Sang Pelindung Bumi
Instal Ulang terhadap Bumi
Nibiru sudah semakin dekat, Dinan harus menghancurkan pecahan Nibiru tersebut sebelum mendekati bumi.
[Tiga Artefak Semesta memberi anda pilihan, satu permintaan dan permintaan itu akan dikabulkan!]
Kekuatan dari tiga artefak semesta yang ingin didapatkan Giganos. Ternyata, dalam gabungan artefak ini, ada pilihan pemintaan yang bisa dilakukan oleh orang yang mendapatkan tiga artefak semesta tersebut.
Dinan sekarang lebih berpikir untuk menghancurkan serpihan Nibiru.
Artefak semesta dengan energi kuatnya ingin memberi Dinan pilihan, di saat Dinan sedang memikirkan untuk menyelamatkan bumi. Dinan bisa melakukan pilihan untuk menghancurkan Nibiru dan menyelamatkan bumi. Namun, jika bumi selamat, tapi Portal Dimensi masih terbuka. Maka, monster masih akan datang dan menyerbu bumi.
Dinan teringat pesan dari Profesor Smith. Satu cara untuk membuat segalanya berubah, Portal Dimens muncul karena ada metafisika, fisik dan anti fisik. Jika kita berpindah dengan portal, maka sebenarnya kita mempertemukan materi dan anti materi dan memindahkan tubuh fisik ke tempat lain.
Jika bumi bisa bertemu dengan anti materinya, maka semuanya akan bisa berubah seperti bumi 10 tahun yang lalu, yang ada tanpa adanya Portal Dimensi karena kekacauan alam semesta yang sudah terjadi.
Kekacauan alam semesta yang sudah terjadi karena kejahatan Bangsa Cyprus juga bisa dihentikan. Kestabilan alam semesta menjadi kunci penyelesaian dari Portal Dimensi yang muncul di bumi.
Namun, profesor Smith mengatakan itu butuh kekuatan yang sangat besar.
Jadi, Dinan sudah memutuskan untuk tidak membuat permintaan pada Tiga Artefak Semesta. Melainkan dia akan menggunakan kekuatan dari Tiga Artefak Semesta itu.
”Pinjamkan kekuatan kalian! Aku, Guardian of Earth ingin agar alam semesta ini menjadi stabil kembali!”
Dinan membuka kedua tangannya, tubuhnya kembali bercahaya dan membara dengan energi kuat. Ketiga Artefak Semesta merespon kekuatannya. Aliran energi meledak, dan dengan energi itu bahkan mampu membuat Nibiru bergoncang dan kehilangan daya kecepatannya menuju bumi.
Dinan memunculkan pedangnya, Supreme Pedang Penghancur. Dia mengalirkan kekuatan dari 3 Artefak Semesta ke pedangnya. Dia menggunakan kekuatan energi yang kuat untuk menghancurkan Serpihan Nibiru yang sebagian masih akan menerjang bumi, meskipun melambat. Namun, Nibiru harus dihancurkan terlebih dahulu.
Brush! Booom!
Ledakan kuat terjadi, serpihan dari Planet Nibiru itu hancur berkeping-keping. Efek ledakan dirasakan oleh Bumi. Semua penduduk Bumi mengalami gempa yang cukup kuat. Bangunan bergetar dan banyak musih terjadi di tiap bagian ujung dunia.
Semua manusia melihat kehancuran tersebut.
Dinan menggunakan tangan kanannya, dan membentuk sebuah energi yang besar di angkasa. Energi yang besar itu membentuk suatu bulatan raksasa. Dinan harus mempraktekkan apa yang sudah didengarnya dari Profesor Smith. Dinan membuat energi bola raksasa, semakin besar dan terus membesar. Dengan kekuatan dari Tiga Artefak Semesta, Dinan membentuk bulatan energi besar yang ukurannya sama dengan bumi.
[Anda membentuk bumi dengan kekuatan anda]
Bumi ganda terbentuk, energi bumi yang dibentuk oleh Dinan dibentuk dengan imajinasi Dinan. Dinan menggunakan kedua tangannya dan mengendalikan bumi asli, dan anti materi bumi yaitu energi bumi yang dibentuknya. Sekarang terlihat, ada dua Bumi yang ada. Bumi asli dan bumi imajinasi dari pikiran Dinan.
