Sang Pelindung Bumi
Mengambil Alih Tugas
Hunter Rhoma tak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Melihat rekan-rekannya di dalam goa sedang dikepung, itu adalah sesuatu yang menjadi akhir dari perjuangannya. Para Hunter yang ingin menolong dari luar portal, mereka pasti akan terlambat jika ingin menolong semua Hunter di dalam portal tersebut.
Pengorbanan! Hanya itu yang dipikirkan oleh Hunter Rhoma saat ini. Tidak ada yang lain, dia masih teringat pesan dari Hunter Geno. Jaga rekan setim, buat mereka kembali dengan selamat hingga keluar dari portal terkutuk ini.
Jadi, jika ingin para Hunter di dalam goa selamat. Hunter Rhoma harus mampu memancing para Orc menjauh dari goa tersebut. Para Orc Nomad sudah mulai memukul goa, mereka bahkan berusaha untuk menendang dan memukul atas goa dengan kayu-kayu pohon yang mereka cabut untuk menghancurkan goa tersebut.
Sudah tidak ada waktu lagi!
”Hunter Dinan, kamu harus janji untuk menyampaikan surat yang aku titipkan padamu. Tolong ingatlah, sampaikan pesan itu kepada keluargaku. Aku akan mencoba mengalihkan para Orc dan membuat mereka semua menjauh dari goa. Setelah itu, kamu harus menemui para Hunter dan membawa lari mereka untuk menghindari para Orc tersebut.”
Hunter Rhoma menatap dalam pada Dinan. Hunter Dinan, meskipun hanya seorang Hunter Pengangkut. Namun, dia memiliki sense yang sangat baik. Rhoma sudah membuktikannya dan dia selamat ketika keluar dan mencari tas maupun menekan tombol alarm portal.
Jadi, Rhoma dapat mempecayakan keselamatan para Hunter di dalam goa pada Dinan. Itu adalah jalan satu-satunya yang kini bisa dipikirkan oleh Rhoma.
Hunter Rhoma bersiap, dia segera mencabut pedangnya. Pedang yang selalu menemani Rhoma dalam setiap pertarungan di dalam portal. Kali ini, mungkin itu adalah terakhir kalinya bagi Rhoma untuk bertarung bersama pedang kesayangannya tersebut.
Rhoma berdiri dari duduk, dia masih berdiri di balik pohon besar yang mereka gunakan untuk menutupi mereka. Rhoma sudah berdiri dengan tegak, dia siap mengalihkan para Orc itu dengan memancing mereka agar semuanya menjauh dari goa.
”Tunggu sebentar paman Rhoma,” suara itu dari Dinan, dia ikut berdiri, mereka masih jauh dari para Orc dan para Orc sedang konsentrasi pada lubang goa tersebut.
”Bolehkan aku membantu anda, Paman Rhoma,” Dinan menatap wajah lelaki yang kini sudah berumur empat puluh tahun itu. Dia menjadi seorang Hunter dan memulai debutnya ketika berumur tiga puluh tahun. Dia tak mendapatkan pekerjaan apapun saat itu, dan dia juga ingin melindungi keluarganya dari para monster.
Rhoma pun menjadi seorang Hunter karena terpaksa pada awalnya, demi keluarga dan juga demi keuangan. Setelah sepuluh tahun menjadi Hunter, dia menyadari bahwa kekuatannya adalah anugerah untuk melindungi kehidupan siapapun, setiap orang harus dilindungi.
”Apa maksudmu Hunter Dinan, saya tidak mengerti?” Hunter Rhoma masih belum mengerti dengan kata-kata Dinan. Apakah dia ingin menggantikan dirinya untuk mengalihkan perhatian para Monster Orc, atau dia ingin melakukan sesuatu. Rhoma masih menunggu penjelasan dari Dinan.
Hunter Rhoma juga diburu dengan waktu. Dia membayangkan bagaimana ketakutan dari para Hunter di dalam goa. Kini, para Orc itu terus memukuli goa atas perintah White Orc. Para Hunter di dalam goa pasti sudah sangat ketakutan. Bagaimana cara Hunter Dinan ingin mencoba membantu?
”Apakah saya boleh mengambil tanggung jawab dari tim raid yang anda pimpin, Hunter Rhoma? Ini adalah tim raid anda, semua keputusan ada di tangan anda. Saya tidak bisa melakukan apapun kecuali atas izin dari anda.”
Kini, Hunter Rhoma kebingungan dengan apa yang dikatakan oleh Hunter Dinan. Terlebih, dia bahkan meminta mengambil alih misi ini. Apa sebenarnya yang dipikirkan pemuda yang merupakan Hunter rank D dan juga seorang Hunter Pengangkut itu?
”Maafkan saya, selama ini saya tidak melawan para Monster Orc. Saya di sini dikontrak untuk menjadi Hunter Pengangkut. Jadi, saya tidak melawan satu monster pun tanpa izin dari anda. Jadi, apakah anda bersedia melimpahkan tanggung jawab membersihkan Portal Dimensi ini kepada saya?” tanya Dinan sekali lagi.
