Pasukan Langit

Bayangan Tubuh Hexos

”Aku akui kamu memang layak untuk menjadi lawanku!” Hexos memajukan semua tangannya, delapan tangan menyerang terus–menerus. Tangan kanan Dasatama mampu menahan serangan Hexos dan menghalau setiap serangan cepat dan kuat milik Hexos. Tangan yang dipenuhi energi dan membesar karena armor berkiluan tebal menyelimuti siku hingga kepalan tangan kanan Dasatama.

Kekuatan yang terpusat pada lengan kanan dan kekuatan pukulannya memang sangat kuat dan dirasakan berbahaya bagi Hexos. Satu pukulan dari Dasatama bahkan mampu mengibaskan empat serangan pukulan sekaligus, ditambah kecepatan serangan dari Dasatama juga sangat cepat dan bisa mengimbangi delapan tangan Hexos yang terus menyerangnya.

Hexos baru menyadari kekuatan Dasatama bisa sekuat itu. Dia selama ini mengira dengan nama setenar Dasatama, kekuatannya hanyalah seperti di bawahnya. Nyatanya, setelah menggunakan ultimate demon transform puncak saja dia seimbang dengan kekuatan Dasatama. Hexos telah salah menilai sejak awal.

Hexos mencoba trik lainnya, kekuatan kegelapan yang melimpah dalam dirinya bisa membuat trik. Adu kekuatan mungkin akan sulit untuk mengalahkannya. Kali ini, dia menggunakan kekuatan bayangan. Dia memiliki kemampuan berpecah menjadi beberapa, namun yang lain adalah palsu dan satu adalah asli.

Sulit untuk membedakan dirinya yang asli, hal itu sudah pernah dipraktekkan dengan bertarung bersama Pasukan Iblis lainnya. Semua dari Pasukan Iblis tidak mengetahui mana yang asli ketika Hexos memecahkan dirinya dan membentuk bayangan untuk mengecoh lawannya.

Saat menyerang dengan ke delapan tangan Hexos dan bertemu energi dengan Dasatama. Saat itulah, Hexos memecah tubuhnya menjadi sepulih. Sembilan dari dirinya adalah palsu namun seperti memiliki jiwa, bedanya serangan mereka hanyalah sebuat fatamorgana.

Pyar! Sembilan tubuh palsu milik Hexos mengelilingi Dasatama.

Dasatama menjadi waspada dengan kekuatan Hexos yang mencoba mengecoh dan mencari kelemahan saat dirinya lengah. Dia tak boleh membiarkan dirinya lengah sama sekali.

”Kali ini, kamu akan kalah, God of War!” itu adalah suara yang besar dari Hexos. Dia berbicara dan seolah semua dari klon dirinya ikut bersuara. Semua seperti bergerak dan mengucapkan kata yang sama. Jadi, God of War pasti akan kebingungan dengan mencari sumber suara, padahal semua bayangan Hexos juga mengatakan hal itu.

Dasatama tetap waspada, tubuh Hexos yang mengelilingi itu dirasakan oleh Dasatama bahwa energi mereka semuanya seolah sama. Mereka semua memiliki energi yang sama. Dia juga mencoba konsentrasi mengukur energi, benar jika energi dari yang asli tentu akan sangat besar dan yang lainnya meski memiliki energi pasti hanya kecil.

Dasatama menggunakan konsentrasi penuh dengan kekuatan batinnya, namun tetap saja. Semua memiliki energi yang sama besar. Bagaimana bisa? Seharusnya, jika seorang pendekar membelah dirinya, maka kekuatannya akan terbagi menjadi beberapa bagian. Namun, kali ini Dasatama tak menemukan hal itu ada pada Hexos.

Jadi, apakah semuanya asli? Hal itulah yang menjadi pertanyaan Dasatama saat ini.

Serangan susulan dilakukan, dua Hexos yang berhadapan dan Dasatama di tengahnya. Mereka menyerbu masuk. Dasatama menggunakan dua sisi tangannya untuk menghadang serangan keduanya dengan masing-masing satu tangannya.

Klang! Dasatama langsung paham sesuatu, dia merasakan serangan di sisi sebelah kanan nampak bisa dihadang dan serangan di sebelah kiri memang ada tabrakan energi tapi itu seperti kosong. Dasatama harus mencari tahu rahasia kekuatan musuhnya tersebut, jika dia tidak bisa menguak rahasia kekuatan Hexos. Mustahil baginya untuk menang!

