Sang Pelindung Bumi

Menyapa Hunter Sophie

Sophie Noemie kembali dari ruangan pengujian tahap pertama. Dia kemudian keluar dan mendekati pemuda yang tadi ditinggalkannya di tempat duduk antrean sebelumnya.

Pemuda itu terlihat sedikit gugup, namun Sophie meminta remaja itu untuk mengikuti dirinya. Mereka pun masuk ke ruangan para petugas Hunter yang melakukan tugas untuk mengukur rank Hunter bagi para Hunter baru.

Semua orang tahu sekarang, kenapa Sophie membawa pemuda itu langsung masuk ke dalam ruang pengetesan. Itu adalah rekomendasi dari seorang yang merupakan elit Hunter. Jadi, hal itu mempercepat proses untuk diuji, tanpa perlu mengantre dan segera masuk di ruang pengujian.

Beberapa Hunter yang sedang menunggu giliran mereka untuk menjalani tes pengujian rank. Mereka tampak gaduh dan sedikit kecewa dengan apa yang mereka lihat. Begitu ada yang datang dengan membawa seorang yang hebat dan menemani, mereka langung masuk pertama kali. Itu jelas-jelas kolusi di depan mereka.

Mereka yang memiliki hubungan link dengan orang penting, memang dimudahkan hidup di dunia yang serba kacau ini. Jika memiliki koneksi dengan orang penting, maka segala urusan akan menjadi lebih mudah. Dekat dengan penguasa adalah memudahkan hidup, contohnya ada di depan mata. Di saat yang lainnya menunggu antrean begitu lama, wanita itu langsung membawa sosok remaja yang dibawanya dan langsung masuk untuk melakukan pengujian.

Benar-benar hal yang sudah  biasa terjadi di dunia kita. Wanita yang mengurus pemuda itu dan masuk itu adalah salah satu Hero yang sering masuk televisi. Dia adalah Hunter rank Nasional. Dia memiliki rank tinggi dan selalu bisa menyelesaikan portal dimensi yang terjadi.

Seorang Hunter yang begitu berjasa pada Negara dan menyelesaikan Portal Dimensi. Seorang Hunter yang menyelesaikan Portal dimensi, dianggap sebagai pahlawan negara.

Meskipun, Dinan tahu satu hal. Semua Hunter yang bekerja dan mendapatkan uang, mereka semua bekerja karena ada imbalan uang dan juga popularitas yang tinggi. Mereka tidak ada bedanya dengan seorang artis.

Petugas pengujian tak berani menolak permintaa Hunter kelas Nasional. Dia sangat dihormati sehingga pemuda yang baru datang tidak perlu mengantre kartu nomor yang diberikan padanya.

”Ah! Di seluruh dunia ini, korupsi dan Nepotisme tidak pernah bisa dibersihkan. Sudah menjadi budaya dimanapun tempatnya,” kata-kata lirih Raymond. Dinan pun memahami hal itu, orang kaya akan selalu menjadi nomor satu. Mereka yang punya pengaruh selalu mendapatkan tempat yang pertama.

Di dalam portal dimensi, tidak ada bedanya dengan ujian di dunia. Semua ingin mendapatkan pengaruh, mendapatkan penghormatan dan juga menjadi pusat perhatian. Dinan hanya tidak bisa membayangkan, dunia yang semakin kacau. Seolah dunia di ambang kehancuran, ancaman Giganos yang sebentar lagi akan datang ke bumi.

Jika manusia tidak berubah, mungkin mereka akan hancur sendiri sebelum pasukan Giganos datang. Manusia bisa hancur karena keserakahan mereka sendiri.

Informasi tentang datangnya Giganos tidak ada yang mengetahui, kecuali Kada dan juga Abras. Mereka membuat sistem pengujian manusia di dalam menara untuk mempersiapkan manusia menjadi lebih kuat. Mereka harus melawan kekuatan dari Giganos dan pasukannya. Mereka harus melawan dengan kekuatan mereka.

Namun, manusia tidak menyadari, bahwa kekuatan datang bersama dengan tanggung jawab yang lebih besar. Mereka semakin sombong dengan kekuatan yang mereka miliki dan lebih mengutamakan keserakahan diri sendiri.

Menjadi seorang Hunter, mencari uang dengan uang yang banyak, mereka menebarkan kekuasaan dan menjadi dihormati. Mereka tidak tahu, pertarungan yang semakin dekat dan musuh yang kuat sedang mengintai mereka.

