Sang Pelindung Bumi

Menemui Kasa

Pertempuran di dalam portal sudah berakhir. Ben dan rekan setim serta para Hunter yang bersama mereka. Mereka semua keluar dengan selamat. Para Hunter penambang tersadar dan mengumpulkan kristal yang menempel di dinding bangunan sebelum mereka pergi.

Ben memimpin jalan keluar dari dalam portal, dia tersadar terlebih dahulu dan saat Ben bangun Raymond terliha sedang membangunkan rekan yang dibawanya yaitu Dinan.

Perubahan pada ukuran portal dimensi dari portal rank C menjadi Rank B. Ben sendiri bangun dan menyadari raid sudah diselesaikan. Buktinya, pintu portal sudah terbuka yang menandakan bahwa bos monster di dalam portal itu sudah dikalahkan.

Ben menyadari bahwa dia tak mengetahui apa yang terjadi. Hanya saja, dia teringat sedang mendapatkan tusukan dari para monster. Jadi, Ben hanya melihat bahwa yang pertama kali bangun adalah Hunter Raymond.

Hunter Ben bangun dan tidak bertanya soal kejadian selanjutnya dalam peperangan melawan monster Lomodo. Dia memastikan semua tim selamat terlebih dahulu, dan Ben bersyukur karena semua tim yang dibawanya tidak ada yang terluka. Mereka sudah sembuh.

Setelah memastikan dan membangunkan tim yang tak sadarkan diri, barulah Ben memberanikan diri bertanya pada Raymond. Apa yang sebenarnya terjadi saat dirinya terkena serangan monster dan tak sadarkan diri. Ben bertanya pada satu-satunya orang yang sadar ketika dirinya bangun, satu-satunya yang dilihatnya sadar adalah Raymond.

Ben berpikir bahwa bisa jadi, Raymond adalah seorang Hunter serangan jarak jauh dan menyerang bos monsternya dengan kekuatan penuh. Hal itu bisa saja terjadi. Ya, siapa lagi kalau bukan Hunter Raymond.

Saat ditanya hal itu, Raymond pun menceritakan bahwa dia mengambil inisiatif untuk menembak Bos Monster. Bos monster, Ratu Lomodo mati dan membuat semua monsternya juga tak bergerak. Hal itu dibenarkan oleh Dinan, namun karena ketakutan Dinan pun mengatakan dirinya juga tak sadarkan diri.

Dinan sejak awal sudah mengatakan pada Raymond agar membuat skenario itu. Dinan tidak mau dirinya menjadi perhatian para Hunter. Maka, Raymond pun mengikuti arahan yang diberikan brother Dinan.

Ben tak henti-hentinya berterima kasih pada Hunter Raymond. Berkat dia, seluruh timnya selamat dari serangan monster-monster tersebut. Tim yang dibawa Ben semuanya merasa berhutang nyawa pada Hunter Raymond.

Ada Hunter yang masih terluka ringan, namun Healer Odette memberikan pemulihan pada mereka. Hingga mereka pun melewati pintu keluar dari portal. Saat para Hunter menyelesaikan misi dan mereka semua keluar dari portal. Maka, pintu portal otomatis tertutup.

Di luar portal yang sudah tertutup, mereka pun berpisah. Ben mengatakan pada Raymond dan Dinan, pembayaran mereka akan dikirimkan ke rekening dari lisensi Hunter mereka secara otomatis. Bagian administrasi yang akan melakukannya.

Portal Dimensi pertama yang dimasuki Dinan, dia mempelajari bahwa Bos Monster di dalamnya harus dibunuh untuk menyelesaikan Raid. Di tambah, tiap portal berbeda ukuran dan berbeda kekuatan monster yang ada di dalamnya.

Di masa depan, Dinan akan mencoba untuk masuk ke portal dimensi dengan pengukuran tinggi. Jika dia bisa menyerap energi monster yang dibunuhnya. Maka, dia akan bertambah kuat dengan lebih cepat.

Dinan dan Raymond pulang bersama. Mereka berpisah dengan tim raid dari Guild Black Eagle. Belum sampai di rumah, uang di dalam aplikasi handphone mereka sudah berbunyi. Rekening mereka terisi dengan nominal uang pengiriman dari sebuah Guild.

