Sang Pelindung Bumi
Artefak Kosmik
Artefak Kosmik? Dinan masih memikirkan perkataan dari Abras saat dahulu di akhir perpisahan. Tiga artefak semesta jika dikumpulkan dan dikontrol dengan energi yang kuat, maka hal itu bisa digunakan untuk membuat permintaan ke semesta ini. Permintaan untuk menutup portal selamanya, bahkan bisa meminta orang yang mati dikembalikan sebelum portal dimulai.
Semua itu bisa dilakukan jika energi orang yang memiliki tiga artefak semesta mampu untuk mengontrol kekuatannya.
Meski bingung, Dinan menyimpannya dalam penyimpanan ruangnya. Masih ada dua artefak lagi yang harus dikumpulkan untuk menutup semua portal dimensi di seluruh dunia ini. Meskipun, terkadang Dinan masih ingin egois dengan menghidupkan kedua orangtuanya.
Di kemudian hari, Dinan yakin akan bisa menggunakan artefak semesta tersebut. Setidaknya, Dinan akan bisa menggunakannya untuk melawan pasukan Giganos. Tidak ada yang melihat bagaimana dengan kecepatan tinggi Dinan mengambil artefak semesta tersebut.
”Return Skill!”
Pedang dan Armor yang menutupi tubuh Dinan menghilang, kini tampilannya seperti biasa lagi dengan memakai jaket hoodie seperti biasa. Dinan turun ke bawah, dimana ada hunter Aline dan Hunter Basten yang sudah cukup kelelahan.
Basten sudah menyadari sejak mereka bertempur bersama dalam portal dimensi rank tinggi. Namun, Basten tidak menyangka bahwa kekuatan Dinan bertambah lebih kuat dari awal mereka bertemu. bahkan, kekuatan skillnya juga ada yang ditunjukkan sangat luar biasa untuk ukuran Hunter yang merupakan warrior sekaligus bisa menggunakan sihir.
Jadi, Basten sekarang tahu bahwa di Asosiasi Hunter ada dua Hunter baru yang memiliki kekuatan yang kuat. Mereka adalah Dinan dan Raymond yang sebelumnya menjadi Hunter Magang.
Hunter Aline memulihkan dirinya, dia cukup lelah. Dia mendekati Dinan, dia tersenyum dan Raymond juga ikut berkumpul. Mereka sudah berhasil bekerjasama untuk melawan monster kuat yang keluar dari Portal Crash.
Aline sudah melihat bagaimana kekuatan Dinan secara langsung dan dia percaya bahwa kakaknya, Rhoma pasti benar. Dan, hari ini terbukti bagaimana kekuatan Dinan dalam pertarungan sengit melawan bos monster, Rudolf.
Pilihan Aline sudah tepat dengan mengorbankan waktunya untuk bisa mengejar Dinan, mengajaknya bergabung bersama Asosiasi. Waktu yang sudah dia gunakan selama ini tentu tidak akan sia-sia.
Ridho kakaknya juga berpesan bahwa, Dinan sangat cocok dengan Asosiasi yang berjuang bukan mencari popularitas. Melainkan, menyelamatkan banyak nyawa manusia.
”Kalian berdua hebat, Asosiasi Hunter dan juga warga sipil aka senang dengan kehadiran kalian berdua untuk membantu menyelesaika banyak masalah tentang portal dan monster,” kata hunter Basten sambil tersenyum.
”Anda selalu merendah, hunter Basten. kita semua adalah Hunter, tugas kita adalah melindungi semua orang dengan kemampuan kita,” kata Dinan.
Raymond sendiri sangat bangga bisa bertemu dengan pemimpin Guild yang terkenal. Dia juga mendapatkan pujian dari hunter Basten, ada media di sana dan mengambil gambar mereka. Mereka akan berpikir bahwa ini berita besar dimana perjuangan berat para Hunter untuk menyelesaikan portal crash di pegunungan Mont Blanc.
”Senang bertemu denganmu lagi, Hunter Dinan. Kamu pemuda yang hebat, dan terima kasih untuk bantuanmu sebelumnya,” kata Basten.
Dinan tersenyum, ”Tidak perlu berterimakasih Tuan Basten, sudah menjadi kewajiban bagi seorang Hunter untuk membantu siapapun yang membutuhkan bantuan. Salam untuk King of Beast. Anda adalah pahlawan bagi banyak orang, Tuan.”
Basten masih saja kaget, dia tak menyangka pemuda yang begitu sopan itu memiliki kekuatan Hunter yang besar. Biasanya, seorang Hunter dengan kemampuan yang tinggi, maka mereka terlihat sombong meskipun dengan Hunter yang lebih Tua sekalipun. Karena di dunia ini, mereka yang kuat adalah mereka yang akan menjadi penguasa dan dihormati.
”Baiklah kalau begitu,” Basten pun tak ingin berlama-lama, dia juga harus membuat laporan. Para Hunter harus bersatu, ”Aku berharap di masa depan, kita akan bertarung bersama kembali. Itu yang terpenting.”
