Pasukan Langit
Tidak Ada Saksi Mata
”Kalian semua, silakan pakai seragam Pasukan Langit yang sudah disediakan,” ketua Yarko memberikan kode kepada semua anggota Pasukan Langit, yang masih berdiri tegak dengan rapi. Baju-baju seragam itu baru saja datang. Seragam itu dibawakan oleh beberapa prajurit kota Prisma, dan ditaruh di meja di depan para anggota Pasukan Langit tersebut.
Di setiap baju yang sudah dibungkus dengan rapi itu, ada tulisan untuk masing-masing anggota Pasukan Langit. Baju seragam itu sudah disesuaikan dengan ukuran masing-masing anggota Pasukan Langit.
”Setelah kalian semua memakai baju seragam sebagai anggota Pasukan Langit, kita akan bertemu dengan Tuan Dasatama. Dia sudah menunggu kita semua.”
Penjelasan dari ketua Yarko membuat beberapa anggota Pasukan Langit menjadi gembira. Mereka akan disambut dan bertemu langsung dengan Dasatama, sang God of War. Orang paling hebat di seluruh benua dan rumornya sangat luar biasa.
Hari ini, mungkin adalah hari yang luar biasa bagi anggota Pasukan Langit yang pertama kali dibentuk. Mereka menjadi bahagia karena menjadi pembuka sejarah dimana mereka adalah anggota Pasukan Langit yang pertama untuk angkatan pertama. Selain itu, hari ini mereka baru saja melihat pertunjukan pertarungan yang luar biasa antara salah satu anggota Pasukan Langit yaitu Gayatri dan penasehat Silvi.
Pertarungan dahsyat itu amat membekas dalam ingatan mereka. Saat-saat terakhir benturan dari makluk summon berbentuk naga dan spear energi besar menciptakan ledakan dahsyat dan bahkan merusak beberapa bangunan di sekitar alun-alun. Itu adalah adu kekuatan sihir yang luar biasa.
Belum ketakjuban hari ini hilang, mereka semua sedang ditunggu oleh God of War, sang legenda seluruh dunia, Dasatama.
Ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa dalam hidup mereka. Mereka akan bertemu legenda yang benar-benar hidup dan sudah melindungi dunia dari kejahatan dan serangan pasukan kegelapan, Lord Demon.
Semua anggota Pasukan Langit kini sudah resmi, mereka mendapatkan baju kepahlawanan mereka dan sebuah kantor untuk tempat mereka menentukan perencanaan akan proyek kinerja mereka. Tidak hanya di benua Orpris, semua benua juga disedikan tempat khusus berupa tempat sebagai pusat dari semua kegiatan Pasukan Langit.
Otoritas khusus juga diberikan kepada para anggota Pasukan Langit, mereka diberikan lencana resmi khusus yang bisa diidentifikasi asli sebagai anggota dari Pasukan Langit yang akan membawa perubahan besar kepada seluruh benua. Itu yang diharapkan dari aliansi semua petinggi di seluruh benua.
Mereka berganti seragam Pasukan Langit yang sudah dibuatkah khusus untuk mereka. 21 orang anggota Pasukan Langit yang pertama didirikan akhirnya akan diumumkan langsung oleh Dasatama dalam pengumuman dengan menggunakan artefak cermin portal.
Cermin portal dibuat dengan desain layar dengan bahan elemental tertentu yang dialiri sihir. Portal cermin tidak bisa dimasuki melainkan hanya melihat langsung dari kejauhan seperti siaran langsung.
Seluruh benua akan dihubungkan dengan bantuan sihir yang mengisi cermin portal dan dihubungkan ke semua tempat di benua tertentu. Para Anggota Pasukan Langit pun keluar dari kantor khususnya dan diantarkan oleh ketua Yarko dan ketua Gonan dengan naik kendaraan kereta yang ditarik oleh kuda. Kereta itu berjejer, sekitar ada 6 kereta panjang.
Mereka pun berangkat menuju kantor pusat yang dimiliki Kota Prisma, sekaligus tempat utama di benua Orpris untuk menerima tamu dan tempat Dasatama bisa ditemui.
Para anggota Pasukan Langit tentu saja merasa grogi ketika mereka akan menjadi tamu khusus bagi God of War. Mereka akan melihat Dasatama langsung dengan mata kepala mereka sendiri yang biasanya hanya mendengar kisahnya atau melihatnya sekedar lewat.
