Pasukan Langit

Kelemahan Hexos

Dasatama menyadari satu hal, satiap kali dia menyadari tubuh Hexos yang asli dan menyerangnya. Dia selalu menghilang energinya ketika tubuh itu akan hancur. Itu adalah rahasia kekuatan yang luar biasa, trik yang hebat. Trik itu tentu bisa mengecoh seorang ahli bela diri sekalipun. Tapi, tidak bagi orang yang sudah berpengalaman dalam setiap pertempuran.

Hexos mampu berpindah ke tubuhnya yang lain, ada benang energi yang tersambung di setiap tubuh mereka. Meskipun tak terlihat, namun Dasatama memiliki insting ke arah tersebut. Arah kembalinya jiwa yang asli pun dapat dirasakan oleh Dasatama. Namun, Dasatama menyembunyikannya seolah dia sendiri sedang bingung.

Satu-persatu Dasatama menghancurkan tubuh Hexos, dia mengeluarkan energi terkuatnya hingga tubuh Hexos tersisa dua tubuh. Saat tubuh Hexos tinggal satu. Dasatama membiarkan Hexos menyerangnya dengan cepat. Dan terlihatlah, apa yang sudah dilakukan Hexos selama ini bukanlah bertarung selayaknya seorang warior ksatria. Dia menggunakan cara yang licik hingga mengambil senjata kapaknya lagi.

Hexos tentu mengira bahwa Dasatama telah frustasi dan menghabisi semua bentuk dari Hexos. Hal itu terlihat dari kekuatan yang dikeluarkan oleh Dasatama yang begitu besar. Artinya, God of War ingin menghabisi semua tubuh Hexos dengan serangan besar dan yakin kalau energinya akan selesai dengan menghabisi semuanya.

Hexos juga merasa bahwa Dasatama adalah sosok pendekar bela diri yang ksatria. Dia enggan berbuat curang ketika musuhnya menggunakan kepalan tinjunya sebagai seorang ksatria. Namun, Hexos adalah sosok pasukan kegelapan. Mereka sejak awal saja sudah tidak pernah jujur, mereka menggunakan cara kejam untuk meningkatkan kekuatan mereka bahkan sampai membuat tumbal dan membunuh orang lain demi mendapatkan kekuatan lebih.

Jadi, apa artinya seorang pasukan kegelapan dalam pertarungan ksatria? Sejak awal, mereka sudah menghalalkan segala cara untuk menang dan kuat. Jadi, tidak ada kata mempercayai untuk para pendekar aliran kegelapan. Semuanya tipu muslihat, saat dia menggunakan kapak untuk menyelesaikan Dasatama. Dasatama juga memiliki kekuatan khusus yang sudah dipelajarinya dengan baik.

Dia adalah seorang swordmanship dan bukan hanya sekedar seorang warior. Kemampuan sihir dengan pedang adalah kemampuan yang diasah dengan baik oleh Dasatama. Sesaat setelah menghabisi satu dari dua Hexos. Dasatama mengetahui pergerakan perpindahan jiwa Hexos. Dia menyadari Hexos mengincarnya, maka dia pun menggunakan kecepatan tinggi dan membuat portal teleportasi dengan pedang sihirnya.

Splash! Serangan Hexos seolah mengenai belakang tubuh Dasatama, padahal Dasatama sudah menghilang dengan cepat. Dia berpindah ke atas cukup jauh dari Hexos. Dasatama tidak bisa menggunakan kekuatan ini berkali-kali karena membutuhkan kekuatan energi yang sangat tinggi. Konsumsi energi internal yang tinggi sehingga Dasatama harus menyerap energi alam dengan cukup banyak untuk mengatasinya.

Kini, Hexos yang terperangkap sendiri dan menilai dia sudah menjebak Dasatama. Nyatanya, Dasatama berada di atas langit dan menyerang dengan sangat cepat sambil menerjang ke bawah dimana Hexos berada.

Hexos yang kaget dengan suara itu, mempersiapkan kekuatannya kembali dan hendak mengangkat kapak besarnya untuk menghadang serangan dari Dasatama. Sayangnya, dia terlambat karena Dasatama menggunakan kekuatan yang sudah diperlihatkan Aji kepadanya. Speed Step Swordmanship tingkat tertinggi.

Kecepatan dalam menggunakan pedang sihir dan energi yang diserap dari alam. Kekuatan yang baru dikeluarkan saat-saat terakhir karena mengkonsumsi energi yang sangat besar. Namun, Dasatama merasa setimpal karena musuhnya juga memiliki kekuatan yang besar seperti salah satu dari Sepuluh Iblis Pemusnah.

Bruushh!