Dinan sendiri harus menjadi lebih kuat, dia tidak ingin terlulu mempercayakan kekuatan manusia untuk melawan Giganos. Dia hanya perlu melindungi adiknya dan juga teman-temannya.

Tangan Dinan mengepal, dia hanya ingin melindungi keluarganya. Kekuatan untuk bisa menghidupkan kembali kedua orangtuanya, jika itu memungkinkan. Tiga artefak semesta, seperti yang dikatakan Abras. Jika memiliki itu, dia pasti akan menghidupkan kembali kedua orangtuanya.

Jika dunia ini ingin bertahan dan terus indah, maka semua Hunter harus bersatu. Semua manusia harus bisa menjaga bumi ini bersama-sama, mereka semua harus menyadari bahwa sikap serakah mereka bisa menghancurkan bumi ini tanpa mereka sadari.

Sophie Noemie, Hunter level Nasional itu terlihat sudah keluar lagi bersama lelaki yang berada di belakangnya. Sungguh, sangat cepat tes yang diberikan padanya. Hanya butuh beberapa menit dan dia sudah keluar lagi. Mereka sudah selesaikah?

”Nona Sophie, apakah anda akan segera kembali ke Guild?” tanya seorang petugas bagian pencatatan yang mengejar di dekat pintu keluar dari ruang pengujian.

Wanita yang dipanggil sebagai Nona Sophie itu berhenti. Dia berbalik ke arah petugas yang mengejarnya tadi. Wanita itu santai dan mensedakapkan tangannya.

”Benar! Saya akan segera ke Guild. Masih banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan dengan kembali menyelesaikan misi-misi dimensi  yang levelnya tinggi. Apakah ada sesuatu yang bisa kubantu?” tanya Sophie kepada petugas tersebut.

Dinan mendengar percakapan tersebut, sense kekuatannya mampu mendengar ucapan mereka meskipun jauh.  Dinan dapat mengontrol kekuatan tersebut dengan baik.

[Manipulasi kekuatan, Anda bisa mengontrol kekuatan anda dengan kehendak anda. Mendengarkan percakapan yang jauh tempatnya dengan sangat jelas!]

Petugas itu kemudian mengatakan bahwa ketua mereka, Tuan Henry. Tuan Henry adalah pemimpin tertinggi di Asosiasi Hunter. Dia ingin mendapatkan laporan dari Guild dimana Sophie kini bekerja. Sophie menjadi bagian penting dari salah satu Guild di negara ini. Bahkan, kedudukannya di Guild itu adalah sebagai seorang Wakil Ketua Guild.

Petugas itu agak ragu mengatakannya, namun Sophie dulu bekerja di Asosiasi Hunter. Dia juga sangat terkenal bisa menyelesaikan banyak portal dimensi. Namun, tawaran dari Guild membuatnya pindah dari Asosiasi Hunter.

Dia mendapatkan posisi penting sebagai Wakil Ketua di Guild Gold Dragon. Nona Sophie adalah seorang Hunter tingkat nasional. Dia tidak boleh tersinggung sekarang. Seorang Hunter memiliki otoritas mereka sendiri karena kekuatan mereka adalah penyelamat bagi bumi.

Mereka bisa melakukan perpindahan dengan kehendak mereka. Apakah mereka akan memilih masuk dalam Asosiasi Hunter, atau mereka akan masuk ke Guild, bahkan jika mereka memilih untuk tidak masuk dalam Guild atau Asosiasi Hunter dan lebih suka berjuang dengan solo player.

Namun, menjadi seorang Hunter Solo tanpa punya kekuatan koneksi. Mereka tidak akan mendapatkan uang dan tidak bisa memasuki Portal Dimensi kecuali mereka bergabung dengan tim utama yang sedang menjalankan misi raid pada Portal Dimensi.

”Baiklah,” kata Sophie menjawab pertanyaan itu, ”Tolong sampaikan pada Tuan Henry, jika Guild akan segera melaporkan apa yang sudah kami lakukan dan penyelesaian sebanyak apa Portal Dimensi yang sudah kami selesaikan dengan baik.”

Petugas itu sedikit ragu dan mengucapkan terima kasih. Sophie Noemie pun kemudian mengajak remaja itu untuk mengikutinya, mereka sudah selesai dan harus kembali ke Guild.

