Sang Pelindung Bumi

Memutuskan Menjadi Hunter

Dion memahami bagaimana kakaknya pulang dan menjadi Hunter, dia berjuang untuk bisa melindungi dirinya. Kak Raymond juga sudah menceritakan bagaimana kekuatan kakaknya itu dalam mengikuti ujian di menara.

Raymond selalu menceritakan kisah kepahlawanan kakaknya, Dinan. Bagaimana dia tidak pernah menyerah berlatih dan menghadapi para monster kuat. Raymond bahkan berkata, kakaknya sangat kuat dan akan segera kembali.

Dion juga yakin, kakaknya itu bisa melewati lantai tertinggi di menara. Kak Raymond bercerita dia hanya sanggup melewati hingga lantai sepuluh. Kakaknya terus naik ke tingkat menara yang lebih tinggi.

”Kakak pasti sudah naik hingga lantai tertinggi bukan? Aku sudah tahu itu, Kakakku adalah orang hebat yang tidak punya kata menyerah!” Dion begitu bersemangat.

”Kamu itu, Dion!” Dinan tersenyum dan mengelus rambut adiknya itu dengan cepat. Dia belum akan menceritakan bagaimana dia menjalani ujian-ujian di menara dan menghadapi monster-monster kuat.

Belum saatnya bagi adiknya untuk tahu, biarkan dia hanya mengetahui bahwa Kakaknya akan menjadi Hunter yang bisa menghasilkan uang. Mereka tidak akan kekurangan uang lagi dan tentu saja, Dion akan bisa hidup dengan normal dan tak lagi kekurangan.

Kini, Dinan akan fokus pada masa depan adiknya itu, dia akan memberikan yang terbaik untuk adiknya. Dia akan menghasilkan banyak uang dengan menjadi Hunter dan menyelesaikan Portal Dimensi yang terbuka.

Dinan sendiri belum paham, apa yang akan dikerjakan ketika menjadi seorang Hunter? Dinan nanti akan menanyakan detailnya pada Raymond.

Dinan dan Dion duduk di kursi depan rumah tersebut. Hingga, seorang masuk ke rumah setelah memarkir mobilnya. Lelaki yang baru datang itu keluar dari mobil dan mengenakan setelan jas serta kacamata hitam.

Lelaki itu membawa senapan modern dan kuat di punggungnya. Dia melihat ada tamu di rumahnya, dan dia melihat seorang lelaki tengah duduk bersama dengan Dion.

Lelaki itu adalah Raymond. Raymond kaget dengan sosok yang duduk di depan  pintu rumahnya. Dia melihat lebih dekat dan benar-benar yakin dengan sosok yang duduk, itu adalah Dinan. Kak Dinan.

Sosok yang selalu menolongnya di dalam menara dan memberinya semangat untuk terus bertarung. Raymond yang terus termotivasi dan mencapai lantai 10 dengan baik. Sosok itu teramat dikagumi oleh Raymond.

”Kak Dinan, Anda sudah pulang?”

Dinan pun melihat kedatangan Raymond. Dinan pun tersenyum pada Raymond sambil berdiri. Sosok yang dulu begitu ketakutan saat pertama kali bertemu dan bersembunyi di balik batu besar dengan tombaknya.

Kini, dia telah menjadi seorang Hunter yang kuat dan bisa bertarung dengan para monster di dunia nyata dan di dalam Portal Dimensi. Tentu, dia sudah menjadi seorang Hunter yang cukup terkenal.

”Kamu sudah menjadi Hunter hebat, Raymond.”

”Kak Dinan sedang meledekku, bagaimana aku bisa disandingkan menjadi Hunter Hebat tanpa bantuan dari kak Dinan. Bahkan, aku hanya bertarung dari jarak jauh dengan senjata saja. Apa hebatnya dibandingkan dengan Hero yang bertarung di garis depan dan menghancurkan monster?”

Keduanya pun saling tersenyum. Raymond mempersilakan Dinan untuk masuk, Dion pun ikut masuk. Raymond tinggal dengan ibunya di rumah besar itu, ayahnya sendiri meninggal saat  sedang bekerja di kantor. Saat itu, monster mengamuk dan menghancurkan seisi kantor dimana Ayahnya bekerja.

Mereka memiliki nasib yang hampir sama, namun Raymond masih memiliki seorang Ibu. Bencana yang disebabkan oleh monster memang sudah diderita oleh banyak orang.

Dimulainya Portal Dimensi yang muncul sepuluh tahun yang lalu, memang menghancurkan banyak kehidupan seseorang.

Ibu Raymond bernama Elois. Ibu Elois sangat senang dengan kehadiran Dion, dia bahkan menawari Dinan untuk tinggal sementara di tempat mereka, tentu saja selama mereka belum memiliki tempat tinggal.