Dasatama meleburkan kekuatannya dengan kuat. Dia mencoba mencari tahu kekuatan dari Hexos. Dia memutar tubuhnya dan, Wuusshh! Dia melesat kuat ke arah Hexos di kiri yang baru saja akan mundur dari serangannya. Kepalan tangan kanannya kuat dan menghambur menyerang tubuh Hexos yang baru menyerang dari kiri.

Boommm!

Serangan Dasatama dengan tinju kuat itu menyerang langsung salah satu Hexos yang baru menyerangnya. Tubuh yang satu itu menghadang serangan dari Dasatama. Dan, energi Dasatama meluap mengenai pertahanan Hexos. Hexos yang menghadang serangan itu terlihat terkena penuh serangan Dasatama. Tubuhnya seolah hancur terkena efek energi dari kekuatan Dasatama.

Hal mengejutkan terjadi, tubuh Hexos yang terkena serangan itu hancur, namun saat energi Dasatama tenang lagi dan melewati tubuh hancur Hexos. Tubuh itu menyatu kembali dan mundur dengan formasi semula dan utuh.

Benar! Artinya dari semua tubuh Hexos yang terpecah, maka ada satu yang ...,

Bruush! Belum sempat Dasatama mencerna dengan baik, sebuah serangan dari arah belakangnya menghempas dengan sangat kuat. Dasatama hanya sempat menggunakan kekuatan defensif di sekelilingnya. Namun, serangan kuat itu tidak bisa sepenuhnya ditahannya, Dasatatama terpental ke bawah cukup jauh.

Dasatama terpental hampir menabrak tanah, namun dia segera menggunakan energi pendorong sesaat sebelum membentur tanah. Energi tolakan yang kuat itu mampu menahan tubuhnya untuk tidak menghantam bumi dan dia lalu menstabilkan energi dan memulihkan posisinya. Di atas sana, sepuluh tubuh Hexos tak memberinya waktu untuk menerka dan melihat, semuanya menyerbu Dasatama dengan beruntung dan sekaligus.

God of War tidak membiarkan hal itu, dia sudah tahu satu rahasia kekuatan dari Hexos. Semua kecuali tubuh aslinya, adalah palsu. Mereka seolah ada dan memiliki energi namun hanya sekedar wadah kosong. Hal itu dapat terjadi karena dia berkonsentrasi untuk dapat membentuk dirinya namun tidak dengan membagi energi. Itu satu hal yang didapatkan Dasatama dari serangan sebelumnya.

Artinya, ada satu yang asli yang harus didapatkan Dasatama. Dasatama yang juga mempelajari sihir dan warior, dia membuat penahan energi di depannya. Saat makhluk-makhluk raksasa yang berjumlah sepuluh itu menghempas. Mereka tertahan oleh penghalang energi dari Dasatama. Semuanya juga menyerang dengan sangat cepat dan terlihat mereka mengeluarkan serangan.

Dasatama mengambil peluang, kesempatan untuk menilai. Siapa yang asli di antara sepuluh Hexos di atasnya tersebut. Dasatama mengamati dengan kekuatan konsentrasi penuh dan juga sambil menahans serangan dari Hexos dengan pertahanan sihirnya.

Satu detik, dua detik dan lima detik. Sambil menahan serangan Hexos, mata Dasatama terpusat pada satu tubuh yang memiliki energi kuat saat mengeluarkan energi kegelapan untuk menjebol pertahanan sihirnya. Tidak salah lagi! Itu dia.

”Kamu tidak akan tahu rahasia kekuatanku, Dasatama. Kamu akan terperangkap dalam kekuatanku!”

Teriakan Hexos itu, yang juga dipantulkan oleh semua tubuhnya yang lain. Namun, energi yang mereka semua keluarkan sudah dibaca baik-baik oleh Dasatama. Dasatama langsung melompat menerjang. Sambil membuka tangannya, sihir penghalang lepas. Sepuluh Hexos bersiap. Namun, Dasatama menerjang dengan sangat cepat.

Hexos awalnya santai dan mengira bahwa serangan Dasatama pasti asal dan tidak akan bisa menemukan tubuh aslinya. Namun, kecepatan dan kekuatan besar yang dipersiapkan oleh Dasatama demikian kuat. Sepertinya dia yakin dengan arah serangannya. Dari situlah, saat Dasatama sudah dekat, Hexos menyadari bahwa selama ini Dasatama memperhatikan dengan sangat teliti.

Tapi, apakah Dasatama bisa melihat mana yang asli sedangkan para Iblis Pemusnah yang lain tak bisa melakukannya, dan memilih menyerah untuk menentukan mana yang asli di antara pecahan tubuh yang sudah dilakukannya?

Bruuushh!

