Pasukan Langit

Wind Blast Milik Pejuang Jiro

”Siapa kamu sebenarnya Aji!” mata Gultron menyala, dia teringat bagaimana kisah pertarungan dahsyat 20 tahun yang lalu. Bahkan, itu menyisakan luka pada salah satu matanya yang sebelah kiri.

Saat itu, pertarungan dahsyat terjadi, tiga orang dari aliran putih; Yonan, Pemukul Halilintar dan Ganada menyerbu saat malam bersejarah. Malam ketika para pasukan Lord Demon, hendak menyerbu dataran utama, yaitu benua Orpris.

Ratusan ribu pasukan seolah tak bisa melawan Tiga Legenda, dan terjadi ledakan dimana-mana. Lord Demon, Shura tengah menyempurnakan kekuatan dari penyerapan energi jiwa melalui artefak Blood Supreme, di bangunan paling tengah dari semua tenda pasukan kegelapan. Para pasukan kegelapan sebelumnya telah mengumpulkan banyak pendekar dan jiwa manusia. Dan, semua ditumpahkan darahnya untuk menyerap esensi jiwa mereka melalui ritual oleh Shura.

Lima Gerbang pun maju menghadapi tiga orang terkuat dari perguruan putih. Pertarungan dahsyat terjadi, hingga tak bisa terhentikan. Pertarungan itu seperti pertarungan hidup dan mati. Para Lima Gerbang berusaha menghentikan tiga orang Legenda, yang mencoba menggagalkan proses penyerapan jiwa energi dan juga artefak Blood Supreme.

Lima Gerbang kesulitan menghadapi Tiga Legenda. Gultron termasuk menerima luka itu saat serangan Ganada dan Yonan berusaha menyerbu gedung utama, tempat Shura sedang melakukan ritual penyerapan.

Gultron mengorbankan dirinya mati-matian menahan serangan dari Yonan dan Ganada, dia ingin memastikan bahwa Shura sudah berhasil dan dia akan melindungi semua itu. Pada akhirnya, serangan Tiga Legenda itu melukai matanya, dan meledakkan sebagaian bangunan utama tempat Shura melakukan ritual.

Saat mata Gultron terluka, saat itulah Shura keluar dan dia belum melakukan penyerapan dengan sempurna, karena terganggu dengan ledakan demi ledakan yang terjadi.

”Siapa kamu Aji! Kenapa kamu bisa tahu luka di mataku ini!”

Kemarahan Gultron semakin menjadi-jadi. Dia melesat dan membakar dirinya dengan energi hitamnya, ”Demon Transform!” kecepatannya bertambah berkali lipat, serta serangannya kuat mencoba menerjang Aji.

Aji bersiap dengan tongkatnya. Pedang bertemu dengan tongkat, saat benturan terjadi, gelombang kejut meledak dan pepohonan seperti terkena angin topan. Angin marah dan meledak ke semua tempat.

Mereka turun dan pertempuran terjadi kembali, pepohonan besar di sekitar mereka bagaikan dicabut begitu saja dan pecah, ledakan terjadi dan hutan itu seperti telah terjadi longsor besar. Kesana kemari, mereka saling beradu senjata dan kekuatan. Tempat yang menjadi pertemuan kekuatan mereka hancur luluh lantak.

Gultron semakin penasaran, dan ingin mengetahui siapa pemuda itu sebenarnya. Maka dari itu, dia membombardirnya dengan serangan-serangan kuat dan cepat.

Serangan sabetan pedang kanan dan kiri, saat Aji menghindari itu, imbas energi terlempar dan meledakkan pepohonan serta bukit. Jadilah tempat itu seperti lahan yang habis dan terbakar dimana-mana.

Aji melakukan serangan balasan dengan memutar tongkatnya, ujungnya hampir mengenai Gultron. Namun, Gultron segera menghadangnya dengan pedangnya. Aji menekannya dengan energinya, cukup kuat hingga membuat Gultron sedikit tertekan ke bawah.

Gultron menambahkan kekuatan iblis dari dalam dirinya, sisik-sisik besar muncul di seluruh tubuhnya, bahkan kulit wajahnya. Itu adalah kekuatan yang lebih besar lagi, dia mengorbankan dirinya sendiri untuk mendapatkan kekuatan besar itu.

Blaaarrrrrrr! Boooomm!

Gultron dapat membalikkan keadaan dan mementalkan Aji. Aji pun terpelanting ke belakang karena daya ledak energi milik Gultron. Energi yang kuat.

”Sudah cukup!” Gultron segera menyerang dengan kekuatan super cepat, saat Aji tengah terpental. Aji belum siap dan masih terpelanting.

”Matilah!”

