Sang Pelindung Bumi
Kekacauan Alam Semesta Dimulai
Dion tak mengerti, brother Dinan tiba-tiba diam saja dan seolah patung. Pandangan matanya kosong, ada apa dengan Kakak lelakinya itu?
”Brother Dinan sedang apa? Kenapa diam saja Brother?” tanya Dion yang tiba-tiba ketakutan karena brother Dinan diam saja. Dia baru saja belajar bersama dengan brother Dinan, dan tiba-tiba kakaknya itu diam saja.
Dion hanya bisa menggoyang-goyangkan tubuh kakaknya tersebut.
”Brother Dinan, Bangun! Bangun! Aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi! Aku tidak mau ditinggalkan!” teriak Dion. Dion berpikir bahwa brother Dinan sudah bertarung dan melawan banyak monster. Dia selalu menjaga banyak manusia. Apa yang terjadi pada kakaknya itu sebenarnya?
Akhir-akhir ini, berita tentang brother Dinan terlihat sibuk bertarung melindungi orang banyak. Dion juga menyaksikan brother Dinan bertarung dengan beberapa monster besar, dan masuk dalam berita online viral. Dinan adalah pahlawan baru bagi negara dan juga dunia, karena mampu menyelesaikan Portal Langka bersama Hunter-hunter yang lain.
Dion ingat pelajaran kejut jantung untuk membuat jantung berdetak kembali. Dion kebingungan dan merebahkan brother Dinan di sofa. Dion mulai menyentuh dada kakaknya itu dan mendorongnya berirama. Hanya itu yang bisa dilakukannya. Dion memompa perlahan dan berirama, hingga tujuh kali hentakan di atas jantung brother Dinan.
[Proses perpindahan ke klon jiwa berhasil. Satu klon tersisa berhasil dimasuki jiwa kembali!]
”Uhuk! Uhuk! Uhuk!”
Dinan terbatuk-batuk, dan membuka matanya sambil mengangkat kepalanya. Dinan kaget karena Dion sedang menangis dan menungguinya, Dia sudah kembali!
”Brother Dinan!”
Dion merangkul Dinan yang masih terduduk, dan kedua kakinya diluruskan. Tangis bahagia pecah dari Dion. Dinan paham apa yang dirasakan adik lelakinya itu, dia pun tersenyum! Dia sudah kembali sekarang.
Dinan memegang kedua pundak Dion, dan menenangkanya. Lalu, Dia berdiri kembali.
”Kakak harus pergi kembali, mereka membutuhkanku untuk menyelesaikan para monster yang akan merusak bumi!” Dinan membelakangi Dion. Dia berbalik menoleh padanya. Kini, Dia merasakan punya tempat terbaik untuk kembali. Kapanpun dia mau, dia akan kembali. Keluarga adalah segalanya.
”Pergilah Kakak! Berjuanglah untuk semua orang!” Dion mengangguk pada kakaknya. Dia percaya sepenuhnya pada keputusan Kakak lelakinya tersebut.
Dinan tersenyum dan melangkah pergi, ”Aku pasti kembali, Dion. Kakak pasti akan kembali untukmu.”
[Teleportasi Bullet Portal – Anda bisa berpindah tempat dengan cepat tidak ada durasi waktu]
Sebuah portal muncul di depan Dinan. Pemahamannya akan kekuatan Abras sudah dapat dilihatnya. Perjalanan hidup Abras sudah banyak tergambar dalam memorinya. Dia merasakan Abras yang selalu sendirian dan berjuang melindungi bumi sejak ratusan tahun yang lalu.
[Segel keempat terbuka dari kekuatan Abras, Guardian of Earth]
Abras yang berjuang sendirian dan kehilangan Yongmi. Kini, Dinan tahu bagaimana kesedihan Abras.
Dan ..., tiba-tiba dia mencintai seorang wanita bernama Yongmi yang datang dari planet Cyprus. Abras tak lagi kesepian, hingga Yongmi harus menghancurkan kekuatan benih dari Docator, pemimpin dari planet Cyprus. Yongmi mengorbankan dirinya, dan Abras merasa kesepian sehingga mencari sosok yang akan meneruskan kekuatannya.
Abras mempercayakan kekuatannya pada Dinan. Sosok manusia yang semula lemah, dan hanya menjadi beban bagi orang lain. Jika, Abras sudah mempercayai dirinya, maka Dinan akan berjuang tanpa pernah ragu kembali.
”Doakan aku kembali,” Dinan melangkah dan memasuki portal dimensi yang dia buat.
Splash!
Dinan menghilang bersama portal dimensi yang tertutup.
”Kakak pasti akan kembali. Dia tak pernah mengecewakan Dion!”