Sebelum Hexos mengangkat kapaknya, Dasatama sudah membelahnya. Pedang yang berkilauan dan berada di puncak kekuatan sihir. Pedang milik God of War adalah pedang yang khusus menopang energi alam yang besar. Ditambah kemampuan Dasatama dalam membuka circle sudah mencapai puncaknya. Saat itulah, energi dan kekuatan elemen pedang menyatu dan menghancur tubuh raksasa Hexos.

Dasatama melewati tubuh Hexos yang sudah terbelah dengan kekuatannya. Energi pedang yang menembus tubuh Hexos bahkan menerjang pertarungan di bawah yang tengah sengit antara pasukan kegelapan dan pasukan bela diri. Mereka di bawah pun menghindari sisa energi dari pedang Dasatama.

Energi ledakan yang menghantam bumi bahkan menciptakan garis dengan lebar delapan meter dan memisahkan pertempuran sehingga ada jeda yang membuat pertempuran di bawah karena terpisah dengan energi kuat milik Dasatama.

”Sesuai dengan namamu Dasatama, God of War! Julukan itu bukan sekedar pajangan,” suara terakhir dari Hexos. Hexos pecah jadi percikan kegelapan karena serangan dari Dasatama sudah menghancurkan jantung kehidupannya. Tubuhnya pecah dan meninggalkan bekas kegelapan yang berjatuhan ke bawah.

Dasatama terlihat cukup kelelahan. Energinya sudah dipusatkan pada serangan akhir, dia harus memulihkan diri kembali sebelum ada pasukan kegelapan yang lainnya yang menyerangnya. 

Cukup melelahkan! Dasatama menatap langit, dia tersenyum karena sudah cukup untuk meneruskan perjuangan dari Tiga Legenda. Sejauh ini, dia menyadari, bagaimana perang dua puluh tahun lalu yang dialami oleh Tiga Legenda yang berperang sendirian tanpa bantuan para pendekar bela diri.

Tubuh Dasatama bahkan hampir jatuh karena dia sudah mengeluarkan energi berlebihan. Kekuatannya yang tersisa menahan tubuhnya agar tidak jatuh ke bawah. Di bawahnya, pertarungan masih berlangsung sengit antar pasukan. Pasukan bela diri masih saja terdesak dan banyak korban yang sudah berjatuhan.

Para pendekar yang lain membantu menyembuhkan yang terluka, mereka bergantian bahu-membahu menahan serangan dari pasuakan kegelapan. Tubuh Dasatama seolah tak kuat lagi ditahannya, dia benar-benar akan jatuh. Apakah ini sudah akhirnya, kekuatannya melemah. Energi yang tersisa sepertinya susah mempertahankan posisi terbangnya.

Saat kekuatan Dasatama melemah dan hampir saja terjatuh, namun dia tetap berusaha untuk tidak jatuh. Saat itu seseorang tiba-tiba muncul di dekatnya, tanpa diduga oleh Dasatama karena kecepatannya yang tinggi.

Sosok itu mengeluarkan energi alam yang cukup kuat dan menahan tubuh Dasatama agar tidak jatuh. Dasatama tidak perlu mengeluarkan energi untuk menahan tubuhnya, energi dari sosok itu cukup untuk membuatnya istirahat. Duduk dan mengumpulkan kekuatannya kembali dan memulihkan energinya.

Dasatama tersenyum dan mulai menyerap energi alam dan energi dari internalnya untuk pulih. Dia sangat percaya pada sosok yang menjaganya itu. Sosok yang bahkan melampaui apa yang sudah disebutnya sebagai penerus Tiga Legenda.

Aji, dia adalah sosok yang sangat kuat melebihi seluruh para pendekar di dunia ini. Dasatama mampu mengetahui hal itu, dunia saat ini harus berterima kasih padanya, segala informasi dan perbuatannya adalah untuk menegakkan keadilan di seluruh benua. Dasatama baru menyaradinya, dia masuk ke Pasukan Langit hanya untuk mengingatkan semua pendekar bela diri akan bahaya yang tersembunyi dari kekuatan Lord Demon.

Selama ini, Aji sudah berusaha mengingatkan semua pendekar. Hanya saja, dia dan semua para pendekar tidak menyadarinya. Mereka hanya diingatkan perlahan dan membuka misteri dengan arahan darinya. Dia paham akan kekuatan kegelapan tapi tidak mau menggurui, dia hanya ingin semua yaitu pasukan bela diri menyadari dengan sendirinya.

Para penyerang melihat peluang bahwa Dasatama tengah memulihkan diri. Para penyerang dari pasukan kegelapan itu mengira bahwa yang menjaga Dasatama adalah pemuda biasa yang merupakan salah satu anggota pasukan dari anggota bela diri. Menyerangnya bersamaan akan membuatnya kewalahan.

