Pasukan Langit

Kemarahan Shura

Kekuatan berpendar dari tangan Aji, energinya mengalir deras dari seluruh tubuh Aji. Energi alam yang menyatu, resonansi kekuatan dalam diri Aji sangat stabil. Gayatri melihat hal itu, bagaimana bisa energi yang sangat kuat dari alam dan juga energi internal Aji bisa sekuat itu? Apa manusia bisa melakukan kontrol energi besar dengan membuatnya menjadi sangat tipis?

Biasanya, energi yang besar akan menimbulkan efek tekanan pada sekitarnya dan membuat kehancuran. Beda dengan energi kekuatan Aji, dia mampu menekan kekuatan besar itu seolah tidak ada efek di sekitarnya. Namun sebenarnya, kekuatan dahsyat itu distabilkan dari efek serangan di sekitarnya.

Aji melompat ke atas, dia melangkahi semua pendekar bela diri dan hendak menghadang kegelapan yang terus merambat dan menghancurkan seluruh manusia yang ditemuinya. Mereka berteriak dan berlari, jika terkena efek asap itu mereka hancur menjadi debu.

Kiamat terjadi di hadapan mereka, semuanya pun ketakutan dan dibuat merinding.

Nyawa mereka seolah sedang ditumbalkan, mereka hanya tinggal menunggu kematian yang beberapa saat lagi akan mereka terima.

Aji mendarat di dekat para pendekar berlarian. Dia maju ke depan dan siap menghadang asap hitam yang melebar terus-menerus. Awan gelap itu masih menyisakan transparan keabuan, jadi setiap orang bisa melihat siapa saja yang terkena kabut itu dan hencur tubuhnya seperti debu. Karena itulah, semua orang yang melihat hal itu merasakan kengerian karena siapapun yang terkena kabut itu menjerit dan tubuhnya terbang bagai debu.

Kabut itu perlahan terus melebar dan hampir mencapai tubuh Aji yang dia malah maju ke depan tanpa rasa takut. Gayatri merasakan ada sesuatu yang direncanakan Aji, dia tahu Aji bukan sosok yang akan menyerah dan mati begitu saja.

Dia merencanakan sesuatu karena energi sudah mengelilingi tubuhnya dan dia siap menerjang dengan kekuatannya. Percaya dan yakin saja padanya untuk sementara waktu. Gayatri juga penasaran apa yang akan dilakukan Aji pada kegelapan yang menyebar dan menghanguskan para pendekar hingga menjadi debu.

Wooshh!

Angin dari kabut yang semakin mendekat ke arah Aji. Perlahan merambat dan semua orang seolah sibuk dengan urusannya masing-masing. Beberapa orang yang melihat Aji hendak menghalangi kekuatan dari kabut yang terus menerjang.

Semakin dekat dan terus mendekat. Tinggal beberapa meter lagi, ketika sudah dekat Aji mempersiapkan dirinya. Kekuatannya fokus di tangan kanannya. Energi meluap dengan sangat padat di kepalan tangan Aji. Itu adalah jurus pamungkas yang akan membuat serangan kejutan yang bisa menghancurkan sebuah kota sekaligus.

Aji maju dan terus merangsek maju sambil mempersiapkan kekuatannya dengan baik. Dia butuh beberapa saat untuk menyatukan kekuatannya hingga sudah siap. Dia pun dilewati oleh kabut yang dikeluarkan oleh Lord Demon.

Banyak orang yang melihat Aji yang memasuki kabut dan kabut yang melewatinya. Tubuh Aji terlihat tercabik-cabik. Kulitnya seolah mengelupas namun anehnya, dia seolah menahan rasa sakit itu dan lukanya tiba-tiba sembuh lagi dan terluka lagi terus menerus.

Alicia dan Barsha melihat hal itu. Mereka tak menyangka dan khawatir sebelumnya. Namun, mereka segera ingat cerita dari Jonas dan Marie saat di Mirror World. Mereka mengobrol cukup lama tentang segala hal, apalagi berbincang soal pertarungan keduanya dengan Aji yang berakhir dengan kekalahan mereka berdua.

Cerita dari Jonas dan Marie memang seolah tak dapat dipercaya. Namun, Jonas yang mengetahuinya dan saat itu Marie hanya memberi buff dan menyatukan kekuatannya dengan Jonas.

