Sang Pelindung Bumi

Segel Gaia!

”Ingatlah makhluk-makhluk dari Cyprus. Bumi bukan milik kalian, melainkan milik siapapun yang ingin hidup di sana dengan damai. Bumi, tidak akan menerima mereka yang ingin memilikinya dengan keserakahan!”

Wooshh!

Dinan mengayunkan Supreme Pedang Penghancur, dia menahan dua serangan sekaligus, Minor dan Saken. Minor memakai Tombak dan Saken memakai pedang.

Klang!

Benturan energi terjadi lagi. Meskipun Minor dan Saken lebih lemah dari Aries saat dikalahkan di bumi. Dinan tidak boleh meremehkan mereka, hal itu karena dia dikelilingi 10 Prajurit terkuat Giganos. Mereka menargetkan Dinan bersama-sama. Mereka mengincar tubuh asli Dinan untuk menghentikan semua pergerakan dari para klon jiwa milik Dinan.

Dinan mementalkan kedua serangan dari Minor dan Saken, meskipun mereka kuat tapi tak bisa menghentikan laju serangan Dinan.

Brush!

Kedua prajurit Giganos; Minor dan Saken terpental. Dinan menyusul dengan membuat gerakan cepat. Dia ingin mengakhiri keduanya dengan tebasan pedangnya. Energi pedang diselubungi energi yang kuat, Dinan menerjang dengan kecepatan penuh dan akan menyelesaikan kedua pasukan Giganos tersebut.

Syuuungg!

Wooossh!

Dinan harus menghentikan serangannya, dia menolak energi dan mundur ke belakang membatalkan serangannya. Dua pedang dengan kekuatan yang kuat dan cepat berputar dan seling melengkapi dengan gerakan zig zag. Itu adalah pedang Double Sun milik Nariko. Dia adalah pemimpin kekuatan prajurit Giganos sekarang, menggantikan Aries.

[Pedang Double Sun, pedang milik Nariko. Kekuatan assasin dengan kecepatan dan damage serangan yang kuat. Dia mampu bergerak seperti cahaya dan serangan damage yang kuat]

Merepotkan!

Dinan kesulitan karena dikepung sepuluh pasukan kuat sekaligus. Namun, Dinan tidak akan menyerah. Dia sudah membawa mereka ke Nibiru, jadi di sini Dinan harus menyelesaikan mereka semua.

Serangan datang, Rasmun yang memiliki kekuatan api kosmik. Dia menggunakan kekuatan sihirnya dan menciptakan puluhan lingkaran sihir di sekitarnya. Lingkaran sihir menyala merah dan serangan api keluar dari tiap-tiap Lingkaran sihir tersebut. Serangan api ditujuan pada Dinan dengan deras.

Woosh!

[Telekinesis Magic diaktifkan]

Dinan menggunakan tangan kanannya, dia mencoba mengontrol semua serangan api kosmik dari Rasmun. Rasmun bahkan tidak percaya bahwa kekuatan api kosmik yang sudah dikontrolnya kehilangan hubungan dengannya. Api-apinya yang menyerang manusia itu tertarik paksa dan menyatu di tengah antara dirinya dan manusia tersebut.

Semua energi api kosmik dan berbenturan kuat, hingga membuat ledakan yang besar.

Booom!

Asap mengepul, Barka dan Sokia datang saat asap masih tersisa dari ledakan. Mereka mencoba mencari kesempatan karena melihat manusia itu baru saja menggunakan kekuatan sihir dalam mengendalikan dan mengambil alih api dari Rasmun.

Syuuungg! Woosh!

Sosok manusia itu dirasakan masih melayang di antara kabut ledakan. Itu dia! Kesempatan yang bagus. Barka menggunakan rantai jarumnya untuk mengikat manusia itu, dia melemparkan rantai yang bisa memanjang dengan kontrol kekuatannya. Rantai itu terayun dengan cepat, mengikat bayangan sosok manusia itu dan segel dibuat.

