Sang Pelindung Bumi
Monster Lomodo dan Ratu Lomodo
Splash!
Dinan memasuki portal di belakang, dia memanggul tas besar berisi perbekalan dan juga beberapa alat yang dibutuhkan para Hunter di dalam tas besar tersebut. Di dalam tas, ada senjata cadangan atau bahkan artefak, juga ada makanan serta alat-alat lainnya.
Artefak penyimpanan memang sudah ada, namun tetap saja butuh perlengkapan yang tidak perlu menunggu lama untuk membuka artefak penyimpanan.
[Hunter, Anda memasuki Portal Dimensi, Kalahkan Bos Monster]
[Guardian of Earth, Anda memasuki Portal Dimensi, Kalahkan Bos Monster untuk menyerap kekuatan energi Bos Monster]
Mirip seperti pemberitahuan ketika di ujian menara, sistem sudah menjadi bagian dari Dinan. Jadi kali ini, dia harus menyelesaikan portal dimensi dan mendapatkan kekuatan dari monster yang dibunuh. Berbeda dengan di menara, Dinan akan mendapatkan peningkatakn power dan level, tapi di dunia dia harus mengalahan monster untuk menyerap energi dari kekautan monster tersebut.
Baiklah! Itu tidak berbeda jauh ketika berada di pengujian menara.
Sebelas orang memasuki sebuah ruangan, mirip seperti bangunan yang sangat besar dan tua. Dimensi yang memisahkan dunia dengan portal dimensi, banyak hal tak terduga yang ditemukan manusia ketika memasuki sebuah portal. Alas lantainya bahkan cukup bagus, mirip kerajaan yang sudah lama ditinggalkan raja dan penduduknya.
Ben, sang pemimpin tim, dia merasakan keanehan pada portal dimensi yang baru saja dimasukinya. Dia merasa aneh karena energi dimensional yang ada di luar dengan di dalam portal berbeda. Apakah ada sesuatu perubahan di energi dimensional, perubahan energi itu langka terjadi.
”Hunter Odette, ukur ulang energi dimensional portal ini!” kata Ben kepada Odette yang merupakan support di tim tersebut.
Odette tahu apa yang harus dilakukan, dia adalah seorang healer, dia juga membawa alat pengukuran dimensional. Dia membuka sebuah alat yang berbentuk seperti kompas, dia mengambilnya di sisi pinggang kirinya. Lingkaran alat itu, dia mengalirkan energi dan menekan tombol yang ada di sisinya.
Klap!
Ada poin yang keluar seperti portable, keluar angka di sana dengan poin dan angka-angka, semua yang ada di sana kaget melihat hasilnya.
Pengukuran energi dimensi : Rank B
Semua tak percaya melihat hal itu. Mareka semua kaget karena sejak awal memasuki portal dimensi itu, mereka tahu bahwa portal dimensi itu memiliki ukuran rank C. Data juga sudah menunjukkan hal demikian. Apakah mesin mengukuran rusak? Itu tidak mungkin. Atau ..., terjadi kesalahan sejak pengukuran awal?
”Kapten! Apakah kita harus menyelesaikan misi portal ini atau kita akan menunggu dan menunggu Guild mengirimkan bantuan. Kita harus memikirkannya matang-matang kapten,” kata Odette, dia menanyakan hal itu setelah melihat hasil pengukuran yang dilakukannya.
Rank dimensional portal yang memiliki ukuran C, maka mereka membutuhkan tim dengan Hunter Rank B setidaknya tiga orang. Dan, mereka bahkan sudah membawa lima orang Hunter Rank B. Sayangnya, pengukuran level dimensional portal yang berubah dan kini menjadi Rank B. Setidaknya, mereka butuh dua orang Hunter dengan rank Hunter A.
Jadi, mereka saat ini tidak memiliki seorang pun yang memiliki lisensi Rank Hunter A. Jadi, apakah keputusan dari Ben. Semua Hunter di sana menunggu keputusannya. Mereka tak bisa sembarangan bergerak, nyawa yang akan menjadi taruhannya. Monster di rank portal B, maka monster yang ada pastilah sangat kuat!
