Sang Pelindung Bumi
Mimpi yang Sama
Dinan menyelesaikan Portal Dimensi sebanyak 86 portal dengan menggunakan Shadow Klon. Dari pecahan Shadow Klon yang memasuki 86 portal tersebut, masing-masing pecahan jiwa Dinan berhadapan dengan Bos Monster di tiap Portal Dimensi yang ada. Penyerapan energi dari portal itu membuat Dinan semakin kuat sehingga mampu membuka segel keempat dari kekuatan Guardia of Earth.
Kekuatan One Nature juga membuat Dinan mampu mengatasi kelelahan atau kekurangan energi divine magic. Dia mampu menggabungkan kekuatan alam dengan dirinya sehingga, meskipun menyelesaikan portal yang banyak dia mampu memisahkan diri dan membuat setiap klon memiliki kekuatan yang mampu mengalahkan setiap bos dalam portal tersebut.
Vania keluar dari ruangan data dan informasi, dia menuju ke ruangan hunter Aline dan harus melaporkan apa yang dilihatnya. Dia mengetuk pintu Aline dan dengan napas yang masih memburu, dia pun bercerita.
”Anda telah membawa seorang Malaikat, Hunter Aline,” kata Vania saat membawa beberapa kertas dan datang ke ruang wakil dari Asosiasi. Aline adalah wakil dari Asosiasi Hunter untuk negara Prancis, selai itu dia juga memimpin pasukan hunter inti di Assoiasi Hunter.
”A ..., Apa maksudmu, Vania?” tanya Aline masih penasaran.
”Dinan, dia adalah Hunter luar biasa yang saya temui. Satu-satunya Hunter terkuat yang pernah saya lihat selama ini. Dia menyelesaikan 86 Portal Dimensi, sendirian. Dalam waktu, tidak lebih dari lima menit.”
Pena yang dipegang oleh Aline jatuh begitu saja, awalnya dia hendak menulis sesuatu. Pena itu menggelinding di meja begitu saja. Dia bahkan mencerna penjelasan dari Vania yang berada satu hari bersama Hunter Dinnan, di pusat Data dan Informasi Asosiasi Hunter.
Aline mendengarkan penjelasan dari Vania baik-baik. Dia mencerna penjelasan itu dan masih belum sempurna untuk mempercayai cerita Vania. Namun, Aline tahu bahwa Dinan adalah sosok Hunter yang sangat kuat. Padanya saja, Sense dirinya seolah tidak bekerja sama sekali. Kemampuan tersembunyi, skill tersembunyi dan kekuatan misterius yang melingkupi hunter Dinan.
”Dimana dia sekarang?” tanya Aline.
”Dia masih berada di pusat Data dan Informasi, dan menggali semua informasi tersembunyi yang ada di Asosiasi Hunter. Dia sepertinya, ingin mengetahui semua hal dan dia sangat antusias!”
Aneh! Pikir Aline. Dinan ingin mengetahui semua hal dan mencari semua data. Bahkan mencari data yang tersimpan untuk sejarah masa lampau. Catatan-catatan kuno dan lain sebagainya.
Aline jadi ingat sesuatu, benar dan itu tentang mimpi Dinan untuk menyelidiki semua keanehan Portal Dimensi dan berharap menghentikan Portal Dimensi muncul di seluruh dunia. Aline sempat tak mempercayai gagasan aneh yang keluar dari pikiran Dinan. Namun, setelah mendengar penjelasan dari Vania, dia mulai sedikit memahami bagaimana Dinan ingin mendapatkan semua informasi tentang Portal Dimensi.
Aline mengambil ponselnya, dia memencet nomor penting di kontak ponselnya. Sambungan terhubung setelah beberapa saat.
”Anda harus menemuinya segera, pak Henry.”
Aline memahami apa yang diinginkan Dinan tentang Portal Dimensi. Dia melihat sesuatu yang mirip antara impian Dinan dan pada impian salah satu Hunter yang amat dihormatinya. Pak Henry, pemimpin dari Asosiasi Hunter.
Keduanya mempunyai mimpi yang sama, namun bagi pak Henry yang sudah menua, dia menyadari hal itu sangat sulit untuk diwujudkan.