Energi meluap dari pedang berselimut tenaga kegelapan, yang sedang dipegang Gultron dari belakang punggungnya dan siap menebas Aji. Kecepatan Gultron jauh lebih cepat ketimbang kecepatan Aji yang terpental.

Sekejap kemudian, Gultron sudah berada di atas Aji yang masih terpental dan hampir membentur sebuah bukit. Bayangan pedang yang menakutkan ada di depan mata Aji, dan Gultron tersenyum. Inilah saat kematian bocah itu.

Booooooommmmmmm!

Aji menahannya dengan tongkatnya, dipegang dengan kedua tangannya. Namun, kekuatan besar dari Gultron itu cukup membuatnya terpental dengan sangat Keras.  Ledakan besar di bukit itu, merupakan benturan kuat dari tubuh Aji yang mengguncang bukit dan membuatnya longsor.

Kraataaakkkk! Bruuushhh!

Apakah dia sudah hancur? Gultron menatapnya untuk memastikan kondisi Aji.

***

Di sisi lain, di lain benua, pertarungan sengit juga masih berlangsung.

Drakos berkali-kali menekan pejuang Jiro. Namun Jiro hanya memperlambat waktu. Kekuatan dari Demon Transform memiliki waktu untuk mempertahankannya. Itu juga mempercepat proses ketidakstabilan fisik. Metode itu adalah memaksa tubuh mengeluarkan energi besar melebihi batas kemampuannya.

Namun, kekuatan itu memang berlipat ganda. Jiro kesulitan menghadang serangannya. Jiro menggunakan dua pedang pendek di kedua tangannya. Drakos sendiri membuang pedangnya dan dari kedua tangannya, muncul pedang yang sangat kuat yang menyatu dengan tangannya. Itu benar-benar seperti monster dan pedang itu sangat mengerikan penuh energi hitam.

Seperti belalang, Drakos mengerahkan kecepatan penuh dan sangat kuat. Jiro menggunakan energi yang melapisi pedang pendeknya, kecepatan Ganada sudah didapatkannya. Jiro mampu mengimbangi setiap serangan Drakos dan menahannya, mereka bertempur dan mundur serta maju saling menyerang dan menghadang.

Meskipun Jiro mampu menghadang setiap serangan dari Drakos, sayangnya kekuatan efek dari serangan Drakos juga mengerikan. Beberapa sayatan luka kecil nampak mengenai lengan dan perut kanan dan kiri Jiro. Itu bukanlah serangan langsung, hanya efek dari serangannya saja. Kekuatan kegelapan memang luar biasa.

Jiro memahami hal itu.

Bahkan, dua pedang pendek Jiro tak mampu bertahan lama dari serangan bertubi-tubi Drakos. Kedua pedangnya mulai retak dan hancur.

Blaaaarrrr!

Pecah berkeping-keping.

Drakos melihat peluang, dia langsung menghunjamkan kedua pedang yang muncul dari kedua tangannya yang memanjang itu. Dia langsung hendak menyerang Jiro dan membentuk sabetan silang dengan kedua tangannya. Kali ini pasti kena, pikir Drakos. Jiro yang baru saja kehilangan dua pedang pendeknya pun bersiap kembali.

Tanpa senjata. Namun, Jiro adalah sosok yang mengerti banyak kemampuan, tanpanya tidak memiliki senjata bukanlah masalah. Dia juga mendalami warior, bahkan dia sudah menguatkan kekuatan pukulan anginnya. Dia memundurkan tangan kanannya, angin berkumpul sangat cepat dan mengelilingi siku hingga kepalan tangannya.

Jiro tahu, bahwa kekuatannya tidak sebanding dengan legenda Pemukul Halilintar. Namun, dia sudah melatihnya dengan sangat tekun dan tanpa menyerah. Kali ini, dia akan membuktikan pukulannya itu kepada Drakos di depannya.

”Wind Blast”

Pukulan Jiro bertemu dengan kekuatan dorongan dari kedua pedang yang menyatu dengan tangan Drakos itu. Drakos pun masih kaget, kekuatan tinju Jiro itu sungguh luar biasa. Dia bisa mengingat bagaimana dua puluh tahun lalu, saat Pemukul Halilintar memukul dengan kekuatan besar saat menghadapi pasukan Lord Demon.

Saat itu, Drakos sedang berada di belakang Shura, orangtua angkatnya, dia yang mengajari Drakos kekuatan kegelapan dan mencapai ketinggian tinggi serta kekuatan besar. Kali ini, dia melihat pukulan angin dari Jiro, mirip seperti 20 tahun lalu, saat Pemukul Halilintar menghantamkan pukulan kuatnya ke tanah.

Blaaaaaarrrrrrr!

Benturan kuat terjadi, cahaya pecah dimana-mana. Sementara, di sekitar mereka pertempuran yang sengit pun masih terjadi.

Booom! Brush!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!