Dion membujuk kakaknya untuk tinggal di sana terlebih dahulu. Akhirnya, Dinan tak bisa menolak permintaan Ibu Elois dan juga Raymond. Mereka akan tinggal di sana sebelum Dinan memiliki rumah sendiri. Raymond bahkan bersemangat untuk membantu Dinan dalam mendapatkan uang nantinya.

”Tenang saja kak Dinan, aku akan membantumu dan memandumu. Serahkan saja Dion di rumah dengan Ibuku. Sebagai seorang Hunter, kamu akan mendapatkan uang yang banyak nantinya.”

Dinan pun mengikuti apa yang dikatakan oleh Raymond. Selain itu, Dinan sendiri juga belum bisa mendapatkan rumah yang tepat. Hal itu karena, rumah yang dulu ditempatinya bersama Dion hanya menyewa. Dinan akan bekerja dengan keras sebagai seorang Hunter dan menghasilkan uang dari sana.

Dinan pun hari itu bersih-bersih di rumah milik Raymond. Dirinya mandi dan mendapatkan kamar yang berbeda dari Dion. Dia di dekat ruang tamu, dia mendapatkan kamar yang cukup besar baginya. Lebih besar dari tiga ruangannya saat mengontrak rumah.

Di sini memang nyaman, batin Dinan. Namun, dirinya tidak boleh berlama-lama di rumah itu. Dia harus berjuang dan bisa membeli rumah sendiri. Dinan hanya tahu bahwa ketika seseorang menjadi Hunter.

Air menyegarkan tubuhnya. Sudah lama rasanya, seratus tahun tanpa mandi. Seratus tahun di dalam menara, waktu yang sangat panjang dan melelahkan untuk terus bertarung tanpa punya kenal lelah.

Dinan sudah berada di bumi, dengan kekuatan baru sebagai seorang Guardian of Earth. Apakah hal itu bisa dipercaya? Seorang yang awalnya tidak memiliki kekuatan apapun dan tiba-tiba menjadi seorang Guardian of Earth?

Benar-benar tidak masuk akal!

Dinan menyelesaikan mandinya, meski perasaannya berkecamuk. Namun, dia harus menerima kenyataan bahwa dirinya sekarang adalah seorang Hunter. Dia hidup di dunia, maka dia akan mengambil pekerjaan sebagai seorang Hunter untuk membahagiakan adiknya, Dion.

Jika Dinan punya kesempatan dan kekuatan, dia bahkan bisa menghidupkan kedua orangtuanya. Hal itu pasti bisa terjadi, Dinan hanya butuh kekuatan yang besar dan memiliki tiga artefak semesta.

Apapun yang terjadi, itu merupakan mimpi dan harapan Dinan. Dia akan berusaha mendapatkan tiga artefak semesta itu. Sistem akan memandunya, seperti yang dikatakan oleh Abras.

Itu adalah tujuan terakhirnya, untuk sementara dia akan bersembunyi sebagai seorang Hunter dan bekerja sebagaimana seorang Hunter bekerja. Membasmi Monster di dalam portal dimensi. Dia akan menghancurkan semua monster yang ditemuinya.

Benar!

Raymond sudah menunggunya di luar, mereka. Raymond akan mengantarkan Dinan untuk melakukan pendaftaran lisensi Hunter. Hal itu untuk syarat Dinan bisa menjadi Hunter dan mendapatkan misi dalam menyelesaikan Portal Dimensi.

Mereka yang tidak memiliki lisensi sebagai seorang Hunter, mereka dilarang untuk melakukan misi berbahaya dalam menumpas monster di dalam portal dimensi.

Segalanya akan berubah, kata Raymond menjelaskan pada Dinan.

”Semua akan berubah setelah kak Dinan menjadi seorang Hunter. Kakak akan mudah mendapatkan uang. Apalagi aku yakin, kak Dinan akan mendapatkan hasil pengukuran Hunter yang sangat tinggi. Aku yakin itu!”

Dinan tersenyum, ”Jangan terlalu yakin Raymond,  aku tidak berharap terlalu berlebihan. Bisa masuk ke Portal Dimensi dan menjadi seorang pembersih item pun tidak masalah.”

Raymond sudah menceritakan bahwa Hunter di dalam Portal Dimensi dan yang memiliki kemampuan rendah. Mereka bekerja sebagai pengumpul item, pengangkut barang maupun penambang kristal.

Mereka semua dibayar dengan bayaran yang tinggi.

”Jadi ..., ayo berangkat kak Dinan!”

Mereka pun berangkat dan meninggalkan Dion di rumah bersama Ibu Elois. Petualangan Dinan sebagai seorang Hunter dimulai.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!