Pasukan Langit

Perbedaan Kekuatan yang Signifikan

Barsha masuk ke dalam pertempuran, Jasum menghadapi serangan dari Lao dan Gayatri dari jarak jauh. Barsha bukan menyerang Jasum melainkan menuju ke arah Mora. Mora yang merupakan wanita dengan wajah yang cukup  menyeramkan, karena ada kabut gelap di sekitarnya membuat wajah cantiknya terlihat menyeramkan. Seperti hantu di malam hari, meski wajahnya memang cantik, tapi senyum menyeringainya nampak mematikan.

Kedua belati tajamnya sudah berada di tangan kanan dan kiri, kecepatannya tidak bisa diragukan. Dia merangsek kearah Mora, Mora pun tersenyum dan menghadang dengan kedua pedangnya. Benturan pedang dengan belati, kanan dan kiri saling berdenting.

Barsha meliuk dan menghindari serangan pedang dari Mora, dia membalas serangan Mora dan menghentak lantai dan menerjang dengan sangat cepat. Sedetik menghilang dan sedetik kemudian muncul di belakang Mora. Namun, kecepatan yang hebat itu mampu diketahui oleh Mora, artinya Mora bukanlah lawan yang mudah dikelabui dengan trik seorang assassin tingkat 7.

Pertarungan keduanya sungguh terlalu cepat, dan sulit diikuti oleh para peserta Pasukan Langit yang lain. Barsha memang terkenal sebagai Assassin yang cepat dan mematikan. Melihat pertarungan keduanya, mereka menyadari bahwa mereka masih memilihi jarak yang cukup jauh, dan itu menjadi pelajaran penting bagi mereka untuk berkembang di masa depan.

Semua kecepatan serangan Barsha dapat dipatahkan oleh Mora, Barsha merasa baru kali ini dia mendapatkan musuh yang kuat. Semua serangan belati milik Barsha mampu ditangkis dan bahkan dibelokkan dengan mudah. Barsha merasa bahwa Mora hanya menghindarinya dari tadi, apakah itu artinya dirinya diremehkan?

Saat belati Barsha di tahan oleh pedang Mora, Barsha memutar tubuhnya dan berbalik lalu menyerang dengan kuat dari samping. Energi deras dengan kekuatan maksimal dilakukan oleh Barsha. Kesempatan dan celah yang baik saat Mora menahan tadi dengan defensif, maka defensif kali ini pasti cukup sulit.

Duag!

Nyatanya, serangan cepat dan kuat dari Barsha, mampu ditangkis lagi oleh Mora dengan pedang satunya. Mora pun berbalik badan dan memutar tubuhnya dengan cepat. Barsha terpaksa mundur beberapa langkah, dia kembali menjejakkan kedua kakinya di lantai dan kembali menerjang dengan kuat.

Kali ini, serangannya langsung mengarah ke depan lurus dengan kedua belatinya langsung mengarah pada Mora seluruhnya. Kedua belatinya dialiri energi yang sangat kuat, dan mengarah pada titik penting pada tubuh Mora.

Benturan belati dan pedang terjadi. Keduanya tertahan dengan kedua senjata mereka sama-sama berbenturan dan benturan energi terjadi. Percikan energi dari pertempuran itu menyebar kemana-mana. Kilau menyengat membayang pada wajah mereka berdua, mereka sama-sama bersemangat. Namun, Mora seolah tersenyum menyeringai.

”Hanya segini kemampuan Pasukan Langit, yang katanya digadang-gadang ingin menghentikan Lord Demon? Omong kosong!”

Blaaarrrr!

Mora dengan beringas menghempaskan Barsha melalui dua pedangnya, dia mengaliri pedang itu dengan energi kegelapan dan membuat Barsha terpental dan mundur ke belakang. Mora berpijak dari tolakan itu ke lantai. Napas Mora mulai agar berat, tanda dia mulai kelelahan dan tenaganya belum stabil.

Para Peserta tes ketiga Pasukan Langit yang lain tidak mau ketinggalan, mereka merangsek maju bersamaan. Mora semakin waspada. Nagada maju dengan pedang sihirnya, pedang itu adalah pedang sihir yang sudah ditempa dengan baik dengan logam kuat, dan juga aliran sihir di dalamnya. Itu adalah pusaka keluarganya.

Nagada menghantamkan pedangnya ke arah Mora, dari atas dan dengan kekuatan yang besar. Mora menahan serangan itu dengan kedua pedangnya. Benturan kembali terjadi, Midan dari kejauhan melihat celah tersebut, dia mempersiapkan anak panah di punggungnya. Midan juga melapisi anak panah itu dengan energi internalnya, dia membidik Mora dari jarak jauh.

Kesempatan! Shuuuuttt!