Iring-iringan rombongan Pasukan Langit itu berangkat dari gedung khusus mereka dan menuju kediaman Dasatama. Di dalam kereta itu, mereka semua grogi. Di kereta barisan terakhir, Aji di dalam kereta dengan 4 orang anggota Pasukan Langit yang lain. Mereka adalah; Rosa, Alicia, Yara dan Mega. Artinya, Aji lelaki seorang diri di dalam kereta sedangkan dua orang di depan mengemudikan kereta itu dan memegang tali untuk kuda di depan mereka.
Semuanya seperti diam, mereka sedikit canggung dengan lelaki muda dan tampak tampan seperti Aji. Namun, bukan itu yang empat orang wanita itu pikirkan. Mereka tidak mengenal dari mana sosok Aji ini tinggal dan sebelumnya tidak pernah ada penjelasan asal-usul dari pendekar muda itu.
Lebih mengagetkan adalah kekuatannya yang bahkan mampu mengalahkan seorang Jasum yang membuat serangan beberapa anggota Pasukan Langit bahkan tak bisa menyentuhnya.
”Kalian tak perlu kaku, biasa saja. Kita akan bekerjasama di masa depan. Jadi, anggaplah aku sebagai rekan kalian.”
Aji berbicara tanpa ekspresi, keempat wanita itu juga akhirnya bisa memulai percakapan karena Aji yang memulai duluan.
”Apakah aku boleh bertanya, Pendekar Aji berasal dari mana?” Mega bertanya karena penasaran pada sosok Aji.
Aji yang berhadapan dengan Alicia mengalihkan pandangannya ke sudut bagian dalam kereta tersebut, ”Aku berasal dari benua Fosfit, di sebuah desa yang terpencil dan dekat dengan pegunungan bagian Neitrin.”
Benua Fosfit banyak menghasilkan para warior terkenal di seluruh benua, sedangkan Neitrin sendiri merupakan pegunungan yang menyimpan banyak misteri karena banyak monster yang menempati tempat itu. Meskipun itu merupakan tempat yang memiliki banyak monster itu merupakan tempat untuk berlatih bagi para pendekar agar lebih cepat mengembangkan kekuatannya.
”Oh iya,” itu adalah suara Yara, ”Bukankah di benua Fosfit adalah tanah kelahiran legenda Fist Thunder?” meskipun Yara berasal dari benua Emarald, namun begitu mengidolakan Fist Thunder. Semua orang hanya mengenalnya sebagai Fist Thunder, kepahlawanan dan ketasingannya sangat terkenal karena menggunakan seluruh usianya untuk berlatih.
Aji tersenyum kecil dan mengangguk, ”Kamu benar, Fist Thunder berasal dari benua Fosfit.”
Yara kembali penasaran dan bertanya, ”Apakah kamu pernah bertemu dengan Fist Thunder, Aji?”
”Iya, aku pernah melihatnya.”
Rosa pun jadi penasaran karena pembicaraan mereka sepertinya seru, ”Oya Aji, apakah benar kabar yang menyebutkan bahwa Fist Thunder hingga tua bahkan tidak pernah menikah?”
Pertanyaan itu cukup membuat Aji berhenti sejenak, dia seperti sedang melamun dan membayangkan sesuatu.
”Maafkan kami,” itu suara Alicia, ”Pertanyaan Rosa tadi berlebihan. Bagaimana bisa kamu mengetahui banyak hal soal saint Fist Thunder, padahal usia kita mungkin seumuran. Setidaknya, saat itu mungkin kita masih sangat kecil.”
Pernyataan dari Alicia itu membuat Aji bisa tersenyum, dia membuat pertanyaan dari Rosa tadi tidak harus dijawabnya. Aji merasa bahwa mereka sangat antusias mendengar kisah para legenda yang pernah bertarung besar-besaran melawan pasukan Lord Demon, Shura.
”Maafkan aku Aji, aku ingin bertanya,” Alicia kini yang meneruskan pertanyaan yang lainnya, ”Apa yang kamu ketahui tentang perang besar yang terjadi 20 tahunan yang lalu saat tiga legenda menghadapi pasukan Lord Demon?”
Aji diam sejenak, dia menatap mata Alicia. Alicia dengan rambut panjang dan separuh terurai lurus dan yang lainnya diikat itu terlihat sangat menawan untuk sejenak. Dia jadi teringat pada sahabatnya, Yonan. Mata itu tampak seperti mata sahabatnya itu. Soal apa yang ditanyakannya itu, mungkin itu memang menjadi misteri banyak orang bagaimana sebenarnya hasil akhir pertarungan tiga legenda dengan pasukan Lord Demon 20 tahunan yang lalu.
Benar saja, hanya satu saksi mata yang mengetahui hal itu. Dan itu, adalah Fist Thunder sendiri karena Ganada dan Yonan meninggal saat pertermpuran tersebut.