Hunter Basten pun berpamitan dan menuju timnya, mereka sudah menjalankan tugas kemanusiaan dengan adanya laporan Portal Crash dari Asosiasi Hunter. Enam hunter Rank S lainnya tidak datang memenuhi panggilan kemanusiaan. Mereka mungkin sudah terlalu sibuk dengan pertarungan mereka sendiri. Namun, ada juga yang benar sibuk, misalnya sedang di dalam portal atau pertemuan penting lainnya.
Asosiasi mencatat hal tersebut. Mereka mencatat terjadi Portal Crash di Pulau jauh dari negara ini. Dan, panggilan bahaya itu direspon oleh Guild Tiger dan Hero Basten langsung turun tangan. Guild besar lainnya belum memberikan laporan kenapa mereka tidak datang.
Asosiasi tidak bisa memberikan sanksi, hanya saja mereka akan memberikan himbauan agar ke depan jika terjadi Portal Crash dengan pengukuran Dimensi yang tinggi, maka mereka diharapkan bisa ikut menyelesaikannya. Hal itu karena Portal Dimensi dengan pengukuran tinggi memiliki dampak kehancuran yang besar.
Bahkan, para Hunter dengan rank rendah tidak akan mampu menyelesaikan dan hanya akan menjadi korban. Kepedulian para Hunter adalah jalan utama untuk menyelasaikan krisis terhadap serbua monster dari Portal Crash dengan pengukuran yang tinggi.
Basten, sebagai seorang Hunter dengan Rank tinggi di negara ini, dia selalu hadir dalam menyelesaikan kriris. Basten terkenal peduli dan maka dari itu, dia mendirikan Guild sendiri dan tidak bergabung dalam Guild Gold Dragon maupun Guild Black Eagle. Dia paham, kedua Guild tersebut memang sering hanya mementingkan kekuatan dan kekayaan semata.
Jika krisis besar terjadi, maka para Hunter tetap harus berjuang memiliki rasa kemanusiaan sebagai seorang Hunter. Tidak lagi hanya sekedar hitung-hitungan masalah materi dan kekuasaan, lebih penting dari itu semua. Hunter tercipta untuk menolong masyarakat sipil dari ancaman Portal Dimensi.
Basten sadar akan hal itu, maka dia dan Guild yang didirikannya selalu siap membantu krisis besar yang dihadapi. Mereka selalu hadir ketika panggilan darurat dari Asosiasi Hunter yang membutuhkan mereka ketika terjadi krisis yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Asosiasi Hunter.
Dinan tahu akan hal itu, jadi ..., dia sangat menghormati Hunter yang memiliki jiwa solidaritas tinggi. Di saat mereka dibutuhkan mereka akan selalu hadir, meskipun di saat biasa mereka tetap membutuhkan kekuasaan dan uang sebagai cara mereka untuk mencari penghargaan, dengan tergabung dalam Guild.
”Kita pulang, Hunter Dinan. Jika kamu ingin ke kantor pusat, kamu bisa langsung datang. Lisensimu sebagai anggota resmi Asosiasi Hunter sudah bisa kamu ambil,” kata Aline dan bersiap bersama pasukan dari Asosiasi untuk kembali ke kantor pusat, dengan bantuan Hunter Portal.
”Nona Aline duluan saja, aku akan pulang terlebih dahulu ke rumah,” kata Dinan.
”Baiklah,” Aline tersenyum, ”Tunggu sebentar!”
Aline mengambil sesuatu dan memberi kode pada Hunter lainnya, sebuah jam tangan. Jam untuk berkomunikasi antar Hunter. Ada dua artefak komunikasi tersebut. Satu untuk Dinan dan satu untuk Raymond.
”Kalian harus memakainya, kita bisa sering berhubungan langsung dengan ini.”
Itu adalah artefak komunikasi. Meskipun ada ponsel, namun jam artefak itu bisa langsung memberikan kode tanda, baik bahaya maupun tanda penting lainnya.
”Terimakasih hunter Aline,” kata Raymond sambil menerima artefak jam tersebut.
Raymond juga meminta undur diri karena pertarunga di sini sudah selesai. Dia akan pergi bersama dengan briother Dinan.
Dinan dan Raymond pamit lebih dulu, hunter Basten dan timnya dari Guild juga. Tersisa para Hunter di cabang Asosiasi yang ada di sana. Mereka membersihkan sisa pertempuran. Pasukan pertahanann pemerintah juga ikut membersihkan areal bekas pertempuran dahsyat sebelumnya.
Raymond dan Dinan memasuki portal, Dinan sudah pergi dari kemarin dan belum pulang ke rumahnya. Adik lelakinya, Dion. Dia pasti sedang khawatir.
Dinan cukup lelah, kekuatan barunya sudah dipersiapkan untuk memasuki portal. Raymond pun tahu sebelum brother Dinan pergi. Jadi, Raymond menebak bahwa kekuatan baru brother Dinan adalah jawaban dari menghilangnya brother Dinan. Dia pasti sibuk berlatih.
Raymond juga harus berlatih dengan lebih keras!