Sisa pasukan kegelapan yang lain akan fokus untuk membunuh Dasatama. Sayang, mereka semua salah menilai. Bahkan, dalam fokus kekuatan penyembuhan yang dilakukan Dasatama, dia tersenyum dan memikirkan kebodohan para pasukan kegelapan yang menyerangnya.

Mereka tidak akan bertahan dalam beberapa detik, bahkan dirinya sendiri tidak bisa dibandingkan dengan kekuatan pemuda itu.

Benar saja! Puluhan pasukan kegelapan yang sudah mengubah dirinya menjadi bentuk perubahan Iblis bahkan tidak sampai lima meter mendekati Dasatama. Aji membuka tangannya ke samping dengan aliran listrik dan aliran listrik keluar dari tangan kanan Arya. Dia mengangkat tangannya dan energi seolah menjadi dimensi berbeda di sekitarnya dan juga para penyerang.

Apa yang terjadi, para pasukan kegelapan tak bisa bergerak dan bahkan seolah terkena kekuatan tekanan yang begitu besar. Mereka bahkan tak bisa menggerakkan tubuhnya dengan baik. Apa yang terjadi, siapa yang melakukan hal itu? Mereka semua kebingungan namun tak bisa melakukan apapun.

Saat kebingungan masih memenuhi pikiran mereka. Aji mengibaskan tangannya kembali dan ledakan besar mengelilinginya dan menghancurkan pera penyerang itu sekaligus. Mereka semua tercabik-cabik dengan energi yang menghantam mereka, dengan kekuatan yang sangat besar. Tubuh mereka seolah tak bisa dirasakan.

Benar saja, Aji menyalurkan energi halilintar yang kuat dan menghantam tubuh mereka semua dengan kekuatan halilintar yang pekat. Tubuh mereka bahkan tak bisa melakukan regenerasi Blood Black. Tubuh membeku dan tak ada lagi kehidupan. Jantung mereka tertusuk ribuan halilintar yang menyambar. Mereka semua berjatuhan begitu saja seperti hujan makhluk dari langit.

Tubuh para pasukan penyerang dari pasukan kegelapan itu jatuh ke tanah. Dalam pertempuran di bawah mereka, semuanya kaget dan menghindari hujan makhluk yang terjadi. Tubuh mereka semua membeku dan terlihat seperti habis terbakar hebat. Tubuh kaku dan gosong, tak ada gerakan dan tak ada sisa energinya.

Pasukan yang tengah berperang di bawah kaget dengan kematian para pasukan kegelapan itu. Mereka pun melihat ke atas, serangan apa yang dapat membakar mereka semua hingga tak bergerak lagi dan bahkann tak bisa membuat pasukan kegelapan itu untuk melakukan regenerasi. Itu pasti kekuatan yang besar hingga mampu membekukan dan menghancurkan inti kekuatan mereka.

Pemuda itu, dia sedang berdiri di samping Dasatama yang tengah duduk memulihkan kekuatannya. Pemuda itu adalah salah satu dari Pasukan Langit, apakah dia yang sudah menyerang para pasukan kegelapan dengan satu serangan yang mematikan tersebut? Sungguh sulit dipercaya.

”Sampai kapan kamu mau berlama-lama Dasatama, apa kamu tidak lihat pasukan bela diri membutuhkanmu,” suara Aji mengagetkan Dasatama yang tengah melakukan pemulihan.

Benar! Pemuda itu bahkan menyadarkannya dengan segera, dia harus cepat memulihkan kekuatan dan bergabung dalam pertempuran kembali. Dasatama pun membuka kedua tangannya, energi meluap kembali dari tubuhnya. Meskipun belum sepenuhnya dipulihkan, namun setidaknya itu sudah cukup untuk pertempuran selanjutnya.

Dasatama berdiri melayang di udar kembali, dan dia mengangguk pada Aji, ”Benar, pertempuran belum selesai. Kita masih harus bertarung!”

Sekilas, Dasatama melihat pemuda itu sekali lagi, dia merasa itu adalah sang legenda yang menjelma menjadi seorang pemuda. Sepertinya, sekilas Dasatama melihat wajah itu sangat mirip dengan Pemukul Halilintar, legenda yang pernah mengalahkannya dengan sekali gerakan saat dia muda.

Dasatama lebih tak percaya dia adalah murid dari Tiga Legenda, dia lebih percaya pemuda itu adalah reinkarnasi dari saint Pemukul Halilintar itu sendiri. Mungkin, itu lebih tepat. Dasatama tersenyum dan bersiap menghadapi pauskan kegelapan kembali.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!