Aline menceritakan soal penyelesaikan Portal Dimensi dalam jumlah besar dan membuat Asosiasi Hunter menyelesaikan semua masalah dengan cepat. Aline juga menceritakan bagaimana Dinan menyelesaikan semua Portal Dimensi yang tidak diambil alih oleh Guild.
Pak Henry pasti sangat tertarik pada pemuda bernama Dinan itu, dan dia pasti sudah sangat ingin bertemu dengannya saat ini.
***
Seorang lelaki setengah baya meletakkan ponsel di mejanya, dia sedang rapat dengan orang-orang penting di pemerintahan termasuk Kementerian Pertahanan. Mereka sedang menunggu pemimpin negara untuk rapat bersama soal Portal Dimensi, dan masalah gejolak yang terjadi antar Guild. Mereka juga akan membahas keamanan warga sipil.
Telepon yang barusan diterima lelaki setengah baya itu membuat lelaki itu berpikir keras. Apakah ada sosok yang akan meneruskan cita-citanya sejak muda, untuk menghentikan munculnya Portal Dimensi? Bahkan, untuk selama-lamanya.
Lelaki itu bahkan sudah menyerah, akan harapannya yang dulu pernah selalu diyakininya akan berhasil. Mimpi untuk menutup semua Portal Dimensi dan tidak ada lagi kata Portal Crash dan Monster yang mengamuk.
”Ada apa pak Henry?” sapa Reagend, dia adalah Menteri Pertahanan. Dia melihat pak Henry menjadi sedikit gelisah, dari raut wajah pak Henry, bahkan terlihat beberapa kerutan muncul menambahi kerutan alami di wajahnya.
Ada yang dia pikirkan dengan keras sepertinya. Oleh sebab itu, Menteri Reagend memberanikan diri bertanya.
”Aku harus izin pak Menteri, ada keperluan penting yang harus aku selesaikan. Jika Presiden datang, katakan aku ada keperluan mendesak dan tidak bisa ditunda. Kami akan melaporkan perkembangan baik dari Asosiasi Hunter dengan melaporkan lewat telepon,” kata pak Henry sambil berdiri.
”Sebagai laporan pertama, Portal Dimensi yang kami tangani sudah kami selesaikan seluruhnya. Jadi, untuk beberapa hari ke depan tidak akan ada Portal Crah!” Henry menutup laporan pertama, hal itu merupakan laporan dari hunter Aline sebelumnya.
Menteri pertahanan tak dapat mengatakan apa-apa, ”Saya akan menyampaikannya nanti pada pak Presiden. Jaga kesehatan anda, pak Henry.”
Pak Henry pun tersenyum dan berpamitan, di sebelahnya ada Hunter Portal yang terus bersama dengan pak Henry.
”Buka Portal dan kembali ke kantor pusat.”
Lelaki Hunter yang bersama pak Henry tak bisa menolak ataupun bertanya, sepertinya pak Henry sedang terburu-buru. Dia pun membentuk portal di depannya dan membuat Henry segera memasukinya. Hunter Portal pun ikut menyusul, mereka pergi di saat mereka masih dalam jangkauan mata Reagend. Menteri Pertahanan itu pun merasa bahwa ada masalah yang dihadapi oleh Asosiasi Hunter.
Tidak seperti biasanya, pak Henry tiba-tiba pergi dengan cepat dan tergesa-gesa.
***
Dinan masih bertanya semua hal tentang portal dimensi yang diketahui oleh Noris dan Vania. Mereka menjadi akrab dan berbagi semua informasi yang berhubungan dengan Portal Dimensi dan semua data Hunter yang ada di Prancis dan seluruh dunia.
Mereka sudah merasa ringan dalam hal mendata portal, hal itu karena tidak ada lagi Portal Dimensi dengan warna merah. Titik koordinat warna merah adalah Portal Dimensi yang tidak diselesaikan Guild dan belum mendapatkan tim dari Asosiasi Hunter untuk menyelesaikannya.
”Apa yang kalian ketahuai soal Portal Dimensi? Kenapa bisa Portal Dimensi keluar pada titik tertentu atau tempat tertentu?”
