Pasukan Langit

Jatuhkan Semua dalam Satu Serangan

Aji merangsek maju, dia melewati dua penyerang tanpa disadari mereka. Dua penyerang pun kaget melihat Aji sudah berada di belakang mereka. Padahal, satu detik yang lalu berada di depan mereka untuk diserang.

Saat mata kedua penyerang itu hendak menengok dan  melakukan serangan. Punggung mereka terasa panas, karena pukulan dari telapak tangan Aji sudah menyerang punggung mereka. Mereka pun terjerembab ke depan dan jatuh.

Bruusshh!

Dari atas sana, Gonan melihat bahwa memang sudah terkonfirmasi, bahwa tim yang terdiri dari empat orang itu memang sangat kuat. Mereka mampu mengimbangi dengan baik para penyerang. Para penyerang bahkan sudah dikerahkan sepenuhnya, untuk menjatuhkan mereka habis-habisan.

Beberapa orang terpelanting dan jatuh, tim pengangkut segera masuk dari semua sisi, dan mengambil tubuh yang sudah terluka untuk segera dilkakukan pengobatan pertama. Gonan terus memperhatikan, kabut energi itu dapat dia tembus dengan kemampuannya. Keempat peserta itu bertahan dengan baik. Terutama adalah Barsha.

Wanita itu terlihat begitu cepat, dan bahkan meliuk di antara peserta dan menjatuhkan mereka. Barsha sudah merasa di atas angin selama penyerang itu terbatas jumlahnya. Dia paham kalau penyerang menggunakan kemampuan assassin, jadi dia paham betul arah serangan dan juga celah untuk menjatuhkan mereka.

Lao pun demikian, cakramnya mampu menangkis serangan. Cakram itu menghasilkan energi yang dibuatnya, mampu melindungi dirinya dari para penyerang yang menyerang dari semua sisi dan sudut.

Cakram itu bagai bulan bercahaya dan mengelilingi Lao. Penguasaannya terhadap energi yang bergerak itu sudah sangat mahir. Dia juga harus memperhatikan penggunaaan energi pada cakram itu, agar dia tak kehabisan energi. Butuh waktu beberapa lama untuk mengisi ulang energi jika tidak dimanfaatkan dengan baik.

Satu lagi yang menjadi perhatian dari Gonan, itu adalah Gayatri. Gayatri bahkan hanya dengan memainkan tangan lembutnya kesana dan kemari, energi yang tercipta adalah ratusan senjata pisau beterbangan dan menangkis serta menghalau para penyerang. Meskipun para penyerang yang merupakan penguji itu adalah assassin terpilih. Mereka benar-benar tak bisa mendekati Gayatri, karena ratusan energi berbentuk senjata seolah menyerang mereka juga.

Gonan tersenyum, mereka adalah talenta-talenta muda yang akan menjadi penerus ke depan. Mereka adalah calon Pasukan Langit yang hebat.

Gonan melihat Gayatri bahkan mampu membuat penyerang mundur, dengan serangan  kejutan dari ribuan pisau energi yang membuat para penyerang terpental.

Gonan akhirnya melihat salah satu di antara mereka, dialah Aji. Aji dilihat oleh Gonan cukup terampil dalam menghindari serangan para Assassin yang menyerangnya. Gerakan Aji cukup gesit, dan mampu menghindari semua serangan dengan fisiknya, tanpa senjata. Aji terlihat menghindar, meliuk kesana kemari dan menangkis serta memberikan serangan dengan pukulan energinya.

Jika dilihat lagi oleh Gonan, Aji merupakan pejuang yang mempelajari warrior dengan tangan kosong. Artinya, kemungkinan Aji berlatih kekuatan fisik dan energi untuk melindungi tubuhnya dari serangan luar.

Jika penguasaan terhadap fisik seseorang sudah mencapai puncak, maka Gonan melihat bahwa di masa depan, Aji bisa menjadi sosok seperti Legenda Pemukul Halilintar. Benar, Pemukul Halilintar, sang legenda tinju halilintar itu, adalah sosok yang belum ada dalam dunia bela diri. Dimana kekuatannya hanyalah fisik tanpa senjata, namun energinya sangat besar.

Gonan tersenyum lagi, meskipun Aji dilihatnya berpotensi. Namun, dia melihat Aji masih sangat lemah dibanding ketiga rekannya dalam tim tersebut. Dilihat dari tadi, Aji hanya mencoba menghindar dan menyerang satu atau dua orang saja, sedangkan yang lainnya sudah membuat beberapa orang penyerang terjatuh.

***

”Apakah energi kalian masih cukup untuk terus bertahan?” Aji memperingati yang lainnya, karena dilihatnya, Lao sudah mulai kelelahan. Begitu juga dengan Gayatri dan Barsha. Mereka terlalu bersemangat sehingga menghamburkan banyak energi. Itu terjadi karena para penyerang begitu banyak dan bergantian menyerang mereka.