Bayaran telah masuk, kerja sebagai seorang Hunter memang luar biasa. Mereka sudah mendapatkan uang dengan masing-masing rekening. Dinan melihat berapa saldo yang masuk melalui aplikasi Hunter.

300 Euro. Benar-benar uang yang besar bagi Dinan, hanya sekali melakukan misi pembersihan sebuah portal. Rank Hunter rendah sepertinya bisa mendapatkan uang dengan cepat.

Berbeda dengan Raymond, dia mendapatkan 700 Euro. Raymond bahkan ingin mengirimkan uang itu ke rekening brother Dinan. Namun, Dinan melarangnya.

Mereka berdua sampai di rumah di disambut oleh Dion. Raymond sebelumnya membeli makanan di jalan dan mereka sekeluarga makan bersama. Perjuangan pertama di dalam portal dimensi berhasil. Dinan sekarang bisa mendaftarkan dirinya dalam sebuah raid seorang diri.

Dia sudah paham cara mendaftarkan diri sebagai Hunter yang ikut serta dalam raid portal.

Selesai makan, Dinan berbincang sebentar dengan Dion dan menonton televisi. Dinan akan bekerja keras dan membeli rumah untuk mereka berdua. Dion pun senang kini, kakak lelakinya itu menjadi seorang Hunter dan bisa menghasilkan uang.

Dinan bermapitan pada Dion hendak keluar sejenak, Dion bermain di rumah. Dinan keluar sebentar untuk mengambil uang tunai. Di dekat sebuah mini market Dinan pun mengambil beberapa uang.

Uang yang selama ini dicari dengan susah sebagai manusia biasa. Bekerja sebagai seorang penjaga minimarket bersama paman Agra. Namun, semua berakhir dan dirinya berubah menjadi seorang Hunter. Dia bisa mendapatkan uang dengan mudah jika dia banyak menyelesaikan portal dimensi.

Dinan meyakinkan dirinya, bekerja dan mendapatkan uang yang banyak untuk membangun rumah mereka sendiri. Dia ingin membahagiakan adiknya, Dion. Dinan tak ingin lagi Dion hidup dalam kesulitan dan tak bisa membeli apapun yang diinginkannya.

Dinan juga harus bertambah kuat. Dinan menekan artefak gelang di tangannya. Dia menghubungi seseorang, Kasa yang ada di dalam menara ujian. Dinan juga harus memastikan beberapa hal.

[Bullet teleportasi, diaktifkan!]

Dinan mencoba membuat portal ke dalam menara, ingatan Abras terlihat dalam pikirannya. Dia pun menghilang memasuki portal yang dibuat. Dia kini berada di dalam lantai 100 di mana ada Kasa di sana. Tempat yang dahulu menjadi tempat Abras ketika mengawasi segalanya.

Ada Kasa yang berdiri di ruangan tersebut. Namun, Kasa itu adalah klon. Dia mengatakan bahwa silakan menunggu sebentar untuk menyatukan Kasa yang asli.

Sekejap kemudian cahaya masuk dan menembus klon jiwa Kasa. Itu adalah perpindahan singkat dari tubuh asli Kasa yang masuk ke klon jiwanya yang ditinggal di ruangan itu.

”Selamat datang, Hunter Dinan.”

Mereka berdua tersenyum. Kasa senang dengan kunjungan Dinan.

”Ada sesuatu yang ingin aku pastikan, Kasa.”

”Tidak perlu terburu-buru, minumlah dulu,” kata Kasa. Benar, Kasa selalu sendirian di menara. Tidak ada yang mengetahui keberadaannya, dia hanya menunggu sistem yang ditinggalkan Abras. Dia juga pasti butuh seorang teman.

Sihir energi muncul dan gelas secara otomatis keluar, sebuah teko muncul dan menuangkan teh panas secara ajaib.

”Di bumi, teh sangat favorit untuk semua orang dibanding minuman lainnya.”

”Kamu benar, Kasa.”