Dinan mengalirkan kekuatan besar. Kata Profesor Smith, butuh kekuatan yang besar untuk membuat kestabilan menjadi normal kembali. Materi dan anti materi, bumi dan anti bumi.
Kedua tangan Dinan mencoba mengendalikan kedua bumi, dia berkonsentrasi dan mendapatkan titik dari kedua bumi. Dia kemudian, merapatkan kedua tangannya mendekat dan menyatu. Kekuatan difokuskan, dia akan menyatukan kedua bumi tersebut.
HIIIAAAAA!
”Beri aku kekuatan, Tuhan! Aku hanya ingin kembali ke bumi, meskipun aku hanya menjadi orang biasa kembali!”
Kedua bumi saling mendekat dan hampir bertemu. Penduduk bumi hanya melihat bahwa kiamat tak bisa dihindari. Mereka semua hanya pasrah dan berdoa pada Tuhan. Mereka melihat semuanya gelap, sebuah planet besar akan menghantam bumi. Mau tidak mau, itu akan menjadi akhir bagi dunia ini.
Dinan menggunakan kekuatan terakhirnya. Kekuatan yang dipinjamnya dari Tiga Artefak Semesta. Dia harus bisa membentuk ulang Bumi, tanpa pernah ada istilah Portal Dimensi dan juga monster.
Dinan tidak tahu, apakah hal ini benar atau salah! Dia hanya ingin menutup semua Portal Dimensi dan membuat Bumi aman dari segala ancaman. Karena tugasnya, sebagai Guardian of Earth. Dia membuat bumi sesuai dengan imajinasinya, tanpa adanya Portal Dimensi. Selanjutnya, biarkan Tuhan yang menentukan hasilnya.
[Penyatuan Bumi dilakukan]
Bruuushhh!
Splash!
Dinan kehilangan kesadarannya, persis ketika kedua bumi berbenturan.
***
”Dinan, Guardia of Earth!”
Dinan tersadar dan membuka matanya, dia melihat Abras yang sedang membelakanginya. Persis dengan baju armor yang sama seperti pertama kali bertemu di lantai 100, ujian menara. Baju kebesaran bagi Guardian of Earth dengan baju armor ksatria.
”Abras! Di mana ini?” tanya Dinan. Dia ragu, apakah ini di lantai ujian menara, atau ini adalah kelanjutan dari akhir hidupnya. Apakah dia sudah mati dan melintasi dimensi lain.
Abras berbalik, dia membuka armor di kepalanya. Dia tersenyum pada Dinan.
”Dinan, aku tidak salah memilihmu untuk meneruskan perjuanganku melindungi Bumi. Aku sudah memberikan kepercayaan penuh padamu, kini aku bisa istirahat dengan tenang. Aku akan pergi dan menemani kekasihku, Yongmi. Kamu, harus kembali ke Bumi, dan jaga bumi bersama para manusia lainnya.”
”Apa maksud anda, Guardian of Earth. Menjadi Bumi itu terlalu berat untukku, aku lebih memilih menjadi manusia biasa dengan hidup seperti manusia pada umumnya. Aku hanya ingin, dunia bebas dari Portal Dimensi dan Monster. Biarkan bumi aman seperti sebelumnya.”
Sekali lagi, Abras membuka kedua tangannya, ”Bumi adalah tempat yang indah, aku bahkan selalu rindu untuk melihat hijaunya bumi. Namun, sekarang adalah tugas manusia untuk melindungi kedamaian dunia mereka. Mereka yang tinggal di bumi, harus menjaga bumi dengan baik. Dan ingatlah, kamu adalah Guardian of Earth, dan semua orang akan melupakanmu. Hiduplah sebagaimana yang kamu inginkan. Selamat tinggal, Dinan!”
”Abras, tapi ...!”
Splash!
[Anda kembali ke Bumi, hiduplah dengan baik. Bumi yang damai, menunggu anda]
Splash!
Mata Dinan menjadi buram. Dia menghilang kembali dalam ketiadaan.