Serangan kuat dengan tangan kanan yang sudah diselimuti kekuatan besar mengarah pada satu titik, satu tubuh Hexos yang berada di tengah. Dasatama yakin, dialah Hexos yang sebenarnya karena saat menyerang satu persatu penghalangnya tadi, tubuh itulah yang mengeluarkan energi dan mencoba menjebol perisai sihirnya.

Tubuh yang diserang oleh Dasatama menyilangkan kedelapan tangannya ke depan untuk menahan pukulan Dasatama.

”Kena kau! Kau tak akan bisa berlari dan bersembunyi dari serangan ini!” teriakan Dasatama seiringan dengan pukulan kuatnya yang menabrak pertahanan Hexos tersebut.

Blaamm!

Angin kencang seolah menerbangkan apa saja di sekeliling Dasatama. Tubuh Hexos yang lain pun terkena imbas dan ikut mundur karena tekanan kekuatan seorang God of War. Saking kuatnya kekuatan Dasatama, tubuh Hexos yang menjadi incaran Dasatama terpental dengan sangat kuat diselingi luka yang pasti dideritanya. Dasatama merasakan pukulannya mengenai tubuh itu dan tembus energi hingga ke belakang punggungnya.

Ledakan energi internal, itu adalah kekuatan besar yang membutuhkan energi yang cukup banyak. Jika ada orang yang terkena serangan itu, energi itu akan menghancurkan organnya dan kekuatan energinya akan menembus tubuh itu jika sudah menghabisi seluruh isi tubuh orang yang terkena serangannya.

Dasatama menunggu sejenak. Tubuh besar di depannya yang menjadi target serangannya itu kini buyar dan pecah. Tidak mungkin! Lagi-lagi, Dasatama salah menilai kekuatan dari Hexos. Tapi, dia sungguh sudah melihat hal itu sebelumnya. Lalu, bagaimana bisa itu terjadi dan mata penglihatannya salah?

Dasatama langsung memutar tubuhnya dan berbalik. Hexos dengan jumlah sembilan tersisa. Mereka semua tersenyum dan terkekeh. Saat Dasatama masih keheranan, delapan tubuh Hexos juga pecah dan menghilang. Kini, tinggal satu Hexos yang tersisa dan masih tersenyum.

”Sudah kubilang, kamu tidak akan bisa menemukan rahasia kekuatanku. Bahkan, Iblis Pemusnah yang lain menyerah untuk tahu apa rahasiaku, sang God of War!”

Dasatama masih tak percaya. Dia sudah berkeliling dan bertarung di seluruh benua. Kali ini, dia benar-benar memiliki tantangan baru. Dia merasa seperti sedang dipermainkan. Namun, dia tidak boleh terpancing emosi. Tetap saja, semua kekuatan itu memiliki rahasia. Dasatama akan melawan sambil menemukan rahasia apa yang dimiliki oleh Hexos tersebut sehingga kekuatannya cukup aneh.

”Setiap kekuatan memiliki kelemahan, Hexos. Jangan sombong, kamu hanya membuat klon dan tubuhmu yang lain hanya palsu. Aku tahu itu!” Dasatama bersiap kembali dan menggunakan energinya untuk bersiap.

”Ha... ha... ha..., kamu memang benar dalam persoalan itu Dasatama. Wujudku yang asli adalah satu dan lainnya adalah tubuh bayangan. Tapi, kamu tidak akan bisa menemukan tubuhku yang asli. Kamu akan mati sebelum tahu mana tubuhku yang asli tersebut.”

Senyuman sinis nampak dari wajah Hexos. Dia pun membuka tangannya kembali dan menciptakan bayangan dirinya kembali. Sepuluh tubuh Hexos kembali terbentuk dan semuanya persis sama dan siap menyerang kembali.

”Pasukan kegelapan memang selalu seperti itu, kalian terlalu sombong seolah-olah kalian tidak akan terkalahkan. Sesungguhnya, kalian adalah makhluk yang bisa mati, namun kalian mengingkari hal itu dan seolah kalianlah yang menentukan kehidupan kalian sendiri!”

Dasatama menyerang dengan kekuatannya lagi dan sepuluh Hexos menghambur menuju satu titik serangan. Hexos mencari celah kelemahan Dasatama, saat dia lengah pada salah satu tubuh Hexos. Maka, saat itulah Hexos akan memberikan serangan kejutan terkuat dan akan melumpuhkan Dasatama hingga hancur. Itulah rencana yang sedang dipersiapkan Hexos saat ini.

Menunggu mencari celah dan bersiap menjatuhkan Dasatama. Dia tahu, Dasatama adalah musuh yang kuat. Trik ini pasti adalah trik terbaik untuk melawannya. Begitulah pikiran Hexos saat ini.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!