Seperti biasanya, Kasa nampak melilitkan beberapa tali dan mengitar kepalanya. Semua orang pasti sudah melihat Kasa dengan baju dan style seperti itu, bagi mereka yang masuk ke dalam menara ujian.

Tugas Kasa adalah memonitor semua pergerakan para Hunter yang melakukan ujian di Menara. Tugasnya dengan pengawasan sebanyak itu terbantu dengan kekuatan klon jiwa yang mampu dia sebarkan ke semua menara dan semua lantai.

Pengganti dari Abras, Kasa kini hanya berteman dengan Dinan. Jadi, tidak ada salahnya untuk minum teh bersama.

Dinan berbincang sambil menikmati tehnya. Dia menanyakan perihal apa yang terjadi di alam semesta yang disebutkan sistem dengan kekacauan semesta. Apakah benar bahwa portal dimensi yang muncul di bumi adalah akibat kekacauan semesta? Lalu..., apakah para monster yang muncul itu bagian dari sistem ataukah mereka muncul dari planet lain, atau bahkan dimensi yang berbeda?

Semua itu masih menjadi hal yang belum dimengerti oleh Dinan. Maka dia datang pada Kasa untuk menanyakan hal itu.

Kasa memang tidak terlalu banyak tahu, dia hanya mengetahui planetnya, Ahkasa dihancurkan sepenuhnya. Pemusnahan penduduk Ahkasa oleh pasukan Giganos sudah membuat bangsanya hancur. Kasa berspekulasi bahwa kekacauan alam semesta yang dilakukan Giganos telah membuat alam semesta kehilangan kestabilannya.

Kasa menduga, portal dimensi muncul di seluruh planet di dunia ini. Tidak hanya di bumi. Bumi hanyalah bagian kecil yang terkena akibatnya. Jadi, ada sebuah kerusakan dalam alam semesta. Jalan satu-satunya adalah membunuh Giganos dan pasukannya.

Dinan mengerti, ada kesumat yang tinggi yang terlihat dari Kasa yang tenang. Dia memiliki dendam yang kuat pada Giganos dan pasukannya. Terang saja, merekalahyang menghapuskan bangsa Kasa.

Kasa juga bercerita bahwa dirinya setia di dalam menara untuk membuat para Manusia menjadi kuat. Mempersiapkan mereka untuk melawan pasukan Giganos, pada akhirnya Kasa juga akan ikut bertarung melawan Giganos dan pasukannya saat mereka tiba di bumi nantinya.

Kasa juga mengingat semua keluarganya yang dimusnahkan oleh Giganos dan pasukannya, dia tidak ingin hal itu terjadi di bumi dan planet lainnya.

Tugas Kasa mempersiapkan manusia dibumi kuat seperti para Hunter. Mereka akan bisa bertarung melawan Giganos dan tidak seperti planetnya yang tidak siap saa sekali. Kasa akan menjaga menara ini hingga Giganos menyerang, para Hunter juga harus semakin kuat.

Planet Ahkasa merupakan planet yang damai sebelumnya, mereka memiliki kemampuan menggandakan diri. Namun, kekuatan penggandaan itu bukan untuk bertarung melainkan untuk mempermudah urusan mereka dalam pekerjaan atau berinteraksi dengan lainnya.

Bangsa Ahkasa yang damai, musnah dengan kekuatan mengerikan dari Giganos.

”Hunter Dinan, alam semesta telah mengalami ketidakseimbangan. Ada banyak kerusakan dan aku yakin, salah satu penyebabnya adalah karena Giganos. Dia akan segera ke bumi untuk menguasai bumi. Giganos menjadi penyebab setiap Portal Dimensi menjadi lebih kuat dari sebelumnya.”

Dinan menceritakan pengalamannya hari ini dalam menyelesaikan portal dimensi. Pengukuran di dalam portal berubah satu tingkat dengan sendirinya. Kekuatan dimensional naik dan itu membuat monster di dalamnya menjadi sangat kuat.

Dinan juga belum mengerti, darimana para monster itu datang dan masuk ke portal dimensi. Semua itu masih menjadi misteri bagi Dinan.