Lagi-lagi, Hunter Rhoma dibuat bingung dengan segala hal. Belum ketika kematian Hunter Geno yang menyelamatkan dirinya. Belum lagi soal para Hunter yang kini dikepung oleh para Orc Nomad dan juga Bos Monster. Lalu, kali ini, seorang Hunter Rank D bahkan meminta tanggung jawab darinya untuk membersihkan portal dimensi?
Apakah semua ini masuk akal? Sekali lagi, Rhoma melihat kedua mata Hunter Dinan yang menatap tajam dirinya penuh keyakinan. Seolah-olah, dia memang bisa mengalahkan semua Monster Orc gila dan sangat kuat itu. Apakah, Hunter Rhoma akan melihat keajaiban turun melalui kekuatan dari Hunter Dinan?
Hunter Rhoma sudah tak bisa berpikir lagi dengan jernih.
”Ba ..., Baiklah Hunter Dinan. Jika kamu memang merasa bisa mengalahkan para Orc kuat itu. Maka, bunuhlah mereka semua. Aku akan memberikan tanggung jawab sepenuhnya padamu untuk membersihkan portal dimensi ini. Aku mohon, kalahkan mereka semua!” bahkan, Rhoma terlihat sedih dan tak tahu lagi hendak berbuat apa. Entah kenapa, dia merasa bahwa itu satu-satunya jalan kali ini. Berharap pada seorang pahlawan untuk membantu.
Saat seorang manusia benar-benar terjepit dan tak bisa lagi melakukan apapun. Maka, mereka seolah melihat orang lain bisa membantunya dalam kondisi yang benar-benar terjepit. Dia bahkan sangat berharap bahwa Dinan benar-benar menjadi keajaiban dan membunuh semua monster Orc tersebut. Rhoma memejamkan matanya, berharap keajaiban benar-benar terjadi di depan matanya.
Tanggung jawab sudah diberikan pada Dinan. Tugas pembersihan portal dimensi sudah dikonfirmasi. Kali ini, Dinan harus berjuang, dia harus menolong para Hunter di dalam goa. Dinan selalu bertindak sebagai Hunter Pengangkut. Namun, kali ini, dia harus bertarung. Dia harus membawa tim Hunter di dalam portal ini selamat dan bisa keluar dari portal. Dia harus bertarung!
Hunter Dinan maju, dia tak takut apapun dan berjalan dengan tenang. Dia membelakangi Hunter Rhoma yang melihatnya dengan mata tak percaya. Dia masih belum bisa berpikir jernih, bagaimana dia bisa melepaskan tanggung jawab melawan monster kuat yang menempati Portal rank A, kepada seorang Hunter Pengangkut yang merupakan Hunter Rank B?
Para Orc mengeliling goa, mereka terus mencoba menghancurkan goa itu.
”Paman Rhoma,” Dinan menoleh ke belakang, Rhoma melihatnya, ”Tolong kabulkan satu permintaanku. Tolong rahasiakan tentang diriku, apapun yang terjadi. Tolong jaga rahasiaku, biarlah anda yang mengetahuinya semata di sini. Ingatlah paman, Aku hanyalah seorang Hunter Pengangkut. Ingat itu, paman Rhoma.”
Sudah saatnya pertarungan bagi Dinan. Dia meninggalkan hunter Rhoma di belakang. Rhoma masih bersembunyi dari balik pohon. Dinan melangkah menuju ke arah para Monster Orc Nomad dan juga White Orc. Mereka berjumlah sepuluh orang termasuk satu bos monster, yaitu White Orc. Armor mereka sangat kuat dan sulit ditembus oleh senjata.
Rhoma masih melihat dari kejauhan, dia melihat punggung Dinan yang memakai jaket tebal. Dinan menutupi kepalanya sambil terus berjalan. Kali ini, Hunter Rhoma baru merasakan sesuatu. Kekuatan energi dari Dinan, kekuatan yang sangat padat menyelimuti tubuhnya. Jadi ..., apakah benar bahwa Dinan adalah seorang Hunter kuat yang menyembunyikan kekuatannya selama ini.
Dinan begitu percaya diri dan menuruni turunan menuju para monster, dia terus berjalan. Jika benar dia kuat, maka siapa sebenarnya Hunter Dinan itu? Rhoma masih penasaran sambil terus melihat dari balik pohon.
Dinan sudah mendekati para Monster Orc, dia melangkah menuju pasukan Orc. Dirinya dan para Orc tinggal lima belas meter lagi. Jumlah mereka, sepuluh Orc dan satu di antaranya yang paling kuat, White Orc.
White Orc merasakan sesuatu, sebuah energi besar. Dia langsung menengok ke arah belakang. Seorang manusia berdiri dan menghadap para Orc. White Orc keheranan namun kepalanya bergerak ke kanan dan ke kiri. Dia tersenyum dan menemukan salah satu mangsa. Dia melihat manusia itu begitu berani, sendirian! Itu adalah orang yang siap untuk dibantai dan datang sendiri. Cukup lucu! Ha.. ha.. ha..
[Hunter Dinan, kalahkan Orc Nomad dan kalahkan Bos Monster Orc, White Orc. Hadiah penyelesaian adalah penyerapan energi mereka secara otomatis]