Awalnya, Ben akan mengambil jalan aman dengan menunggu selama dua hari di garis awal masuk portal dimensi itu. Namun, dia mengingat ada dua orang yang baru direkrut oleh Ben dari Guild Black Eagle. Salah satunya adalah wanita cantik Mira, dia adalah seorang Hunter Mage. Satu lagi adalah fighter.
Rasa bangga menghilangkan akal sehat Ben, dia malu jika mereka masuk ke timnya untuk belajar dan mendapatkan Ben adalah seoerang penakut.
Ben tidak mau mendapatkan gelar pecundang atu penakut. Maka, dia menanggapi pertanyaan dari Odette. Dia tidak siap untuk malu seumur hidupnya dan dianggap pemimpin tim yang penakut. Ben akhirnya memutuskan keputusannya.
Ben memutuskan untuk menyelesaikan misi berbahaya tersebut. Satu tingkat yang naik dengan energi dimensional di dalam menara. Hal itu terjadi begitu cepat, menurutnya pasti monster di dalamnya tidak jauh berbeda dengan monster sebelumnya yang merupakan pengukuran level dimensional portal rank C.
Ben memberi semangat, jika mereka semua bersatu untuk mengalahkan monster dan bos monster. Mereka akan tetap bisa menutup portal itu dengan baik. Jadi, tidak perlu takut untuk menghadapi mereka semua. Ben begitu bersemangat memberikan motivasi pada semua timnya.
Ben juga melihat ada Hunter Raymond yang cukup terkenal dengan kemampuan serangan damage jarak jauh. Dia pun bisa memberi ruang untuk menahan para monster dan memberikan kesempatan Hunter untuk menghindar atau mengakhiri pertempuran.
Jadi, mereka diuntungkan dengan adanya Hunter serangan jarak jauh seperti Hunter Raymond. Ben berharap kerjasama yang baik dari Hunter Raymond dan semua Hunter dalam misi ini.
Beberapa hari yang lalu, Guild mereka Black Eagle sudah mengecek portal dimensi ini. Artinya, memang mungkin ada perubahan tapi mungkin saja monsternya tetap sama.
Mereka semua masuk lebih dalam, kelengkapan tim dan formasi dibuat dengan sangat baik. Raymond dan Dinan berada di belakang, bersama dua Hunter yang bertugas mengumpulkan kristal.
Mereka berjalan menyusuri kedalaman portal lebih dalam, formasi terus dilakukan. Raymond berada di dekat Dinan. Dia masih tidak nyaman menempatkan brother Dinan di bagian pengangkut barang.
”Maafkan aku sekali lagi, brother Dinan. Bagaimana jika aku membantumu membawa tas berat itu?” Raymond berkata perlahan agar tak didengar yang lain.
Dinan pun tersenyum, ”Tenang saja Raymond, di sini aku belajar dan melihat apa yang bisa terjadi di dalam portal dimensi. Di masa depan, aku akan mencoba lebih baik dan menjadi seorang Hunter yang bertarung. Kamu tenang saja, dan lakukan tugasmu sekarang dengan baik.”
Dinan juga mengatakan bahwa ini pengalaman pertamanya di portal dimensi, dia hanya perlu mempelajari banyak hal dan kerja tim yang dilihatnya.
Raymond merasa tenang sekarang, brother Dinan adalah petarung yang hebat. Dan, saat ini dia hanya menjadi seorang pengangkut. Dia sangat yakin bahwa pengukuran di bumi yang menuliskan hasil kekuan rank brother Dinan adalah kesalahan. Jika bukan karena brother Dinan, mungkin saja Raymond akan langsung keluar dari ujian menara di lantai 1.
Tujuh orang dari tim Black Eagle terus melangkah. Raymond mempersiapkan senjatanya dengan baik. Dia bersiaga, monster bisa datang dari manapun tempatnya. Dia harus bersiap jika monster tiba-tiba menyerang.
Raymond akan menjadi alarm jika ada monster yang menyerang, tembakan yang mengenai monster yang menyerang, ada tanda dimulainya perang.
Raymond juga sudah mengupgrade senjatanya untuk menjadi lebih baik. Kekuatan upgrade senapannya kali ini memiliki dua kekuatan tembakan. Pertama, tembakannya kini tak perlu mengisi, peluru energi sihir sudah dipasang otomatis. Kedua, Tembakan beruntun bisa dikeluarkan, juga tembakan itu dipenuhi kekuatan magic. Serangan peluru dan magic di satukan.