Kesempatan selanjutnya digunakan oleh Sokia, wanita perkasa dengan level tinggi di pasukan khusus Giganos. Dia memiliki cakram dan dilemparkan ke arah sosok manusia yang sudah terkena segel kekuatan rantai milik Barka. Siapapun yang terkena segel rantai itu, maka dia tidak akan bisa lepas kecuali dia hancur!

Wooosh! Booom!

Semua pasukan terkuat milik Giganos juga tahu, kekuatan cakram yang dilengkapi dengan artefak kuat itu mampu memotong apapun juga. Kekuatan cakram dari energi Sokia tidak akan mampu ditahan oleh senjata atau defensif sekuat apapu.

Slash!

Cakram melayang dan menembus sosok manusia yang masih sedikit tertutup dengan kabut. Berakhir sudah! Pasukan Giganos yang mengelilingi Dinan yakin, manusia itu sudah terbelah dengan cakram Sokia.

Namun ..., kenapa klon jiwa manusia itu masih berada di semua tempat dan tidak ada yang musnah setelah tubuh asli manusia itu dihancurkan? Apakah mereka sudah tertipu!

[Manipulasi kekuatan diaktifkan, Aktifkan One Nature. Tubuh asli berpindah ke klon jiwa lainnya]

”Kalian pikir, bisa mengalahkan Guardian of Earth dengan mudah! Kalian belum pernah bertarung dengan penduduk bumi. Kami, Manusia adalah makhluk yang menentukan takdir kami sendiri dan tidak akan menyerah pada makhluk seperti kalian!”

Nariko kaget dan melihat ke atas, diikuti oleh sembilan pasukan kuat di sekitarnya. Di atas sana, Dinan melayang tinggi dan memegang pedangnya. Sosok yang mereka kalahka sebelumnya, hanyalah sebuah klon dari salah satu jiwanya?

Manusia itu!

”Serang bersama! Gaia, Gunakan kekuatan segelmu pada manusia itu!” teriak Nariko kepada Gaia. Gaia yang menjadi salah satu pasukan terkuat di bidang sihir, da kemampuan spesialnya adalah mengunci makhluk lainnya. Saat Gaia mengunci musuhnya, kekuatan sebesar apapun yang dimiliki. Sosok yang tersegel tidak akan bisa berbuat apapun!

”Baiklah, Nariko!” teriak Gaia. Semua pasukan lainnya menyerang bersama ke atas, manusia bernama Dinan itu target satu-satunya.

Woosshh!

Di sisi bawah, Gaia membuka kedua tangannya ke atas, dia memfokuskan lingkaran di gabungan jarinya. Dia menargetkan manusia itu. Kekuatan segel diaktifkan!

”Segel Ultimate, Kunci sihir terkuat!”

Klap!

Energi lingkaran muncul di sekeliling Dinan, lingkaran sihir itu menandakan kekuatan segel Gaia sudah mulai digunakan. Pasukan lainnya, sembilan orang pasukan terkuat besarta Nariko, mereka menerjang ke arah Dinan seluruhnya.

Kali ini, mereka tidak akan gagal lagi!

Gaia menggerakkan lingkaran sihir besar yang mengelilingi Dinan, menyatu dengan cepat dan menjadi kecil sehingga mengikat tubuh Dinan dengan kuat. Serangan segel itu mengunci tubuh manusia ataupun makhluk lain dengan kekuatan ikatan yang kuat.

Siapapun yang terkena kekuatan segel Gaia, maka dia tidak akan lolos. Gaia mengkhususkan kekuatannya untuk menyegel kekuatan orang lain dari jarak yang jauh.

Gromu, Rakes dan Tromoa. Tiga ksatria kebanggan dari Cyprus, mereka menyerang bergantian setelah rekan-rekannya yang lain gagal menyerang Dinan. Ketiganya menyerang dengan senjata mereka saat Dinan terkena segel kekuatan Gaia.