Anak panah melesat dengan cepat, energi yang mengelilinginya pun besar. Saat Mora masih menahan serangan dari Nagada itu, dia masih bisa melihat arah serangan dari jarak jauh milik Midan.

”Merepotkan!”

Mora menjejak kedua kakinya di lantai dan bersalto, dia menendang dengan kuat pedang besar milik Nagada dan bersalto sambil tetap mempertahankan kedua pedangnya. Dia pun dapat menghindari panah milik salah satu peserta Pasukan Langit itu dengan baik.

Blaaarrr!

Anak panah itu melesat dan menghancurkan sebuah tembok, di sana dinding itu pecah berantakan. Beberapa senjata yang terpajang di rak juga berantakan, karena diterpa anak panah yang melesat tersebut. Di dalam gedung itu, kekacauan besar terjadi.

Mereka menyadari kekuatan Mora sekarang, apalagi Jasum di sisi lain yang tengah dikeroyok oleh lima orang termasuk Gayatri dan Lao. Gayatri dan Lao dibantu beberapa pendekar lainnya, ada Arion, Astro dan Nora. Mereka bekerjasama dengan baik dan membuat Jasum cukup teralihkan dari matanya, yang sedari tadi menatap Aji yang masih tenang berdiri.

Gayatri dan Lao berkolaborasi menyerang dengan energi tombak dan belati energi, jumlahnya sangat banyak dan menyerang Jasum. Jasum merupakan tipe warior dan menggunakan kekuatan tangan kosongnya. Dia mengibaskan semua serangan energi dari kedua pendekar itu, dengan tameng kuat yang menyelimuti kedua tangannya.

Jasum mementalkan serangan energi-energi itu dan menghindarinya dengan baik. Dia menciptakan barier untuk menahan serangan-serangan itu, sehingga serangan dari segala penjuru tak bisa mengenainya. Arion terbang dan melompat kearah Jasum dengan tombaknya, energi ujung tombak terlihat sangat kuat. Jasum mundur satu langkah dan menahan tajamnya tombak dengan lengan kanannya yang dilapisi energi. Serangan tombak Arion tertahan.

Jasum lalu menghempaskan serangan tombak itu, Arion merasakan energi besar itu dan menahannya sekuat tenaga. Arion terhempas bersama tombaknya, tenaga Jasum itu sungguh besar, dia baru menyadarinya. Arion terpental dan mendarat sambil menahan tubuhnya, dengan menancapkan tombaknya pada lantai, agar tak terseret terlalu jauh.

Semua bersiaga, mereka harus mempunyai rencana matang untuk membuka celah. Astro yang merupakan penyihir elemen juga menggunakan kekuatannya, untuk menyemburkan gumpalan api yang menggulung. Tidak hanya satu, lima gulungan api semuanya seperti ular yang meliuk dan menyerang Jasum.

Melihat hal itu, Nora ikut ambil bagian. Dia juga seorang warior dan menerjang dengan kekuatan tangannya. Saat itu Arion juga maju dan menggunakan tombaknya kembali, bersamaan dengan itu Gayatri dan Lao juga masuk ke pertempuran dengan serangan energi mereka. Kekuatan lima orang itu seluruhnya menyerang Jasum.

Jasum yang menyadari semua kekuatan menyerangnya dari segala penjuru, Dia menghentakkan kakinya ke lantai dengan kuat, dan membuat garis lingkaran dengan kedua tangannya dengan memutar tubuhnya.

”Circle Big Bang!”

Energi meluap dan berpencar dari seluruh tubuh Jasum. Seperti kerlap-kerlip lampu yang berpendar dan ledakan besar terjadi di sekitar Jasum. Energinya menyerbar dan mementalkan seluruh serangan dari lima orang para peserta Pasukan Langit, yang menyerangnya bersamaan.

Krataaakk! Booommmm!

Ledakan besar terjadi, Gayatri dan Lao terpental akibat energi itu. Tidak jauh beda dengan Nora, pukulannya seolah hilang hempasan energi menerpa tubuhnya hingga terpental ke belakang. Arion bahkan tepental sekali lagi dan tombaknya lepas dari pegangannya. Astro membuat barier di depannya dan menahan hempasan energi ledakan dari Jasum itu. Serangan kelima gulungan apinya hancur dan bahkan berbalik sangat besar.

Astro sekuat tenaga menahan serangan balik dari Jasum itu, dia menahannya dengan kekuatan penghalangnya. Kakinya mundur beberapa centi meter, dia dapat menahan serangan besar itu. Tapi tetap saja, kini dia mengakui bahwa lawan di depannya, adalah sosok yang sangat hebat dalam hal kekuatan internal energi. Ditambah, energi gelap seperti awan hitam menyelimuti tubuhnya.

Pasukan kegelapan, memang musuh yang berat!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!