral sudah datang membantu. Tiga pasukan dari ketiga benua tentu sudah dekat karena pertarungan dengan pasukan kegelapan sudah memakan waktu cukup banyak. Hal itu karena pasukan bela diri melakukan perlawanan yang cukup sengit dan mereka bertahan sekuat tenaga.

Pasukan kegelapan sangat kaget karena mereka bahkan belum bisa menguasai kota Prisma, padahal pertempuran sudah berjalan setengah hari dan ini sudah melewati tangah hari. Jika terlalu lama, mereka juga memahami bahwa bala bantuan akan datang dan pertempuran besar akan terjadi.

Para Pemimpin dari pasukan kegelapan yaitu anggota dari Sepuluh Iblis Pemusnah yang luar biasa juga ditahan dengan baik oleh para pendekar. Para pendekar telah bersatu padu dalam menghadapi ancaman dari pasukan kegelapan. Mereka melawan dengan kekuatan penuh dan gigih berjuang.

Laporan bahwa pasukan bela diri sudah bersatu dan kekuatan mereka menjadi kuat memang bukan sekedar isu. Mereka sungguh sudah berubah dan pasukan kegelapan kesulitan menghadapi mereka.

”Kita bantu rekan-rekan kita, semuanya berpencar,” itu adalah perintah dari Barsha. Aaman, Alicia, Aji dan pejuang Jiro memahami hal itu dengan baik. Mereka harus bisa bertahan sebentar lagi menunggu pasukan dari tiga benua yang sebentar lagi datang.

Hal itu juga sudah dirasakan oleh kekuatan Alicia saat konsentrasi merasakan adanya energi dari seluruh tempat. Sudah ada pasukan dalam jumlah yang besar yang akan segera datang dari tiga penjuru. Alicia yakin itu adalah pasukan dari setiap benua yang sudah bersiap bersatu untuk menghadang serangan dari pasukan kegelapan.

Alicia memperkirakan dengan kecepatan mereka saat ini, setengah jam lagi mereka akan sampai dan membantu pasukan dari benua Orpris dan Emerald yang sudah berjuang terlebih dahulu.

Tidak lama lagi. Peperangan ini sudah mencapai puncak, para pasukan bela diri harus bisa bertahan sedikit lagi dan para pendekar yang memiliki kemampuan tinggi harus tetap memberi semangat pada semua pasukan pertahanan benua dan juga para pendekar bela diri dari setiap perguruan bela diri yang sudah bergabung.

Mereka semua berpencar dan membantu pertempuran para pendekar dari segala sisi, komunikasi dengan artefak juga harus dijaga dan dapat membaca situasi. Semuanya bergerak ke segala sisi membantu pertempuran di setiap tempat.

Sementara itu, ledakan yang besar karena lingkaran dinding energi hitam dari Nesia yang pecah. Nesia terlihat sedikit kelelahan karena energi yang dikeluarkannya sangat besar. Napas makhluk besar yang merupakan penjelmaan dari perubahan iblis maksimal yang dilakukannya sudah sangat melewati batas. Apakah sudah berhasil? Bahkan dinding energi hitam yang dibuatnya sudah hancur. Tentu saja, tubuh manusia tidak akan bisa menahan api hitam yang dapat membakar apapun tersebut.

Nesia merasa kelelahan. Dia mengamati di depannya, asap masih mengepul gelap. Dia mencoba memulihkan kekuatannya kembali sambil memperhatikan apakah Gayatri sudah dikalahkan atau apakah dia masih bertahan. Nesia belum bisa memastikannya. Saat asap hitam mulai menghilang, ada sosok di bayangan  di antara asap hitam itu. Sesosok yang terlihat agak sedikit membungkuk.

Tidak mungkin!

Asap yang sudah mulai hilang tertiup angin memperlihatkan Gayatri yang hanya sedikit terluka namun dia terlihat baik-baik saja. Dia terlihat masih sehat meskipun kondisi terlihat bernapas agar berat dan mencoba mengembalikan kekuatannya.

Jadi, begitulah kekuatannya. Armor cahaya di tubuh Gayatri yang terlihat retak di berapa sisi. Namun tetap saja masih bercahaya dan dia menahan sekuat tenaga pecahan energi maksimal dari kekuatan Nesia di dalam dinding lingkaran hitam tadi.