Wusshhh! Klang! Duag!

Mereka berbicara saat serangan bertubi-tubi terus terjadi.

Gayatri mendekat sambil memundurkan tubuhnya dan menghantam dengan pisau energinya. Dia mendekat kearah Aji, ”Kita mungkin akan kesulitan bertahan lebih lama, jika para penyerang ternyata kini fokus menyerang kita semua.”

Aji memahami sekarang kondisi mereka, perang besar pun tidak berbeda. Mereka harus mampu mempertahankan energi mereka, di samping masih terus menyerang para penguji. Gayatri sudah berada di dekat Aji, Aji pun memberi kesempatan pada Gayatri untuk memulihkan energinya meski sedikit. Dan, Aji melindunginya dari para penyerang.

Di sisi lain, Barsha masih tetap bertahan dan menyerang dengan baik, Lao mungkin sudah terlihat agak kewalahan. Cakram miliknya kini terlihat lebih pada bertahan dan menghalau serangan bertubi-tubi dari empat penyerang yang terus memborbardirnya.

Aji memberi kode pada Lao untuk mendekat padanya, hal itu dilakukan Aji melalui Gayatri. Gayatri yang paham segera menyerang para penyerang Lao dengan pisau energi, dan membantu Lao dari jarak jauh. Lao yang menoleh pada Aji dan Gayatri paham dan dia segera mundur mendekat.

Mereka membentuk formasi kembali.

”Barsha! Mundur!” Aji berteriak pada Barsha. Meski sedikit kesal, Barsha pun meliuk dan mundur ke arah mereka.

”Ada apa? Aku masih bisa bertahan?” Barsha pun protes.

”Kamu tidak lihat kalau para penyerang tak henti-hentinya datang?” Aji kini melihat ke depan, ”Gayatri, pindai dan identifikasi semua energi para penyerang jumlah dan lokasi tepatnya.”

Gayatri masih bingung, tapi dia melakukannya juga dengan menggunakan kemampuan mata energinya, matanya pun menyala. Lao melindungi mereka dengan cakramnya, Aji merencanakan sesuatu dan Barsha masih bingung apa rencana Aji.

Gayatri sudah berhasil melihat semua para penyerang dalam kabut, ”49 orang, mereka ada di sekitar kita seluruhnya, dan bersembunyi dengan baik.”

Aji segera paham situasinya, ”Kita akan menjatuhkan mereka semua dalam satu serangan, jadi lakukan apa yang aku perintahkan.”

Mereka semua bingung, menjatuhkan para penyerang yang merupakan assassin setidaknya tingkat 6 atau 7? Dan itu semuanya dalam satu serangan? Bukankah itu ide yang gila!

Aji tahu mereka semua ragu. Namun, ini juga dapat menunjukkan pada mereka, betapa dunia persilatan adalah dunia yang penuh dengan kekuatan yang tak bisa mereka bayangkan sebelumnya.

Benar, ini saatnya menunjukkan pada generasi muda. Apa itu penghancuran!

”Lao, saat aku beri kode. Pecahkan seluruh energi cakrammu ke seluruh penjuru. Barsha, tugasmu jatuhkan yang tersisa. Terakhir,  Gayatri! ledakkan energimu menjadi pelindung bagi kita.”

Mereka semua masih belum mengerti maksud dari Aji, tapi apakah cara itu bisa berhasil?

”Tapi Aji,” suara Lao masih ragu, dia juga mesih menghindari serangan dari penyerang yang mencoba menyerang mereka, ”Energi tidak cukup.”

”Mundurlah!” Aji memberi perintah, Lao pun mundur mendekati Aji, Aji meletakkan telapak tangan kanannya di pundak Lao. Dalam waktu singkat, energi tersalurkan, itu cukup besar bahkan sangat besar dirasakan oleh Lao memasuki tubuhnya.

Energi ini?

”Kalian sudah siap!”

Semua mengambil ancang-ancang, saat kode diberikan mereka akan mencoba melakukan apa yang diperintahkan Aji. Mereka juga ingin menguji apa yang akan terjadi selanjutnya.

Saat lima orang penyerang dari penguji datang, tepat mengelilingi mereka sekitar tiga meter. Aji berteriak lantang.

”Mulai!”

BOOOOOMM!

Ledakan energi terjadi, semua orang di dalam Colosium merasakan energi besar seolah meledak dan mengamuk. Bahkan, orang-orang di atas Colosium yang menyaksikan kedalaman kabut merasakan ada pecahan energi dan membuat mata mereka menjadi silau.

Apa yang terjadi?

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!