Dion menatap ke depan, dia yakin bahwa Brother Dinan akan kembali dan dia hanya bisa berdoa pada Tuhan. Brother Dinan akan pulang. Pasti!
***
Pertarungan di Kota Sydney.
Pasukan Hunter Rank tinggi sudah terdesak sangat ketat. Mereka terluka, dan para Healer harus bekerja dengan ekstra menyembuhkan Hunter yang terluka. Banyak Hunter yang sudah terbunuh.
Hunter Sophie bertarung dengan kekuatan ledakan Halilintar merahnya, dia menyambar para prajurit Aries. Dia berjuang dengan kekuatan penuhnya.
Di sisi lain, Aline juga berjuang dengan kecepatan bayangannya. Dia merasakan kekuatan energi, dari pecahan kedua Beast Nature yang masuk dalam dirinya. Kekuatan itu menambah daya serang kekuatannya. Dia mampu menjatuhkan banyak musuhnya, kekuatannya berlipat ganda karena energi pecahan dari Beast yang ada dalam tubuhnya.
Aries melihat hal itu, kekuatan Aline menarik perhatiannya karena serangannya yang nampak memiliki energi besar. Dia tertarik dengan kekuatan itu, dia pun melompat dan mendekati Aline dengan pedangnya.
”Minggir kalian! Aku akan menghadapinya!”
Aline mundur dua langkah. Dia memang bertambah kuat dengan energi yang melimpah dari dua kristal yang ada dalam tubuhnya. Sayangnya, dia belum bisa memaksimalkan kekuatan kedua kristal tersebut.
”Sepertinya, kamu memiliki pecahan dari Galaxy Soul! Aku dapat merasakan kekuatan itu!”
Aline mempersiapkan pedangnya dan pedang itu diselimuti energi. Dia tahu bahwa musuhnya sangat kuat. Bahkan serangannya mampu membuat Dinan menghilang, tapi Aline merasa bahwa Dinan masih hidup hanya saja energinya yang meredup. Apakah dia berpindah dimensi? Namun, dimana dia sekarang?
”Serahkan pecahan Galaxy Soul itu, aku akan mengampunimu!”
”Tidak. Aku adalah pelindung bumi. Aku akan berjuang hingga titik darah penghabisan.”
”Manusia pemberani! Aku suka itu. Aku akan mengakhiri nyawamu dengan cepat!”
Dark Shadow!
Kecepatan Aline melesat cepat menuju ke arah Aries. Senjata Aline dengan cepat menusuk ke arah tubuh Aries.
Klang!
Sebuah penghalang dimensi muncul. Itu adalah kekuatan yang besar, untuk menghalangi serangan musuh. Defensif yang dikeluarkan Aries dari energi yang kuat dari internal dirinya.
”Aku sudah berlatih dan bertarung ratusan tahun lamanya. Kekuatan seperti itu hanyalah serangan serangga saja bagiku!”
Aline tak peduli, dia terus menyerang dengan damage besar dan dari semua arah. Mencari celah.
Klang! Klang! Klang!
Tidak ada celah, semua sisi dalam satu detik ratusan dan ribuan serangan mengarah pada Aries. Namun, semuanya nihil dan membentur energi yang kuat menghalangi serangan Aline.
Jika ini adalah kekuatan seorang komandan perang, lalu bagaimana kekuatan pemimpin mereka? Kekuatan Giganos seperti yang diceritakan oleh Dinan? Apakah bumi akan hancur jika tak ada yang melawannya.
Aline mundur beberapa langkah. Dia memusatkan energi kekuatannya, dan seluruh energi dari dirinya terkumpul di pedangnya. Kekuatan tertinggi, energinya dipusatkan seluruhnya. Aline berkonsentrasi dan menusuk dengan sangat cepat dan kuat.
Wuuushhh!
Crak!
Penghalang sedikit retak? Berhasil!
Penghalang yang pecah itu membuat pedang Aline mulai masuk ke pertahanan Aries.
Sedikit lagi!
Pedang sudah memasuki jangkauan serangan. Namun, bukan khawatir. Aries tersenyum dan mengayunkan tangan besarnya ke depan. Kepalan tangannya dipenuhi dengan armor megah keemasan, dan menghadang ujung pedang Aline.
Craak! Prang!
Tinju kuat milik Aries mampu masuk ke pedang Aline, dan pedang itu tak mampu menahan serangan kuat Aries. Sehingga pedang itu hancur dan, pukulan Aries terus mengarah ke arah hunter Aline.
Aline seperti sudah di ambang batas kemampuannya. Dia merasa energi yang sangat besar akan menghantam dirinya. Sampai sini perjuangannya, tapi dia bangga bisa melindungi bumi dan mati sebagai seorang Hunter.
Berakhir sudah!