Benar-benar monster! Bahkan Nesia sudah sangat kelelahan. Cukup sulit untuk melancarkan serangan kembali, dia butuh waktu untuk memulihkan kekuatan energi kegelapannya.

”Kamu memang hebat! Tapi ..., dengan menggunakan kekuatan penuhmu untuk menahan serangan api hitamku. Kamu sudah melampaui batasmu. Kamu sudah kehabisan energi dan aku masih memiliki energi. Jadi, tetap saja kamu akan kalah, Gayatri.”

Kata-kata Nesia itu dibarengan dengan kedua tangannya menyamping dan energi kegelapan menyelimuti kedua tangannya itu. Energi kegelapan masih tersisa meskipun sedikit, saatnya untuk mengakhiri Gayatri. Dia benar-benar calon monster yang kuat yang akan memperkuat pasukan bela diri putih. Jika tak dihentikan disini, dia akan sangat merepotkan di masa depan nantinya.

Ini waktunya, pikir Nesia. Dia merasa bahwa Gayatri sudah kehabisan energi karena dia sudah terlihat kesulitan dan energi dalam tubuhnya terlihat redup. Jika tidak saat ini, akan sulit nantinya dalam menyingkirkan wanita itu.

Nesia yang masih berwujud Demon Transform itu sangat besar dan dari kedua tangannya keluar pedang panjang dan siap menghabisi Gayatri. Dia melesat ke arah Gayatri dan yakin kali ini tidak ada lagi keberuntungan yang akan dimunculkan oleh lawannya itu.

Hiaaatt!

Klang!

Sebuah penghalang terbentuk di depan Gayatri. Penghalang energi itu kuat sehingga dua pedang panjang yang muncul dari tangan Nesia bahkan terhalang seperti tembok yang kokoh. Bagaimana bisa? Dia masih memiliki energi dalam dirinya? Nesia kaget. Dan dia tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.

Empat sosok makhluk energi mendekat ke arah Gayatri dan semuanya membentuk perisai di depan Gayatri untuk melindunginya. Apa yang sebenarnya terjadi, bagaimana bisa ada makhluk energi yang tersisa. Bukankah semuanya sudah dihancurkan saat sebelum mengurung Gayatri dalam lingkaran hitam energinya?

Gayatri tersenyum pada Nesia. Sesaat sebelum dirinya terkurung dalam kegelapan yang dibuat Nesia. Gayatri membuat banyak makhluk energi dan semuanya memang menahan serangan dari kedua tangan Nesia. Namun, Gayatri menyisakan empat makhluk energi dan konsentrasi pada keempatnya untuk muncul di tempat yang cukup jauh.

Keempat makhluk energi di setiap penjuru arah angin itu dimunculkan Gayatri dengan jarak yang jauh dari pertempuran. Tugas mereka adalah, menyerap energi alam selama yang mereka bisa dan akan dipanggil ketika mereka dibutuhkan. Kekuatan Gayatri mampu membuat para makhluk energi dapat menyerap energi alam dan mengumpulkan dalam jiwa dari makhluk energi yang dibentuknya.

Di dalam serangan di lingkaran kegelapan yang dibuat Nesia. Gayatri fokus pada pertahanan diri karena serangan dari Nesia itu sangat kuat. Jadi, semua fokus kekuatan Gayatri hanya untuk menahan serangan kuat dari Nesia. Dia membiarkan empat makhluk energi untuk mengurus tugasnya yaitu menyerap energi alam sebanyak-banyaknya. Saat tiba waktunya, mereka akan dipanggil oleh Nesia dan menyalurkan kekuatan dari masing-masing makhluk energi.

Saat dirinya sudah benar-benar kehabisan energi, begitupun dengan Nesia yang hanya tersisa sedikit energi. Nesia menyerang Gayatri dan makhluk energi yang ditinggalkan Gayatri muncul di sekitar Gayatri untuk menahan serangan dari Nesia.

Kini, siapa yang akan tertinggal sebagai pemenang. Dalam pertempuran antara Gayatri dan Nesia, pemenangnya akan segera ditentukan!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!