Cerita tersebut adalah, kekuatan penyembuhan Aji yang bahkan melebihi kemampuan Blood Black. Regenerasi dari kekuatan Black Blood menggunakan energi kegelapan dan butuh proses yang membutuhkan waktu. Berbeda dengan kemampuan regenerasi yang ditunjukkan oleh Aji.

Kekuatan penyembuhan dari Aji adalah, dia tidak menggunakan energi sama sekali dan itu secara otomatis menyembuhkan luka-luka yang dideritanya. Bahkan, luka sekuat apapun akan langsung sembuh namun dia tetap saja merasakan rasa sakit.

Seolah, Aji adalah makhluk abadi yang tidak bisa mengalami kematian atau luka pada tubuhnya sama sekali. Tubuhnya menyembuhkan lukanya sendiri tanpa perintah dari Aji sama sekali. Tubuh Aji seolah bekerja sendiri dan Aji yang menggunakan kekuatannya untuk menyerang.

Itulah yang aneh, Aji dapat menyerang dan bertarung sementara itu tubuhnya menyembuhkan luka-luka yang dialami Aji. Jadi, dia adalah orang yang mampu bertarung dan menyembuhkan luka sekaligus. Dia tidak butuh istirahat dan memulihkan diri, artinya juga, dia bisa bertarung sambil menyembuhkan dirinya.

Meski sulit dipercayai, tapi kenyataannya ada di depan mata mereka. Mereka melihat Aji yang terkena kabut itu terluka dan seolah tubuh tersayat dan menjadi debu di sebagian tubuhnya. Namun, pecahan itu menyatu kembali dan Aji terus saja berjalan mendekat.

Kekuatan di tangannya sudah terlihat melimpah dengan energi yang menggulung, berputar energi terang mengelilingi kepalan tangannya.

Dari atas sana, Lord Demon melihat ada seorang pemuda yang tidak takut dan masuk ke dalam kabut penghancur semestanya. Dia tak mati menjadi debu dan tubuhnya terus melakukan penyembuhan terhadap dirinya.

Siapa pemuda itu? Apakah dia bagian dari pasukan bela diri? Bagaimana bisa dia ...

Belum sempat hendak melakukan serangan pada pemuda itu. Pemuda itu mengayunkan tangannya yang dipenuhi energi bercahaya itu, dia mengayunkan kepalan tangannya itu ke tanah dan getaran di seluruh tempat terjadi bahkan sebelum kepalan tangan itu membentur bumi.

Blaaarr! Booommm!

Ledakan energi yang kuat terjadi. Aji menghantamkan kepalan tangannya ke bumi di depannya. Efek ledakan energi itu lebih cepat dari cahaya dan semua orang seolah terkena efek dari serangan yang dilancarkan oleh Aji. Ledakan maha dahsyat itu memberikan goncangan pada bumi. Semua pendekar bergetar hebat karena dentuman dan goyahnya dunia karena serangan kuat dari Aji tersebut.

Bumi bergetar, energi ledakan yang ditargetkan Aji adalah kabut di depannya. Hempasan energi efek dari Aji menyebar ke depan dan membuat kabut tersingkap dengan kuat. Kabut itu seolah seperti asap yang ditiup angin dengan sangat kencang. Tekanan energi itu sangat kuat dan mampu menyapu bersih kabut penghancur semesta milik Lord Demon.

Dari atas, Lord Demon kaget melihat pemandangan yang tak bisa dipercaya olehnya. Pemuda yang sudah masuk dalam kabut itu kini terlihat jongkok, dengan tangan masih menghantam bumi. Diakah yang melakukan kabut penghancur semestanya hilang? Tidak mungkin hal itu dilakukan oleh seorang pemuda bahkan tekanannya itu yang luar biasa.

Tekanan yang bahkan sampai menghempas tubuh Lord Demon. Energi yang sangat besar. Siapa pemuda yang memiliki kekuatan sebesar itu? Dalam catatan, tidak ada seseorang yang memiliki kekuatan terhebat di pasukan bela diri kecuali Dasatama.

Lalu, apakah sekedar laporan ada Pasukan Langit yang memiliki seorang pemuda yang disebut murid dari Tiga Legenda. Apakah itu adalah orangnya? Lord Demon penasaran. Pemuda itu pun bangun dan kepalanya naik menatap Lord Demon. Keduanya saling bertatapan.