Damage yang dihasilkan sangat dahsyat dan mampu membunuh monster dan menembus kulitnya.
Tim Hunter terus berjalan, mereka keluar dari kastil sebelumnya. Mereka berjalan di antara gedung-gedung klasik seperti gedung-gedung di kerajaan. Dinding-dinding bangunan itu seperti batu-batu yang ditata dengan sangat baik. Ciri khas kerajaan dan bangunan zaman dahulu.
Tidak ada penghuni dan suara apapun, hanya suara angin yang terdengar sesekali cukup kencang menghempas.
Jalanan terhenti, semua tim berhenti. Di depan mereka, jalan buntu. Bahkan, di depan mereka itu adalah bangunan. Jadi, mereka kehilangan jalan lain untuk dimasuki. Bangunan-bangunan tinggi dan mereka ada di tengah jalan yang sangat lebar. Tidak ada gang, mereka berada di jalan besar berbentuk persegi panjang yang luas, mereka dikelilingi bangunan kokoh.
Lalu ..., dimana monsternya, mana monster-monster yang ada di dalam portal tersebut. Semua mencari ke seluruh penjuru tempat. Tidak ada apapun, suasana sangat sunyi mencekam.
Namun, mereka tidak boleh waspada sama sekali. Para monster bisa jadi ada di tempat lain, atau mereka sedang mengintai para manusia yang memasuki portal dimensi.
”Apakah portal dimensi ini sudah diselesaikan?” tanya Handon seorang Tank sambil bergumam.
Portal dimensi ini belum diselesaikan seperti gumaman dari Handon, hal itu karena tidak ada pintu lainnya saat memasuki portal dimensi. Portal masih menyala saat mereka memasukinya. Artinya, portal ini masih aktif.
Beberapa orang maju, mereka mendekati dinding, termasuk Ben. Mereka memeriksa dinding-dinding bangunan, apakah memang ada celah yang merupakan jalan untuk masuk ke tempat lain. Mereka terus memeriksa sambil menelurui dinding tersebut. Dari kanan dan kiri sisi dinding bangunan.
Ngiiiiiinngggg!
Dinan merasakan sesuatu, sense dalam dirinya memberikan sebuah sinyal ancaman di saat Hunter yang lain masih mencari-cari dimana para monster itu bersembunyi. Dinan merasakan, ada yang mengawasi mereka dari kejauhan, hawa membunuh yang kuat seolah siap menyergap mereka.
[Lomodo, monster yang merayap di dinding bangunan yang tinggi dan atap bangunan. Mereka mengawasi Hunter. Kalahkan Mereka dan Bos King Lomodo. Penyerapan kekuatan setelah mengalahkan Bos Monster akan ditransfer secara otomatis]
Pesan sistem terbaca oleh Dinan, dia dapat melihat pesan itu dan dia yakin jika pesan itu adalah benar. Dia juga sudah merasakan sense yang menjadi insting bertarung yang sudah ditempanya dalam waktu ratusan tahun di dalam menara ujian. Bertarung dan bertarung dengan banyak monster.
”Rammond,” Dinan memanggil Raymond sebentar, ”Apakah setelah kamu keluar dari menara ujian. Kamu juga memiliki pesan window seperti di dalam menara? Maksudnya status saat kamu naik level atau musuh monster yang datang saat berada di dunia nyata?” tanya Dinan pada Raymond.
Dinan hanya ingin memastikan, apa hanya dirinya yang memiliki sistem yang ditinggalkan oleh Abras, Guardian of Earth.
Raymond pun menjelaskan dengan penasaran bahwa brother Dinan sangat aneh. Raymond mengatakan semua Hunter yang sudah keluar dari menara, mereka semua tidak ada yang memiliki status kekuatan seperti di dalam menara. Mereka hanya meningkatkan level dengan pertarungan dan pengalaman bertarung dan juga dengan artefak yang mereka miliki.
Dinan semakin yakin, bahwa hanya dirinya yang memiliki pemberitahuan sistem dan ada monster yang mengintai mereka. Peringatan yang muncul dalam jendela transparan di depan Dinan, itu semua adalah peninggalan berharga dari Abras untuk membantu dirinya untuk lebih kuat dalam menghadapi ancaman bumi.