Dinan bertanya hal itu untuk mengetahui apa jawaban dari Noris dan Vania. Keduanya sudah bertahun-tahun bekerja dalam penelitian Data dan Informasi, dan menyimpannya dengan baik. Jika mereka selalu berhubungan dengan data Portal Dimensi, pasti mereka punya kesimpuan khusus yang bisa digali.
Mereka yang selalu menjual parfum, akan memahami dengan baik jenis parfum dan juga metode pembuatannya jika mereka menjadi ahli. Sama seperti ketika mereka berdua hanya berkutat pada data Portal Dimensi. Pasti ada yang mereka ketahui soal munculnya Portal Dimensi.
”Tapi ..., Maafkan Aku hunter Dinan,” itu adalah suara Noris, ”Selama ini aku mengamati semua titik yang terjadi begitu Portal Dimensi muncul. Tapi, aku tidak pernah mengatakan ini pada siapapun. Saya takut orang tidak percaya dan menganggapku sebagai orang yang mengada-ada.”
”Katakan padaku Noris, percayalah padaku. Aku akan menghargai apapun yang kamu katakan,” jawab Dinan.
”Aku melihat dan mengamati, Portal Dimensi muncul karena ada garis yang dibentuk oleh Portal Dimensi tersebut. Sepertinya, Portal Dimensi ingin menunjukkan sesuatu.” kata Noris sedikit ragu menjelaskannya.
Itu adalah sesuatu yang sedang diselidiki oleh Dinan, ”Tunjukkan padaku!”
Noris sedikit ragu, namun akhirnya dia memainkan jemarinya di Keyboard. Dia menunjukkan sebuah garis dari tiap-tiap Portal Dimensi. Semua garis terhubung dengan membuat satu bagian. Dan terbentuklah sebuah segitiga meruncing pada satu ujungnya. di seluruh dunia dan ujung dari kerucut itu menuju sebuah tempat.
”Setiap kali semua titik koordinat Portal Dimensi membentuk semua garis saling terhubung. Garis itu yang dibentuk titiknya tersebut, dan ketika sudah membentuk segitiga dan di ujungnya, maka akan terbentuk Portal Dimensi Langka.”
Dinan mulai mencerna semua penjelasan dari Noris, dan mendapatkan catatan khusus. Setelah beberapa tahun, maka akan terbentuk garis segitiga yang ujung paling tajam akan terbentuk Portal Dimensi Langka.
Apakah ini adalah sesuatu yang saling berhubungan?
Semua ini pasti saling terhubung, ada sesuatu yang ingin ditunjukkan oleh semua titik koordinat dari Portal Dimensi.
Dinan masih belum mengerti akan hal tersebut.
”Hunter Dinan, Anda dipanggil oleh Pemimpin Asosiasi,” hunter Vania tiba-tiba datang dari luar, dan membuka pintu ruangan Data dan Informasi.
”Baiklah, saya akan segera kesana,” kata Dinan, dia juga belum pernah bertemu dengan Pemimpin Asosiasi. Pak Henry adalah sosok yang orang katakan sebagai orang tua yang sangat bijak.
”Tidak perlu!”
Seorang lelaki setengah baya dengan setelan jas sudah membuka pintu dimana hunter Vania berada. Vania mundur dan ternyata lelaki yang menjadi Pemimpin Asosiasi itu langsung masuk ke ruang Data dan Informasi, untuk langsung menemui hunter Dinan.
Lelaki itu masuk dan Dinan menyambutnya, ”Kita akan bicara di sini saja.”
Tidak biasanya Pemimpin Asosiasi bersemangat menemui seseorang. Keduanya duduk di kursi berhadapan, dan hunter Noris serta Vania masih mengurusi data. Hunter Aline di belakang Bapak Henry, dia pun ikut duduk karena dipersilakan oleh Pemimpin Asosiasi. Mereka bertiga duduk dengan tiga sisi berbeda.
”Jadi ..., apakah kamu punya mimpi untuk menghentikan semua Portal Dimensi yang muncul?” tanya pak Henry dengan tenang pada Dinan.