Suasana menjadi sangat hening. Semuanya tak berani bersuara dan hanya memperhatikan Lord Demon di udara dan seorang pemuda yang sudah menghempaskan kabut dari Penghancur Semesta. Orang-orang yang sudah terkena efek dari kabut Penghancur Semesta bahkan sudah tidak tersisa, bahkan tulang sekalipun. Mereka lenyap seperti debu yang dihempaskan angin.

Angin semilir bertiup. Semua masih terdiam.

Krak! Kratak!

Tidak mungkin!

Penghalang yang dibuat memenuhi semua tempat yang dibentuk oleh Lord Demon retak, dan bahkan hancur berkeping-keping. Pecahannya buyar seperti debu yang hilang. Penghalang itu hancur dengan tekanan yang sudah dibuat oleh pemuda yang maju menghadapi Lord Demon.

Kini Lord Demon menyadari satu hal, pemuda itu bukanlah seorang pendekar biasa. Laporan dari para bawahannya selama ini tidak digubrisnya. Soal seorang pemuda yang berada di barisan Pasukan Langit yang memiliki kekuatan besar. Dia bersembunyi dengan sangat baik.

Pemuda itu mengaku sebagai murid dari Tiga Legenda. Lord Demon pun teringat bagaimana luka yang ditimbulkan oleh Tiga Legenda dua puluh tahun yang lalu. Saat dia hendak menguasai dunia yang sedang kacau, namun mereka bertiga datang merusaknya.

Kali ini, saat semuanya sudah direncanakan lebih dari dua puluh tahun. Pemuda yang menjadi penerus mereka datang kembali dan ingin merusak semua rencananya!

Kenapa selalu ada penghalang yang merusak keinginannya untuk membuat dunia ini damai! Lord Demon terlihat marah, dia sudah tidak bisa sabar dalam menghadapi kondisi seperti ini yang berulang kali. Bahkan, dengan artefak Blood Supreme, Shura sudah menggunakan kekuatan yang melebihi kapasitas tubuhnya sehingga dia mendapatkan tubuh yang selalu muda.

Dia ingin bertahan hidup, semua itu untuk menunjukka bahwa dia bisa menciptakan dunia baru yang penuh keadilan dan tidak ada lagi permusuhan. Apakah cita-citanya itu salah? Apakah dia menggunakan cara kegelapan untuk menciptakan dunia yang damai adalah kesalahan!

Tidak!

Lord Demon sekali lagi meyakinkan dirinya. Apapun cara yang digunakan untuk menegakkan kedamaian dunia, meskipun caranya adalah mengambil kehidupan dan merampas kehidupan orang lain itu tidak menjadi masalah.

Setelah membuat dunia damai, Lord Demon akan mengembalikan ketenangan dunia dan itu adalah cara paling tinggi untuk membuat dunia penuh kedamaian. Pengorbanan memang diperlukan untuk menciptakan dunia dengan tatanan yang damai. Namun, pemuda di bawah sana mencoba merusakya sekali lagi. Persis seperti dua puluh tahun yang lalu.

Kali ini tidak lagi.

Lord Demon mengangkat tangan kanannya. Aura kegelapan berpendar-pendar di atasnya. Dia akan mengakhiri pemuda itu dan meneruskan cita-citanya.

Wuusshh!

Energi kuat dari tangan Lord Demon menghempas dan menyerang Aji yang berdiri tegak menatapnya. Saat energi itu mendekati tubuh Aji, penghalang energi muncul dan mencoba menahan kekuatan Lord Demon. Energi penghalang itu tidak begitu kuat bagi Lord Demon dan ditekannya lagi.

Alicia membuat energi penghalang itu dengan sekuat tenaganya. Bahkan, dari dahinya sudah muncul tanda menyala. Artinya, dia sedang mengeluarkan kekuatan penuhnya.

Gayatri yang melihat hal itu juga menggunakan kekuatan terkuatnya. Armor cahaya memenuhi tubuhnya. Dia membuat ribuan klon energi makhluk dan semuanya mengelilingi energi penghalang yang dibentuk oleh Alicia, dan menahan penghalang itu dengan tangan-tangan dari makhluk energi yang diciptakan Gayatri.

”Kalian pikir itu cukup!” Lord Demon menambah kekuatannya dan membuat Gayatri dan Alicia seolah tak kuat lagi menahan serangan Lord Demon yang mengarah pada Aji. Pertahanan energi dari Alicia pecah dan makhluk energi ciptaan Gayatri juga hancur. Energi itu menembus pertahanan dan menyerang Aji yang masih berdiri di bawah.

Blaaammmm!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!