Kasa berdiri dan membelakangi Dinan.

”Sepertinya, mereka sedang membuka paksa portal menuju bumi. Meskipun itu sangat sulit. Tapi ..., mereka sedang mencoba memasuki dimensi dimana koordinat bumi berada, Dinan!”

Kasa menjelaskan hal itu, seperti yang diceritakan Abras soal tiga artefak semesta. Ada artefak yang menghalangi dimensi bumi dari bangsa Cyprus. Cyprus adalah planet dimana Giganos berasal. Mereka seperti memiliki hubungan kuat dengan bumi, kata Kasa menjelaskan.

Di bumi, penghalang artefak itu membuat bumi seolah tidak bisa diakses koordinatnya oleh Giganos. Jadi, mereka melakukan perjalanan dan menguasai banyak planet sekaligus mencari koordinat bumi.

”Artefak semesta!” Dinan berpikir keras, apakah benar di bumi ada artefak semesta yang tersimpan?

Alam semesta yang luas, benar-benar di luar imajinasi dan persepsi Dinan dan juga Kasa. Alam semesta ini penuh dengan misteri.

Semakin tinggi portal dalam hal pengukuran, maka monster di dalamnya semakin kuat. Dinan dan Kasa pun membuat kesimpulan bahwa para monster kuat yang terjebak dimensi dan masuk ke portal dimensi di bumi. Maka, kekuatan mereka akan menyesuaikan dan membentuk ukuran dari portal tersebut dengan rank yang berbeda.

Hal itu adalah kesimpulan yang bisa diambil oleh Dinan dan Kasa.

Dinan pun akan memikirkannya lagi, dia berpamita pada Kasa dan Kasa meminta Dinan untuk datang sewaktu memiliki waktu luang. Kasa juga akan berkunjung di titik koordinat Dinan saat dia  mendapatkan pengetahuan baru.

Satu hal lagi yang ditanyakan Dinan sebelum pergi. Soal sistem yang ditinggalkan Abras untuknya. Serta, peringatan status yang bisa dilihat seperti dalam menara ujian. Apakah itu semua adalah teknologi yang ditinggalkan dari kekuatan Abras untuk dirinya?

Kasa pun hanya bisa menambahkan bahwa, Abras telah memberikan semua kekuatannya pada Dinan. Dinan butuh waktu untuk menggunakan kekuatan itu sepenuhnya, namun selain itu. Kemampuan teknologi dari planet Ahkasa digunakan untuk melengkapi kekuatan Abras.

Nano teknologi dari kemampuan tertinggi di planet Ahkasa telah bersatu dengan kekuatan dan membentuk sistem yang akhirnya dimasukkan Abras ke tubuh Dinan.

Pengalaman yang sudah didapatkan Abras dari ribuan hingga jutaan tahun dimasukkan dalam sistem. Jadi, semua yang muncul dalam pemberitahuan sistem yang ada pada Dinan adalah semua pengalaman dan pengetahuan yang sudah didapatkan Abras selama hidupnya.

Salah satu contohnya, Dinan sudah terhubung dengan menara ujian dengan otomatis. Dinan dapat masuk ke ruang lantai seratus dalam menara. Itu semua karena pengalaman Abras sudah ada dalam sistem yang ditanamkan Abras pada tubuh Dinan.

Dinan merasakan hal itu benar. Dia bisa masuk ke menara dan lantai 100 dengan fokus dan konsentrasi. Seolah-olah dia sudah memahami semuanya dengan baik. Abras sudah menyerahkan semua kemampuannya pada Dinan. Dinan pun mengucapkan terima kasih pada Kasa. Dia pamitan untuk memulai segalanya lagi lebih baik.

Dia berjanji akan menjadi semakin kuat. Mereka pun berpisah.

 

Pengaturan

Pengaturan

#fff #EAE6E4 #6E7075 #333

Font

Roboto Merriweather Rubik Lora

Ukuran huruf

- 18 +

Jarak

- 36 +
Episode sebelumnya
Episode berikutnya
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
Novel Religi dan Anak-anak menunggu untuk anda baca! Juga ada konten Genre lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!