Woosh!

Pedang Gromu mengarah pada kepala Dinan, Rakes dan Tromoa juga menggunakan pedang kuat mereka dan menerjang. Mereka tak mau teralihkan, musuh manusia itu sangat kuat. Jika Gromu gagal, maka Rakes dan Tromoa akan segera mengakhiri Dinan.

Syuungg!

Ketiganya sudah dekat dengan Dinan, enam pasukan lainnya masih di belakang. Serangan datang.

Dinan tersenyum dan menggunakan kekuatannya, saatnya untuk memperlihatkan pada pasukan Cyprus. Mereka tidak akan pernah sombong lagi dengan kekuatan mereka. Mereka berharap bisa menguasai bumi dengan mudah. Mereka akan merasakan bagaimana mimpi mereka akan dipatahkan.

[Supreme One Nature diaktifkan, Full Guardian of Earth. Kekuatan Artefak Kosmik ditambahkan]

Wooosshh!

Boooom!

”Tidak mungkin!” Gaia di bawah tak percaya, tangannya yang memegang segel kekuatan untuk mengunci manusia itu bergetar hebat. Kekuatan segelnya dipatahkan dengan mudah! Kekuatan seperti apa yang dimiliki manusia itu sehingga mampu membuatnya kehilangan segel kekuatannya.

Gaia tidak pernah gagal, dia tidak mau gagal kali ini. Dia menggunakan kekuatan sihir di tangannya lagi, untuk menyambungkannya dengan energi sihir lingkaran segel. Dia mencoba menyambungkan energi dengan ikatan sihir di tubuh Dinan.

HIIIIIAAAAA!

Kekuatan Gaia fokus ke arah lingkaran segel, tapi kekuatan yang memberontak dari manusia itu sangat kuat.

Prang! Brush!

Energi lingkaran sihir yang mengekang tubuh Dinan hancur, pecah berantakan. Gaia bahkan harus terkena luka di dalam tubuhnya, itu semua karena dia memaksa energi segel untuk terus menjerat manusia itu. Dia terluka.

Gromu tetap menyerang Dinan dan mengarahkan pedangnya, tepat saat segel hancur.

[Telekinesis magic diaktifkan]

”Apa ini!” teriak Gromu, dia tidak bisa menggerakkan tangannya, pedangnya juga menjadi kaku. Tubuhnya tak bisa digerakkan. Dia seperti terkena jaring dan terikat tubuhnya secara keseluruhan. Dia adalah prajurit kuat Raja Giganos, bagaimana bisa ada kekuatan yang bisa menghentikannya!

Dinan menggerakkan tubuh Gromu, mendorongnya dengan sangat kuat. Tubuh Gromo terdorong dan mengarah pada Rakes dan Tromoa di belakangnya. Rakes dan Tromoa kaget karena tubuh Gromu dihempaskan ke arah mereka berdua. Keduanya segera menggunakan energi defensif agar tubuh Gromu tidak menghantam mereka dan tertahan dinding energi.

Booom!

HIIIIAAAAAA!

Rakes dan Tromoa menahan tubuh Gromu dengan kekuatan mereka. Namun, tubuh Gromu juga terus menekan. Mereka berdua bertahan untuk memberikan penahan pada tubuh Gromu.

”Selamat tinggal, pasukan Giganos!” dari atas, Dinan melesat dengan pedangnya.

[Supreme One Nature, kecepatan cahaya]

Woooshh!

Hunter Dinan seperti meteor terbang dan tak terlihat lagi, dia sudah menembus ketiga makhluk terkuat yang dimiliki Giganos. Tiga yang merupakan bagian dari 100 kekuatan terkuat Giganos. Dihancurkan Dinan dalam waktu kilat.

Brush! Slash! Booom!

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!