Dinan akan memperjelas masalah ini dengan Kasa, dia akan bertemu dengan Kasa. Dinan ingin mengatahui dan banyak belajar tentang semuanya. Dia harus bisa menjelajahi portal dan dimensi. Itu semua untuk menutup celah dan membuat Bumi tidak lagi terhubung dengan portal dan tidak ada lagi ancaman monster. Dinan merasa hal itu bisa dilakukan.
Insting Dinan semakin kuat, dia merasakan para monster seolah semakin memberikan tekanan pada dirinya dan juga para Hunter. Mereka semua di atas, Dinan dapat merasakan keberadaan mereka semua. Mereka seolah ada di atap-atap lantai dan mereka sedang bersiap menyerang.
Dinan meminta Raymond sesuatu, ”Maaf Raymond, Berilah saran kepada ketua Tim agar menerangi bagian atas dengan energi cahaya. Saya merasa para monster di atas kita.”
Raymond paham, dia segera mendekati Ben, ”Hunter Ben, tolong sorot ke atas dengan kekuatan energi cahaya. Sepertinya ada sesuatu di atas!” Raymond mengatakan hal itu, dia tak mungkin mengatakan bahwa itu adalah ide dari brother Dinan. Mereka akan langsung percaya jika dirinya yang memberikan saran seperti melihat sesuatu di atas.
Meski sedikit bingung, Hunter Ben akhirnya memina Mira untuk memberikan serangan energi cahaya ke atas. Energi cahaya dari gumpalan energi api. Hunter Mira adalah mage yang bisa diandalkan untuk melakukan hal itu.
Mira sendiri adalah Hunter Rank C. Dia pasti bisa melakukan lemparan energi api ke atas gedung dan memastikan apakah ada sesuatu di atas gedung yang sangat tinggi tersebut. Mira pun menyalakan sebuah energi bulat, dia melemparkannya dan mengontrol energi itu melesat ke atas gedung-gedung tinggi menjulang tersebut.
Saat energi terlempar ke atas dan menyusuri tingginya gedung-gedung tinggi itu. Mata mereka semua tak bisa berkedip dengan apa yang mereka lihat. Ratusan atau bahkan ribuan monster merayap di atas dan sedang mengawasi mereka dengan posisi ekor mereka di atas dan mereka sedang bersiap untuk melompat.
Energi cahaya milik Mira itu terbang dan melewati semua monster yang sudah bersiap dan bahkan ada banyak di atas-atap gedung. Mereka semua benar-benar bisa menghilangkan keberadaan dan bergerak dengan sangat perlahan sehingga para Hunter tidak bisa merasakan kehadiran mereka.
Para monster itu, mereka terlihat matanya besar menonjol, tubuh mereka seperti lelaki dewasa dan kulit mereka dipenuhi sisik yang tebal. Kuku-kuku mereka seperti kuku ayam yang panjang dan tangan mereka seperti panjang dan memiliki banyak cakar. Serta gigi mereka sangat tajam karena mereka membuka mulut mereka besar-besar. Mereka siap menyantap makanan mereka.
Para Hunter gemetaran, jumlah mereka sangat banyak dan para Hunter hanya berjumlah tujuh orang, dua orang tambahan dan dua orang adalah Hunter penambang. Para monster raksasa kadal itu menjulurkan lidah mereka dan mereka siap melompat ke arah para Hunter.
Ini tidak mungkin! Jumlah mereka terlalu banyak, untuk ukuran Rank dimensional portal dengan ukuran C. Itu tidak mungkin. Mereka benar-benar berada di portal dimensi dengan pengukuran rank B. Itu sudah pasti sekarang!
Cahaya yang dikontrol Mira jatuh ke kembali dan mereka melihat monster Lomodo sudah memenuhi dinding di bagian atas. Mereka mulai turun, karena melihat sinyal api tersebut. Itu tanda kalau mereka harus segera menyerang karena mereka sudah ketahuan.
Beep!
[Kalahkan semua Lomodo dan Ratu Lomodo. Hadiah penyerapan energi mereka dan penyelesaian Celah Dimensi diberikan otomatis]