Wuushhh! Booommm!
Serangan kuat Aries maju dan memberikan dampak tekanan energi yang sangat kuat, dan membuat apapun di depannya seolah terkena angin dahsyat. Bahkan, serangan itu mampu mementalkan beberapa Hunter dan juga prajuritnya sendiri.
Tubuh Aline hilang dan ledakan besar membuat lubang menganga di bumi, jarak ledakan itu sangat jauh. Lubang besar dan energi tekanan pukulan itu menghancurkan gedung yang tersisa.
Blaarrr!
Manusia itu menghilang!
[Telekinesis Magic – menggerakkan benda kecil atau besar dengan kehendak sang Hunter]
Energi yang kuat, ada sosok yang kuat datang! Aries kaget karena merasakan energi yang tiba-tiba datang. Di sebelah kanan dan di atas udara. Sosok lelaki yang tengah memegang perut seorang wanita. Wanita itu adalah manusia yang baru saja akan dihancurkannya tadi.
”Dinan!” Aline kaget karena dirinya sudah ada dalam pelukan Dinan. Dia ditarik oleh kekuatan yang besar, sebelum pukulan Aries mengenai dirinya. Ada tetesan air bening yang menggantung di mata Aline. Dinan selamat, itu lebih dari cukup untuk bahagia.
Dinan melepaskan pegangannya, ”Konsentrasilah untuk menyerap kekuatan dari kristal pecahan Galaxy Soul. Itu akan menambah kekuatanmu dengan cepat. Serahkan Aries padaku.”
Dinan terbang ke arah Aries dan menjejakkan kakinya ke bumi. Dia melewati pasukan Aries, ada pasukan Aries yang mencoba menyerang Dinan. Namun, sebelum mendekatinya, Dinan menggerakkan tangannya dan puluhan prajurit Aries hancur tanpa bersisa.
Bruuushh! Blaarr!
[Damage Break! Menghancurkan sesuatu dengan kekuatan energi dan menekannya hingga hancur]
Aries sedikit kaget, manusia itu bisa kembali dari serangan kuatnya?
”Aku kembali Aries! Waktumu, selesai disini!”
Mata mereka saling bertatapan, dan energi mereka sudah dipersiapkan. Pertarungan mereka akan terjadi kembali.
[Dua Portal Langka diselesaikan oleh Energi yang kuat!]
[ Danger! Seluruh Dimensi Langka sudah diselesaikan. Pertahanan bumi dari musuh dengan penguasaan Dimensi sudah menghilang]
Peringatan itu tiba-tiba muncul. Ada seseorang yang sudah menyelesaikan Portal Dimensi Langka! Kekuatan dari pecahan Galaxy Soul sudah terpecah dan tidak ada lagi yang membuat pertahanan di bumi.
[Kekacauan semesta mendekati akhir, dimana ketiga artefak semesta saling berdekatan! Kumpulkan seluruh Artefak Semesta untuk mengembalikan kestabilan alam semesta]
Kekacauan Semesta? Apakah semua ini karena ketiga artefak semesta merupakan sumber kekuatan bagi alam semesta ini? Arya merasakan bahwa, alam semesta dalam kondisi yang parah. Portal Dimensi yang muncul di seluruh dunia, hanyalah permulaan dari semua kekacauan semesta. Artinya, dimensi di seluruh planet mengalami hal yang sama.
[Dimensi besar di Kota Moskow terbuka, prajurit kedua Giganos. Simor muncul dengan ribuan pasukannya!]
[Dimensi besar di Kota Ottawa, Kanada. Terbuka! Prajurit terkuat ketiga dari Giganos, Guratin muncul dengan ribuan pasukannya!]
Kekacauan semesta sudah dimulai. Perjuangan Dinan kini mencapai puncaknya. Pertahanan dimensi bumi sudah terkoyak, dan pasukan Giganos bisa memasuki dimensi di bumi tanpa penghalang lagi.
Dinan mengarahkan gelang pemberian dari Kasa, ”Kasa ..., saatnya bumi membutuhkan bantuanmu!”
Setidaknya, Kasa harus membantu bumi untuk menghadapi pasukan Giganos di beberapa tempat yang muncul.
”Apa yang kamu pikirkan manusia? Apakah kamu memikirkan pasukan yang lain yang sudah datang ke bumi?” senyum Aries nampak meremehkan Dinan.
”Tidak perlu khawatir, fokus saja pada pertarungan kita. Aku memiliki banyak teman di bumi ini!” tegas Dinan
”Manusia yang menarik!”
Energi meluap dari kedua makhluk yang berhadapan tersebut. Dinan menerjang dengan kedua pedangnya yang dimunculkan kembali. Aries maju dengan pedangnya.
Bruuushhh!