Ada delapan Hero terkuat di Prancis, mereka memiliki lisensi sebagai seorang Hunter dengan rank S. Mereka menjadi kebanggan negara, bisa diukur kemampuan satu orang Hunter Rank S bahkan setara denagn jutaan pasukan. Mereka memiliki kekuatan tempur di luar imajinasi seseorang.

Dan ..., Sophie adalah salah satunya, kemanapun dia pergi maka penghormatan yang akan diperolehnya.

Sophie diberikan kedudukan yang tinggi pada Guild. Banyak peserta Hunter yang sedang mengantre untuk masuk ruang pengujian. Mereka sangat berharap bisa masuk ke dalam salah satu Guild dan mendapatkan undangan. Namun, mereka tidak berani secara langsung meminta, hal itu sangat berbahaya mengingat para Hunter kuat itu kadang temperamental.

Sophie terus berjalan dan diikuti pemuda yang dari tadi bersamanya. Melewati banyak Hunter yang sedang mengantre. Mereka semua tidak ada yang berani berbicara

”Permisi, Nona Sophie!” ada suara di belakang Sophie, saat itu Sophie dan pemuda di belakangnya sudah hampir mencapai pintu keluar. Sophie kaget dengan suara panggilan itu, dia terlihat cukup kesal. Orang-orang di Asosiasi Hunter memang menyebalkan seperti biasanya.

Mereka seolah ingin menjadi seorang pahlawan dan terlihat naif. Padahal, seorang Hunter bisa mendapatkan uang dan popularitas, namun mereka semua berlagak seolah mereka tidak butuh harta dan hanya murni berjuang untuk menolong dan menjaga kehidupan manusia.

Dirinya pindah dari Asosiasi Hunter juga karena dirinya tak tahan, dia ingin cepat mendapatkan uang yang banyak dan juga popularitas. Entah orang lain akan mengatakan apa, dia juga tetap berjuang melawan para monster dan menjaga perdamaian dunia dengan caranya sendiri.

”Sebenarnya, apa yang kalian inginkan lagi. Kenapa kalian mengganggu ketenanganku!” saat Sophie berbalik dia melihat bukan petugas yang tadi yang menemuinya. Melainkan seorang lelaki biasa dan berpakaian kemeja dengan jaket biasanya. Pemuda miskin. Sophie menatap lelaki itu, apakah dia Hunter baru yang ingin melakukan pengukuran rank-nya? Kenapa dia berani menyapanya.

Di sisi lain, Raymond terlihat terbelalak matanya karena kakak Dinan tibat-tiba sudah tidak ada di kursi, di sebelahnya. Bahkan dia menyapa seorang Hunter rank S yang terkenal itu dan bahkan menyapanya dengan sangat santai. Apakah dia tidak tahu bahwa Hunter Rank S bisa sangat temperamental.

Dan kini, Dinan berani menyapanya tanpa paham keadaannya? Benar, Dinan dulu bercerita tak suka Hunter dan tak tahu latar belakangnya. Namun, kali ini dia keterlaluan karena langsung saja menyapa Hunter tingkat nasional sesukanya. Raymond pun menggelengkan kepalanya.

Mati kali ini, bagaimana dia bisa keluar dari masalah rumit seperti ini! Pikir Raymond dan masih melihat ke arah Dinan yang menyapa Hunter Sophie.

”Maaf nona Sophie, apakah anda memiliki seorang ayah bernama Agra?” Dinan bertanya dengan tenang. Dia harus menyampaikan amanah dari paman Agra. Paman Agra adalah orang yang membantu dirinya dari para monster. Jasa itu tak akan bisa dibayarnya kecuali pesan terakhirnya untuk menyampaikan sebuah pesan kepada puterinya, Sophie Noemie.

Kali ini, dia sudah bertemu. Jika Hunter Sophie memang anak dari paman Agra. Maka, Dinan akan menyerahkan surat terakhir dari paman Agra. Dengan demikian, Dinan akan bisa meneruskan jalan hidupnya lebih tenang dan tidak terbebani dengan masalah hutang budi lagi.

Kata paman Agra, puterinya itu adalah seorang Hunter dengan rank tinggi di negara ini. Tebakan Dinan bahwa mungkin saja, wanita di hadapannya ini benar-benar puteri dari paman Agra.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!